Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan ISSN 2527-8487(online), ISSN 2089-4503(cetak), adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan keperawatan.Scope jurnal terdiri dari keperawatan,kesehatan,kesehatan masyarakat.
Articles
483 Documents
DUKUNGAN KELUARGA DAN MEKANISME KOPING BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN LANSIA
Putri, Ronasari Mahaji;
Devi, Hilda Mazarina
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.2892
Fenomena tingginya kejadian kecemasan pada lansia masih belum tertangani. Kondisi lansia seringkali dihubungkan dengan rendahnya mekanisme koping lansia dan rendahnya dukungan keluarga lansia. Masalah kompleks ini akan menyebabkan kualitas hidup lansia memburuk Penelitin bertujuan menghubungkan dukungan keluarga, mekanisme koping dengan kecemasan pada lansia. Tujuan penelitia mengetahui hubungan self efficacy dengan kejadian depresi lansia. Merupakan penelitian observasional, desain crossectional. Populasi yakni seluruh lansia di RT X dan RW Y Kelurahan Tlogomas berjumlah 30 orang, dengan sampel diambil dengan teknik total populasi. Kriteria inklusi adalah pasien lansia yang mengalami kecemasan. Dukungan keluarga dan mekanisme koping adalah variabel bebas, dan tingkat kecemasan variable terikat. Instrumen dukungan keluarga berupa kuesioner yang diadopsi dari Liandi (2011), mekanisme koping serta instrument kecemasan menggunakan kuesioner HARS. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lansia mempunyai dukungan keluarga kurang (63,8%), mekanisme koping lansia kurang (70,0%), dan tingkat kecemasan berat (53,3%). Uji statistik menunjukkan kaitan dukungan keluarga dan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan lansia (p value = 0,000).
Prevalensi Retinopati Diabetik Pada Penderita Diabetes Melitus Di Klinik Utama Provinsi Maluku
Reubun, Ririn Jihan S;
Tamtelatihu, Carmila L;
Yunita, Melda
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 3 (2022): EDITION NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i3.3008
Diabetic retinopathy is still a health problem and may lead to blindness in people with diabetes mellitus. So far, there are no accessible scientific reports regarding the prevalence of diabetic retinopathy in Maluku province. This study aimed to determine the prevalence of diabetic retinopathy in people with diabetes mellitus as prior information about any risk factors for developing diabetic retinopathy. This study was a retrospective descriptive study using medical records of 27 patients seeking treatment at the Eye Clinic Utama in 2020. Univariate data analysis was performed using the Microsoft Excel program. The data is displayed in the form of a frequency distribution graph. The results indicated, the diabetic retinopathy majority suffered by patients aged 56-65 years old (51.9%), dominated in male patients (59.3%), within the common stages of diabetic retinopathy was found in NPDR (85.2%), and the patients had a history of type 2 DM (92.6%). It is recommended for diabetic retinopathy patients to adopt a healthy lifestyle, avoid smoking, and consume alcohol, as well as reduce junk food consumption as a risk factor for the disease.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PEMBELAJARAN DARING
Maemunah, Neni;
Putri, Ronasari Mahaji
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.2726
The low learning motivation of students in online learning during the COVID-19 pandemic is a cause for concern. Various situations and conditions of students who are different, contribute to the emergence of low learning motivation. This study aims to analyze the learning motivation of nursing students at X University in Malang in online learning. The population is all students who are actively carrying out lectures, and are registered as students at University X Malang. A sample of 76 people was taken using the Slovin formula, with a simple random sampling technique. The student's learning motivation instrument uses a questionnaire of 34 questions that has been tested for reliability validity. Data analysis using univariate test. The results showed that 65.8% of students had good learning motivation, 59.2% of students each had expectations, a good learning environment and interest in learning, 67.1% of students had good learning goals, and 50 % of students have sufficient learning infrastructure during the COVID-19 pandemic. It is recommended that further researchers need to explore psychologically what students feel when doing online learning
METODE KONSULTASI ONLINE (KONLINE) TERHADAP PENGETAHUAN AKSEPTOR KB PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN LAMONGAN
Sulistiyowati, Sulistiyowati;
Amalia, Amirul;
Irawan, Dwi Dianita
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.2724
Penyebaran pandemi COVID-19 berpengaruh dalam sendi kehidupan salah satunya pelayanan program Keluarga Berencana (KB), yang disebabkan karena masyarakat tidak berani keluar dengan adanya himbauan tetap di rumah, alat kontrasepsi terbatas dan pelatihan bagi provider berhenti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsultasi online terhadap pengetahuan akseptor KB pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Lamongan. Desain penelitian adalah Pre Experiment dengan pendekatan Pre Post Test Design. Sampel dalam penelitian ini adalah Akseptor KB di Kabupaten Lamongan sejumlah 45 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian adalah ada pengaruh Konsultasi Online Terhadap Pengetahuan akseptor KB dengan p value 0,000. Melihat hasil diatas maka perlu adanya rekomendasi konsultasi online kepada akseptor KB agar target kunjungan tercapai dan tidak terjadi baby boom.
EFEKTIFITAS PELATIHAN SERVICE EXELLENCE TERHADAP PELAYANAN PERMINTAAN DARAH
Widuri, Sasi;
Cahyadi, Rachmad;
Kholifah, Novavani Laila
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.2203
ABSTRACT The UTD PMI is the sole institution appointed by the government to perform transfusion activities required to provide high-quality services. The UTD PMI can be stated as having high-quality services, not only based on adequate health technology but also need to be considered for customer and patient satisfaction. Patient satisfaction can evaluate by the health services quality. Health service is defined as an effort made by human resources in a company to fulfill the customer's desires with the services. Based on the survey conducted by UTD PMI Cirebon City in 2018 to the eight employees who served in blood request services, no one has yet known and understood the importance of providing excellent service (Service Excellence) to hospitals and patient families to increase the satisfaction and blood demand. This study aims to determine the effectiveness of the service excellence training program on blood demand services at UTD PMI Cirebon City. A quantitative experiment was performed, using a pre-experimental design with pre and post-test without a comparison control group (self-control). The results showed that there was an effectivity between service excellence training to the blood demand at UTD PMI Cirebon City (p-value 0.05). Keywords: Service Excellence Training, Blood Demand Service ABSTRAK UTD PMI sebagai satu-satunya lembaga yang ditunjuk pemerintah dalam penyelenggaraan kegiatan transfusi harus mampu memberikan pelayanan yang berkualitas. Sebuah UTD PMI dapat dinyatakan memiliki kualitas yang baik tidak hanya dilihat berdasarkan teknologi kesehatan yang memadai. Pelayanan yang diberikan petugas juga merupakan aspek yang penting bagi kepuasan pelanggan dan pasien. Kepuasan pasien juga dapat dilihat dari kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan. pelayanan dapat diartikan sebagai upaya yang dilakukan sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan untuk memenuhi keinginan pelanggannya dengan jasa yang diberikan. Dari hasil survey yang dilakukan oleh UTD PMI Kota Cirebon tahun 2018 kepada 8 karyawan yang bertugas di pelayanan permintaan darah, belum ada satu orangpun yang mengetahui dan memahami tentang pentingnya memberikan pelayanan yang prima (Service Excellence) kepada rumah sakit dan keluarga pasien yang dapat memberikan kepuasan dan dampaknya dapat meningkatkan jumlah permintaan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan service excellence terhadap pelayanan permintaan darah di UTD PMI Kota Cirebon. Penelitian ini kuantitatif eksperimen, menggunakan rancangan penelitian Pra Eksperimental dengan Pre and Post without control (kontrol diri sendiri) yang artinya peneliti hanya melakukam intervensi pada satu kelompok tanpa pembanding. Hasil penelitian ini adalah Adanya Efektifitas Pelatihan Service Excellence terhadap Pelayaan Permintaan Darah di Unit Transfusi Darah PMI Kota Cirebon pada Tahun 2020 berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa p value lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada efektifitas pelatihan service exellence terhadap pelayanan permintaan darah di UTD PMI Kota Cirebon.
GAMBARAN PELAYANAN PERAWAT HEMODIALISA DI MASA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA TAHUN 2021
Melati, Nimsi;
Yekholya, Indri;
Natanael, Natanael;
Omega, Nova;
Kondo, Yovita
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.2668
Chronic Kidney Failure (CKD) is a disease that has a high incidence in Indonesia. End-stage CKD conditions require hemodialysis therapy at least 1-2 times every week with the help of HD nurses. The second explosion of Covid-19 cases occurred in the middle of 2021 affecting condition of nurses. Preliminary studies show that there is a difference in the care provided by nurses during pandemi. The purpose of this study was to find out description of hemodialysis nurse services during Covid-19 pandemi in Indonesia. Research method was qualitative design with a phenomenological approach. Sampling technique was purposive sampling. Population in this study were hemodialysis nurses. Sample of this study was 5 participants who came from various type B private hospitals. Results of this study are 4 themes: HD services are carried out with strict health protocols and special HD device care, limited duration of communication bring dissatisfaction for nurses and patients, nurses always prepare themselves mentally and physically before working, hope for the passing of the pandemi, patient honesty and adequate manpower are the main things for nurses. Conclusion: hemodialysis nurse services during covid-19 pandemi have been carried out with strict health protocols and nurse readiness is better at this time.
Peningkatan Self Management Melalui Program Telemonitoring Terhadap Kepatuhan Medikasi Pasien Congestive Heart Failure (CHF): A Literatur Review
Selvia B, Heni;
Sjattar, Elly L;
Madjid, Abdul
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 3 (2022): EDITION NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i3.2468
Congestive Heart Failure (CHF) is a chronic complex syndrome characterized by the inability of the heart to support Congestive Heart failure is a clinical syndrome characterized by shortness of breath, swelling of the ankles, and fatigue. One of the actions taken for the treatment is to improve self-management and patient medication adherence through a telemonitoring program. The study review's purpose was to identify the effect of a telemonitoring program in improving the self-management of congestive heart failure patients on medication adherence. The literature review used some electronic databases including Pubmed, Google Scholar, and ScienceDirect, and obtained seven articles that meet the inclusion criteria. The results showed that the telemonitoring program was effective in increasing medication adherence, blood pressure control adherence, improving medication regimens, reducing treatment costs, and improving self-management of patients with congestive heart failure. The telemonitoring program becomes an appropriate solution to enhance patient self-management on medication adherence as prevention and management of this disease. Telemonitoring programs were also known to reduce readmission of congestive heart failure patients to hospitals or clinics, reduce treatment costs, increase adherence to treatment regimens, and patient self-care management.
PENGARUH KADAR KETERGANTUNGAN NIKOTIN TERHADAP TINGKAT KEMAUAN BERHENTI MEROKOK PADA LANSIA PEREMPUAN PADA MASA PANDEMI DI DATARAN TINGGI DIENG
Widiyaningsih, Dwi;
Suharyanta, Dwi
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.2629
Pandemi yang saat ini terjadi dirasakan oleh dunia international, tidak hanya negara berkembang seperti Asia namun nyaris seluruh negara terkena dampak yang disebabkan oleh penyakit Covid-19. Faktor resiko tertinggi adalah yang memilki penyakit bawaan seperti ISPA, Bronchitis, DM, darah tinggi dan lainya. Merokok menjadi faktor risiko berbagai infeksi saluran pernapasan dan meningkatkan tingkat keparahan penyakit atas penilitian yang dilakukan pakar-pakar kesehatan masyarakat. Dan perokok lebih tinggi kemungkinannya menderita penyakit COVID-19 yang parah dibandingkan orang yang tidak merokok (WHO, 2020). Indonesia adalah negara yang kaya keragaman sosial budaya dan geografis, sebagai contoh budaya merokok dikalangan lansia perempuan di Dataran Tinggi Dieng. Hal ini mencerminkan kekuatan dari wanita dieng dan kebersamaan saat merokok. Sebagai fakta kondisi lansia perempuan yang merokok terlihat segar bugar dan sehat bahkan tidak mengeluhkan gangguan kesehatan. Menurut dinas kabupaten Wonosobo terjadi peningkatan kejadian ISPA sebesar 32% pada balita dan Jantung pada Wanita usia subur sebesar 37%. Studi pendahuluan didapatkan tingkat ketergantungan nikotin pada 12 lansia yang dijumpai sudah diambang batas, sementara kemauan berhenti merokok tinggi akan tetapi mereka sulit mengendalikan perilaku merokoknya karena kadar ketergantungan pada nikotinnya pada 5 lansia dari 12 lansia tersebut sudah diatas nilai 5 atau 89%. Berdasarkan analisis diperoleh hasil bahwa dari keseluruhan 87 responden, terdapat kelompok mau berhenti merokok dengan kadar ketergantungan nikotin tinggi sebanyak 32 responden, dan tidak mau berhenti merokok dengan kadar ketergantungan nikotin yang tinggi sebanyak 16 responden, sedangkan kelompok mau berhenti merokok dengan kadar ketergantungan nikotin yang rendah sebanyak 17 responden dan tidak mau berhenti merokok dengan kadar ketergantungan nikotin yang rendah sebanyak 22 responden. Dengan analisis chi square diketahui bahwa variabel kadar ketergantungan nikotin terhadap kemauan berhenti merokok didapatkan hasil continuity correction adalah 2,588 nilai E (0%) artinya tidak ada nilai E yang kurang dari 5 dengan demikian nilai p value (0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel pengaruh kadar ketergantungan nikotin terhadap kemauan berhenti merokok. Pengendalian perilaku merokok menjadi tanggung jawab bersama mengingat dampak akibat asap rokok sangat berbahaya, sebaiknya melibatkan segala lini mulai dari lingkungan rumah yaitu menghadirkan dan memaksimalkan keluarga dalam pencegahan perilaku merokok.
STUDY CASE TERHADAP EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN KEBIJAKAN PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DENGAN BERBASIS E-KTP DI KABUPATEN MALAKA
Nahak, Dominggus Florianus;
Manongga, Stefanus P;
Muntasir, Muntasir
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.2380
Pelayanan kesehatan bagian dari hak mendasar untuk masyarakat di Indonesia, dimana pelayanan yang dibutuhkan harus tersedia dan dijaminkan oleh Pemerintah Indonesia. Jaminan kesehatan adalah jaminan yang berupa jaminan perlindungan kesehatan agar setiap peserta memperoleh manfaat dari pemeliharaan kesehatan serta perlindungan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya. Namun dalam menyediakan Jaminan kesehatan tersebut bagi masyarakat masih banyaknya masyarakat yang belum menjadi peserta dalam program jaminan kesehatan Nasional. Berdasarkan hal ini, oleh Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH dibuatlah suatu kebijakan program pelayanan kesehatan gratis berbasis e-KTP. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi tentang efektifitas penyelenggaraan kebijakan program pelayanan kesehatan gratis berbasis e-KTP di Puskesmas. Penelitian yang dibuat ini merupakan sebuah penelitian kualitatif berdasarkan pendekatan case study. Dengan Jumlah responden terdiri dari 8 orang yang dipilih berdasarkan kriteria kecukupan dan kesesuaian. Hasil penelitian bahwa tingkat efektifitas penyelenggaraan kebijakan program pelayanan kesehatan gratis berbasis e-KTP berjalan baik dan sangat efektif serta daya terima dan kepuasan masyarakat cukup tinggi.
HUBUNGAN KEPATUHAN ORANG TUA TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN DENGAN STATUS KESEHATAN PADA BALITA
Susmini, Susmini;
Cahyaningrum, Ika
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/jc.v10i2.3441
Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal 2019, mengakibatkan banyak perubahan hampir semua tatanan kebiasaan di antaranya dalam hal kesehatan. Kepatuhan dalam melaksanakan Protokol Kesehatan menjadi sangat penting di lakukan untuk menghentikan pandemi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan orang tua terhadap protokol kesehatan dengan status kesehatan pada balita. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 30 orang dengan tehnik pengambilan sampling adalah total sampling, penelitian ini di lakukan di klinik mandiri perawat Desa Sukodadi Kecamatan Wagir. Berdasarkan uji statistik Spearmen didapatkan hasil nilai α 0,05 (0.000), dengan nilai Correlation Coefficient 0. 641 artinya ada hubungan kuat antara tingkat kepatuhan orang tua terhadap protokol kesehatan dengan status kesehatan pada balita. Bagi perawat sebagai educator harapannya dapat memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran virus Covid-19.