cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 425 Documents
PENGARUH HARGA DIRI DAN GENDER TERHADAP CYBERBULLYING PADA REMAJA Anisah Chairani; Bambang Suryadi; Zulfa Indira Wahyuni
Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2018.v11i1.2069

Abstract

Cyberbullying adalah perilaku intimidasi nonverbal atau mengirimkan pesan menyakitkan melalui media sosial. Terjadinya perilaku cyberbullying dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara harga diri dan jenis kelamin terhadap cyberbullying pada remaja. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 287 remaja. Untuk menguji hipotesis penelitian digunakan Multiple Regression Analysis dengan bantuan SPSS 17.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable harga diri, dan jenis kelamin secara signifikan mempengaruhi perilaku cyberbullying.
ADULT ATTACHMENT DAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ISTRI YANG BEKERJA Widya Hemalzi; Rini Indryawati
Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2019.v12i2.2437

Abstract

Istri yang bekerja seringkali terbentuk pada persoalan klasik dalam menjalani rumah tangga, yaitu kehilangan kelekatan karena kesibukan dalam bekerja sehingga kepuasan pernikahannya menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur secara empiris korelasi antara adult attachment dan kepuasan pernikahan pada istri yang bekerja. Partisipan penelitian ini adalah 105 orang ibu bekerja di sektor formal yang telah memiliki anak, memiliki usia perkawinan minimal 2 tahun. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tiga aspek adult attachment berkorelasi dengan kepuasan pernikahan. Secure attachment memiliki korelasi positif secara signifikan dengan kepuasan pernikahan, sementara itu avoidant attachment dan ambivalent attachment memiliki korelasi secara negatif dengan kepuasan pernikahan.
HUBUNGAN WORK FAMILY CONFLICT DENGAN QUALITY OF WORK LIFE PADA KARYAWAN WANITA PERUSAHAAN SWASTA Arlinda Ashar; Intaglia Harsanti
Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran kaum wanita dalam dunia kerja memiliki manfaat yang besar dan diperlukan dalam dunia kerja. Kemajuan dan peningkatan kaum wanita yang sangat pesat di dunia kerja memang sudah bukan persoalan baru lagi. Semakin banyaknya tenaga kerja wanita yang bekerja, maka banyak pula wanita yang menjalani peran ganda yang dapat mengalami work family conflict dan quality of work life. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara work family conflict dengan quality of work life pada karyawan wanita perusahaan swasta. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner work family conflict dan quality of work life. Responden dalam penelitian ini berjumlah 110 orang karyawan wanita bekerja. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis uji korelasi bivariate pearson one tailed dengan menggunakan bantuan SPSS 19. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara work family conflict dengan quality of work life pada karyawan wanita.        Kata Kunci: Work family conflict, quality of work life, karyawan wanita.
PENGARUH PERSEPSI KOMPENSASI DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA MULTI LEVEL MARKETING REPRESENTATIF Firda Fitri Fatimah; Mahargyantari P. Dewi
Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bisnis pun semakin meluas, salah satu bisnis yang tetap bertahan hingga kini yakni bisnis multi level marketing. Kekuatan MLM support system dan koperasi bahwa komitmen termasuk dalam kekuatan dalam menjalankan bisnis multi level marketing. Salah satu faktor meningkatkan komitmen adalah pemberian upah yang sesuai. Selain itu motivasi juga mempengaruhi pada kinerja member multi level marketing sehingga timbul komitmen organisasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh persepsi terhadap kompensasi dan motivasi berprestasi terhadap komitmen organisasi pada multi level marketing representative. Partisipan  sebanyak 60 orang yang bergabung dengan multi level marketing bidang kecantikan dan kesehatan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh persepsi kompensasi terhadap komitmen organisasi pada multi level marketing representative dengan koefisien nilai F sebesar 64,825 (p<0,00)  dengan nilai R Square sebesar 0,528.  Kedua, Ada pengaruh motivasi berprestasi terhadap komitmen organisasi pada multi level marketing representative dengan nilai koefisen F sebesar 46,367 dengan R Square sebesar 0,444. Ketiga, ada  pengaruh persepsi kompensasi dan motivasi berprestasi secara bersama-sama terhadap komitmen organisasi pada multi level marketing representative dengan nilai koefisien F 0,745 dengan R Square sebesar 0,555. Hal ini menunjukkan bahwa memiliki pengaruh sebesar 55,5% terhadap komitmen organisasi, sedangkan sisanya sebesar 45,5% dipengaruhi oleh faktor lain, misalnya budaya keterbukaan, kepuasan kerja, budaya organisasi, kepribadian dan sebagainya. Kata Kunci : Komitmen Organisasi, Motivasi Berprestasi, Multi Level Marketing Representative, Persepsi Kompensasi
HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DAN AGRESIVITAS PADA PEMAIN SEPAKBOLA REMAJA AKHIR Eko Supriyanto
Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepakbola merupakan jenis permainan paling popular di Indonesia. Pemain sepak bola remaja akhir sendiri dituntut untuk bisa mengatur emosi agar tidak berprilaku agresif dalam bermain dilapangan. Kematangan emosi adalahsuatu keadaan di mana individu dapat mengendalikan emosinya tidak seperti masasebelumnya, baik secara psikis maupun dalam hubungan interaksinya denganlingkungannya sehingga individu mampu untuk mencapai tingkat emosional yangsehat. Agresivitas adalah perilaku fisik atau lisan yang disengaja dengan maksud untuk menyakiti seseorang baik secara fisik maupun mental, serta tindakan atau cara yang menyakitkan yang tujuannya membahayakan atau menyakiti seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris hubungan antara kematangan emosi dan agresivitas pada pemain sepakbola remaja akhir. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari dua alat ukur, yaitu skala kematangan emosi Smitson  yang dikembangkan menggunakan karakteristik individu yang memiliki kematangan emosi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SSB dengan 150 siswa SSB Jakarta dan Depok sebagai sampel. Teknik sampling yang dipakai purposive sampling. Uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Spearman Corelation sebesar -0,527 nilai minus berarti mengandung arah sebaliknya, taraf signifikan 0,000 (p<0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kematangan emosi dan agresivitas pada pemain sepakbola remaja akhir. Kata Kunci: agresivitas, kematangan emosi, pemain sepak bola, remaja akhir
STRES AKADEMIK DAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA MAHASISWA YANG BEKERJA SAMBIL KULIAH Suri Indriyani; Nita Sri Handayani
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2018.v11i2.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara stres akademik dan motivasi berprestasi pada mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Kemudian sampel dan populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang bekerja sambil kuliah berjumlah 120 orang responden, dengan karakteristik usia 19-28 tahun, dan merupakan mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Kemudian alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala motivasi berprestasi dari McClelland (1987), yang mengacu pada karakteristik motivasi berprestasi. Sedangkan alat ukur stres akademik menggunakan skala dari Gadzella (1991) yang disusun berdasarkan dinamika strees akademik yang terdiri dari stressor akademik dan reaksi stressor akademik. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa hipotesis diterima dengan nilai korelasi sebesar r = -0.545 dengan nilai signifikansi 0.000, yang berarti terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara stres akademik dan motivasi berprestasi pada mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin rendah stres akademik maka semakin tinggi motivasi berprestasi pada mahasiswa yang bekerja sambil kuliah.
PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN REGULASI EMOSI PADA PEKERJA SOSIAL RUMAH PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK (RPSA) Yuli Handayani; MM. Nilam Widyarini
Jurnal Psikologi Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to measure the effectiveness emotion regulation training in children social safe house social workers, before and after the treatment. This research has 8 social workers as subject. Experiment study was use in this research with pretest post test single group involving one group with pretest (O1), treatment (X), and posttest (O2). The effect of the treatment is gained by comparing pretest (O1) and posttest (O2) score. Emotion regulation measured by Emotional Regulation Questionairre which is constructed by emotion regulation strategies and requirements. The result shows that there were significant score enhancement in two aspects, but not in one aspect respectively. The enhancement can be found in emotion regulation based on requirements and also based on expressive suppression response-focused. On the other side, there were no significant finding in emotion regulation based on reappraisal antecedent-focused strategy.  Keywords: Emotion regulation, Social worker, Children social safe house
SKEMA PERSELINGKUHAN DALAM PERNIKAHAN DAN INTENSI UNTUK MENIKAH PADA WANITA DEWASA MUDA YANG ORANGTUANYA BERSELINGKUH Dian Adriani; Sri Rochani
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak yang mengetahui perselingkuhan orang tuanya memiliki skema pernikahan yang di dalamnya terdapat perselingkuhan, yang akan mempengaruhi perilaku mereka untuk menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan skema perselingkuhan dalam pernikahan dengan intensi untuk menikah pada wanita dewasa muda yang orang tuanya selingkuh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hubungan skema perselingkuhan dalam pernikahan dengan intensi untuk menikah tidak signifikan. Selain itu juga diketahui bahwa meskipun skema perselingkuhan dalam pernikahan yang dimiliki responden adalah negatif tetapi intensi untuk menikah tetap cenderung tinggi
HARGA DIRI, ORIENTASI KONTROL, DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN Andri Andri; Lieke E.M. Waluyo
Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara harga diri, dan orientasi kontrol (locus of control) secara terpisah dan secara bersama-sama dengan kepuasan kerja. Penelitian ini dilaksanakan di PT X, sebuah perusahaan perkebunan dengan kantor pusat di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional. Responden penelitian dipilih dengan sampling secukupnya terhadap karyawan staf dan bukan staf. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif antara harga diri dengan kepuasan kerja (0.416) namun tidak dapat mengungkap hubungan harga diri dan orientasi kontrol secara bersama dengan kepuasan kerja karena hubungan yang tidak signifikan antara orientasi kontrol dengan kepuasan kerja.
KEMATANGAN EMOSI PADA PRIA DAN WANITA YANG MENIKAH MUDA Rahma Khairani; Dona Eka Putri
Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbedaan kematangan emosi pada pria dan wanita yang menikah muda. Penelitian ini dilakukan terhadap 25 orang pria dan 25 orang wanita yang berusia antara 18 sampai dengan 24 tahun yang menikah muda. Dari 56 item disebarkan diperoleh 34 item yang valid. Nilai korelasi yang didapat berkisar antara 0.307 sampai 0.752 sedangkan koefisien reliabilitas sebesar 0.884. Uji hipotesis menggunakan uji beda U Mann-Whitney, karena tidak terpenuhinya kriteria uji statistik parametrik. Berdasarkan analisis data diperoleh skor t sebesar -3.061 (p < 0.01). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan kematangan emosi yang sangat signifikan pada pria dan wanita yang menikah muda.

Page 9 of 43 | Total Record : 425