cover
Contact Name
Desi Sarli, S.SiT, M.Keb
Contact Email
desi_sarli@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jik@stikesalifah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN
Published by STIKES Alifah Padang
ISSN : 2580930X     EISSN : 25978594     DOI : -
Core Subject : Health,
Provides a form for original research and scholarship relevant to Ners, Midwife, Public Health and other health related professions.
Arjuna Subject : -
Articles 414 Documents
Analisis Autokorelasi Spasial Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Padang Tahun 2020 Yuliana, Roma; Rahmaniati, Martya; Apriantini, Inna; Triarjunet, Robet
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.484

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang menular dengan cepat, khususnya di wilayah tropis dan subtropis. Salah satu kota yang merasakan dampak dari kasus DBD adalah Kota Padang. Pada tahun 2020, terdapat 292 kasus dan menjadikan Kota Padang sebagai penyumbang kasus terbanyak di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek spasial global dan lokal kasus DBD yang dihubungkan dengan jumlah penduduk, kepadatan penduduk, suhu udara, curah hujan dan kecepatan angin tahun 2020 di Kota Padang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Metode Moran’s Index dan Local Indicators of Spatial Association (LISA) dengan uji statistik pada program GeoDa. Hasil analisis menemukan adanya autokolerasi spasial positif antara jumlah penduduk, suhu, dan kecepatan angin dengan kasus DBD (pola mengelompok). Terdapat 8 kelurahan yang menjadi area hotspot (High-High) dalam hubungan jumlah penduduk dan suhu dengan kasus DBD yaitu Kelurahan Kuranji, Korong Gadang, Pasar Ambacang, Lubuk Lintah, Anduring dan Gunung sarik, Kurao Pagang dan Lubuk Minturun. Kemudian adanya  autokorelasi spasial negatif antara kepadatan penduduk dengan kasus DBD (pola menyebar) dan tidak adanya autokorelasi spasial antara curah hujan dengan kasus DBD. Dinas Kesehatan Kota Padang diharapkan dapat bekerjasama dengan pihak kecamatan, kelurahan dan BMKG Kota Padang dalam program pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD.
Analisis Kebutuhan Tenaga Kesehatan Perawat Berdasarkan Beban Kerja di Puskesmas Lapai Kota Padang Gusrianti, Gusrianti; Nursya, Febriyanti; Ulva, Fadillah
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.514

Abstract

Hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa jumlah kunjungan cukup banyak dengan total kunjungan selama setahun sebanyak 51.680 orang, jumlah penduduk 27.197  jiwa, visit rate 1,9 %, ditambah tugas tambahan administrasi pelaporan, keuangan, program Jaminan Kesehatan Nasional, dan program kesehatan lainnya, tidak sebanding dengan keberadaan perawat saat ini. ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan tenaga kesehatan perawat berdasarkan beban kerja di Puskesmas Lapai Tahun 2021. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan cara observasional dan wawancara mendalam dengan metode Workload Indicator of Staffing Need (WISN). Informan dalam penelitian ini yaitu kepala puskesmas, Kepala Tata Usaha, Rekan Kerja dari profesi, responden yang akan diobservasi sebanyak 12 orang. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tenaga perawat di Puskesmas Lapai seluruhnya produktif. Penggunaan waktu masing-masing kurang dari separuh dari seluruh kegiatan tenaga perawat. Waktu kerja yang tersedia sebesar 99.000 menit/orang/tahun atau 1.650 jam/orang/tahun atau 264 hari kerja tersedia. Standar kelonggaran adalah 0,37. Jumlah tenaga perawat berjumlah 7 orang, seharusnya berjumlah 9 orang. Maka saat ini Puskesmas Lapai masih membutuhkan 2 orang tenaga perawat. Untuk mencapai tingkat kualitas kinerja yang maksimal, maka perlu dipertimbangkan untuk pengadaan tambahan tenaga agar semua prosedur tersebut dapat berjalan di Puskesmas ini. Jika penambahan tenaga tidak dimungkinkan, maka prosedur kerja dan pelaksanaan yang ada saat ini harus diperbaiki.
Pemberian ASI Eksklusif dan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Suhertusi, Binarni; Sari, Fatmi Nirmala
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.504

Abstract

Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, hal ini menyebabkan adanya gangguan di masa yang akan datang yakni mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Prevalensi stunting pada balita pada tahun 2013 yaitu 37,2 % dan pada tahun 2018 prevalensi ini menurun secara Nasional menjadi 30,8 %. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2015, prevalensi stunting tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin yaitu sebesar 34,6 % yang terdiri dari 22,5 % pendek dan 12,1 % sangat pendek. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting. Jenis penelitian ini adalah survei analitik. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel penelitian ini adalah balita usia 1 sampai 5 tahun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara langsung dengan orang tua balita dengan menggunakan lembar checklist. Data diolah dengan komputer. Analisa data menggunakan Chi-square. Hasil penelitian didapatkan Chi-square  p=0,173 < α=0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting. Dapat disarankan kepada ibu-ibu hamil dan menyusui serta teanaga kesehatan untuk dapat memberikan ASI Ekslusif dan menggalakkan program tersebut untuk mencegah terjadinya Stunting.
Konsumsi Buah Pepaya pada Ibu Menyusui dan Peningkatan Produksi ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Pasaman Barat Fitriah, Iin Prima; BD, Faridah; Rahmawati, Lisa; Gamara, Putri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.492

Abstract

Air Susu Ibu merupakan makanan utama bagi bayi. Data cakupan ibu menyusui di Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat adalah 60%. Rendahnya cakupan menyusui pada ibu dapat disebabkan rendahnya produksi ASI.  Pepaya sebagai salah satu buah yang mengandung Laktogogum dan vitamin A sehingga dapat meningkatkan atau memperlancar pengeluran air susu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasy experiment. Teknik pengambilan sampel  adalah purposive sampling dan rancangan one group pretest posttest. Penelitian dilakukan pada bulan April 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang berjumlah 63 orang.di wilayah kerja Puskesmas Silaping Pasaman Barat Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji t dependen dengan komputerisasi.  Hasil dari penelitian rata-rata pengeluaran ASI sebelum mengkonsumi buah pepaya didapatkan yaitu 20,44 cc dengan standar deviasi 6,772, rata-rata pengeluaran ASI sesudah diberikan buah pepaya yaitu 34,52. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan selisih rata-rata pengeluaran ASI sebelum dan sesudah konsumsi buah pepaya adalah 14,75 cc dan standar deviasi 4.328 cc. Hasil uji statistik t-test didapatkan nilai p=0.000, berarti pada α = 0,05. Kesimpulan Berdasarkan hasil yang telah didapatakan tentang pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar menambah literatur kebidanan, dapat dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan produksi ASI penelitian yang lebih lanjut.
Studi Fenomenologi : Hambatan Keluarga Dalam Membawa Pasien Stroke ke Rumah Sakit Yessi, Hilma; Asmaria, Mike; Yuderna, Vivi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.521

Abstract

Stroke merupakan gejala defisit fungsi susunan syaraf yang di akibatkan oleh penyakit pembuluh darah merupakan penyebab kematian tertinggi di tingkat global yaitu 55% dari 55,4 juta kematian di seluruh dunia. Data epidemiologi menunjukkan bahwa stroke menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia setelah penyakit jantung. Keterlambatan datang dan pasien yang tinggal sendiri menyumbang angka kematian. Kasus pasien berisiko stroke di Pariaman juga mengalami peningkatan yaitu Diabetes Melitus 15 kasus tahun 2018 meningkat jadi 145 kasus tahun 2019. Penelitian ini bertujuan mengetahui hambatan keluarga dalam membawa pasien stroke ke rumah sakit. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik yang pendekatan Colaizzi. Hasil penelitian di temukan 3 tema. yaitu kurangnya pengetahuan pasien stroke ke rumah sakit, ketidakmampuan dalam mengambil keputusan, masalah finansial. Untuk meghindari hambatan tersebut maka perlu adanya edukasi tentang tanda gejala stroke dan penanganan awal pasien stroke di rumah. Diharapkan petugas kesehatan bisa memberikan edukasi kepada keluarga pasien tentang stroke dan penanganan awalnya.
Studi Komparatif Prestasi Belajar Praktikum Ilmu Dasar Keperawatan bagi Mahasiswa yang Daring dan Mahasiswa yang Hybrid di Era New Normal Muthmainnah, Muthmainnah; Muthia, Rahmi; Susmiati, Susmiati; Nelwati, Nelwati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.469

Abstract

WHO mencatat hingga awal November 2021 terdapat 248 juta orang menderita Covid-19 di 223 negara. Sebanyak 5,01 juta masyarakat yang terkena Covid-19 meninggal dunia. Kasus terkonfirmasi COVID-19 Provinsi Sumatera Barat sampai tanggal 2 November 2021 sebanyak 89 ribu orang. Menuju era new normal, perlu adanya akselerasi menormalkan kehidupan kampus dengan mengkombinasikan pembelajaran daring dan luring (hybrid learning) termasuk mahasiswa keperawatan UNAND. Tujuan penelitian yaitu mengetahui perbandingan prestasi belajar mahasiswa setelah praktikum daring dan hybrid mata kuliah Ilmu Dasar Keperawatan. Metode yang digunakan kuantitatif non eksperimen dengan analisis komparasional. Sampel berjumlah 122 responden menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan uji mann whitney. Hasil tes menunjukkan bahwa mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan daring memiliki nilai median 69,8, sedangkan mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan hybrid memiliki nilai median 74,6. Hasil analisis data dengan uji mann whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan prestasi belajar mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan daring dengan mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan hybrid. Hal ini menunjukkan bahwa metode praktikum tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar Ilmu Dasar Keperawatan.
Status Gizi Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah di Kelurahan Panyabungan III Nasution, Arifah Najiha; Diba, Farah; Dania, Ira Aini; Susanti, Meri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.509

Abstract

Status gizi anak sebagai salah satu indikator yang berfungsi dalam mutu sumber daya manusia di masa mendatang.Berdasarkan hasil pemantauan status gizi Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 2019 diketahui bahwa prevalensi gizi buruk tahun 2018 dan 2019 mempunyai angka yang sama yaitu 0,13%, prevalensi gizi kurang jika dibandingkan tahun 2018 meningkat sebesar 0,32%. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui hubungan antara status gisi terhadap perembangan kognitif anak usia prasekolah di Kelurahan Panyabungan III Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian bersifat analitik dengan metode study cross-sectional dengan subjek sebanyak 72 responden. Teknik pengambilan data menggunakan kurva CDC 2000 dan kuesioner perkembangan kognitif anak usia prasekolah. Pada penelitian ini menunjukkan mayoritas responden memiliki status gizi normal sebesar 28 responden (38,9%), perkembangan kognitif dengan responden terbanyak terdapat pada kategori baik sebanyak 37 responden (51,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi terhadap perkembangan kognitif anak usia prasekolah yang memiliki nilai Sig 0,30 (Sig<0,05) dan  r=0,256.
Teknik Hipnoterapi Dalam Mengurangi Kecanduan Game Online Pada Remaja Welly, Welly; Gusdiansyah, Edo; Ananda, Yuanita
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.485

Abstract

Pada masa remaja terjadi perkembangan dari berbagai aspek kehidupan yaitu perkembangan fisik, kognitif, kepribadian dan sosial. Dalam tahap perkembangan remaja, ada beberapa perilaku yang menyimpang yang dilakukan oleh remaja Salah satunya yaitu kecanduan Game Online. Seseorang yang mengalami kecanduan biasa menggunakan waktu ≥ 2 jam per hari untuk bermain Game Online. Beberapa dampak dari kecanduan Game Online bagi remaja yaitu cenderung malas, suka bolos sekolah, berbohong, kurang bergaul, dan menjadi agresif, sulit untuk berkonsentrasi pada pelajaran di sekolah, selain itu remaja cenderung cuek dan acuh tak acuh. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah tersebut adalah dengan terapi komplementer seperti Terapi Hipnoterapi. Tujuan dari penelitian ini yaitu diketahuinya pengaruh teknik hipnoterapi dalam mengurangi kecanduan Game Online pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Kuranji Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment dengan desain pretest-posttest eksperiment design. Jenis rancangan penelitian ini one grup dengan menggunakan uji T-paired samples. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat kecanduan Game Online sebelum diberikan hipnoterapi dengan nilai mean 55,55, sesudah diberikan hipnoterapi adalah nilai mean menurun menjadi 42,45. Hasil statistik diperoleh adalah p value (0,000) < α 0,05. Maka terdapat pengaruh teknik hipnoterapi dalam mengurangi kecanduan game online pada remaja di wilayah kerja Kuranji Padang.
Determinan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan pada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kelompok PBI di Kota Jambi Tahun 2021 Yoharani, Mayeka; Noerjoedianto, Dwi; Wardiah, Rizalia
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.550

Abstract

Cakupan kepesertaan JKN PBI tergolong lebih tinggi dari pada peserta non-PBI, namun pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN PBI di Indonsesia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor apa saja yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kelompok PBI di Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan crosssectional. Sampel berjumlah 106 sampel dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, persepsi kondisi kesehatan, keterjangkauan dan informasi sedangkan variabel terikat adalah pemanfaatan pelayanan kesehatan. Data diperoleh dengan pengisian kuesioner oleh responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji univariat dan bivariat(chi-square). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar 61,3% responden tidak memanfaatkan pelayanan Kesehatan dan ada faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah pengetahuan (0,000), sikap (0,003), persepsi kondisi kesehatan (0,012), dan informasi (0,000). Dan tidak terdapat hubungan pendidikan (0,147), pekerjaan (0,295), keterjangkauan (0,787) dengan pemanfaatan pelayanan Kesehatan. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, persepsi kondisi kesehatan dan informasi dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN Kelompok PBI di Kota Jambi.
Sarana Sanitasi Kesehatan Lingkungan di Sekolah Dasar Desa Kucur Kabupaten Malang Abdillah, Muhammad Zahid; Asih, Akas Yekti Pulih
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.568

Abstract

Sarana sanitasi merupakan komponen terpenting dalam pemeliharaan kebersihan dan kesehatan sekolah. Menurut buku Pedoman Pengembangan Sanitasi 2018, terdapat 5 sarana sekolah yang berpengaruh terhadap sanitasi sekolah, yaitu akses air bersih, jamban sekolah, akses Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), akses pengolahan limbah cair, dan akses pengelolaan sampah.  Berdasarkan data Profil Sanitasi Sekolah tahun 2020 menyatakan bahwa hanya 1 dari 4 Sekolah Dasar (SD) yang memiliki semua layanan akses sanitasi dasar. Tujuan dari penelitian ini yakni mendeskripsikan seluruh sarana sanitasi yang ada di Sekolah Dasar (SD) desa Kucur kabupaten Malang yang berdasarkan pada buku Pedoman Pengembangan Sanitasi 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang disajikan dengan deskriptif. Data dari penelitian ini yakni data primer yang dikumpulkan dengan 2 teknik pengumpulan data, yaitu indepth interview dengan informan yang dipilih secara purposive sampling dan observasi di Sekolah Dasar (SD) desa Kucur kabupaten Malang. Hasil penelitian ini yakni sebagian besar Sekolah Dasar (SD) desa Kucur kabupaten Malang telah memenuhi standar disetiap sarana sanitasi, namun terdapat 2 sarana dari seluruh Sekolah Dasar (SD) desa Kucur kabupaten Malang yang belum memenuhi standar sarana sanitasi. Diharapkan pihak sekolah mampu memeriksa, mengevaluasi, dan memperbaiki kembali seluruh sarana sanitasi di sekolah agar sesuai dengan standar Kemendikbud.