cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
KORELASI KARAKTERISTIK EKOLOGI TEMPAT PERINDUKAN VEKTOR MALARIA DENGAN KEPADATAN LARVA Anopheles Spp DI DESA HANURA KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG 2019 Devita Febriani Putri; Ismalia Husna; Dessy Hermawan; Firmansyah Firmansyah
Jurnal Medika Malahayati Vol 5, No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.632 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v5i1.3943

Abstract

Malaria adalah salah satu penyakit infeksi yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles sp betina. Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Pesawaran diketahui bahwa terdapat sebanyak 3.123 kasus malaria. Kasus positif malaria hanya terjadi di 3 wilayah kerja puskesmas yaitu Puskesmas Hanura (2.528 kasus), Kabupaten Pesawaran menjadi daerah yang endemis malaria karena kondisi alamnya. Tujuan penelitian diketahui  korelasi karakteristik ekologi tempat perindukan vektor malaria dengan kepadatan larva Anopheles spp. di Desa Hanura Kabupaten Pesawaran Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi  seluruh tempat perindukan nyamuk yang potensial sebanyak 3 lokasi. Sampel sebanyak 3 lokasi dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji statistik pearson. Hasil penelitian lingkungan kimia tempat perindukan vektor malaria Anopheles spp di Desa Hanura memiliki rata – rata  pH air 7,67, rata – rata salinitas air 3,47‰, dan rata – rata oksigen terlarut (DO) 2,7mg/L. Lingkungan fisika tempat perindukan vektor malaria Anopheles spp  di Desa Hanura memiliki rata – rata suhu air 28,250C dan rata – rata kedalaman air 85 cm. Lingkungan biologi tempat perindukan vektor malaria Anopheles spp di Desa Hanura dengan ditemukannya jenis tumbuhan bakau, lumut, kelapa dan jenis hewan ikan, kepiting, keong, udang dan kecebong. Kepadatan larva nyamuk Anopheles spp  di Desa Hanura 10,08 ekor.  Kesimpulan lingkungan kimia, fisika dan biologi berkorelasi dengan  kepadatan larva nyamuk Anopheles spp di Desa Sukajaya Lempasing dengan pH air (p=0,031, r = -0,622), salinitas air (p=0,085, r = 0,517), kadar oksigen (p=0,020, r = -0,657), suhu (p=0,021, r = -0,655), kedalaman (p= 0,000, r = -0,872), tanaman (p = 0,000, r = 0,878) dan hewan (p = 0,056, r = -0,563). Disarankan masyarakat untuk pemberantasan tempat perkembang biakan nyamuk melalui penebaran bibit ikan pemakan jentik.
PREVALENSI DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RS PERTAMEDIKA UMMI ROSNATI Hanief Al-Hadi; Zurriyani Zurriyani; Said Aandy Saida
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 4 (2020): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.201 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i4.3484

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 menjadi masalah dunia terkait masalah tidak terkontrolnya kadar gula darah. Tetapi jika penyakit ini tidak ditangani dengan baik akan timbul komplikasi, salah satu komplikasi adalah hipertensi, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian hipertensi di poliklinik penyakit dalam RS Pertamedika Ummi Rosnati. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dan pendekatan secara cross sectional dengan sampel yang terdiri dari 126 responden. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling dengan wawancara terarah. Untuk mengetahui prevalensi digunakan pendekatan deskriptif (analisis univariat). Hasil penelitian didapatkan prevalensi hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe 2 sebanyak (46.8%) dari 126 sampel, prevalensi berdasarkan jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan laki laki, yaitu sebanyak (61%). prevalensi berdasarkan umur didapatkan hasil bahwa sebagian besar pada kelompok usia kelompok usia 40-49 yaitu sebanyak (32.2%) dan pada kelompok usia 50-59 tahun, yaitu sebanyak (32.2%). Untuk prevalensi berdasarkan lamanya menderita diabetes melitus tipe 2 sebagian besar telah menderita diabetes melitus tipe 2 sebagian besar penderita diabetes melitus tipe 2 <5 tahun yaitu sebanyak (64,4%). Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan adanya pasien diabetes melitus tipe 2 yang juga terdiagnosa hipertensi.
KETAHANAN KULTIVAR BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) TERHADAP JAMUR Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA Aryani Refiliya; Yulianty Yulianty; Martha Lulus Lande; Sri Wahyuningsih
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 3 (2020): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.212 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i3.2918

Abstract

Tomat merupakan tanaman semusim seperti halnya tanaman cabe, terong dan sebagainya. Salah satu penyebab menurunnya produksibuah tomat adalah penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichumacutatum. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui ketahanan buah tomat terhadap serangan penyakit antraknosa oleh jamur Colletotrichumacutatum. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung pada bulan Januari sampai dengan Februari 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan buah tomat yaitu rampai, tomat bandung, tomat ceri, dan tomat biasa dengan menggunakan 6 ulangan. Parameter yang diukur yaitu diameter bercak jamur Colletotrichumacutatum, keterjadian penyakit dan keparahan penyakit antraknosa pada masing-masing buah tomat, serta jumlah konidia jamur Colletotrichumacutatum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterjadian dan keparahan penyakit yang lebih kecil terdapat padatomatbandung sedangkan jumlah konidia yang lebih sedikit terdapat pada rampai.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP KEPATUHAN PENERAPAN 3M DALAM RANGKA PENCEGAHAN COVID-19 DI RT 11 RW 12 JATINEGARA JAKARTA TIMUR Festi Ladyani Mustofa; Ismalia Husna; Marisa Anggraini; Ronal Angga Putra
Jurnal Medika Malahayati Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.797 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v5i2.4105

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona strain baru yang dilaporkan pertama kali akhir tahun 2019. Pengetahuan adalah hasil penginderaan seseorang terhadap suatu objek tertentu. Sikap adalah respon tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek. Tujuannya Untuk Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap kepatuhan penerapan 3M dalam rangka pencegahan COVID-19 di RT.11/RW.12 Kelurahan Jatinegara Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah Analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan kuesioner. Sampel penelitian ini adalah warga RT.11/RW.12 Jatinegara Jakarta Timur sebanyak 128 orang. Analisis data menggunakan uji statistic chi square. Hasil yang didapatkan adalah warga dengan pengetahuan kurang baik 14 orang (10,9%), dan pengetahuan baik 114 orang (89,1%%). Warga dengan sikap negatif 20 orang (15,6%) dan sikap positif 108 orang (84,4%). Kepatuhan penerapan 3M kurang baik pada warga berjumlah 45 orang (35,2%), dan baik berjumlah 83 orang (64,8%). Ada hubungan antara pengetahuan (p=0,034) dan sikap (p=0,00) dengan kepatuhan penerapan 3M. Kesimpulannya Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,034) dan sikap (p=0,000) dengan kepatuhan penerapan 3M.
HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN HIPERTENSI PADA ORANG YANG MELAKUKAN OLAHRAGA SENAM JANTUNG SEHAT DI KECAMATAN GLUMPANG TIGA Zuraida - Zuraida; Aditya Candra; Abdul Wahab
Jurnal Medika Malahayati Vol 5, No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.904 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v5i1.3515

Abstract

Masalah kesehatan yang menjadi sorotan saat ini adalah meningkatnya penderita penyakit kardiovaskular. Faktor resiko penyakit kardiovaskular antara lain kolesterol dan hipertensi. Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak dan meningkatkan kemampuan gerak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kadar kolesterol total dan hipertensi pada orang yang melakukan olahraga di Kecamatan Glumpang Tiga. Jenis penelitian ini adalah penelitianDeskriptif Analitik dengan desain penelitian Cross Sectional Study(studi potong lintang).Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik acak sederhana (simple random sampling).Jumlah sampel 55 orang yang terdiri dari 28 orang responden kolesterol dan 27 orang responden hipertensi.Analisa data menggunakan uji chi-square test.Hasil penelitian yaitu tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dan usia terhadap kadar kolesterol total dengan p-value masing-masing yaitu P=0,361 dan P=0,110 serta tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dan usia terhadap hipertensi dengan p-value masing-masing yaitu P=0,785 dan P=0,321. Terdapat hubungan antara olahraga dengan kadar kolesterol total dan hipertensi dengan P<0,05.
HUBUNGAN FAKTOR USIA DENGAN KELELAHAN PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) DI KOMUNITAS LAMPUNG TAHUN 2019 Firhat Esfandiari; Sandhy Arya Pratama; Resati Nando Panonsih; Resia Evel Roselen
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 4 (2020): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.67 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i4.2537

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) terjadi karena produksi antibodi didalam tubuh berlebihan terhadap komponen inti sel, sehingga menyebabkan berbagai gejala klinis pada organ. Kelelahan merupakan penyebab utama morbiditas pada penderita SLE. Berdasarkan data dari komunitas odapus Lampung dan Rumah Sakit, setiap bulannya ada sekitar 5-6 orang meninggal karena penyakit lupus dari 150 anggota komunitas tersebut. Diketahui hubungan faktor usia dengan kelelahan pada pasien Systemic Lupus Erythematosus di Lampung Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 140 orang penderita Systemic Lupus Erythematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung Tahun 2019. Responden yang memenuhi persyaratan dan masuk pada kriteria inklusi yaitu 61 orang. Teknik analisis data menggunakan uji chi square. Distribusi frekuensi usia pada pasien systemic lupus erytematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung (KOL) sebagian besar dengan kategori usia 26-35 tahun (dewasa awal) sebanyak 20 responden (32,8%), gambaran tingkat kelelahan sebagian besar dengan kategori kelelahan sebanyak 38 responden (62,3%).  Ada hubungan antara faktor usia dengan kelelahan pada pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung (KOL) Tahun 2019 (p-valeu 0,019 ˂ α = 0,05). Ada hubungan antara faktor usia dengan kelelahan pada pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung (KOL) Tahun 2019. Disarankan bagi petugas kesehatan untuk mengedukasi dan mengingatkan pasien dan keluarga pasien untuk mengurangi dan membatasi aktivitas yang bisa menyebabkan kelelahan.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR JANTAN Yesi Nurmalasari; Rakhmi Rafie; Efrida Warganegara; Lingga Desta Wahyuni
Jurnal Medika Malahayati Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.656 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v5i2.4155

Abstract

Hemoglobin merupakan suatu protein tetrametrik eritrosit yang tersusun dari protein globin dan heme. Radikal bebas dapat menyebabkan lisisnya membran eritrosit. Proses tersebut dapat dicegah dengan pemberian antioksidan. Daun kelor termasuk dalam antioksidan alami yang memiliki sifat neurofektif melalui mekanisme antioksidatif. Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) Terhadap kadar hemoglobin pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar jantan. Jenis penelitian eksperimental murni (true-experiment) menggunakan pre and post with control group design. Sampel adalah tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar jantan berusia 1-4 minggu dengan  berat  100-150  gram sejumlah 28 ekor. Sampel dibagi empat kelompok meliputi Kelompok murni (KM) kelompok yang tidak diberikan ekstrak daun kelor, Kelompok Perlakuan 1 (KP1) kelompok yang diberi ekstrak daun kelor dosis 150 mg/kgBB, Kelompok Perlakuan 2 (KP2) kelompok yang diberi ekstrak daun kelor dosis 450 mg/kgBB,dan Kelompok Positif (KP) kelompok yang diberikan suplemen vitamin dosis 5,4 ml/kgBB. Uji Paired T-test menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna (p>0,05) pada Kelompok Murni (KM) p=0,155, Kelompok Perlakuan 1(KP1) p=0,329, Kelompok Perlakuan 2(KP2) p=0,014 dan Kelompok Positif (KP) p=0,012. Uji Kruskal-Wallis didapatkan p=0,027 (p>0,05)berarti tidak terdapat perbedaan bermakna antar kelompok, uji Post Hoc dengan menggunakan Mann-whitney menunjukkan adanya perbedaan bermakna secara statistik(p<0,05) pada Kelompok Perlakuan 2 (KP2) dengan nilai p=0,002, dan Kelompok Positif (KP) dengan nilai p=0,002. Terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar hemoglobin tikus putih (Rattus norvegicus) Galur wistar jantan pada  kelompok perlakuan 2 (KP2) dosis 450 mg/kgBB dan Kelompok Positif (KP) dosis 5,4 ml/kgBB.
KARAKTERISTIK PENDERITA KANKER TIROID DI BAGIAN BEDAH ONKOLOGI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017-2019 Andi Siswandi; Neno Fitriyani; Ika Artini; Krista Monitira
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 3 (2020): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.86 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i3.2530

Abstract

Kanker tiroid adalah keganasan kelenjar endokrin yang paling sering ditemukan yaitu sekitar 95% dari semua keganasan pada sistem endokrin. setiap tahunnya sekitar 7% terjadi peningkatan insidensi kanker tiroid, peningkatan insiden lebih cepat dibandingkan kanker solid jenis lain Menurut data di RS Kanker Dharmais selama 4 tahun terakhir terhitung 2010-2013 di Indonesia, kejadian kanker tiroid menempati urutan ke 4 dari kejadian kanker yang tersering. Untuk mengetahui Karakteristik Penderita Kanker Tiroid di Bagian Bedah Onkologi Di Rumah Sakit Umum Daerah DR. H. ABDUL MOELOEK Provinsi Lampung Tahun 2017-2019.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif dengan desain Cross Sectional Study dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling pada pasien kanker tiroid di rumah sakit umum daerah DR. H. ABDUL MOELOEK Provinsi Lampung Tahun 2017-2019.Pada penelitian ini didapatkan distribusi jenis kelamin pada pasien kanker tiroid paling banyak pada perempuan yaitu 44 pasien (84,6%).Populasi kelompok usia pada pasien kanker tiroid paling banyak pada kelompok usia (40-60 tahun) dengan jumlah 28 orang (53,8%). Diagnosis utama yang paling sering ditemukan adalah papilar dengan jumlah 30 pasien (57,7%).Tempat tinggal yang paling banyak di temukan adalah bukan pegunungan sebanyak 48 pasien (88,5%).Pada penelitian ini didapatkan karakteristik penderita kanker tiroid berdasarkan jenis kelamin, usia, diagnosis utama,dan tempat tinggal. Diharapkan peneliti senajutnya dapat menganalisis faktor hormonal pada pasien kanker tiroid.
PERILAKU MENCARI UMPAN BALIK MAHASISWA TAHAP SARJANA ANGKATAN PERTAMA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2020 Sri Maria Puji Lestari; Supriyati Supriyati; Dessy Hermawan; Corryna Riva Destrado
Jurnal Medika Malahayati Vol 5, No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.459 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v5i1.4005

Abstract

Sejak tahun 2008 sampai saat ini proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati telah menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia. Sehingga peserta didik dituntut untuk menerapkan kemampuan Self Directed Learning (SDL) melalui pendekatan strategi Student Centered dan Problem Based. Agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal, maka diperlukan umpan balik oleh mahasiswa. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gambaran perilaku mencari umpan balik mahasiswa tahap sarjana angkatan pertama dalam proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2020. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa kedokteran Angkatan 2020 di Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung. Alat ukur menggunakan kuesioner perilaku mencari umpan balik yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Dari 121 responden, sebagian besar didapatkan distribusi perilaku mencari umpan balik adalah kategori baik sebesar 68 responden (56.2%). Perilaku mencari umpan balik mahasiswa angkatan pertama (2020) sebagian besar sudah baik. Berdasarkan kategori yang sudah baik adalah kategori proses sedangkan yang kurang baik adalah kategori aspek.
HUBUNGAN ANTARA KONFLIK PERAN GANDA DENGAN STRES KERJA PADA PEGAWAI WANITA YANG SUDAH MENIKAH DI UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG Prida Harkina; Junaidi Junaidi; Supriyati Supriyati; Monica Prita Sari
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 4 (2020): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.217 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i4.3479

Abstract

Stres kerja adalah suatu kondisi dinamik individu dalam menghadapi peluang, kendala, atau tuntutan, yang terkait dengan apa yang sangat diinginkan dan hasilnya dipersepsikan sebagai sesuatu yang tidak pasti tetapi penting. Konflik peran ganda merupakan suatu bentuk konflik peran antar dimana tekanan peran dari domain pekerjaan dan keluarga saling bertentangan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada pegawai wanita yang sudah menikah di Universitas Malahayati Bandar Lampung. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai wanita yang sudah menikah dan mempunyai anak usia 0-12 tahun sesuai ciri-ciri tertentu. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling sebanyak 42 orang. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil terdapat hubungan antara konflik peran ganda dengan stress kerja (Rxy 0.719 dengan Sig 0.000 dimana p < 0.000). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Artinya semakin tinggi konflik peran ganda maka semakin tinggi stress kerja dan sebaliknya semakin rendah konflik peran ganda maka semakin rendah stress kerja.