cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
UJI PERFORM PISTON ENGINE 1 CYLINDER DENGAN VARIASI CAMPURAN PERTALITE-LOW ETANOL PADA PISTON MODIFIKASI Muhammad Alimuddin Hafidz; Bambang Junipitoyo; Didi Hariyanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan bahan bakar fosil di Negara kita Indonesia ini semakin lama semakin berkurang. Berkurangnya bahan bakar fosil ini dikarenakan banyaknya kebutuhan manusia yang bisa melebihi batasan sedangkan persediaan bahan bakar fosil sangat terbatas. Bahan bakar ini sangat diperlukan penggunaanya dalam kendaraan bermotor. Bahan bakar fosil ini bisa didapatkan dari minyak bumi seperti pertalite, pertamax, bensol dan solar. Bahkan juga mengandung panas yang bisa dimanipulasi. Sering kali bahan bakar digunakan masusia untuk kendaraan bermotor melalui proses pembakaran yang terjadi di mesin pada kendaraan tersebut dengan tambahan reaksi oksigen. Analisa ini menggunakan variasi campuran pertalite dengan etanol 5%, 10%, 15%, 20% dengan perbandingan variasi piston. Analisa ini juga dilaksanakan untuk memudahkan perbandingan analisa dengan seseorang yang akan melakukan uji coba seperti ini. Begitu juga perbandingan modifikasi piston yang akan menghasilkan kompresi yang berbeda dipadu juga dengan tambahan etanol. Disisi lain etanol lebih ramah lingkungan juga bisa memaksimalkan kinerja engine dengan campuran bahan bakar lain. Sehingga bisa dibandingkan antara piston standart dengan piston modifikasi dengan bantuan alat yang bernama Dynotest. Hasil akhir yang di capai dari penelitian ini yaitu Daya, Torsi, dan Efisiensi bahan bakar terbaik yang didapatkan pada pengujian dari engine piston standart dan piston variasi dengan kompresi rasio 11,2 : 1 dengan daya tertinggi sebesar 8,279 HP, torsi sebesar 27,71 Nm dan efisiensi bahan bakar di angka 0,33 ml/s.
RANCANG BANGUN BELLCRANK SYSTEM MEKANIS KONTROL ANTITORQUE UNTUK PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Muhammad daffa arrosyid; Cholik Setijono; Suyatmo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hanggar Politeknik Penerbangan Surabaya memiliki berbagai macam jenis aircraft traineer sebagai penunjang pembelajaran (Psychomotor Domain). Tetapi masih terdapat aircraft trainer yang terkendala pada system flight control yaitu pada aircraft trainer MBB BO105. Dimana flight contol aircraft trainer tersebut saat ini tidak aktif karena belum terdapat bellcrank sehingga pembelajaran kurang optimal. Solusi yang di berikan yaitu membuat sebuah bellcrank sederhana dengan menerapkan teori Aircraft Maintenance and Repair. Teori yang diterapkan untuk pembuatan bellcrank yaitu Marking out, cutting, drilling, filing dan sebagainya.
PENGARUH KELELAHAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHANMASALAH TARUNA TINGKAT 1 TEKNIK PESAWAT UDARA POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Muhammad Fauzi Hidayatullah; Bayu Dwi Cahyo; Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh taruna Teknik Pesawat Udara di Politeknik Penerbangan Surabaya hal ini dikarenakan kebutuhan untuk menghadapi dunia kerja nantinya. Ada banyak taruna yang mengalami masalah baik di kelas maupun di barak mereka masing masing bahkan masalah dari luar Akademi. Kurangnya kemampuan taruna untuk menghadapi masalah merupakan salah satu faktor penyebab kegagalan taruna dalam pemecahan masalah. Kelelahan pun dapat berpengaruh pada taruna termasuk pada kemampuan kognitif, Microsleep atau tidur sesaat, ini yang sering terjadi pada taruna pada saat lecture atau perkuliahaan sedang berlangsung ini dikarenakan kegiatan taruna yang padat dan kurangnya waktu istirahat yang dimanfaatkan taruna. Metode PeneIitian dengan cara wawancara yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang bagaimana taruna program studi Teknik Pesawat Udara memecahkan suatu masaIah dengan kemampuan pemecahan masalah. Data yang dikumpuIkan dalam bentuk deskripsi termasuk perputaran pembagian jam, pembagian jadwal, pertimbangan keamanan dan dampak penyelesaian jadwal yang teIah ditentukan.
RANCANGAN RADAR PENDETEKSI OBJEK MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO UNO Muhammad Maulana; Rudi Fikus Prihanto; Wasito Utomo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin bertambahnya jumlah pesawat yang ada dibandara maka semakin diperlukan alat pendeteksi keberadaan pesawat atau benda yang ada diangkasa. Alat pendeteksi yang dimaksud merupakan Radar. Radar bisa “mendeteksi” benda yang berada di area jangkauan radar sekaligus menentukan jarak dan arah dari benda yang dideteksi. Tujuan perancangan radar pendeteksi objek adalah untuk mendeteksi benda secara visual berbentuk radar beserta jarak dan sudut dari sensor yang mendeteksi benda. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jarak dapat diperoleh dari penggunaan sensor ultrasonik. Radar pendeteksi objek ini dapat mendeteksi benda pada jarak 5 hingga 250 cm. Sudut ditentukan oleh rotasi motor servo yang berotasi pada sudut 0°-180°. Motor servo berotasi bolak-balik secara terus menerus dan membentuk visualisasi dalam bentuk radar yang ditampilkan di layar PC.
JPENGARUH ALKALISASI KOMPOSIT SERAT NANAS TERHADAP KEKUATAN TARIK DENGAN VARIASI VOLUME SERAT Muhammad Rifky Wicaksono; Bayu Dwi Cahyo; Aulia Regia
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan serat alam sebagai penguat komposit sudah berkembang sangat pesat pada beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah serat daun nanas. Serat daun nanas adalah calon serat alam sebagai bahan komposit yang ringan, kuat, ramah lingkungan dan ekonomis. Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis pengaruh perlakuan perendaman dengan NaOH terhadap sifat Tarik material komposit berpenguat serat nanas dengan matrik unsaturated polyester. Material pembuatan komposit yang digunakan yaitu serat nanas dengan menggunakan perlakuan perendaman NaOH 5% selama 2 jam. Spesimen uji menggunakan serat nanas dengan fraksi volume 10%, 15% dan 20% dengan menggunakan matrik resin polyester (BQTN 157) dan hardener (MEKPO) sebagai pengerasnya. Metode untuk penyusunan serat dengan menggunakan teknik hand lay-up. Pembuatan spesimen uji dibuat sesuai standar ASTM D638-1. Pengujian mekanis dengan menggunakan.pengujian tarik. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan terhadap komposit menunjukan bahwa kekuatan tarik meningkat seiring dengan bertambahnya fraksi volume serat. Hasil pengujian didapat nilai kekuatan tarik tertinggi yaitu pada komposit dengan fraksi volume 20% dengan kekuatan tarik sebesar 2,908 kg/mm2. Sedangkan nilai terendah didapat pada fraksi volume 10% dengan nilai regangan 2,477 kg/mm2.
PENGARUH SUSUNAN SERAT BAMBU PADA KOMPOSIT TERHADAP UJI TARIK DAN UJI KEKERASAN VICKER Muhammad Zaky Ilman Muflih Purnama; Bambang Junipitoyo; Didi Hariyanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit sendiri merupakan kombinasi antara dua atau lebih material sehingga dapat memberikan sifat yang lebih baik pada pencampuran komposit sebagai penyusunnya atau penguatnya. Penelitian ini menggunakan resi polyester dengan katalis sebagai pengeras dan berpenguat serat bambu, karena serat ini mudah untuk didapatkan dan memiliki tekstur yang ringan serta kuat, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kekuatan antara uji tarik dengan uji kekerasan vicker dengan perbedaan jarak antar pada setiap susunan serat pada komposit serat bambu. Sampel uji dibuat dengan presentase katalis atau hardener sebesar 10% terhadap resin sebesar 25% dengan 3 variasi susunan serat yaitu susunan serat anyam, 90˚ dan lurus dengan setiap fraksi volume serat sebesar 65% yang masing-masing memiliki variasi jarak antar serat yaitu 1mm, 2mm dan 3mm yang kemudian diuji kekuatan menggunakan tensile strength dan uji kekerasan vicker. Hasil dari penelitian ini adalah tensile strength tertinggi dari uji tarik dengan susunan serat anyam dengan jarak antar serat 1mm dengan nilai tensile strength tertinggi yaitu 6,258 dengan elongation 0,38, sedangkan hasil penelitian dari hardener vicker tertinggi dari uji vicker dengan susunan serat anyam dengan jarak antar serat 1mm dengan nilai kekerasan vicker yaitu 14,96.
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS PADA TRAINER PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA MULTIPANEL Olaeni Ertina; Fiqqih Faizah; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trainer ialah suatu bentuk media pembelajaran, yang bisa digunakan sebagai media praktik, media sebagai pembelajaran berfungsi sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi kepada praktikan, alat bantu yang dimaksud penulis adalah alat bantu pembelajaran peraktik atau alat peraga peraktik Perancangan trainer pembangkit listrik tenaga surya ini bertujuan untuk mempermudah sistem pembelajaran dan pada sistem pembangkit listrik tenaga surya yang dirancang dilengkapi dengan sensor arus dan tegangan INA219 , Arduino mega dan Wemos D1 mini yang dihubungkan dengan aplikasi android. Pada program arduino bisa ditampilkan keluaran arus dan tegangan panel surya 1, keluaran arus dan tegangan panel surya 2, keluaran arus dan tegangan baterai, dan keluaran arus dan tegangan beban.
STUDI EKSPERIMEN ANALISIS PENGGUNAAN FORWARD WINGTIP FENCES CANT ANGLE 75O DAN REARWARD WINGTIP FENCES CANT ANGLE 75O PADA WING AIRFOIL EPPLER E562: Pengaruh Desain Wingtip Fences Jenis Rearward dan Forward Cant Angle 75o Terhadap Coefisien Pressure Pradhika Agung Juniarwanto; Bayu Dwi Cahyo; Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi eksperimental rinci tentang karakteristik aerodinamika model sayap airfoil Eppler 562 dengan dan tanpa wingtip. Ada dua jenis wingtip fences dengan variasi yang akan digunakan dalam hal ini Penelitian yaitu rearward dan forward wingtip dipasang pada sudut cant 75◦ . Panjang chord dari airfoil adalah 72 mm dan panjang span 300 mm. Bilangan Reynolds (Re) yang digunakan adalah 2,3 × 104 (U∞ = 10 m / s) dengan sudutvariasi serangan (α) = 0◦ sampai 19◦ . Untuk penelitian ini, distribusi pressure di atas airfoil diukur menggunakan a transduser tekanan. Selain itu, pengukuran gaya angkat,gaya hambat dan koefisien pressure dari airfoil diperoleh dengan menggunakan sistem loadcell. Eksperimental Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut serang meningkat, pemisahan dan titik transisi bergerak menuju terdepan di semua model. Perbedaan tekanan udara di bagian upper surface dan lower surface berpengaruh terhadap gaya angkat (lift force) karena kecepatan fluida saat melewati permukaan atas lebih tinggi daripada permukaan bawah yang menyebabkan nilai Cp upper surface lebih rendah daripada nilai Cp lower surface.
RANCANGAN PEMBUATAN ALAT SPECIAL TOOL ROCKER SHAFT PULLER UNTUK ENGINE AVCOLYCOMING IO-360 SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN DI HANGAR POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Rachmat Irawan; Suseno; Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Piston engine merupakan engine yang menggunakan piston sebagai tenaga penggeraknya. Piston dapat bergerak karena adanya pembakaran antara campuran udara (air) dengan bahan bakar (fuel) di dalam ruang bakar (combustion chamber). Piston yang bergerak pada cylinder dihubungkan dengan crankshaft melalui connecting rod untuk menggerakkan atau memutar propeller. Pembakaran di dalam combustion chamber menghasilkan ekspansi gas panas yang dapat menggerakkan piston bergerak keatas dan kebawah. Taruna seringkali mendapat permasalahan dalam melepas rocker shaft yang stuck. Karena membutuhkan tenaga yang besar dan kurang efektif jika menggunakan alat yang kurang sesuai. sehingga diperlukan alat yang diperlukan untuk melepas rocker shaft. Pembuatan rancangan ini di design dengan menggunakan bahan steel atau baja dikarenakan mayoritas tools menggunakan bahan ini, rancangan ini menggunakan teknik drilling untuk membuat lubang sesuai design, teknik turning untuk membuat ulir, serta teknik pengecatan untuk memperoleh hasil yang bagus dan terhidar dari korosi. Hasil uji coba penulis ini, diharapkan terhadap alat yang dirancang untuk melepas rocker shaft dapat bekerja dengan baik dan terbukti bahwa rocker shaft puller ini membantu upaya meningkatkan safety dan tidak menggunakan alat yang tidak sesuai kebutuhan praktek. Sehingga nantinya dapat disimpulkan bahwa penggunaan special tool lebih efektif serta sebagai upaya meningkatkan safety dalam melaksanakan praktek overhaul.
RANCANGAN SIMULASI DISPLAY MARKER BEACON MENGGUNAKAN SENSOR HC-SR04 SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DI POLTEKBANG SURABAYA Ramadhani Kaubah; Rudi Fikus Prihanto; Wasito Utomo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instrument Landing System (ILS), yaitu alat bantu dengan mengirimkan infomasi melalui frekuensi radio, seperti informasi mengenai Localizer, Glide Slope, Marker Beacon. Dalam berbagai kegiatan praktikum di hangar penulis melihat kurangnya alat peraga marker beacon sebagai media pembelajaran. Rancangan alat ini menggunakan komponen sensor Hc-Sr04 yang disambungkan dengan lampu dan buzzer sebagai indicator apakah dalam kondisi outer, middle, inner. Dalam pembuatan alat ini menggunakan arduino sebagai microcontroller. Hasil pengujian dari rancangan alat ini yaitu apabila sensor HC-SR04 mendeteksi adanya pesawat maka indicator LED dan buzzer akan menyala secara bersamaan yang menandakan posisi dari pesawat.