cover
Contact Name
Desi Sarli, S.SiT, M.Keb
Contact Email
desi_sarli@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jik@stikesalifah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN
Published by STIKES Alifah Padang
ISSN : 2580930X     EISSN : 25978594     DOI : -
Core Subject : Health,
Provides a form for original research and scholarship relevant to Ners, Midwife, Public Health and other health related professions.
Arjuna Subject : -
Articles 414 Documents
Konsumsi Gula dan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Diabetes Melitus di Puskesmas Gading Surabaya Fitriyah, Choirunnisa' Nur; Herdiani, Novera
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.567

Abstract

Diabetes melitus masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang terus mengalami kenaikan. Seiring dengan bertambahnya kasus diabetes melitus dapat di picu oleh berbagai faktor seperti kebiasaan konsumsi gula yang tinggi dan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi gula dan kebiasaan merokok dengan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Gading Surabaya. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah semua orang yang melakukan skrining diabetes melitus di Puskesmas Gading Kota Surabaya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Kuesioner digunakan sebagai instrumen dalam pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden (40,8%) mengkonsumsi gula dalam kategori sering, sebagian besar responden (56,6%) memiliki kebiasaan merokok dan hampir setengah responden (43,4%) menderita diabetes melitus. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan konsumsi gula dengan kejadian diabetes melitus (P-Value = 0,020, phi = 0,320) dan ada hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian diabetes melitus (P-Value =0,039, Phi = 0,237). Simpulan pada penelitian ini yaitu konsumsi gula dan kebiasaan merokok memiliki hubungan dengan kejadian diabetes melitus. Diharapkan masyarakat khususnya penderita diabetes mampu menerapkan dan meningkatkan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi, tidak merokok dan mampu menjaga sanitasi lingkungan.
Analisis Pelaksanaan Siklus Manajemen Puskesmas pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di Puskesmas Kota Padang Darsun, Celsia Krisanti; Firdawati, Firdawati; Astiena, Adila Kasni
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.579

Abstract

Sejak pandemi Covid-19, puskesmas menghadapi banyak tantangan dalam melaksanakan siklus manajemen puskesmas dengan baik, terutama di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pada tahun 2020, dari 23 puskesmas di Kota Padang, hanya 8 puskesmas berkinerja manajemen baik, sedangkan 22 puskesmas lainnya berkinerja cukup. Hal ini jauh menurun dibandingkan pada tahun 2019 dimana terdapat 18 Puskesmas yang berkinerja baik dan 5 Puskesmas sisanya berkinerja cukup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai pelaksanaan siklus manajemen puskesmas berdasarkan metode P1-P2-P3 pada masa AKB. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan jumlah informan 15 orang terdiri dari kepala puskesmas dan kepala tata usaha dari 6 puskesmas terpilih dan 2 informan dari Dinas Kesehatan Kota Padang, dilakukan pada rentang waktu Desember 2021 dan April 2022. Hasil penelitian diketahui bahwa proses P1 dilakukan dengan melibatkan lebih sedikit orang, dilakukan bertahap melalui penanggungjawab upaya kemudian ke tim PTP, dan tidak semua rangkaian kegiatan dapat terlaksana, proses P2 dilakukan dalam bentuk apel pagi, briefing/meeting staf serta lokmin yang frekuensinya berkurang, bertahap melalui pralokmin perupaya dengan metode online/offline kemudian dilanjutkan ke forum lokmin. Proses P3 dilakukan oleh Pj upaya, berjenjang ke kepala puskesmas, sedangkan pengawasan eksternal dari dinas kesehatan jarang dilakukan, sebagian besar melalui WA grup. Siklus manajemen puskesmas di Kota Padang pada masa AKB tidak terlaksana dengan baik, namun penyesuaian untuk pelaksanaan pralokmin per upaya sebelum pelaksanaan lokmin dianggap lebih efektif dan efisien di masa AKB dan masih digunakan beberapa puskesmas sampai saat sekarang ini.
Evaluasi Penggunaan SIMRS dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM) di RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh Nugraha, Adi; Ifmaily, Ifmaily; Burhan, Ida Rahmah; Asyari, Dian Paramitha; Hasnah, Fadhilatul -
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.559

Abstract

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di sektor perawatan kesehatan dan terutama di rumah sakit menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas layanan, efisiensi, efektivitas perorangan, serta dapat mengurangi biaya struktural. Sistem informasi dan komunikasi dapat dianggap sebagai intervensi kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan perawatan yang diberikan kepada pasien, seperti halnya pengobatan baru. Technology Acceptance Model (TAM) merupakan model perilaku yang bermanfaat untuk menjawab pertanyaan mengapa banyak sistem teknologi informasi gagal diterapkan karena pemakainya tidak mempunyai minat perilaku (Behavioral Intention) untuk menggunakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan SIMRS dari sisi penggunaan SIMRS yang sesungguhnya (actual usage ) pada pengguna di RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh yaitu dikenal istilah silakeh  belum dioperasikan di semua unit, dan belum terhubung ke semua poli, sistem ini baru dioperasikan di pendaftaran rawat jalan, rawat inap, IGD dan apotik.
Literature Review: Pola Makan dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III Sari, Pingka Widia; Herdiani, Novera
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.571

Abstract

Sepertiga kasus anemia pada kehamilan terjadi pada trimester III. Apabila konsentrasi hemoglobin (Hb) kehamilan trimester III di bawah 11 mg/ dl maka ibu hamil tersebut dikatakan menderita anemia. Salah satu penyebab anemia pada ibu hamil adalah pola makan dan rendahnya kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe. Tujuan dari review artikel ini adalah menganalisis keterkaitan pola makan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada Ibu hamil trimester III. Penelitian ini adalah studi traditional literature review. Sumber data berasal dari database yaituGoogle Scholar dan Portal Garuda tahun 2018-2022. Jurnal yang digunakan tidak berbayar, artikel terpilih akan direview, artikel yang relevan dan menjadi bahan analisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pola makan dalam kategori kurang dan anemia pada ibu hamil trimester III dipengaruhi oleh ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe, terdapat 3 dari 5 artikel pola makan berhubungan dengan anemia ibu hamil trimester III dan 3 dari 6 artikel kepatuhan konsumsi tablet Fe berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan literature review ini yaitu terapat hubungan antara pola makan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet FE dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III. Saran penelitian ini perlu menamabah Pengetahuan pola makan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III.
Analisis Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Sijunjung Nengcy, Silvia; Lestari, Yuniar; Azkha, Nizwardi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.580

Abstract

Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa 2,78 juta pekerja di dunia meninggal setiap tahun karena kecelakaan saat bekerja dan penyakit akibat kerja. Merujuk pada data BPJS Ketenagakerjaan, Sumatera Barat tahun 2019 terdapat 114.000 kasus kecelakaan kerja, tahun 2020 terjadi peningkatan pada rentang Januari hingga Oktober 2020 mencatat terdapat 177.000 kasus kecelakaan kerja. Laporan kecelakaan kerja di RSUD Sijunjung Tahun 2017-2020 mengalami peningkatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan program K3RS di RSUD Sijunjung. Jenis penelitian adalah mixed method concurrent embedded dengan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif fenomenologi yang menggambarkan cara pandang dan pendapat informan berdasarkan situasi yang ada, adapun pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan kuesioner. Data dikumpulkan secara primer dan dilakukan analisis data secara triangulasi dan analisis statistik menggunakan software SPSS. Rumah sakit telah memiliki kebijakan K3RS namun dalam pelaksanaannya belum sesuai dengan PMK 66 Tahun 2016 tentang K3RS, SDM K3 yang ada belum bisa mencakup kegiatan K3RS, belum melaksanakan manajemen resiko dengan baik, belum pernah dilakukan identifikasi bahaya resiko untuk meminimkan kejadian/kecelakaan kerja, masih minimnya simbol K3 serta pintu emergency dan tanda jalur evakuasi. Secara statistik, diketahui bahwa sebanyak 80% menyatakan minimnya pelaksanaan program kesehatan kerja.
Pendidikan Kesehatan dan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja SMPK Santu Stefanus Ketang, Manggarai, Nusa Tenggara Timur Nggarang, Bonavantura N; Simon, Maria Getrida; Handi, Heribertus
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.585

Abstract

Pada masa remaja terjadi perkembangan yang dinamis dalam kehidupan individu yang di tandai dengan percepatan pertumbuhan fisik, emosional, dan sosial, Perubahan fisik yang terjadi di antaranya timbul proses pematangan organ reproduksi selain itu juga sudah terjadi perubahan psikologis. Hal ini mengakibatkan perubahan sikap dan tingkah laku seperti mulai memperhatikan penampilan diri, mulai tertarik dengan lawan jenis, berusaha menarik perhatian dan muncul perasaan cinta yang kemudian akan timbul dorongan seksual karena pada masa remaja cenderung memiliki tingkat seksual yang tinggi sehubungan dengan mulai matangnya hormon seksual dan organ-organ reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan remaja SMPK santu Stefanus Ketang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen, two group pre post test, uji statistik yang digunakan adalah paired T test dengan hasil p value 0,000. Berdasarkan hasil penelitian Mean pre dan post pada kelompok kontrol adalah 0,333 dan mean pre dan post pada kelompok eksperimen adalah  35,667. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang Kesehatan reproduksi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semerap Kerinci, Jambi Wisudariani, Evy; Zusnita, Soja; Butar Butar, Marta
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.602

Abstract

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyakit infeksi akut yang menyerang satu atau lebih organ pernapasan yang disebabkan oleh mikroorganisme yang dapat berlangsung selama 2 minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Semerap. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dengan teknik Proportional Random Sampling dengan jumlah sampel 106 balita yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Semerap, Kabupaten Kerinci, Jambi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April 2022. Variabel dependen adalah ISPA, sementara variable independent adalah pengetahuan ibu, tingkat pendidikan ibu dan kepadatan hunian kamar. Analisis menggunakan uji Chi Square dan Cox Regression. Proporsi kejadian ISPA pada balita sebanyak 55,7%. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (p= 0,007, PR= 1,86) dan kepadatan hunian kamar (p= 0,012, PR= 1,6) dengan kejadian ISPA pada balita. Tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu (p= 0,618, PR= 0,884) dengan kejadian ISPA pada balita. Faktor yang mempengaruhi kejadian ISPA pada balita adalah pengetahuan ibu dan kepadatan hunian kamar. Diharapkan agar Puskesmas Semerap untuk melaksanakan kegiatan berupa penyuluhan rutin kepada ibu balita terkait cara pencegahan penyakit menular khususnya ISPA.
Kualitas Tidur dan IMT dengan Keseimbangan Postural pada Lansia Banjar Tainsiat Kota Denpasar Bali Putra, Putu Agung Ricki; Astrawan, I Putu; Suadnyana, Ida Ayu Astiti
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2023): JIK-April Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i1.592

Abstract

Menua merupakan proses yang dilalui semua individu, pada proses menua ini mengalami penurunan fisik yaitu pada indeks massa tubuh dan juga penurunan kualitas tidur yang akan berdampak pada keseimbangan postural lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) dan kualitas tidur dengan keseimbangan postural pada lansia. Jenis penelitian observasi dengan rancangan penelitian cross sectional study dengan responden 50 orang lansia di Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Pengukuran IMT menggunakan perhitungan rumus, pengukuran kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleeping Quality Index , sedangkan pengukuran keseimbangan postural dengan Berg Balance Scale dan data dianalisis dengan uji korelasi Kendall’s tau-b. Hasil analisis hubungan IMT dan kualitas tidur dengan keseimbangan postural dengan uji korelasi Kendall’s tau-b, didapatkan hasil nilai pada indeks massa tubuh dengan keseimbangan postural dengan nilai korelasi koefisien (r) sebesar -0,495 (cukup) dan didapatkan hasil nilai p =0,000 (p<0,05) pada kualitas tidur dengan keseimbangan postural dengan nilai korelasi koefisien (r) sebesar -0,961 (sangat kuat). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dan kualitas tidur dengan keseimbangan postural pada lansia di Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.
Aktivitas Fisik dengan Kejadian Premenstrual Syndrome pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Thaharah, Fisqiyatut; Afridah, Wiwik
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2023): JIK-April Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i1.618

Abstract

Premenstrual Syndrome merupakan masalah kesehatan yang paling banyak dikeluhkan oleh wanita usia produktif. Penelitian ini bertujuan meneliti hubungan aktivitas fisik dengan kejadian PMS pada mahasiswi Fakultas Kesehatan UNUSA. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional cross sectional study. Sampel penelitian ini mahasiswi Fakultas Kesehatan UNUSA yang terdiri dari 4 program studi sejumlah 39 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan kriteria mahasiswi aktif  Fakultas Kesehatan UNUSA yang berusia 18-27 tahun dan telah mengalami menstruasi. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian aktivitas fisik dari 39 responden, memiliki kategori ringan 22 (56,4%), kategori sedang 15 (38,5%), dan kategori berat 2 (5,1%). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan 16 (41,0%) responden tidak mengalami PMS, dan sebanyak 23 (59,0%) responden mengalami PMS. Hasil analisis bivariat diketahui Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,1, artinya ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian PMS. Angka koefisien korelasi 0,938, artinya tingkat kekuatan hubungan aktivitas fisik dengan kejadian PMS sangat kuat. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian PMS dengan tingkat hubungan kuat. Diharapkan mahasiswi dapat melakukan aktivitas fisik secara teratur dengan cara berolahraga, agar meningkatkan kesehatan dan mengurangi dampak dari PMS.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Wasting pada Balita Usia 36-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman Hasnita, Evi; Noflidaputri, Resty; Sari, Novi Wulan; Yuniliza, Yuniliza
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2023): JIK-April Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i1.740

Abstract

Pada saat ini banyak balita yang mengalami masalah gizi dalam kehidupan. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman pada tahun 2017 presentase balita kurus di Kabupaten Pasaman yaitu 6,2%, sedangkan pada tahun 2019 jumlah balita yang mengalami wasting di Kabupaten Pasaman mengalami peningkatan menjadi 10,19%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Wasting Pada Balita Usia 36 – 59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita usia 36 - 59 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tapus yang berjumlah 925 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini 90 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Penelitian dilakukan pada Tahun 2020 data yang digunakan adalah data primer yaitu dengan melakukan wawancara kepada responden, analisis data secara univariate dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square secara komputerisasi. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan pola asuhp value = 0,496, ada hubungan riwayat penyakit dengan p value = 0,014, asupan makanan p value = 0,007 dan sanitasi lingkungan nilai p value = 0,007 dengan kejadian wasting. Kesimpulan terdapat hubungan riwayat penyakit infeksi, asupan makanan dan sanitasi lingkungan, sedangkan tidak ada hubungan pola asuh dengan kejadian wasting. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan upaya dalam mencegah teijadinya wasting pada balita salah satunya memberikan penyuluhan tentang menu seimbang.