cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285345477070
Journal Mail Official
jjfoodtech@ung.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Food Technology
ISSN : 26549034     EISSN : 27746054     DOI : https://doi.org/10.37905/jjft
Core Subject : Agriculture,
postharvest process and technology food commodities, food processing food process engineering interaction of machinery and food materials chemical and functional food biochemistry and food microbiology nutrition and health local and industrial food management industrial of food processing food safety food security
Articles 165 Documents
THE MAKING PROCESS AND ORGANOLEPTIC TEST OF GREEN SPINACH FLAVOR WET NOODLES Unusa, Sri Oyin; Modjo, Ardiyanto Saleh; Antuli, Zainudin
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.23866

Abstract

A study was conducted to understand the process of making green spinach noodles at K.U.B SRI REZEKI. Experimentation was the method employed in this activity. The preparation of raw materials is the initial stage in producing flavorful green spinach noodles, followed by sorting, washing, grinding, sifting flour, blending ingredients, milling, and finally, packaging. Results from organoleptic tests indicated that in taste evaluation, the panelists favored the 30:5 ratio in green spinach noodles. For color assessment, the highest average score was achieved at the 30:3 ratio, and in texture evaluation, the highest average score was also found at the 30:3 ratio. This differs from the other two ratios, namely 30:5 and 30:2.Keywords: Wet noodles, flavor, green spinach.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN KIMIA BUAH ALPUKAT PASCA PANEN Dahlan, Sakinah Ahyani; Kasim, Rahmiyati; Liputo, Siti Aisa; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad; Kolopita, Bima Aditya; Budjang, Fahtunnisah; Sompa, Sri Eka Putri; Iman, Putri Riskia; Yasin, Moh. Taufik
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.26033

Abstract

Alpukat merupakan tanaman yang dapat tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia. Buah Alpukat (Persea americana Mill.) termasuk komoditi buah-buahan dengan permintaan pasar yang cukup tinggi. Di lain pihak terdapat permasalahan pascapanen yaitu buah alpukat mudah rusak sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan daya simpan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh lama penyimpanan pada buah alpukat dan untuk menganalisa pengaruh suhu yang berbeda pada buah alpukat. Rancangan percobaan yang akan digunakan dalam praktikum ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua Faktorial.. Yaitu faktor 1 adalah Lama penyimpanan  yaitu A0 (0 hari), P=A1 (3 hari) A2 (6 hari) dan P3 (9 hari). Dan faktor 2 Suhu penyimpanan yaitu F1 (100C), F2 (200C), F3 (300C). Setiap perlakuan diulang 3. Hasil penelitian pada vitamin C terjadi penurunan yaitu  123,28-46,97. Pada total gula terjadi penurunan yaitu 3,1-1. Pengujian total asam tertitrasi mengalami penurunan yaitu 5,37-0,56. Pada kadar air nilai yang dihasilkan yaitu 71,82%-40,80%. Dan pada susut bobot menghasilkan nilai 18.56 – 6,87.
Karakteristik Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Es Krim Nenas (Ananas Comosus) dengan Penambahan Pati Jagung Ketan (Zea Mays Ceratina) Termodifikasi Nento, Siti Mariyani; Limonu, Marleni; Ahmad, Lisna
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.17115

Abstract

Es krim merupakan jenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara membekukan tepung es krim atau dengan menambahkan campuran susu, lemak nabati ataupun hewani. Es krim mengandung protein, lemak, vitamin, karbohidrat serta mineral.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pati jagung ketan termodifikasi croslingking terhadap karakteistik fisikokimia es krim nenas (Ananas comosus). Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan variasi konsentrasi penambahan pati jagung ketan termodifikasi yaitu (P0) 0% (Control), (P1) 2%, (P2) 4%, (P) 6%. Data analisis dengan uji statistic Analisis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi Pati Jagung Ketan termodifikasi pada es krim menghasilkan Overrun dengan nilai 10,17-13,98%, Waktu leleh dengan nilai 45,67-60,10 menit, Kadar Serat dengan nilai 0,38-0,96%, dan  kadar lemak dengan nilai 12,01-13,40%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi organoleptik rata-rata panelis menyukai produk es krim nenas dengan penambahan pati jagung ketan termodifikasi dengan perlakuan  (4,5% Pati jagung ketan termodifikasi) terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur
ANALISIS KANDUNGAN GIZI DAN SENSORI NUGGET CUMI-CUMI (Loligi indica) DENGAN SUBTITUSI TEPUNG JAGUNG NIKSTAMAL Tomayahu, Kamarudin Tomayahu; Lasindrang, Musrowati; Antuli, Zainudin
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.11700

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis komponen gizi dan respon konsumen terhadap nugget cumi-cumi (Loligi indica) dengan subtitusi tepung jagung nikstamal (Zea mays). Penelitan ini dilaksakana selama 3 (tiga) bulan dimana tahapan pertama yaitu dengan persiapan bahan baku yang meliputi daging cumi-cumi dan tepung jagung nikstamal selanjutnya dilanjutkan dengan tahapan penambahan bahan baku, kemudian proses pembuatan nugget cumi-cumi serta pengujian organoleptik, dan analisis kimia. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 (empat) perlakuan yang terdiri dari TT 150g : TJN 0g : TT 100g : TJN 50g, TT 75g : TJN 75g, TT 50g : TJN 100 g dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali ulangan sehingga didapatkan 12 (dua belas) kali percobaan. Data analisis dengan uji statistic Analisis Of Variance (ANOVA) pada taraf α=0,05% menggunakan program SPSS 2016. Dengan ini uji beda nyata Duncan Multi Range Test (DMRT). Hasil penelitian ini diperoleh bahwa kombinasi antara tepung terigu dan tepung jagung nikstamal memberikan pengaruh nyata terhadap nilai organoleptik, dan analisis kimia nugget cumi-cumi. Nugget cumi yang dihasilkan dalam penelitian ini mengandung kadar protein sebesar 0,024 – 0,53 kalsium sebesar 0,00 – 0,03 warna 3,57 – 5,4 aroma 4,47 – 4,90 rasa 3,47 – 4,87 tekstur 3,63 – 4,83.
KARAKTRISTIK FISIKOKIMA DAN ORGANOLEPTIK MINUMAN SERBUK JAGUNG MANIS ( Zea mays saccarata linn ) INSTAN YANG DI FORMULASI DENGAN EKSTRAK JAHE ( Zingiber officinale rose ) Mohi, Supriadi; Liputo, Siti Aisa; Maspeke, Purnama Ningsih
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.10970

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktvitas antioksidan, karakteristik fisikokimia dan organoleptik minuman serbuk instan jagung manis dan jahe. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu tahap pertama pembuatan ekstrak jagung manis dan jahe, tahap kedua pembuatan minuman serbuk instan jagung manis dan jahe dengan 3 perlakuan, dan tahap ketiga dianalisa sensori dan fisiko kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air minuman serbuk jagung manis berkisar antara 1,62-1,97%, kadar abu minuman serbuk jagung manis berkisar antara 1,31-1,57%, serta aktivitas antioksidan minuman serbuk jagung manis berkisar antara 48,74-7,59%, Waktu larut yang dihasilkan berkisar antara 10,37-19,43 detik, Tingkat kesukaan panelis terhadap warna berkisar antara skala 5,37-6,03, tingkat kesukaan panelis terdapa aroma berkisar antara skala 5,33- 6,03, tingkat kesukaan panelis terhadap rasa berkisar antara 5,00-6,30, dan tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur berkisar antara skala 5,70-6,23.
ANALISA SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK MIE BASAH DENGAN SUBTITUSI TEPUNG TALAS (Calocasia L,.Schoot) YANG TERMODIFIKASI DENGAN SODIUM TRIPOLYPHOSPHATE (STPP) Tahir, Tiyansi; Bait, Yoyanda; Antuli, Zainudin
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.14023

Abstract

Mie merupakan sumber karbohidrat yang dibuat dari bahan dasar tepung terigu yang dapat dipakai sebagai bahan pengganti beras. Penggunaan tepung terigu di Indonesia mengalami peningkatan khususnya dalam pembuatan mie. Talas merupakan salah satu bahan yang bisa digunakan untuk subtitusi dan tinggi akan karbohidrat selain itu talas juga harganya lebih murah dibanding dengan terigu. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui sifat fisikokimia mie basah tepung talas yang termodifikasi dengan Sodium TriPolyphosphate (STPP). Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  3 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan perlakuan, dan apabila terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan uji Duncan's dengan tingkat signifikasi α = 0,05. Data diolah menggunakan Microsoft Office Excel 2010 dan aplikasi SPSS 16. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mie basah subtitusi tepung talas menunjukkan, dari empat perlakuan mie basah tepung talas yang termodifikasi dengan STPP didapatkan perlakuan terbaik yang disukai adalah perlakuan P3 yang hasilnya meliputi kadar air 37,61%, kadar protein 9,41%, elastisitas 19,94%, daya serap air 71,37%, cooking loss 6,46%, serta pada uji organoleptik warna 4,85%, aroma 4,43%, rasa 5,27%, dan kekenyalan 6,23% atau berkisar agak suka sampai suka.
PENGARUH PERBANDINGAN BUBUK KOPI ARABIKA (Coffea arabica) TORAJA DENGAN BUBUK BIJI PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP KADAR AIR, pH, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, KARAKTERISTIK SENSORIS, DAN WARNA KOPI ., Claraneth; ., Yuliani; Prabowo, Sulistyo
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.17616

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan bubuk kopi arabika toraja dan bubuk biji pepaya (ATBP) terhadap kadar air, pH, aktivitas antioksidan, karakteristik sensoris, serta warna kopi bubuk. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan 5 perlakuan perbandingan bubuk biji kopi arabika toraja dan bubuk biji pepaya  (ATBP) yaitu 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100 masing –masing dengan 3 kali ulangan. Data dianalisis dengan sidik ragam (One Way Anova). Data yang menunjukkan perbedaan nyata, dilanjutkan dengan uji DMRT dengan taraf 1%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar air, pH, aktivitas antioksidan, warna, dan karakteristik sensoris. Pengaruh nyata terlihat pada parameter uji kadar air, pH, aktivitas antioksidan, organoleptik, serta warna dari kopi bubuk yang dihasilkan. Semakin  tinggi penambahan biji pepaya maka nilai kadar air dan pH dari kopi bubuk yang dihasilkan semakin tinggi..Perlakuan terbaik berdasarkan aktivitas antioksidan dari kopi yang dihasilkan adalah pada perlakuan tanpa penambahan biji pepaya  P0 (100:0) dengan  rata – rata  nilai IC50 64,74 ppm (kuat), kopi dengan penambahan biji pepaya menghasilkan kopi bubuk dengan aktivitas antioksidan yang lemah. Analisis warna menunjukkan adanya peningkatan  nilai kecerahan (L*) dan nilai kekuningan (b*) dengan penurunan pada nilai kemerahan (a*) pada setiap perlakuan. Perlakuan terbaik berdasarkan uji hedonik dan mutu hedonik adalah perlakuan P0 (100:0) dan P1 (75:25)
Pengaruh Konsentrasi Asam Sitrat Terhadap Lama Waktu Fermentasi Dan Kandungan Gizi Tempe Sorgum (Sorghum bicholor) Samai, Ulfiyah Rustam; Une, Suryani; Ahyani, Sakinah Dahlan
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.26998

Abstract

Penelitian pemanfaatan biji sorgum sebagai tempe sudah banyak dilakukan, akan tetapi belum ada pengoptimalan waktu fermentasi tempe biji sorgum tersebut. Untuk mempercepat proses fermentasi dapat dilakukan dengan penambahan asam organik salah satunya adalah asam sitrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeahui pengaruh konsentrasi asam sitrat terhadap lama waktu fermentasi dan kandungan gizi serta uji hedonik pada tempe sorgum (Sorghum bicolor L.). Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Langkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan  yaitu: K0 = kontrol, K1 = asam sitrat 1%, K2 = asam sitrat 2% dan K3 = asam sitrat 3%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data analisis dengan uji Sidik Ragam atau Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi asam sitrat berpengaruh nyata terhadap Waktu fermentasi, kadar protein, kadar air, dan nilai pH tempe sorgum. Waktu fermentasi paling singkat diperoleh pada perlakuan asam sitrat 1% yaitu 18 jam, kadar protein 15,11% dan kadar air 55,45%. Hasil uji organoleptik tempe sorgum untuk warna dan aroma agak suka, rasa suka dan tekstur agak tidak suka.
Karakteristik Fisikokimia Kue Biji Kacang Tanah Hasil Formulasi Tepung Terigu Dan Tepung Jagung Hibrida Hasan, Sisyanti; Liputo, Siti Aisa; Kasim, Rahmiyati
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.17208

Abstract

Kue biji adalah kue kering yang rasanya manis atau gurih, memiliki tekstur yang renyah, biasanya berbentuk kecil. umumnya terbuat dari tepung, lemak dan telur dan diselesaikan dengan cara digoreng. Pemanfaatan tepung jagung sebagai bahan tambahan pembuatan kue biji untuk memperbaiki nilai gizi dan menghentikan ketergantung pemakaian tepung dasar (Tepung Terigu). Mengetahui pengaruh kandungan proksimat dan sifat fisik pada kue biji formulasi tepung jagung dan kacang tanah.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan, hasil dari data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pada perlakuan, kemudian jika terdapat perbedaan antar perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan's dengan tingkat signifikasi α = 0,05. Hasil analisis dari sifat fisik Kue biji menunjukkan kekerasan sebesar 1446,00-3121,48g/f. Dan mengandung kadar air sebesar 2,61- 4,03%, kadar abu sebesar 1,16 – 1,42%, Kadar protein sebesar 8,04-12,98% Kadar lemak sebesar 9,34-10,38% dan Karbohidrat sebesar 47,12-52,30%. Hasil organoleptik menunjukkan nilai skala rasa 5,27-5,47, warna 5,03-6,37, aroma 4,97-5,67 dan tekstur 4,67-5,67 atau berkisar agak suka sampai suka.
COMPARISON OF RESULTS OF PULUT CORN STARCH MODIFICATION AND SORGUM STARCH BY ACID HYDROLYSIS METHOD Isra, Muh; Ahmad, Lisna; Saman, Widya Rahmawaty
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.26003

Abstract

Starch is a carbohydrate which is a glucose polymer, and consists of amylose and amylopectin, for example corn and sorghum starch, but it still has several obstacles when used as raw materials in the food and non-food industries. If starch is cooked it takes a long time (requiring high energy), and the paste that is formed is hard and not clear. Therefore, starch modification was carried out by acid hydrolysis. This research was conducted to evaluate the effect of physical modification on pulut corn starch and sorghum starch using the Acid Hydrolysis method. The research was conducted at the Processing Laboratory, Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University in May 2024. The tools used were containers, glass beakers, ovens, water baths, blenders, sieves, plastic clips. The ingredients used are pulut corn flour, sorghum flour, distilled water, NaOH, and citric acid. The research design used a Completely Randomized Design (CRD). Test parameters include the size of starch granules. It is hoped that the research results will provide new insights in the development of starch technology based on corn and sorghum.

Page 10 of 17 | Total Record : 165