cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 320 Documents
PEMODELAN PENGARUH KINERJA OPERASI DAN PEMELIHARAAN (OP) JARINGAN IRIGASI PARTISIPATIF TERHADAP KEPUASAN PETANI/P3A (Studi Kasus : Daerah Irigasi (DI) Utara Jatiluhur, Seksi Pengawas Irigasi (PI) Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat) Rahma, Auliya ar; Hadihardaja, Iwan Kridasantausa
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKondisi jaringan irigasi seksi PI Cibitung semakin ke hilir semakin memprihatinkan.Indikasi ini dikarenakan pelaksanaan kebijakan Pengembangan dan Pengelolaan SistemIrigasi Partisipatif (PPSIP) yang belum merata. Berdasarkan kondisi tersebut, makadilakukan penelitian di daerah PI Cibitung untuk mengukur sejauh mana OP partisipatifdilaksanakan dan pengaruhnya terhadap kepuasan petani/P3A. Variabel pengaruhdiidentifikasi berdasarkan Permen PU N0. 30 Tahun 2007, Permen PU No. 33 Tahun2007, Pedoman Evaluasi Manfaat Pengairan, dan Pedoman Teknis PenguatanMasyarakat Petani dalam OP Jaringan Irigasi (Pd T-08-2005-A). Variabel tersebutmeliputi keahlian petani, rasa memiliki dan tanggung jawab petani, keandalan suplai airirigasi, efektivitas fungsi jaringan irigasi, produksi dan produktivitas petani, sertapemberdayaan P3A/GP3A/IP3A. Alat pengumpul data utama adalah melalui kuessioner,dengan teknik analisis metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakansoftware SmartPLS. Dengan melihat keseluruhan hasil pengukuran, dapat diketahuibahwa hubungan semua indikator terhadap Kepuasan Petani (inner model) danhubungan semua indikator dengan variabel latennya (outer model) memberikan nilaiyang signifikan karena nilai T-Statistic diatas 1,96 sehingga Kepuasan Petani adalahvalid sebagai konstruk second order, keenam variabel laten adalah valid sebagaikonstruk first order, dan 33 parameter first order adalah valid sebagai indikator.Kata Kunci : Pemodelan, Irigasi, PPSIP, SEM, SmartPLS
PERENCANAAN PONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN BANK BUKOPIN CABANG MELAWAI, JAKARTA SELATAN Margianto, Tridjoko Sri; Mariyana, Riya
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi merupakan struktur bawah yang berfungsi meneruskan beban kepada tanah baikbeban vertikal maupun beban horisontal.Dalam perencanaan pondasi hal yang perludiperhatikan adalah karakteristik tanah di lapangan dan beban struktur atas bangunan.Jenis tanah pada ujung tiang pondasi merupakan tanah nonkohesif maka metode yangdigunakan untuk menghitung daya dukung ujung tiang adalah metode Meyerhofsedangkan daya dukung selimut tiang terletak pada jenis tanah kohesif maka metodeyang digunakan untuk perhitungan daya dukung selimut tiang pondasi adalah metodeSkempton. Perhitungan penurunan menggunakan metode semi empiris. Perhitunganpenulangan pondasi berdasarkan SK SNI T-15-1991-03. Kemudian dibadingkan denganperhitungan menggunakan program Florida Pier. Berdasarkan hitungan didapat dimensipondasi tiang bor dengan diameter 0,6 m, 0,8 m, dan 1 m dengan kedalaman 18,5 m.Pondasi tersebut menggunakan tulangan utama berkisar antara D22 sampai D25,dengan jumlah tulangan berkisar antara 9 batang sampai 16 batang. Tebal penutupkepala tiang atau pile cap yang digunakan berukuran antara 700 mm sampai 800 mmserta menggunakan tulangan dengan diameter 20 mm sampai 22 mm.
KAJIAN TEKNIS PELAYANAN TERMINAL ANGKUTAN UMUM CIKARANG KABUPATEN BEKASI Diyanti, Diyanti; Tenriajeng, Andi Tenrisukki
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal angkutan umum penumpang merupakan penyedia jasa angkutan umum yang berfungsi untuk dapat memberikan pelayanan, kemudahan, kenyamanan dan rasa aman kepada pengguna jasa angkutan umum didalam melakukan perjalanan. Oleh karena itu membahas suatu terminal tidak terlepas dari tersedianya armada angkutan umum dan juga pengguna jasa angkutan untuk melakukan perpindahan inter dan antar moda untuk ke berbagai arah tujuannya. Selain itu juga bahwa terminal merupakan sebuah lokasi berkumpulnya rute angkutan umum dari berbagai trayek.Dengan demikianfungsi dari suatu terminal haruslah benar-benar memberikan suatu pelayanan penyedia jasa angkutan yang baik untuk pengguna jasa angkutan umum. Kajian ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran dan penilaian tentang pelayanan kendaraan bus dan angkutan kota pada suatu terminal sehingga diharapkan dapat diketahui mengapa fungsi dari terminal Cikarang kurang berfungsi secara efektif. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan suatu saran atau gagasan kepada pihak pengambil keputusan.
IDENTIFIKASI PERAN GENDER DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR DI KOTA DEPOK Wulan, Asri; Suprapto, Heri
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya air merupakan salah satu yang sangat penting bagi kehidupan di berbagai wilayah Indonesia terutama di pulau Jawa. Kebutuhan sumber daya air yang terus meningkat tidak dapat diimbangi oleh siklus air yang relatif tetap, sehingga hal itu menimbulkan perubahan lahan akibat tekanan aktifitas dari penduduk. Peran gender merupakan kunci yang sangat penting, hal tersebut berdasarkan atas kenyataan bahwa wanita dan pria dibedakan sehingga disebut peran gender. Peran gender berkaitan erat dengan pembagian kerja. Selain itu diperlukan adanya penyadaran bahwa pembangunan harus ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan prioritasnya bagi pria dan wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran-peran dan tanggung jawab, hambatan dan prioritas-prioritas berdasarkan gender dalam perencanaan dan operasional terhadap pengembangan sumber daya air. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data-data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dengan cara wawancara dan pengisian kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur-literatur yang berhubungan dengan peran gender. Setelah itu, data diproses menggunakan SPSS.
PERENCANAAN KAWASAN WISATA PUSAT PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (P2IKM) Apriyanti, Rehulina
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 5, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pembangunan pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraanhidup rakyat dan dilaksanakan melalui rencana pembangunan jangka panjang yangbertumpu pada pembangunan di bidang industri. Tujuan pembangunan industri jangkapanjang itu sendiri adalah membangun industri dengan konsep pembangunan yangberkelanjutan, yang didasarkan pada tiga aspek yang tidak terpisahkan yaitupembangunan ekonomi, pembangunan sosial dan lingkungan hidup. Tujuan darikegiatan ini, adalah untuk memenuhi rancangan penataan pengembangan pusatindustri kecil dan menengah yang terintegrasi dengan fasilitas yang sudah ada.Pedoman yang harus diikuti dalam merencanakan kawasan industri kecil danmenengah harus memenuhi aspek sebagai berikut : jarak, jaringan jalan, topografi,lahan, orientasi lokasi, dan peruntukan.AbstractDevelopment activities are basically aimed at improving the welfare of the people andcarried out through long-term development plan, which is based on the constructionindustry. The purpose of long-term industrial development itself is a building industrywith the concept of sustainable development, which is based on three inseparableaspects of economic development, social development and the environment. Thepurpose of this activity, is to meet the central development arrangement small andmedium industries is integrated with existing facilities. Guidelines to be followed in theplanning area small and medium industries should meet the following aspects: distance,road network, topography, land, site orientation, and designation.Keywords : Planning, center, region, industry
PERANCANGAN BEBAN DORONG PADA BOX UNDERPASS Sulardi, Sulardi; Prasetyo, Sigit Dwi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 13, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 This Sincetific work about box underpass design has a purpose to design box underpass and design jacking force for box underpass indtallation. The method of box underpass designing is ultimate design method. Box underpass designed for a 60 cm thick for top slab, foundation slab, and wall plates. And used K-500 quality of concrete, and BjTD 40 quality of reinforcement steel. In this case, structural analysis performed using moment distribution method. Moment, shear, and axial force is used to calculate the reinforcement and control of serviceability. For top slab, main bar used is D36 – 200, while support bar used is D22 – 300. For the foundation slab, main bar used is D36 - 250, while support bar used is D22 – 350. For the wall plate, the main bar used was D32 - 200, support bar used is D19 - 350, while the shear bar used is D19 - 500. For one box underpass installation with 9,3 m length into the soil needed jacking force greater than 8190,185 kN. And for add one span box underpass, required additional jacking force around 4726,583kN. Keywords: Box Underpass, Concrete, Reinforcement, Jacking Force
TROTOAR SEBAGAI OBYEK KOTA TERDEKONSTRUKSI STUDI KASUS : KAWASAN KEBUN RAYA BOGOR Adianto, Joko; Dewi, Meydian Sartika
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 7, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trotoar, sebagaimana ruang public, digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan. Namun halini menimbulkan masalah spasial. Dengan bertitik tolak pada teori dekon-struksi yangdikembangkan Derrida, sebuah obyek dapat memiliki turunan fungsi dan makna yang berbedadari yang dipikirkan atau dikehendaki perancangnya. Metode penelitian yang digunakan adalahgrounded theory dengan sistem disproportionate sampling. Tujuan penelitian ini untukmengidentifikasi apakah trotoar telah terdekon-struksi oleh pola kehidupan masyarakat yangtidak terakomodasi dalam pemaknaan formal yang dilakukan oleh pemerintah.AbstractPavement, as a public space, is used by various users in diverse activities which caused spatialproblem. By using Derrida’s deconstruction theory, an object has other second-dary functionsthat create many interpretations and meanings. Those interpretations and meanings are differentfrom designer’s concept and expectation. This research uses grounded-theory method withdisproportionate sampling. This research proves pave-ment not only has different function andusage from its original version but also has a-nother understanding that totally different from itsessential function..
DAMPAK URBAN SPRAWL PADA KOTA-KOTA MENUJU KOTA METROPOLITAN TERHADAP PEMILIHAN MODA TRANPORTASI (STUDI KASUS: SEMARANG METROPOLITAN ) Ismiyati, Ismiyati; Soetomo, Sugiono
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 6, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini akan menggambarkan dampak urban sprawl yaitu perkembangan tak terkendalisecara horizontal kearah pinggiran kota terhadap ketidak efisiennya mobilitas yang akanmempengaruhi pemilihan moda transportasi. Urban sprawl berdampak pada tidak effisiennyapengaturan sistem transportasi perkotaan, karena selain tidak tertatanya permukimanakibat kurang kontrolnya pemanfaatan ruang juga terjadinya pengelompokan atauperbedaan strata sosio-ekonomi yang akan berdampak semakin kompleknya permasalahanmobilitas (pergerakan) penduduk. Kondisi demikian akan berpengaruh terhadappemilihan moda transportasi yang berpihak pada pemilihan moda pribadi.Mobilitas merupakan suatu permasalahan transportasi perkotaan yang sangat pelik danperlu penanganan yang serius. Tujuan dari studi ini untuk mengidentifikasi faktorpertumbuhanyang tidak terkendali kearah pinggiran kota dan faktor-faktor yang yangmempengaruhi permasalahan transportasi yaitu pemilihan moda transportasi. Studi inimenggunakan pendekatan spasial (ruang) yaitu suatu pendekatan yang mempelajari hubunganinteraksi antara manusia dan lingkungannya. Untuk itu metode penelitian denganmetode deskriftif kualitatif-kuantitatif yaitu suatu metode dengan teknik wawan-cararumah tangga secara random proposional pada rumah tangga yang berbeda status sosialekonominya pada wilayah yang terkena proses urban. Adapun teknik analisisnya denganmenggunakan Crosstabulation untuk menggambarkan faktor-faktor yang mem-pengaruhiperkembangan kota dan pemilihan moda transportasi. Hasil dari studi ini bertujuanuntuk merekomendasikan penanganan problem transportasi perkotaan padaperkembangan kota-kota menuju kota Metropolitan.AbstractThis study will describe influence of growth of urban uncontrollably toward outside orwhich is often referred as by urban sprawl to moda choce. Growth of town into metropolitanarea need careful because besides affecting social segregasi also cause noteffisient mobility of suburban, because journey become long distance is resident activitystill concentration at downtown (core city) and also the happening of integration of eachtown also will complicate arrangement of urban transportation system. Purpose of thisresearch is to identify factors growth of urban uncontrollably toward outside its influenceurban sprawl to moda choce with a view to recommend handling of problems of transportationat metropolitan area. Approach method with approach of spasial pursuant tounderstanding of human being interaction with urban environment that is by studyingdynamics friction of resident in taking choice suburban residence and its mobility choicethat is choice of moda transportation. Method acquirement of data by using techniquemethod interview household by random proposional pursuant to strata of sosio-economiat region of suburban. Technique analyse by using analysis of crosstabulation statisticwith test of significan to describe factors influencing growth of urban and its influence tomoda choice. Result of from this research describe that growth of town toward townboundary of Semarang unegual and its surroundings its speed at some district exist instudy region. As for factors influencing growth of town besides aksessibilitas there issocial factor in the form of change of life style toward requirement of settlement withbalmy environment and requirement of transportation. Result of from this study is]expected useful for the day-dream of problems of urban transportation by integratingbetween operation of policy of settlement of settlement environment and policy ofoperation of transportation system at natural towns of metropolitan area.
PREDIKSI DEBIT MENGGUNAKAN PENDEKATAN KEJADIAN HUJAN DENGAN METODE LINIER GANDA Santosa, Budi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panjang riwayat pencatatan data debit sangat diperlukan dalam proyek pengembangan sumber daya air dalam suatu daerah aliran sungai, namun sebagian besar daerah aliran sungai dalam keadaan data yang sangat minim (ungauged basin), sehingga diperlukan metode seperti metode regresi untuk membangkitkan data berdasarkan data yang tersedia pada daerah aliran tersebut maupun data dari daerah aliran sungai lain yang mempunyai karakter daerah aliran hampir sama secara fisik maupun spasial. Adapun data pada penelitian ini akan diambil dari daerah aliran sungai yang berada pada wilayah sungai Ciliwung. Hasil prediksi didapat nilai kesalaha prediksi berdasarkan MAPE, ME, dan RMSE sebesar 44,92%, 4,12 m3/det, dan 5,78 m3/det. 
PEMODELAN PENANGANAN PENANGGULANGAN BANJIR DI KECAMATAN KALIDERES - JAKARTA BARAT Diyanti, Diyanti
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Administrasi Jakarta Barat adalah salah satu kota yang hampir seluruhkawasannya berlangganan banjir. Kecamatan Kalideres adalah salah satukecamatan yang hampir 80% merupakan daerah banjir, (Sumber: Dinas TataAir Kota Administrasi Jakarta Barat, 2011). Banjir yang terjadi bukan sajadikarenakan akibat air hujan melainkan akibat air laut pasang dan banjir dihulu sungai. Sistem tata air yang terdapat di Kecamatan Kalideres kondisinyacukup baik hal ini bisa terlihat dari kondisi eksisting di tempat penelitian. DariKondisi Rencana Tata Ruang Wilayah(RTRW), Ruang Terbuka Hijau (RTH),jumlah penduduk, sarana dan prasarana jaringan tata air, maka penulismembuat pemodelan penanganan perencanaan banjir dengan menggunakananalisis SWOT dan analisis AHP. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisisSWOT yaitu suatu kebijakan strategi penanganan yang sesuai kondisi eksistingdaerah penelitian yaitu strategi agresif dimana perlu adanya perawatanterhadap sarana dan prasarana. Sedangkan hasil dari analisis menggunakanAHP berdasarkan kekuatan, peluang, kelemahan, dan ancaman yangberdasarkan analisis SWOT yaitu didapatkan bahwa faktor peluang mendudukinilai paling besar, diikuti dengan faktor ancaman, kekuatan, dan kelemahan.