cover
Contact Name
Akhmad Maliki
Contact Email
maliki.ts@uwks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.axial@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi
ISSN : 23376317     EISSN : 26150824     DOI : http://dx.doi.org/10.30742/axial.v10i1
Core Subject : Engineering,
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sejak tahun 2012 dengan ISSN:2337-6317 untuk terbitan versi cetak, sedangkan untuk terbitan versi online mulai tahun 2018 dengan ISSN: 2615-0824. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi merupakan jurnal yang berisikan tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, kajian, dan telaah kritis dibidang ilmu ketekniksipilan dengan konsentrasi ilmu rekayasa struktur, bangunan air, manajemen transportasi/lalu lintas, manajemen konstruksi dan geoteknik. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, antara bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG HOTEL DELMARE 10 LANTAI TAHAN GEMPA DENGAN SISTEM GANDA DI KOTA MATARAM Novita Sari Anggreini; Soerjandani Priantoro Machmoed
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi VOLUME 12, NOMOR 1, APRIL TAHUN 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i1.3371

Abstract

Perencanaan struktur gedung bertingkat tinggi di Kota Mataram karena berada dalam KDS D, harus dilakukan dengan memperhitungkan beban lateral akibat gempa. Oleh sebab itu, gedung Hotel Delmare direncanakan menggunakan sistem ganda, serta merujuk pada pedoman yang tercantum dalam SNI 1726-2019 dan SNI 2847-2019. Perencaan ini bertujuan untuk menghasilkan struktur gedung tahan gempa dengan dinding geser dan simpangan antar lantai yang sesuai dengan persyaratan sistem ganda dan peraturan SNI 1726-2019 dan SNI 2847-2019. Sistem ganda dipilih karena memiliki kelebihan antara lain memberikan kemampuan struktur yang lebih baik untuk menahan beban terutama beban gempa akibat adanya interaksi antara SRPMK dengan dinding geser yang meningkatkan kestabilan struktur dan mengatasi gaya geser yang signifikan seiring dengan ketinggian struktur bangunan yang meningkat. Perencanaan meliputi komponen struktur gedung dan pemodelan serta analisis desain struktur menggunakan program struktur. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Hotel Delmare memenuhi standar sebagai bangunan tahan gempa. Sistem rangka pemikul momen khusus telah mampu menanggung setidaknya 25,65 persen lebih besar/sama dengan 25 persen gaya seismik desain dan dinding geser menerima gaya gempa maksimal 74,35 persen lebih besar/sama dengan 75 persen sesuai dengan peraturan SNI 1726-2019. Perencanaan dinding geser juga telah memenuhi persyaratan dalam SNI 2847-2019 dimana kekuatan aksial desain dari dinding struktur bernilai 247500 kN, lebih besar dibanding gaya aksial akibat beban yang terjadi, yaitu 2659,06 kN. Nilai simpangan antar lantai yang terjadi juga telah memenuhi persyaratan dalam peraturan SNI 1726-2019 dimana simpangan tingkat desain rerata bernilai 23,66 mm, kurang dari simpangan tingkat ijin 80 mm.
PERBAIKAN SIFAT FISIS DAN MEKANIS TANAH EKSPANSIF DENGAN STABILISASI KIMIAWI MENGGUNAKAN CAMPURAN GARAM DAN SEMEN (STUDI KASUS KECAMATAN TEGALDLIMO KABUPATEN BANYUWANGI) Muhammad Rifki Darmawan; Paksitya Purnama Putra; Luthfi Amri Wicaksono
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4328

Abstract

Tanah ekspansif memiliki karakteristik yang sangat dipengaruhi oleh perubahan kadar air, menyebabkan perubahan volume yang signifikan yang dapat merusak struktur di atasnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas tanah ekspansif melalui stabilisasi menggunakan kombinasi garam dan semen. Metode yang digunakan meliputi uji laboratorium untuk menganalisis sifat fisik dan mekanik tanah sebelum dan sesudah stabilisasi. Variasi campuran yang digunakan adalah semen dengan kadar 13 persen, 16 persen, dan 19 persen serta garam sebanyak 3 persen, dengan waktu pemeraman selama 3 dan 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilisasi ini menurunkan kadar air hingga 62,50 persen, meningkatkan berat jenis dari 2,36 menjadi 2,59 g/cm3, serta meningkatkan kepadatan kering maksimum. Selain itu, potensi pengembangan tanah yang awalnya sebesar 114,5 persen berhasil ditekan hingga 0 persen setelah penambahan garam 3 persen dan semen 13 persen. Waktu pemeraman juga berpengaruh terhadap efektivitas stabilisasi, di mana pemeraman lebih lama memberikan hasil yang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi garam dan semen dapat secara efektif memperbaiki karakteristik tanah ekspansif, sehingga dapat diterapkan dalam perbaikan tanah untuk mendukung konstruksi yang lebih stabil dan aman.
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA DALAM PENGENDALIAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE: STUDI KASUS PROYEK GEDUNG UNTL Firmino Fitrino Ximenes
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4333

Abstract

ABSTRAK: Pembangunan gedung tiga lantai Universidade Nacional Timor-Lorosae (UNTL) menghadapi tantangan dalam pengelolaan proyek, terutama terkait dengan pengendalian waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengganalisis kinerja proyek menggunakan metode Earned Value Concept (EVC), yang mengintegrasikan analisis nilai yang diperoleh dengan parameter waktu dan biaya untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kemajuan proyek. Metode ini diimplementasikan dengan pendekatan observasi lapangan, di mana data yang diperoleh mencakup Rencana Anggaran Biaya (RAB), Time Schedule, Progres Konstruksi, serta Data Finansial. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek, yang memiliki nilai kontrak 604,878.59 dollar dan durasi 15 bulan, mengalami keterlambatan dan pembengkakan biaya. Pada bulan ke-11, nilai Schedule Performance Index (SPI) tercatat 0.849, dan Cost Performance Index (CPI) 0.8045, mengindikasikan bahwa proyek berada di bawah ekspektasi dari segi waktu dan biaya. Variasi dalam biaya dan jadwal juga tercatat signifikan, dengan Cost Variance (CV) sebesar -114,322.057 dollar dan Schedule Variance (SV) sebesar -83,473.247 dollar. Estimasi penyelesaian proyek diperkirakan akan molor hingga 20 bulan, dengan estimasi biaya akhir (EAC) mencapai 751,832.512 dollar. Temuan ini menunjukkan perlunya langkah-langkah korektif untuk memperbaiki dan mengoptimalkan kinerja proyek agar dapat diselesaikan sesuai rencana yang lebih efisien.  
PENERAPAN VALUE ENGINEERING TERHADAP STRUKTUR BAWAH PADA PROYEK PEMBANGUNAN FLYOVER KRIAN Farell Athur Asyrofle; Siswoyo Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 12, Nomor 3, Desember Tahun 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i3.3965

Abstract

Pelaksanaan pembangunan proyek pembangunan Flyover Krian ini memerlukan biaya yang cukup besar yaitu Rp. 147.671.577.008,40. Menurut permasalahan di atas maka peneliti akan menerapkan upaya optimasi menggunakan metode value engineering karena upaya ini dirasa akan menghasilkan produk konstruksi dengan biaya yang optimal dan memiliki kemampuan dan kelayakan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari rekomendasi alternatif desain paling optimal. Berdasarkan hasil dari breakdown cost, grafik hukum pareto dan analisa fungsi, didapatkan bahwa pekerjaan pondasi tiang pancang D600 memiliki rasio cost/worth yang paling besar sebesar 2,139 sehingga layak untuk dilakukan upaya optimasi menggunakan metode rekayasa nilai. Penelitian ini menggunakan dua alternatif, alternatif 1 adalah pondasi tiang pancang D800 sementara alternatif 2 adalah pondasi bore pile D1000. Berdasarkan tahap analisis yang menggunakan analisa keuntungan dan kerugian serta siklus daur hidup proyek (life cycle cost), Alternatif yang dipilih karena paling optimal dan efisien adalah alternatif 1 tiang pancang D800. Optimasi yang dapat dihasilkan dari penggunaan alternatif yang telah ditetapkan sebesar Rp 9.453.601.302,37 Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa alternatif 1 adalah desain terbaik karena memiliki nilai daya dukung pondasi yang lebih besar dari daya dukung desain eksisting serta memiliki biaya yang paling hemat dari desain eksisting.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DAN PENANGANAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DI JL.RANDEGANSARI - JL.PAHLAWAN MUBIN WONOKOYO KABUPATEN GRESIK Muhammad Rafi Aditya; Akbar Bayu Kresno Suharso; Utari Khatulistiani
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4287

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu pendukung prasarana di setiap daerah karena dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu daerah. Beberapa faktor penyebab kerusakan jalan, salah satunya yaitu peningkatan beban volume lalu lintas. Panjang jalan Randegansari sampai Pahlawan Mubin Wonokoyo yaitu sebesar 5,2 km dan jalan ini merupakan salah satu jalan alternatif ke Pasar Menganti. Dari hasil survei dan perhitungan didapatkan jenis kerusakan pelepasan butir sebesar 3,6 persen, lubang sebesar 0,3647 persen, retak rambut sebesar 0,2209 persen, bekas roda sebesar 0,0724 persen, dan retak kulit buaya sebesar 0,0567 persen. Nilai SDI jalan Randegansari sampai jalan Pahlawan Mubin Wonokoyo didapatkan nilai SDI sebesar 105 dengan kategori kondisi jalan rusak ringan sebesar 3,84 persen, nilai SDI sebesar 75 dengan kategori kondisi jalan sedang sebesar 3,84 persen, dan nilai SDI 15 sampai 45 dengan kategori kondisi jalan baik sebesar 92,31 persen Kegiatan penanganan yang sangat perlu dilakukan pada jalan Randegansari sampai Pahlawan Mubin Wonokoyo yaitu Crack Sealing, dan Patching. Biaya kerusakan yang diperlukan yaitu sebesar Rp 204.182.000. “Dua Ratus Empat Juta Seratus Delapan Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus Empat Puluh Empat”.
SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) UNTUK PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG HOTEL “LUSTRIO” DI KOTA MATARAM Firna Nahwa Firdausi Rahman; Utari Khatulistiani
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 12, Nomor 3, Desember Tahun 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i3.4024

Abstract

Kota Mataram termasuk wilayah dengan intensitas gempa tinggi berdasarkan pada peta parameter gerak tanah Ss pada SNI 1726-2019 yang menunjukkan bahwa Kota Mataram memiliki nilai Ss 1,0 g – 1,2 g. Oleh karena itu perencanaan gedung hotel Lustrio 10 lantai di Kota Mataram menggunakan beton bertulang Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus dapat menjadi solusi untuk permasalahan tersebut. Perencanaan ini mengacu pada SNI 2847-2019, SNI 1726:2019, SNI 03-1727-1989 serta SNI 1727-1010. Mutu baja yang digunakan dalam perencanaan adalah BJ 41 dengan nilai Fy 250 MPa dan Fu 410 MPa. Mutu beton yang digunakan dalam perencanaan gedung ini menggunakan Fc 35 MPa. Analisa struktur dan analisa penulangan struktur menggunakan program komputer. Hasil analisis dari struktur gedung hotel Lustrio diperoleh menggunakan dimensi balok anak atap dan lantai adalah 35/50 cm, dimensi balok induk atap dan lantai 50/60 cm, dimensi kolom adalah 80/80 cm dan 70/70 cm. Pondasi direncanakan menggunakan tiang pancang beton dengan dimensi 50x50 cm dengan kedalaman 19 m dan jumlah tiang pancang sebanyak 6 tiang. Nilai simpangan horizontal yang terjadi 52,048 mm lebih kecil dari nilai simpangan horizontal izin 100 mm, maka struktur gedung mampu menahan beban bekerja.
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG HOTEL ”DRACARYS” 13 LANTAI DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS DI KOTA DEPOK BERDSARKAN SNI 1726 – 2019 & SNI 2847 - 2019 Juan Ajiwidarta Anwar; Andaryati Andaryati
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 12, Nomor 2, Agustus Tahun 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v12i2.3971

Abstract

Kota Depok adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. di bagian selatan dari Kota Jakarta. Perencanaan Hotel Dracarys 13 lantai di kota Depok termasuk sebuah bisnis yang besar yang menguntungkan bagi para pebisnis di kota Depok memiliki beberapa wisata yang banyak berbagai macam indahnya, membangun hotel dekat dengan pusat perhatian orang bisa jadi suatu hal positif sebagai tempat istirahat masyarakat dari luar kota, dalam kota dengan fasilitas yang terjamin. Hotel Dracarys 13 lantai direncanakan dengan ukuran 35 x 27 m, dengan ketinggian 52 m. Gedung Hotel Dracarys ini direncanakan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), dikarenakan pendetailannya menghasilkan struktur yang daktail (kemampuan suatu struktur dalam berdeformasi inelastic tanpa kehilangan kekuatan yang berarti) yang wajib digunakan di wilayah risiko gempa tinggi, gedung hotel ini direncanakan dengan desain hubungan balok dan kolom beserta juga konsep Strong Coloum Weak Beam yaitu kemampuan kolom harus lebih besar 20% dari balok SNI 2847 – 2019. Beban gempa bangunan didesain berdasarkan standar perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan Gedung SNI 1726-2019. Mutu beton sama dengan 35 MPa, mutu baja fy sama dengan 420 MPa dan fys sama dengan 280 MPa. digunakan  dalam perencanaan adalalah balok anak atap tipe 1 (BAA1) sama dengan 30/40 cm, balok anak atap tipe 2 (BAA2) sama dengan 25/40 cm. Dimensi balok anak lantai tipe 3 (BAL3) 25/40 cm, balok anak lantai tipe 2 (BAL2) 30/40 cm. Dimensi balok induk eksterior 40/60 cm dan balok induk interior 40/70 cm. dan dimensi kolom yang digunakan 90/90 cm , 80/80 cm dan 70/70 cm. didapat nilai simpangan horizontal 36,45 mm, lebih kecil dari nilai simpangan antar izin (Delta Alfa) sama dengan 100 mm. Hasil dari pendetailan diperoleh bahwan Hubungan Balok Kolom (HBK) pada struktur gedung Hotel Dracys telah memenuhi persyaratan dalam SNI 2847 – 2019 Pasal 18.8.4.1 dimana fVn Lebih besar dari/sama dengan dari Vu sama dengan 3.696.070,84 N lebih besar/sama dengan 2.812.915,27 N untuk hubungan kolom terkekang oleh 4 balok,dan dimana fVn lebih besar dari/sama dengan Vu sama dengan 2.608.991,18 N lebih besar dari/sama dengan 1.750.406,83 N untuk hubungan kolom terkekang 3 atau 2 balok Persyaratan Strong Coloum Weak Beam yang tercantum dalam SNI 2847 -2019 Pasal 18.7.3.2 dimana sigma Mnc lebih besar dari/sama dengan 1,2 sigma Mnb sama dengan  7732,15  kNm  lebih besar dari/sama dengan 1981,56 kNm telah memenuhi persyartan Kata Kunci : Hotel Dracarys, Struktur Gedung Beton Bertulang, Tahan Gempa, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), Kota Depok
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR PADA JALAN BATU KODOK RENDU-TUTUBHADA, KABUPATEN NAGEKEO, NUSA TENGGARA TIMUR Suharso, Akbar Bayu Kresno; Bi'i, Maria Hermina sada; Khatulistiani, Utari
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4269

Abstract

Jalan Batu Kodok Rendu-Tutubhada terletak di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur dengan panjang jalan 6000 meter dan lebar jalannya 3 meter. Jalan ini merupakan klasifikasi jalan desa dengan tipe jalan 2 lajur 2 arah tak terbagi ini diperlukan adanya peningkatan jalan karena dilihat dari kondisi jalan di daerah tersebut mengalami kerusakan. Dalam perencanaan tebal perkerasan pada ruas jalan Batu Kodok Rendu-Tutubhada, digunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2024 dan HSPK Kabupaten Nagekeo. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan kinerja ruas jalan serta tingkat pelayanannya, menentukan ketebalan perkerasan, dan anggaran biaya yang diperlukan dalam perencanaan jalan tersebut. Tahapan perencanaannya terdiri dari pengolahan data LHR, pengolahan data CBR, analisa kapasitas jalan, menghitung tebal perkerasan menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2024 dan menghitung rencana anggaran biaya (RAB). Hasil perhitungan perencanaan jalan Batu Kodok Rendu-Tutubhada menunjukan nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,11 lebih kecil dari 0,85, maka dapat ditentukan tingkat pelayanan ruas jalan termasuk dalam kategori A yang berarti arus bebas, volume rendah dan kecepatan tinggi, pengemudi dapat memilih kecepatan yang dikehendaki. Tebal lapis perkerasan yang diperoleh adalah tebal tanah dasar sebesar 20 cm, tebal LFA Kelas B sebesar 15 cm, tebal LFA Kelas A sebesar 25 cm, tebal lapis HRS-Base sebesar 3,5 cm dan tebal lapis HRS-WC sebesar 3 cm, dengan umur rencana 20 tahun, dan anggaran biaya mencapai Rp 32.732.591.879,78.
ANALISIS PENILAIAN DAN PENANGANAN SALURAN IRIGASI RAWA DELTA AIR SALEH Baniva, Ratih; Devi, Debby Sinta; Amelia, Rahmadhita
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4339

Abstract

Irigasi rawa salah satu sistem pengelolaan air yang dirancang untuk mengatur genangan, drainase, dan irigasi guna mendukung pertumbuhan tanaman di lahan rawa. Sistem ini melibatkan pembuatan jaringan tata air makro dan mikro yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif genangan berlebih sekaligus menyediakan kebutuhan air bagi tanaman selama periode kering. Saluran irigasi rawa Delta Air Saleh terletak di desa Air Saleh Kabupaten Banyuasin dimana untuk jenis rawanya merupakan pasang surut dengan luas 11.077 hektar yang memiliki potensi pertanian. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penilaian dan penanganan saluran irigasi rawa di delta Air Saleh. Metode yang dilakukan untuk penelitian ini adalah walktrough dari saluran primer sampai dengan saluran sekunder DIR Air Saleh. Hasil penelitian dari analisis kondisi DIR Air Saleh direkomendasikan untuk dilakukan pemeliharaan berkala. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemeliharaan rutin sebanyak 1 saluran, Pemeliharaan Berkala sebanyak 3 saluran dari total keseluruhan 4 saluran primer. Pada saluran sekunder terdapat 20 saluran mengalami rekomendasi pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala sebanyak 39 saluran, 23 saluran direkomendasikan untuk rehabilitasi dari total keseluruhan sebanyak 82 saluran.
ANALISIS KADAR ASPAL OPTIMUM MELALUI MARSHALL TEST MENURUT ASPHALT INSTITUTE MS-2 EDISI III D Santoso, Toni Budi; Ikhwan, M Zainul; Zainuddin, Zainuddin; Sujiat, Sujiat; Al Zakina, Bella Lutfiani; Rendra, Mrabawani Insan
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4620

Abstract

ABSTRAK: Konstruksi perkerasan jalan yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran antara agregat dan aspal yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar aspal optimum menggunakan metode marshall, yang bertujuan menghasilkan campuran beraspal dengan stabilitas tinggi, flow sesuai spesifikasi, dan daya tahan yang baik terhadap beban lalu lintas berat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan karakteristik agregat dan aspal, uji CBR dan DCPT untuk menentukan daya dukung tanah dasar, serta pengujian campuran dengan marshall test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa agregat memiliki gradasi baik dan memenuhi persyaratan teknis, sementara aspal jenis 60/70 menunjukkan penetrasi rata-rata 62,7, daktilitas 144,5 cm, dan titik lembek 57,5 derajad C. Kadar aspal optimum diperoleh pada titik keseimbangan antara nilai stabilitas maksimum, flow, dan kadar rongga yang sesuai spesifikasi. Kesimpulannya, metode marshall efektif digunakan dalam menentukan komposisi campuran beraspal yang optimal untuk perkerasan jalan yang kuat dan tahan lama. KATA KUNCI : Aspal, Jalan, Agregat, Campuran, Marshall.