cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 563 Documents
Efektivitas Supervisi Kelas Berbasis Klinis dalam Pendekatan Identifikasi, Solusi, Diskusi dan Kolaborasi (ISDK) di MTSN 2 Sungai Penuh Syafri Juana
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.592

Abstract

Penelitian tentang mengefektifkan supervisi klinis untuk meningktkan kualitas pembelajaran guru di MTsN 2 Sungai Penuh. Rancangan penelitian berupa Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas 1 pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dengan tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru dengan mengefektifkan supervisi klinis di MTsN 2 Sungai Penuh. Subjek penelitian sebanyak 6 orang guru, dengan instrument berupa instrument supervisi klinis, instrument lembar penilaian RPP dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian bahwa supervisi klinis dengan pendekatan identifikasi, solusi, diskusi dan kolaborasi (ISDK) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran guru di MTsN 2 Sungai Penuh, sesuai hasil penilaian RPP memperoleh rata-rata 68,40 pada siklus 1 dan 87,33 pada siklus IIdengan hasil penilaian pembelajaran pada siklus 1 rata-rata 60,58 dan pada siklus II rata-71,50.
Analisis Nilai-nilai Moderasi Beragama pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI dan Upaya Mewujudkannya di MIN 1 Lebong Yosita; Dewi Purnama Sari; Asri Karolina
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.593

Abstract

Madrasah Ibtidayah Negeri 1 Lebong merupakan salah satu sekolah yang menyambut baik program moderasi yang digaungkan oleh pemerintah, khususnya Kementerian Agama Republik Indonesia hal ini terbukti MIN 1 Lebong menginternalisasikan nilai-nilai moderasi dalam pembelajaran Agama. Oleh karena itu perlu didalami bagaimana pelaksanaan dan dampak yang ditimbulkan dengan menginfusi nilai-nilai moderasi dalam pelajaran PAI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai moderasi beragama dan desain pembelajaran yang diajarkan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MIN 1 Lebong, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam, dan studi dokumentasi. Analisis data meliputi proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa materi pelajaran pada masing-masing mata pelajaran diinfusikan kedalam materi terntu, misalnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak terdapat pada materi “Mengenal Sifat-sifat Allah”, kemudian mata pelajaran Fiqih pada materi “Ketentuan Jual Beli”, sementara Al-Quran Hadits pada materi “Mempelajari surat-surat dalam Al-Quran”, dan Sejarah Kebudayaan Islam pada materi “Sejarah Kekhalifaan”. Nilai-nilai yang dikembangkan diantaranya toleransi, saling menghormati, persaudaraan, keadilan, dan kebersamaan. Kemudian untuk desain pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing mata pelajaran relative sama diantaranya Pemberian Contoh, Diskusi kelas, Kajian Pustaka, Kegiatan Sosial dilapangan
Supervisi Manajerial Pengawas Madrasah (Tuntutan Kompetensi dalam Sertifikasi Pengawas) Suty Harningsih
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.594

Abstract

Supervisi manajerial merupakan suatu upaya yang dilakukan pengawas untuk membina kepala madrasah khususnya, dan warga sekolah umumnya dalam pengelolaan madrasah. Sasaran supervisi manajerial adalah pengelolaan aspek pengelolaan dan administrasi madrasah yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran. Untuk melaksanakan supervisi manajerial pengawas perlu memahami prinsip-prinsip, metode dan teknik yang ada, serta menerapkannya sesuai dengan permasalahan dan tujuan yang hendak dicapai. Sehingga jabatan pengawas madrasah harus melalui program pendidikan profesi dan sertifikasi pengawas madrasah. Supervisi manajerial merupakan upaya yang dilakukan pengawas untuk membina kepala madrasah khususnya, dan warga madrasah umumnya dalam pengelolaan sekolah. Aktivitas pengawas dalam supervisi manajerial tercakup dalam empat kata kunci, yaitu: Membimbing (membantu dan mendampingi) dalam penyusunan dan perumusan berbagai pedoman, panduan, kebijakan atau program madrasah. Memonitor, dalam pelaksanaan hal-hal yang sudah jelas aturannya, Membina, dalam pelaksanaan hal-hal yang perlu inisiatif madrasah, Mengevaluasi (termasuk memeriksa dan menilai) dalam hal- hal yang berkaitan dengan ketersediaan perangkat, maupun pelaksanaan program Madrasah.
Manajemen Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Terusan Kabupaten Musi Rawas Utara Murniyanto Murniyanto
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.595

Abstract

Mutu pendidikan menjadi penting untuk memastikan bahwa siswa menerima pendidikan yang berkualitas dan bermanfaat. Salah satu cara untuk melakukan mutu pendidikan adalah melalui sistem penjaminan mutu pembelajaran.Metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam dan Kepala Sekolah, serta observasi langsung terhadap pembelajaran di kelas V. Hasil penelitian mutu pembelajaran Pendidikan agama Islam telah diimplementasikan dengan baik melalui beberapa tahapan, seperti penyusunan program pembelajaran, penggunaan media pembelajaran dan penilaian.Kurikulum pendidikan agama Islam di kelas V mengacu pada kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan konteks lingkungan. penjaminan mutu pembelajaran dilakukan melalui penerapan standar nasional Pendidikan.
METODE PENDIDIKAN DALAM SURAT AN-NAHL AYAT 125 Sufyan; Darsitun
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.596

Abstract

Metode pembelajaran menurut surat An Nahl ayat 125melalui kajian pustakaterhadapat 3 metode pembelajaran yaitu :Bil hikmah (bijaksana), Mauidhotul Hasanah (pelajaran yang baik), Jaadilhum Billati Hiya Ahsan (Bantahlah mereka dengan cara yang baik).hikmah adalah kebenaran yang didasari ilmu dan akal agar disampaikan dengan cara yang benar dengan memperhatikan keadaan pendengar serta sesuai dengan zamannya. Mau’idhah hasanah dilakukan dengan cara yang baik untuk menyuruh kepada kebaikan serta mencegah dari kemungkaran. Jidal adalah upaya bertukar pendapat yang dilakukan oleh dua pihak untuk menghasilkan suatu kesimpulan tanpa adanya permusuhan di antara kedua belah pihak.
Teknik Komunikasi Pendamping Pembina Anak di LPKS ABH Anak Bangsa Putry, Sasty Deli; Rifa’i, Ahkhmad
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.600

Abstract

Berdasarkan data dari Balai Permasyarakatan (BAPAS) Pos Bapas Curup, terjadi peningkatan yang signifikan jumlah kasus anak berhadapan hukum di Rejang Lebong, Pada tahun 2019 terdapat 118 kasus ditambah lagi 71 kasus di tahun 2020. Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial Anak Berhadapan Hukum (LPKS ABH) Anak Bangsa, memiliki kewajiban untuk memberikan pembinaan kepada anak berhadapan hukum baik sebagai pelaku maupun sebagai korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik komunikasi persuasif pendamping pembina anak di Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial Anak Berhadapan Hukum (LPKS ABH) Anak Bangsa. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pendamping LPKS, observasi partisipatif, serta dokumentasi.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa teknik komunikasi persuasif yang dilakukan oleh pendamping LPKS memiliki perencanaan dan pentahapan dalam membentuk pola pikir dan perilaku anak berhadapan hukum yang sedang menjalani pembinaan di LPKS ABH Anak Bangsa.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan pembinaan anak-anak berhadapan hukum di LPKS ABH Anak Bangsa meliputi alokasi lebih banyak sumber daya, pelatihan lanjutan, pengembangan pedoman, evaluasi terprogram, kolaborasi dengan lembaga terkait, dan diseminasi hasil penelitian.Kata Kunci : Anak di Mata Hukum, Pendamping Pembina Anak, Teknik Komunikasi Persuasif
IMPLIKASI CERAMAH KEAGAMAAN YOUTUBE GUS MUWAFIQ OFFICIAL TERHADAP KESADARAN CINTA TANAH AIR SANTRI PESANTREN MAHASISWA HASYIM ASY’ARI SEWON BANTUL YOGYAKARTA Miftahul, Khoir; Rifa'i, Akhmad
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.601

Abstract

Penggunaan media baru sebagai sarana dakwah semakin meningkat, salah satunya adalah youtube. Perubahan media dari konvensional menjadi audio visual memberikan banyak pengaruh kepada para jamaah, salah satunya rasa cinta terhadap tanah air. Gus Muwafiq salah satu pengguna media baru dengan menggunakan channel youtube Gus Muafik Official. Ceramah yang dilakukan Gus Muwafiq dominan berisi ajakan untuk menjadi warga Negara yang baik serta memiliki kepedulian tinggi (nasionalisme) terhadap keutuhan dan kesatuan republik Indonesia. Sebagian dari santri Hasyim Asy’ari Cabean Sewon Bantul merupakan penonton tetap dari channel ini. Kebiasaan tersebut tentu akan berdampak terhadap aspek psikologis dan perilaku santri dalam kehidupan sehari-hari terkhusus pada rasa cinta air. Peneliti menggunakan dua subjek penelitian yaitu pimpinan atau pengelola Pesantren Hasyim Asy’ari dan santri yang menonton ceramah agama di youtube Gus Muafik Official. Sedangkan objek penelitian ini adalah perubahan sikap santri yang mengacu pada kesadaran cinta tanah air. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan proses pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya dampak ceramah agama channel youtube Gus Muwafiq Official terhadap kesadaran cinta tanah air santri pesantren mahasiswa Hasyim Asy’ari. Dampak tersebut ditunjukkan dalam beberapa bentuk sikap; pertama menjunjung dan mentaati hukum dan pemerintah yang ditunjukkan dengan kepatuhan terhadap Undang-Undang serta kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Kedua, membela negara yang ditunjukkan dengan ikut serta menjaga Indonesia dari hal-hal yang mengancam keutuhan bangsa dan negara. Ketiga, menghormati hak asasi manusia yang ditunjukkan dengan kesadaran bahwa penghormatan kepada sesama manusia merupakan kebutuhan setiap manusia yang juga diatur dalam hukum negara. Penelitian ini diharapkan menjadi media pembelajaran dakwah dan komunikasi, khususnya bahwa rasa cinta tanah air yang terlihat pada sikap serta perilaku santri dipengaruhi oleh berbagai aspek yang salah satunya adalah media youtube Kata Kunci: Youtube, Ceramah Agama, Gus Muwafiq, Cinta Tanah Air
PENDIDIKAN PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN DAN ABAD PERTENGAHAN: RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Abdiyantoro, Restu; Junaidi, Riskan; Saputra, Roja; Saputra, Yedi Irawan; Amrullah, Amrullah; Nelson, Nelson
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.602

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tranformasi Pendidikan pada masa khulafaur rasyidin dan abad pertengahan serta relevansi Pendidikan tersebut pada pembelajarana abad 21, penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan,hasil penelitian ini menunjukan bahwa Proses transliterasi karya Yunani ke dalam bahasa Arab juga menunjukkan semangat pembelajaran kritis, di mana pengetahuan digabungkan dan diselaraskan dari berbagai sumber untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan untuk berpikir kritis.Kreatif dan inovasi serta pengetahuan teoretis tetapi juga terlibat dalam praktik ilmiah dan kreatif. Sesuai dengan pendekatan modern yang menekankan pada aplikasi praktis pengetahuan, pembelajaran berbasis proyek ini mendorong pemikiran inovatif dan kreatif. Siswa banyak belajar dari karya ilmiah terkemuka, meskipun ini berbeda dengan era digital abad 21 dan masa Khulafaur Rashidin dan Abad Pertengahan. Ini menunjukkan relevansi dengan abad 21.
MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI MADRASAH TSANAWIYAH SE KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Hasibuan, M. Efendi; Erawadi, Erawadi; Zulhimma, Zulhimma
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.603

Abstract

Pemimpin merupakan seseorang yang memiliki kemampuan memimpin, mengarahkan, membujuk, menerangi, melatih serta memberikan inspirasi pada bawahannya. Setiap pemimpin memiliki kewajiban mengajak bawahannya untuk mewujudkan perubahan yang diharapkan. Keberhasilan dan kegagalan kepala sekolah sebagai pimpinan tertinggi institusi sekolah dipengaruhi oleh model kepemimpinan yang diterapkan. Kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi orang lain untuk memiliki kinerja yang baik dengan tujuan mencapai hal yang diinginkan. Kepemimpinan formal diangkat dalam wewenang formal, sedangkan kepemimpinan informal digunakan oleh orang yang berpengaruh karena memiliki keterampilan untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Hasil Penelitian bahwa kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas dapat dinilai baik, karena kepala madrasah memiliki kemampuan dan tanggungjawab untuk memimpin, menggerakkan, melakukan koordinasi, atau mempengaruhi para guru dan segala sumber daya ada di madrasah sehingga dapat di dayagunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dan mampu berperan sebagai Manajer, Edukator, Administrator, Motivator, Supervisor, Inovator, dan Leader
PROGRAM PONDOK PESANTREN DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK PENINGKATAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA PADA SISWA PONDOK PESANTREN MODERN UNGGULAN TERPADU DARUL MURSYID TAPANULI SELATAN Suharman, Suharman; Erawadi, Erawadi; Magdalena, Magdalena
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i2.604

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan proses pengembangan seluruh potensi manusia yang menghargai pluralitas dan heterogenitasnya sebagai konsekuensi keragaman budaya, etnis, suku, dan agama. Pendidikan multikultural sejatinya menghendaki adanya penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap harkat dan martabat manusia dari manapun dia datangnya dan berbudaya apapun, dengan harapan supaya tercipta kedamaian sejati, keamanan, yang tidak dihantui kecemasan dan kebahagiaan tanpa rekayasa. Nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan multikultural seperti nilai kesetaraan atau kesamaan, kemerdekaan, keadilan, menghormati perbedaan, dan toleransi. Sehingga dapat dikatakan bahwa untuk masyarakat Indonesia yang plural dan majemuk ini pendidikan multikultural tentu sangat cocok untuk diterapkan. Hasil penelitian Sebagai guru dan peserta didik tidak boleh membeda-bedakan baik agama, kultur, sosial, suku serta bahasa. Pemahaman guru sudah sangat baik tentang internalisasi nilai-nilai kerukunan umat beragama sehingga dapat menerapkan pendidikan multikultural dengan membangun semangat empati, equality dan toleransi kepada siswa. Dengan menekankan bahwa setiap orang dengan latar belakang apapun memiliki persamaan dalam haknya sebagai warga negara.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue