cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 320 Documents
BOND STRENGTH OF THE UNRESIN CONTINUOUS CARBON FIBER CABLES Djamaluddin, Rudy
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unresin continuous carbon fibers, UCCF, is a new material developed as an alternativereinforcement and cable sling for civil construction. Generally, UCCF has the tensilestrength of 4800 Mpa with Modulus Elasticity of 230 Gpa. This material is also has verygood characteristic of stainless. Integrated carbon fiber will become a cable sling whichused as a reinforcement in reinforced concrete and as a tendon in prestress concrete. As areinforcement, the tensile strength in reinforced concrete would be a main parameter tobe identified in the research by doing tensile test. Research shows that the tensile strengthof this fiber is lower than reinforcing steel relatively. With this research, it shows alsothat the tensile strength is influenced by diameter of fiber.
FENOMENA KOMUNITAS RUMAH KONTRAKAN DI JAKARTA DAN PERANNYA MENGHADAPI MILLENNIUM DEVELOPMENT GOALS Sukmajati, Danto
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 8, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas yang solid dan kuat merupakan salah satu kunci peningkatan daya saingbangsa menghadapi MDGs. Demikian pula dengan komunitas di perkampunganperkotaan yang didominasi oleh rumah kontrakan, yang sebagian besar anggotanyabukanlah penduduk asal kawasan tersebut. Lebih jauh tulisan ini mengkaji permasalahandan potensi dibalik fenomena tersebut, serta strategi perencanaan kedepan yang dapatdiambil. Menggunakan kaidah kualitatif dengan merangkai dan menyimpulkan hasilinterview mendalam terhadap beberapa key person, kajian ini dijalankan di beberapakawasan permukiman padat di Jakarta yang sebagian besar didominasi oleh rumahkontrakan. Strategi penanganan dari berbagai sektor terkait, seperti ekonomi, sosialbudaya, dan fisik lingkungan menjadi rekomendasi dan kesimpulan dalam tulisan ini.AbstractSolid and strong community is one key to improving the competitiveness of the nationfacing the Millenium Development Goals (MDGs). Likewise with the community in anurban ghetto dominated by rented houses, which most members are not residents from thearea. This paper further examine the problems and the potential behind thesephenomena, as well as future planning strategies that can be taken. Using qualitativerules and concludes with string-depth interview results to some key persons, this studycarried out in some dense neighborhoods in Jakarta largely dominated by the rentedhouses. Strategy handling of various related sectors, such as economic, social, cultural,and physical environment becomes recommendations and conclusions in this paper.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI PROYEK PERCONTOHAN PENGOMPOSAN DI KOTA JAKARTA Rahma, Auliya ar; Tahrir, Ruswandi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan penelitian mengenai pengolahan sampah di Negara Berkembang (Dulac,1995), pengomposan merupakan alternatif pemecahan masalah manajemen sampah,karena pengomposan bukan saja sebagai metode pengolahan, tetapi juga menghasilkanproduk stabil bermanfaat, dan menjamin tidak dihasilkannya metana, serta efek negatiflainnya yang berasal dari TPA. Jelas bahwa pengomposan sampah tidak hanyamemberikan keuntungan ekologis, tapi juga memiliki implikasi ekonomis. Keuntunganekonomi ini dapat digunakan sebagai sumber daya untuk kesinambungan manajemensampah, maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tetapi, pada kenyataannya,usaha pengomposan sampah kota Jakarta selama ini tidak dapat bertahan dalam jangkawaktu lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan ekonomi ProyekPercontohan Pengomposan di Kota Jakarta. Metode analisa yang digunakan adalahmetode kelayakan investasi, meliputi Net Present Value (NPV), dan Internal Rate of Return(IRR). Proyek percontohan yang dianalisa yaitu Usaha Daur Ulang dan Produksi Kompos(UDPK) dan Zero Waste Skala Kawasan (ZWSK). Dapat disimpulkan pada Proyek UDPKJagakarsa tahun 1995 (suku bunga = MARR = 5%) dan Proyek ZWSK Cengkareng tahun2005 (suku bunga = MARR = 8,75%, SBI September 2005) bahwa NPV bernilai negatif,dan IRR << MARR, yang berarti kedua Proyek Percontohan Pengomposan tersebut tidaklayak secara ekonomi.
EFISIENSI PROPERTI BALOK UNTUK PERENCANAAN JEMBATAN BETON PRATEGANG Andayani, Relly; Maulana, Hasan Basri
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada perencanaan jembatan beton prategang ini memiliki tujuan untukmendapatkan dimensi dan properti balok induk jembatan yang efisien padajembatan bentang 60 m. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode tegangan batas. Balok yang memenuhi syarat keamanan dankenyamanan hasil analisis metode tegangan batas akan dibandingkan satu samalain, sehingga dipilih yang paling efisien. Hasil dari efisiensi profil tersebutadalah Tipe D3, yang memiliki luas penampang sebesar 0,899 m2 dan jumlahuntai baja prategang sebanyak 114 buah. Tegangan yang terjadi pada profil TipeD3 adalah 20.503,102 kPa untuk serat tekan teratas, dan 2.543,839 kPa untukserat tarik terbawah. Lendutan maksimum yang terjadi pada profil Tipe D3sebesar 0,16481 meter. Momen nominal yang dimiliki profil Tipe D3 adalah37.954,4556???? kNm, dengan reduksi sebesar 0,8, profil balok Tipe D3 masihmemiliki momen tahanan yang lebih besar dari momen ultimit.
PERENCANAAN PENANGGULANGAN LONGSORAN PADA PROYEK JALAN DI LOKASI BAYAH,PROVINSI BANTEN PADA STA 2+920 S.D STA 3+920 Wulandari, Sri; Firmansyah, Syarifudin
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek perencanaan jalan di lokasi Bayah, Provinsi Banten, terdapat perbedaanelevasi muka tanah pada sisi kanan-kiri jalan. Sehingga, ruas jalan yang melaluidaerah tersebut perlu dilakukan analisa kemantapan dan penanggulangan longsoranterhadap lereng tersebut secara tepat.Pada penulisan ini dalam melakukan analisaterlebih dahulu menentukan geometri lereng yang tepat, dalam perencanaan inidilakukan dengan metode penanggaan (Benching), karena dapat menambah gayapenahan dan mengurangi gaya dorongan dibandingkan dengan metode pelandaianbiasa. Prinsip dasar penaggulangan longsor mengurangi gaya dorong dan menambahgaya penahan.Dalam perhitungan kestabilan lereng di penulisan ini dilakukan dengan2 metode analisis, yaitu metode Fennelius dan Bishop. Metode Bishop dianalisissecara trial and error dalam menentukan nilai safety factor, sedangkan metodeFennelius dianalisis berdasarkan kondisi lapangan. Selain dengan cara perhitunganmanual dapat pula dilakukan dengan menggunakan program bantu Slope/w, dimanahasil nilai safety factornya tidak menunjukkan perbedaan yang jauh.Adapun dilakukankonstruksi penahan tanah pada kaki lereng, yaitu digunakan dinding penahan tanahtipe kantilever. Dimana tinggi maximum 8 meter. Dinding penahan tanah kantileverdisebut juga ”T” walls sebab bentuknya seperti huruf T terbalik. Tekanan tanah lateraldihitung dengan metode Rankine, karenan lebih sesuai dengan jenis tanah yang didapatPT. Geomarindex.Dari hasil yang dilakukan pada perencanaan penanggulanganlongsoran, diSTA 2 + 920 (kiri) kontur lereng dengan metode penanggaan, stabilitaslerengNilai Safety factor 1,33 (metode Fennelius) dan metode Bishop nilai safetyfactor1,36. Kondisi tersebut aman karena FS>1. Hasil selisih perhitunganStabilitas Lereng dengan metode Fennelius dan Bishop antara manual dan programbantu slope/w memiliki selisih sekitar 0,09 % s.d 4.39 %. Pada Perencanaan dindingpenahan tanah didapat Safety Factor terhadap gulingan sebesar 2,63 dan terhadapgulingan sebesar 1,597 lebih besar dari 1,5 (faktor yang diijinkan).
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN TAMAN KOTA LEMBAH GURAME DI KOTA DEPOK Fitriandini, Sumaiyah
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 13, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green open space is an important part of a structure forming the city. Green open space has the main function as ecological supporting the city also used as open space adder and supporters of the value of the quality of the environment and culture of an area . As an effort to save the function of government land depok city doing the green open space gurame valley become a city park that serves as green open space the public . In this research approach done is through a qualitative approach .The data collected is the data derived derived from a manuscript interview , field notes , personal documents , and other official documents . The preliminary study in doing in the location of the object of research that is on Jalan Gurame Perumnas Depok I, Kecamatan Beji, Kota Depok. On the activities of these things implemented is observing visually about the situation and the condition of the object of study and conduct observation field .To support Processing and analysis of data to support it is also searching and collecting the study of literature. Based on the observation in the field, and an interview and the analysis made by the general a conclusion that Lembah Gurame City Park has not been optimal and effective, it is caused of elements existing facilities and the implementation of the development is not in accordance with planning so users of city parks not be able to use in accordance with its function of the existence of elements and facilities of the garden of the city.                                                                                 Keywords: effectiveness, the utilization, lembah gurame.
VARIASI TAMPILAN BANGUNAN PADA BANGUNAN TRADISIONAL BALE DAJA DI KABUPATEN GIANYAR, BALI Juliatmika, I Wayan; Dewi, Ni Ketut Agusinta
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 6, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bale daja sebagai salah satu bangunan dalam perumahan tradisional di Bali merupakanbagian dari warisan budaya nasional khususnya pada bidang arsitektur. Seiringperkembangan zaman, sangat jarang ditemui bale daja yang masih menerapkan elemenarsitektur tradisional Bali secara utuh. Bangunan bale daja yang dapat dijumpai saat inicenderung sangat bervariasi dan sebagian besar telah mengalami beberapa penyimpanganterhadap pakem-pakem arsitektur tradisional, termasuk juga pada tampilanbangunannya.Bangunan yang ada cenderung mengadopsi teknologi modern namun tetapberpenampilan selayaknya bangunan tradisional. Kenyataan seperti ini patut diberikanperhatian. Jika keadaan seperti ini terus berlanjut maka dikhawatirkan bangunan baledaja dengan pakem tradisional Bali akan mengalami kepunahan. Karenanya, penelitianini dilakukan dengan tujuan untuk menelusuri kondisi elemen-elemen bale daja yangmasih menerapkan pakem arsitektur tradisional Bali beserta variasi-variasi tampilanbangunannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan komparasi. Data yangdiperoleh dipaparkan dan kemudian dibandingkan antara bale daja satu dengan yanglainnya untuk mendapatkan variasi tampilan bangunan (kesatuan, proporsi, tekstur).Setelah dilakukan proses analisis, hasil yang diperoleh membenarkan hipotesa awal yangmenyebutkan adanya variasi pada tampilan bangunan pada bangunan bale daja diKabupaten Gianyar. Walaupun bervariasi, namun tetap berada pada konteks tradisional,sehingga tetap dapat menambah warisan arsitektur tradisional Bali.AbstractBale daja, one of Balinese traditional buildings, is a part of architectural culture heritageof Indonesia. Nowadays, because of development in Bali, these buildings had hardlyever found on value of Balinese traditional architecture in a complete appearance. Theyhad considerably varied mostly in styles, consequently, most of them have deviationoccurred to the rules of Balinese traditional architecture, such building performance. Inaddition, they tend noticeably the new technologies, although they appear to be theBalinese style. It is essential that they should need some attention. Yet, if this term isignored continually, thus bale daja which applying the rules of Balinese traditionalarchitecture could be extricated. Therefore, this research was aimed to search for someconditions of bale daja which concerning those rules and the various type of buildingperformance. Nevertheless, this research was also applied the comparative study anddescriptive method to obtain the various types of building performance, including unity,building proportion, and texture. Observation and data collecting were conducted inRegency of Gianyar. After data analyzing, the result would assess the early on researchhypothesis. Despite of having some variations, bale daja still applies the rules of Balinesetraditional architecture, consequently, it would enrich the traditional architecturalheritage of Indonesia.Keywords: varying, building performance, bale daja, Regency of Gianyar
FINITE ELEMENT ANALYSIS OF CONCRETE GRAVITY DAM ON STRATIFIED FOUNDATIONS Sufitriasa, I. B.; Angreni, Ida Ayu Ari; Kusumaningrum, Jennie
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 8, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Concrete Gravity Dam is a solid concrete structure with its cross-section approximatelytriangular in shape, so proportioned that the external forces exerted on it are resisted byits own weight. The pattern of stress distribution and deformations in the dam foundationsystem are of great concern for safety and economy case of a high gravity dam foundedon stratified weak rock. Any variation in foundation properties would largely affect thesafe design of dam. The objectives of the present study are to analyze stresses anddeformations in dam foundation system due to applied loads. Stresses and deformations inthe dam foundation section under different conditions have been worked out by using 2-Dimensional Finite Element Method.
APLIKASI KLASIFIKASI TANAH SISTEM USCS MENGGUNAKAN EXPERT SYSTEM Wulandari, Sri; Alfiani, Diah; Setyaningrum, Irmina
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 6, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketika seorang geoteknik melakukan klasifikasi tanah, beberapa parameter tanah dibutuhkanuntuk sampai pada suatu informasi mengenai jenis tanah tersebut. Parameterparameterini didapat dari beberapa uji laboratorium yang berada pada kelompok ujiindeks properties. Masalah yang timbul adalah literatur-literatur berupa tabel-tabel danrumus-rumus yang digunakan agak banyak, sehingga kadang pengambilan keputusanmengenai suatu jenis tanah cukup memakan waktu. Dari permasalahan tersebut maka dibuatlahsuatu sistem pakar untuk mengklasifikasikan jenis tanah berdasarkan parameterparametertanah yang dibutuhkan. Sistem ini mengumpulkan informasi-informasi darigeoteknik yang akan membantu mempercepat proses pengklasifikasian tanah. Oleh karenaitu, tujuan penelitian ini adalah apakah dengan Aplikasi Klasifikasi Tanah SistemUSCS (United Soiled Classification System) ini, dapat dipergunakan untuk mengindentifikasikanjenis-jenis tanah. Metode yang dipergunakan dengan memasukkan inputberupa parameter-parameter tanah yang datanya diperoleh dari hasil penyelidikan tanahdi laboratorium. Dalam aplikasi ini menggunakan tujuh (7) parameter input tanah.Produk yang dihasilkan dari penggunaan aplikasi ini akan mempercepat proses pengidentifikasianjenis tanah.AbstractThe comfortness and smoothness on the road have become priority to most drivers. Oneof the factors that reduce the comfortness and smoothness is the damage on the roadsurface. Therefore the renovation of the road is needed. Another factor that may appear isthe limited fund from the government. This bring into the problem that not all the roadcan be renovated. The main problem is that the renovation is not conducted into the theroad that really needs renovation, To overcome this problem, it needs right a decision todetermine which road needs renovation Instead of knowing the value of the damage,another factor that holds a very important role in determining the renovation priority isthe Surface Index. So that this research aims at determining the the roadwork prioritytowrad tempered condition of asphalt-pavement based on surface-index values. Thissurvey is done to get the data on the road damage. The data gained is then to be analyzedbased on the Surface Index (IP). The product of this reserach is the detremination of theroad that will be renovated.
PERSEBARAN PUSAT PEREKONOMIAN DI KOTA BOGOR Osly, Prima Jiwa; Dewi, Meydian Sartika
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas persebaran pusat-pusat kegiatan ekonomi yang adadi Bogor dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Bogor sebagai daerah satelit bagiJakarta, menjadikan dirinya sebagai kawasan permukiman, baik bagi warganya maupunbagi kaum penglaju. Proses pembangunan yang diarahkan kepada permukimanmengakibatkan meningkatnya kebutuhan akan pusat perekonomian. Pusat-pusatperekonomian yang dikaji meliputi pasar (pasar tradisional), supermarket, hipermarketdan mal dan plasa. Jumlah dan persebaran kegiatan ekonomi tersebut dikaitkan denganpenyebaran penduduk, penggunaan lahan dan jaringan jalan. Proses analisismenggunakan teknologi SIG (Sistem Informasi Geografis), software ArcView versi 3.3dan metode tumpang tindih langsung (overlay intersept) terhadap peta-peta tematik yangdibuat. Peta tematik yang telah di overlay kemudian akan dideskripsikan untuk melihatinteraksi spasialnya. Hasil analisa menunjukkan bahwa Kota Bogor memilikikarakteristik perkotaan yang cukup unik karena Bogor memiliki seluruh fungsi ruangyang ada mulai dari fungsi permukiman, perdagangan hingga fungsi pertanian dankonservasi. Hasil deskripsi terhadap peta tematik menunjukkan bahwa masing-masingpusat perekonomian memiliki interaksi spasial yang berbeda-beda dengan petatematiknya.AbstractBogor as a satellite town of Jakarta (the State Capitol) has distinguished it self ascommunity area for its citizen as well as commuters. The Development process directedfor inhabitant interest has brought about a dramatic increase in demand for economiccenters. Relevant with such, assessment were conducted on the economic centers inBogor that covered traditional markets, supermarkets, hypermarkets, and mall as well asplaza. The number and distribution of those economic activities were linked to theinhabitant distribution, land uses, and road-artery patterns. That data/information asobtained were analyzed using what is so-called GIS (geographical information system)technology assisted by ArcView software of version 3.3, and implementing overlayintercepton thematic maps as neatly formed. Further, those thematic maps after beingoverlaid were descriptively scrutinized for possible spatial-interaction occurrences. Theanalysis result reveal that Bogor has a remarkably unique town characteristic since ithad all the existing space utilities beginning from community/settlement function, trade,until agriculture and conservation function. The descriptive outcomes suggest that eachof the economic centers exhibited spatial interaction which significantly different fromtheir thematics maps.