cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
ANALISIS PSIKOLOGI ISLAM TENTANG PENGARUH MUSIK RELIGI TERHADAP KESAHJATERAAN EMOSI Viktowot, Viktowot; Juniarti, Lusia; Warsah, Idi Warsah; Rizal, Syamsul
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh musik religi terhadap kesejahteraan emosional dari perspektif psikologi Islam. Meningkatnya fenomena distres psikologis seperti stres, kecemasan, dan ketegangan emosional mendorong perlunya intervensi yang efektif dan mudah diterapkan. Musik religi, termasuk murottal Al-Qur'an, nasyid, shalawat, dan zikir, diyakini memberikan efek terapeutik melalui mekanisme fisiologis, kognitif, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengkaji berbagai artikel dan karya ilmiah relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian tidak secara eksplisit mengkaji variabel "kesejahteraan emosional", tetapi temuan menunjukkan adanya variabel yang berkaitan dengan kesejahteraan emosional seperti berkurangnya stres, pengendalian amarah, peningkatan emosi positif, dan tercapainya kondisi ketenangan dan stabilitas psikologis. Analisis menunjukkan bahwa musik religi bekerja melalui tiga mekanisme utama: mengurangi aktivasi sistem saraf, memberikan sugesti kognitif positif, dan memperkuat nilai-nilai spiritual yang membawa sakinah dan thuma'ninah. Dengan demikian, musik religi berpotensi sebagai intervensi psikologis berbasis spiritual untuk meningkatkan kesejahteraan emosional individu Muslim.
PENGARUH KETAATAN WAKTU SHOLAT WAJIB TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMA NEGERI 08 REJANG LEBONG Hanila, Sasi; Pujangga, Rio; Azimmullah, Muhammad; Amrullah, Amrullah; Sholihin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1065

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sholat sebagai ibadah wajib yang memiliki pengaruh luas, termasuk terhadap perilaku dan kualitas belajar siswa. Ketaatan dalam melaksanakan sholat tepat waktu mencerminkan kedisiplinan spiritual yang diyakini mampu membentuk karakter dan fokus dalam aktivitas sehari-hari. Di sisi lain, konsentrasi belajar merupakan faktor krusial dalam pencapaian akademik siswa, terutama dalam memahami nilai-nilai spiritual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 08 Rejang Lebong dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh ketaatan waktu sholat wajib terhadap konsentrasi belajar siswa dalam pelajaran PAI.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Negeri 08 Rejang Lebong, dan sebanyak 50 siswa dipilih sebagai sampel dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri dari 40 item pernyataan—20 item untuk mengukur ketaatan waktu sholat (variabel X) dan 20 item untuk mengukur konsentrasi belajar (variabel Y). Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya, dan analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 24 dengan teknik analisis deskriptif, uji t satu sampel, dan regresi linear sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketaatan waktu sholat siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 78,54, dan konsentrasi belajar siswa juga berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 75,82. Hasil uji t menunjukkan bahwa keduanya berbeda signifikan dari nilai acuan, dan hasil uji regresi menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara ketaatan waktu sholat terhadap konsentrasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin taat siswa melaksanakan sholat tepat waktu, semakin tinggi pula tingkat konsentrasi mereka dalam belajar PAI.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ketaatan dalam melaksanakan sholat wajib tepat waktu berpengaruh positif terhadap konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Temuan ini memperkuat pentingnya pembinaan spiritual di sekolah, baik melalui pembiasaan sholat berjamaah maupun program keagamaan lainnya. Peneliti merekomendasikan agar siswa terus menjaga kedisiplinan dalam beribadah, dan sekolah diharapkan dapat mendukung secara aktif pembentukan karakter religius sebagai bagian integral dari upaya peningkatan mutu pendidikan.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBINA KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SMP NEGERI 4 REJANG LEBONG Hanila, Sasi; Marhama, Revan; Hidayatullah, Hafidz; Daheri, Mirzon; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1066

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina kecerdasan spiritual siswa di SMP Negeri 4 Rejang Lebong. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menelusuri bagaimana guru menerapkan pembinaan spiritual di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sentral sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam membimbing siswa menginternalisasi nilai-nilai Islam. Kecerdasan spiritual dikembangkan melalui keteladanan guru, pelaksanaan kegiatan keagamaan rutin seperti salat dhuha dan tadarus Al-Qur’an, serta pengintegrasian nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran di kelas.Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, motivasi siswa yang rendah, serta pengaruh negatif media sosial. Secara keseluruhan, guru PAI memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter spiritual siswa, meskipun diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pendidikan yang lebih luas untuk mengoptimalkan upaya tersebut.Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembinaan yang holistik, konsisten, dan kontekstual dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual pada remaja.
PERAN TEORI BELAJAR SOSIAL (BANDURA) DALAM PEMBENTUKAN SIKAP RELIGIUS SISWA DI SD NEGERI 168 REJANG LEBONG Sundari, Jerri; Utami, Feni Karya; Marhamah, Revan; Sutarto, Sutarto; Sari, Dewi Purnama
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1067

Abstract

Pembentukan sikap religius pada siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam penguatan karakter bangsa. Salah satu pendekatan teoretis yang dianggap relevan adalah Teori Belajar Sosial Albert Bandura, yang menekankan bahwa perilaku individu terbentuk melalui proses observasi, imitasi, dan modeling dari lingkungan sosial terdekat, seperti guru dan orang tua. Artikel ini bertujuan menganalisis peran teori belajar sosial dalam membentuk sikap religius siswa di SD Negeri 168 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai jurnal dan buku terkait teori belajar sosial, pendidikan agama Islam, dan pembentukan sikap religius. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan sebagai model utama dalam penanaman nilai religius melalui keteladanan, penguatan, pembiasaan, serta interaksi sosial yang intens. Siswa menunjukkan sikap religius lebih baik ketika guru memberikan contoh perilaku ibadah, akhlak mulia, serta memperlihatkan sikap disiplin dan tanggung jawab religius. Selain itu, lingkungan sekolah yang mendukung seperti kegiatan tadarus pagi, doa bersama, dan budaya salam memperkuat proses imitasi siswa. Artikel ini menyimpulkan bahwa teori belajar sosial Bandura sangat efektif digunakan sebagai kerangka dalam pembentukan sikap religius siswa sekolah dasar.
Pengaruh Motivasi Belajar, Dukungan Orang Tua, Dan Intensitas Penggunaan Media Digital Islami Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Program Intervensi Sundari, Jerri; Utami, Feni Karya; Marhamah, Revan; Amrullah, Amrullah; Sholihin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar, dukungan orang tua, dan intensitas penggunaan media digital Islami terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI), serta menguji efektivitas program intervensi yang diberikan kepada siswa. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya motivasi belajar, kurangnya dukungan keluarga, dan penggunaan media digital yang tidak terarah pada konten Islami edukatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui regresi linear berganda untuk mengukur pengaruh variabel bebas terhadap hasil belajar. Selain itu, digunakan uji beda (independent samples t-test) untuk membandingkan hasil post-test kelompok intervensi dan kontrol, serta paired samples t-test untuk mengukur peningkatan dalam kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas berpengaruh signifikan baik secara simultan maupun parsial terhadap hasil belajar PAI. Uji asumsi klasik memastikan model regresi memenuhi syarat normalitas, multikolinearitas, dan homoskedastisitas. Uji beda memperlihatkan bahwa kelompok intervensi memperoleh skor post-test lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0.05). Selain itu, terdapat peningkatan signifikan dari pre-test ke post-test dalam kelompok intervensi, dengan rata-rata kenaikan 10.81 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa program intervensi berbasis media digital Islami dan penguatan motivasi belajar efektif dalam meningkatkan hasil belajar PAI. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru, orang tua, dan lembaga pendidikan dalam mengoptimalkan strategi pembelajaran PAI pada era digital.
Reformulating the Concept of Mafq?d in Islamic Law and Its Implications for Loss-Related Phenomena in the Modern Digital Era Harahap, Fahrizal; Hakim, Fiqhan; Hakim, Rizal; Basri, Muhammad; Marjelino, Rino
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1072

Abstract

This study revisits the classical Islamic legal concept of mafq?d by situating it within the realities of a modern society increasingly dependent on digital systems. In traditional fiqh, mafq?d refers to a person who is physically missing and whose whereabouts cannot be verified, a condition that carries significant legal implications regarding marriage, inheritance, and personal civil status. However, technological developments in the contemporary era have introduced new forms of “loss” previously unknown in classical literature—such as the disappearance of personal data, the erasure of digital identity traces, system failures that result in loss of access, and the sudden vanishing of a person’s online accounts or profiles without clear cause. These emerging phenomena call for a re-examination of the foundational principles of mafq?d to make them more relevant and adaptable to digital contexts.This research employs a library study approach, utilizing primary Islamic legal sources including works of the classical jurists, texts of u??l al-fiqh, and comparative fiqh literature. These are analyzed alongside contemporary studies on technology law, data protection, and the notion of digital identity. The analysis shows that although classical fiqh does not explicitly address digital forms of loss, several underlying principles hold strong potential for contextual reinterpretation. Doctrines such as precaution (i?tiy??), the elimination of harm, the protection of individual rights, and legal determinations based on public interest (ma?la?ah) provide a methodological basis for extending the concept of mafq?d into digital realms. Through this approach, digital loss is not treated as a direct analogue of physical disappearance, but as a phenomenon that likewise generates uncertainty, impedes the fulfillment of rights, or disrupts the legal status of a person or digital asset.
A Islamic Law Analysis of the Pangkalan Balai Religious Court Decision Number 85/Pdt.G/2021/PA.Pkb Concerning the Pronouncement of Divorce (?al?q) to a Wife During Menstruation Topan, M Apriansyah; Dewi, R.A Mariska; Yuliansyah, Yuliansyah; sulistiyo, Efendi; Mubarak, Syahrun
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1074

Abstract

Analysis of Islamic Law on the Decision of the Pangkalan Balai Religious Court Regarding the Pledge of Divorce to Wives in Menstruation Conditions. Marriage is an inner and outer bond between a man and a woman as husband and wife which aims to form a happy and eternal family based on God Almighty. Divorce is a form of breaking up a marriage. This happened in decision number 85/Pdt.G/2021/PA.Pkb which explained that there was a divorce on the grounds of one raj'i divorce. That at the time the petitioner made his declaration of divorce, the respondent was present at the trial and it was known that his condition was menstruating and he was prepared to pass the divorce. The judge informed that this case was included in the bid'i divorce. This study aims to explain how the decision process of the panel of judges regarding the pledge of divorce to the wife in a state of menstruation and to explain how the law of the pledge of divorce to the wife is in a state of menstruation at the Pangkalan Balai Religious Court decision number 85/Pdt.G/2021/PA.Pkb. This research is a field research (field research) with qualitative methods. There are two sources of data used, namely primary data sources, namely decision number 85/Pdt.G/2021/PA.Pkb and secondary data sources, namely the results of interviews with judges handling decisions number 85/Pdt.G/2021/PA.Pkb. Data collection techniques used are interviews, documentation, and literature. The data analysis technique used is a qualitative descriptive method that uses deductive conclusions. The result of this research is the bid'i divorce pledge process and is basically the same as the divorce pledge process in general. This is done because there is an agreement between husband and wife. Decision number 85/Pdt.G/2021/PA.Pkb is a bid'i divorce in Islamic law, its legal status is legal but its implementation is prohibited by Islam. In this case, the judges implement it according to the Qur'an at-talaq verse 1, it is haram if it is done.
TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM GENERASI DIGITAL Marhamah, Revan; Utami, Feni Karya; Sundari, Jeri; Gunawan, Guntur
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1075

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Generasi digital yang akrab dengan teknologi membutuhkan strategi pengembangan bahan ajar yang inovatif, interaktif, dan relevan. Artikel ini membahas tantangan yang dihadapi dalam pengembangan bahan ajar PAI, seperti keterbatasan literasi digital guru, kesenjangan akses teknologi, dan kualitas konten keagamaan digital. Di sisi lain, peluang besar terbuka melalui pemanfaatan multimedia interaktif, personalisasi pembelajaran, dan dakwah digital. Dengan strategi yang tepat, PAI dapat memanfaatkan transformasi digital untuk menumbuhkan kesadaran beragama pada generasi milenial dan Z.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue