cover
Contact Name
Akhmad Maliki
Contact Email
maliki.ts@uwks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.axial@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi
ISSN : 23376317     EISSN : 26150824     DOI : http://dx.doi.org/10.30742/axial.v10i1
Core Subject : Engineering,
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sejak tahun 2012 dengan ISSN:2337-6317 untuk terbitan versi cetak, sedangkan untuk terbitan versi online mulai tahun 2018 dengan ISSN: 2615-0824. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi merupakan jurnal yang berisikan tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, kajian, dan telaah kritis dibidang ilmu ketekniksipilan dengan konsentrasi ilmu rekayasa struktur, bangunan air, manajemen transportasi/lalu lintas, manajemen konstruksi dan geoteknik. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, antara bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA LERENG ALIRAN LAHAR DINGIN GUNUNG SEMERU DI KM + (113º 01’ 3264’’) S/D KM + (113º 01’ 1544’’) LUMAJANG Muh Tafsir; Siswoyo Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 12, Nomor 2, Agustus Tahun 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i2.3648

Abstract

ABSTRAK: Ruas Jalan Raya Dampit – Lumajang yang berada di Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang adalah salah satu ruas jalan provinsi Jawa Timur yang sering mengalami bencana tanah longsor karena lokasinya berada di daerah perbukitan terutama di lintasan aliran lahar dingin Gunung Semeru. Dampak dari longsor mengakibatkan terputusnya akses masyarakat Krajan ke Dampit maupun sebaliknya. Perlu adanya penanganan khusus pada lereng tersebut dengan melakukan Pembangunan dinding penahan tanah agar meminimalisir atau mencegah terjadinya longsor agar umur jalan yang berada diatas lereng dapat lebih lama. Metode yang digunakan pada perencanaan dinding penahan tanah menggunakan teori Rankine dan Coloumb dan dikontrol dengan menggunakan software plaxis 2D V22. Dari hasil perhitungan dipakai tipe dinding penahaan tanah kantilever dengan lebar atas sama dengan 40 cm lebar bawah sama dengan 50 cm dengan lebar pondasi footplate 200 cm dan tebal  footplate 60 cm, dikombinasikan dengan Strauss berdiameter 50 cm dan Panjang 4 m pada dinding penahan tanah tipe 1 dan Panjang Strauss 6 m pada dinding penahan tanah tipe 2 dan 3. Analisis plaxis pada dinding penahan tanah tanah tipe 1 didapat nilai FS (faktor keamanan) sama dengan 1,48. Dinding penahan tanah tipe 2 didapat nilai FS (faktor keamanan) sama dengan 1,88 dan tipe 3 sebesar 2,20. Untuk rencana anggaran biaya perencanaan dinding penahan tanah pada lereng aliran lahar dingin gunung semeru (Jalan Penghubung Kabupaten Malang–Lumajang) di KM (113 derajad 01 menit 3264 detik) S/D KM tambah (113 derajad 01menit 1544detik) dengan panjang 150 m memmerlukan biaya untuk pembangunan sebesar Rp. 2.033.392.000 (Dua Milyar Tiga Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Rupiah). KATA KUNCI : Dinding Penahan Tanah, Faktor Keamanan, Plaxis 2D. 
DAMPAK PERCEPATAN DURASI PELAKSANAAN TERHADAP ANGGARAN PROYEK (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN STRUKTUR GUDANG CRM PT SUN RISE MILL MOJOKERTO) ALief, Jajang Nur; Huda, Miftahul; Siswoyo, Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Vol 8, No 3 (2020): Volume 8: No. 3: 2020
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v8i3.1417

Abstract

Abstrak: Pada pelaksanaan suatu proyek konstruksi, tidak akan dapat dihindari keterlambatan pekerjaan dikarenakan perencanaan dan penjadwalan yang kurang baik. Salah satu solusi yang dapat digunakan yaitu dengan mempercepat durasi pelaksanaan proyek. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menentukan durasi dan biaya yang lebih efisien. Dalam melakukan analisa hubungan antara percepatan waktu dengan biaya pada proyek pembangunan gudang CRM PT Sun Rise Mill Mojokerto dengan menggunakan metode crashing. Pengolahan data menggunakan aplikasi program bantu Microsotf Project 2016, yang kemudian diketahui lintasan kritis dengan CPM (Critical Path Method). Dan dilakukan perhitungan crashing yang nantinya didapat kesimpulan jika percepatan bisa mengurangi total durasi pada penyelesaian proyek dari 255 hari menjadi 220 hari (lebih cepat 35 hari) dengan tambahan biaya sebesar Rp. Rp. 16.814.150,00 dengan penambahan biaya (Cost Slope) sebesar Rp 525.442,19 per hari selama 35 hari, sehingga biaya total yang diperlukan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sebesar Rp 14.308.109.277,23 yang semula direncanakan sebesar Rp 14.291.295.127,23.Kata kunci : Proyek, Durasi, Crashing, Cost Slope, MS Project. Kata kunci: Proyek, Durasi, Crashing, Cost Slope, MS Project
ANALISA KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN ELTARI ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR Keke, Celsilya Iryon; Siswoyo, Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 2, Agustus Tahun 2021
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i2.1752

Abstract

Abstrak : Persimpangan jalan merupakan tempat bertemunya arus lalu lintas dari dua jalan atau lebih. Kinerja lalu lintas harus memperhitungkan tundaan akibat simpang bersinyal maupun simpang tak bersinyal, serta peluang antrian yang terjadi pada simpang. Pada simpang tak bersinyal ini, terjadi kemacetan yang disebabkan oleh tingginya populasi kendaraan yang tidak diimbangi dengan prasarana yang efektif. Inilah yang menjadi salah satu hambatan sampingnya. Menganalisis kinerja simpang tak bersinyal diperlukan data data dari lapangan, berupa data geometrik simpang, jenis dan jumlah kendaraan yang melintasi simpang. Kemudian hitung kapasitas dan kinerja simpang yaitu derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Hasil analisa difokuskan pada jam puncak yang terjadi pada simpang yaitu pada hari Senin, 15 Maret 2021 pukul 09.00 sampai 10.00 WITA dengan jumlah kendaraan yang melintas 700 kendaraan. Hasilnya sebagai berikut, tingkat pelayanan pada simpang tak bersinyal ini masih belum memenuhi syarat. Kapasitas (C) adalah 1497,72 skr/jam, tundaan (T) sebesar 21,45 detik/skr, peluang antrian (PA) sebesar 8,79 persen, derajat kejenuhan (DJ) sebesar 1,048. Dari hasil analisa data lapangan, derajat kejenuhan lebih dari 0,85 dan simpang tak bersinyal ini harus diadakan perbaikan agar lebih efektif bagi kendaraan.. Kata Kunci : Simpang Tak Bersinyal, Tundaan, Peluang Antrian, Kapasitas, Derajat Kejenuhan.
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG PERKANTORAN DIRA 10 LANTAI DENGAN METODE SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS DI KABUPATEN ENDE Dimas Irawan; Soerjandani Priantoro Machmoed
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 12, Nomor 2, Agustus Tahun 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i2.3378

Abstract

Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur termasuk daerah yang memiliki resiko gempa tinggi. Oleh karena itu, digunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk merencanakan struktur tahan gempa pada daerah tersebut, karena pada sistem ini memiliki tingkat daktilitas penuh. Tujuan perencanaan ini untuk menghasilkan komponen struktur gedung beton bertulang yang tahan gempa serta struktur yang berperilaku daktail sehingga, dapat mengurangi resiko akibat gempa berkekuatan tinggi. Perencanaan dengan SRPMK mengacu pada konsep Strong Column Weak Beam, dimana kapasitas desain kolom lebih besar 1,2 kali kapasitas desain balok sesuai dengan SNI 2847-2019. Metode perhitungan pembebanan gaya gempa menggunakan analisa respon spektrum dan pembebanan gaya gravitasi yang dikombinasikan, peraturan gempa yang digunakan adalah SNI 1726-2019. Sedangkan, untuk perhitungan beban mati dan beban hidup sesuai dengan PPPURG 1987. Analisa struktur menggunakan program bantu untuk mendapatkan gaya dalam, reaksi perletakan serta simpangan antar lantai. Dari hasil pendetailan diperoleh bahwa, struktur balok induk dengan dimensi 350x500 mm dan 400x600 mm, serta struktur kolom dengan dimensi 600x600 mm telah memenuhi persyaratan. Hubungan Balok Kolom (HBK) pada struktur tersebut baik terkekang 4 balok maupun terkekang 3 atau 2 balok telah memenuhi persyaratan, dan struktur ini juga telah memenuhi persyaratan Strong Column Weak Beam.
ANALISIS PERBAIKAN TANAH LUNAK MENGGUNAKAN METODE PRE-LOADING, PVD DAN PHD UNTUK TIMBUNAN PADA JALAN KELAS I, SUMATERA BARAT Raharja, Danang Setiya; Hibatullah, Muhammad Hilmi
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4260

Abstract

Tanah lunak merupakan tanah yang kohesif yang terdiri dari tanah yang sebagian besar terdiri dari butir-butir yang sangat kecil seperti lempung dan lanau. Lapisan tanah lunak mempunyai sifat gaya geser yang rendah, kemampatan yang tinggi, koefisien permeabilitas yang rendah, karakteristik daya dukung relatif rendah dan pemampatannya relatif besar serta lama. Provinsi Sumatera Barat, Padang merupakan tanah yang memiliki sifat tanah lunak yang terdiri dari tanah gambut dan tanah lempung. Penelitian ini bertujuan memperbaiki tanah lunak untuk jalan kelas I menggunakan metode Pre-Loading kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD) dan Prefabricated Horizontal Drain (PHD) dengan berbagai variasi tinggi timbunan. Hkritis timbunan yang diperhitungkan dengan ketinggian sebesar 3,807 m.  Perhitungan Prefabricated Vertical Drain (PVD) dengan kedalaman tanah yang digunakan 12 m dengan tinggi timbunan 3 m, tinggi Pre-Loading 5.2 m dan beban jalan 35.44 kN/m3. Hasil Perhitungan Matematis untuk mencapai derajat konsolidasi 90 persentase tanpa penggunaan PVD lama waktu 1414 hari dan besar penurunan 0.479 m, penggunaan PVD dengan jarak 1.8 m didapat lama waktu 57 hari dan besar penurunan 0.482 m. Perencanaan PHD setiap 1 ujung PVD mengeluarkan air seluas 2.806 m2 dengan panjang lajur maksimum PHD 75 m menghasilkan estimasi debit aliran air horizontal sebesar 0.00007584 m3/s.
PERENCANAAN GEDUNG STRUKTUR BAJA TAHAN GEMPA HOTEL “HASHIRA” DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA BRESING EKSENTRIK (SRBE) KONFIGURASI K – SPLIT & INVERTED K – SPLIT BRACE Adam Yanuar Adiba; Utari Khatulistiani
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi VOLUME 12, NOMOR 1, APRIL TAHUN 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i1.3403

Abstract

Perencanaan Hotel Hashira direncanakan menggunakan struktur baja, ukuran 63 m x 35 m, luas 2205 meter persegi dan terdiri dari 10 lantai dengan ketinggian total 40 m. Yogyakarta berada di lokasi gempa dengan getaran tinggi. Oleh sebab itu, gedung direncanakan menggunakan Sistem Rangka Bresing Eksentrik (SRBE) konfigurasi K-Split­­ dan Inverted K-Split Brace. Sistem bresing eksentrik difokuskan pada link yang berfungsi untuk memecah gaya gempa sehingga gedung mampu menahan gaya gempa. Perencanaan struktur baja berdasarkan pada peraturan SNI 1729:2020 dan beban gempa berdasarkan pada SNI 1726:2019. Pembebanan mengacu pada SNI 1727:2020. Mutu baja digunakan BJ 41, dengan nilai fy sama dengan 250 MPa dan fu sama dengan 410 MPa. Mutu beton adalah fc sama dengan 30 MPa. Hasil dari analisis struktur gedung Hotel Hashira diperoleh balok induk atap dan lantai, serta balok link arah x dan arah y menggunakan 2 tipe, yaitu WF 600.300.12.17 dan WF 700.300.13.20. Panjang element link untuk arah x dan arah y direncanakan 150 cm. Bresing menggunakan WF 400.400.13.21. Dimensi kolom menggunakan Heavy Column HC 70 (568.457.70.105). Nilai simpangan horisontal yang terjadi sama dengan 36,558 mm, lebih kecil dari nilai simpangan ijin (delta a) sama dengan 80 mm, maka struktur gedung mampu menahan beban gempa yang bekerja.
Studi Banjir di Wilayah Simomulyo Desand Lambe Bandaso; Soebagio Soebagio
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 12, Nomor 3, Desember Tahun 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i3.4025

Abstract

Wilayah Simomulyo merupakan salah satu wilayah di Surabaya yang sering mengalami banjir di saat musim hujan. Genangan yang cukup tinggi di lokasi tersebut mengakibatkan terganggunya aktifitas  manusia, yangberdampak berhentinya kegiatan produktifitas manusia yang selanjutnya berkurangnya kesejahteraan manusia. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan terhadap masalah tersebut yaitu dengan melakukan kajian penyebab masalah banjir di wilayah simomulyo agar dapat dilakukan penanganan banjir yang tepat sehingga wilayah tersebut terhadap masalah banjir. Kajian dilakukan dengan melakukan pengumpulan data primer dan data sekunder, selanjutnya  dilakukan analisis hidrologi untuk mengetahui Debit banjir yang terjadi dan analisis hidrolika untuk mengetahui kapasitas saluran eksisting agar dapat diketahui kemampuan saluran dalam menampung debit hujan yang selanjutnya dapat dilakukan penanganan masalah banjir. Hasil perhitungan debit banjir di 4 titik saluran utama yang ditinjau (S1, S2, S3, S4) menunjukan bahwa saluran pada titik S1 dan S2 tidak mencukupi. Total debit banjir rencana akan dibandingkan dengan kapasitas saluran eksisting yang dihitung dengan perumusanManning dan hasilnya saluran Simomulyo 1 tidak dapat menampung total debit banjir rencana dengan dimensi eksistingnya yakni lebar saluran (b) sama dengan 8,8 m dan tinggi saluran (h) sama dengan 1,8 m. Saluran yang tidak dapat menampung debit banjir perlu dilakukan perencanaan ulang (redesign) sesuai kebutuhan.Hasil redesign dimensi saluran Simomulyo1 yaitu lebar saluran (b) sama dengan 9,3 m dan tinggi saluran (h) sama dengan 2,4m.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN ANALISA RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PLENGSENGAN PRECAST DAN COR LANTAI SALURAN AIR IRIGASI D.I MRICAN MEGALUH, JOMBANG Gabriel Nugraha Telaumbanua; Johan Paing Heru Waskito
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 11, Nomor 3, Desember Tahun 2023
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v11i3.3346

Abstract

Sistem kanal untuk irigasi digunakan untuk mengangkut air dari satu lokasi ke lokasi lain. Penyumbatan di saluran pembuangan dapat terjadi sebagai akibat dari kerusakan pada dinding saluran pembuangan. Saluran kemudian harus menjalani rehabilitasi. Kecelakaan kerja pada proyek kanal dapat mengakibatkan kerugian proyek karena dapat membahayakan pekerja yang berpartisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menganalisis risiko kecelakaan kerja pada Proyek Plesengan Precast dan Pengecoran Lantai Saluran Air Megaluh, Jombang oleh PT. Multi Teknik Tiara. Metode pengumpulan data adalah survei lokasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode W.T. Fine. Sumber permasalahan yang teridentifikasi dalam proyek rehabilitasi saluran irigasi D.I Mrican terletak pada metode kerja dan alat kerja yang digunakan. Evaluasi risiko diperoleh tingkat risiko dengan batas Prioritas 3 menjadi tingkat prioritas tertinggi. Tindakan mitigasi efektif yang dapat dilakukan pada indikator dengan tingkat prioritas tertinggi adalah melaksanakan pendidikanKata kunci : Analisa Resiko, Kecelakaan Kerja, Plesengan Precast, W.T Fine
PERENCANAAN GEDUNG STRUKTUR BAJA APARTEMEN “RAHAYU” 10 LANTAI DI KOTA YOGYAKARTA MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA BRESING EKSENTRIK (SRBE) TIPE V – BRACES DENGAN MENGANALISIS SIMPANGAN HORISONTAL Davy Oetomo Syahputra; Utari Khatulistiani
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 12, Nomor 2, Agustus Tahun 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i2.3984

Abstract

Gedung Apartemen Rahayu direncanakan 10 lantai dengan tinggi 40 meter, panjang 49 meter, dan lebar 35 meter. Lokasi gedung berada di Yogyakarta yang memiliki intensitas gempa dengan getaran tinggi. Gedung struktur baja tersebut didesain agar mampu menahan gaya akibat gempa menggunakan Sistem Rangka Bresing Eksentrik (SRBE) yang memiliki kemampuan dalam memikul momen yang terjadi akibat beban gravitasi serta gaya geser akibat beban lateral. SRBE adalah komponen struktur tambahan berupa balok link yang memiliki fungsi sebagai sendi plastis pada struktur bresingnya. Struktur bresing  menggunakan tipe V. Peraturan yang digunakan pada perencanaan gedung struktur baja adalah SNI 1729:2020, pembebanan gempa dan beban gravitasi berturut-turut mengacu pada SNI 1726:2019, dan SNI 1727:2020. Mutu baja digunakan BJ 41 dengan nilai Fu adalah 410 MPa dan Fy adalah 250 MPa. Mutu beton digunakan f’c adalah 35 MPa. Hasil analisis dari komponen struktur gedung Apartemen Rahayu diperoleh balok anak atap dan lantai menggunakan profil WF 450.300.11.18, balok induk atap dan lantai menggunakan profil WF 800.300.14.26, bresing menggunakan profil WF 300.300.9.14, kolom menggunakan profil HC 90.538.477.90.90 dan panjang komponen link 100 cm dengan menggunakan profil WF 800.300.14.26. Pondasi pada satu titik kolom menggunakan tiang pancang beton dimensi 45 cm x 45 cm sebanyak 6 buah dengan kedalaman 17 meter. Diperoleh nilai simpangan horisontal yang terjadi 32,20 mm, dan nilai tersebut lebih kecil dari batas simpangan ijin sebesar 80 mm, menunjukkan bahwa struktur gedung yang direncanakan mampu menahan beban gempa.KATA KUNCI : Gedung Struktur Baja, Gempa Tinggi, Kota Yogyakarta, Sistem Rangka Bresing Eksentrik, V – Braces
INTEGRASI LEAN CONSTRUCTION DAN MANAJEMEN RISIKO BERBASIS JAVA PROGRAMMING GUNA OPTIMASI BIAYA KONSTRUKSI PRECAST Zel Citra; Paksi Dwiyanto Wibowo; Yosie Malinda; Anom Wibisono; Reza Ferial Ashadi; Suci Putri Elza; Risma Apdeni
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4336

Abstract

Proyek konstruksi pembangunan Hotel & Resort di Samosir adanya potensi terjadinya keterlambatan pekerjaan. Oleh karena itu diperlukan satu inovasi dalam upaya peningkatan kinerja biaya melalui integrasi metode Lean Construction dan manajemen risiko berbasis  Java Programming pada proses forecasting untuk optimasi kinerja biaya proyek konstruksi bangunan precast. Lean Construction merupakan metode yang bertujuan untuk simulasi peningkatan value atau nilai tambah produksi serta mengurangi biaya operasi (waste). Sedangkan manajemen risiko merupakan tata kelola untuk menentukan rencana tindak lanjut atas beberapa kejadian yang memiliki dampak pada kelangsungan suatu proyek. Dalam hal ini integrasi atas dua metode tersebut akan dibuat dalam sebuah program pemodelan berbasis Java Programming. Hasil dari simulasi integrasi metode Lean Construction dan manajemen risiko, dimana besarnya biaya risiko sebelum dioptimasi yaitu Rp 14,753milyar. Selanjutnya dari hasil analisis optimasi dengan Lean Construction dan manajemen risiko berbasis aplikasi Java Programming,maka hasilnya adalah biaya risiko turun sebesar 51% menjadi Rp 7,230milyar.