cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA BURUH TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DI PELABUHAN KLOTOK KOTA BALIKPAPAN Sahal, Raihan Aditya; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.650

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana postur tubuh karyawan di Pelabuhan Klotok dan bagaimana hal itu terkait dengan keluhan Musculoskeletal Disorders. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan, dengan penekanan pada kondisi alam di lapangan yang menjadi subjek pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pekerja mengalami keluhan MSDs secara keseluruhan; 80 % pekerja mengalami keluhan pada tingkat yang lebih tinggi, dan 20 persen lainnya mengalami keluhan pada tingkat yang lebih rendah. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor seperti postur tubuh yang tidak ergonomis, waktu kerja yang lama, dan bekerja berulang-ulang meningkatkan kemungkinan pekerja mengalami cedera fisik. Penelitian ini penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat bagi pekerja yang bekerja di sektor transportasi barang. Diharapkan hasilnya akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan dan keselamatan kerja serta saran untuk perbaikan postur kerja untuk mengurangi keluhan MSDs.
PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA (SAFETY RIDING) PADA MAHASISWA (STUDI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH LAMONGAN) Istighfaara, Nadiya; Sholihah, Enny Mar’atus; Bowo, Eko Ari; Arintra, Herlambang Syafian
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.663

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Lamongan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kecelakaan lalu lintas tidak hanya merenggut nyawa seseorang saja, tapi juga mengakibatkan kerugian material yang besar. Faktor penyebab terjadinya kecelakaan di Kabupaten Lamongan diantaranya adalah karena faktor manusia (human eror) dan faktor kendaraan, faktor jalan, dan faktor lingkungan. Faktor manusia menjadi penyebab utama dalam kecelakaan lalu lintas, maka penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku dan budaya keselamatan berkendara pada remaja usia 17–19 tahun guna mendukung upaya pencegahan sejak usia dini dengan studi kasus mahasiswa universitas Muhammadiyah Lamongan semester II. Perilaku yang dimaksud dalam penelitian ini adalah menggambarkan pengetahuan, sikap, persepsi, serta dukungan teman dan keluarga mengenai budaya selamat berkendara (safety riding). Metode penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif deskriptif univariat. Hasil menunjukan pengetahuan, sikap, persepsi, dukungan teman, dan dukungan keluarga mahasiswa mengenai selamat berkendara (safety riding) sudah baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun pengetahuan, sikap, persepsi mahasiswa cukup baik, serta kesadaraan mahasiswa tentang keselamatan berkendara (safety riding) sudah baik, namun belum diimbangi dengan perilaku yang baik pula.
PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN IKLIM KESELAMATAN (SAFETY CLIMATE) PADA PT.ANGKASA PURA SUPPORT   Firli, Dilsa; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan iklim keselamatan di PT Angkasa Pura Support dengan menggunakan instrumen Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire 50 (NOSACQ-50). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 35 responden dari perusahaan. NOSACQ-50 mengukur tujuh dimensi budaya keselamatan: komitmen dan kemampuan manajemen, pemberdayaan manajemen, keadilan manajemen, komitmen pekerja, prioritas keselamatan dan penolakan risiko, pembelajaran dan komunikasi, serta kepercayaan terhadap sistem keselamatan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa hanya satu dimensi, yakni pembelajaran, komunikasi, dan kepercayaan antar rekan kerja, berada dalam kategori baik. Lima dimensi berada dalam kategori cukup, dan satu dimensi yaitu kepercayaan terhadap sistem keselamatan masih dalam kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar pekerja memiliki persepsi positif terhadap aspek-aspek tertentu dari keselamatan kerja, diperlukan upaya perbaikan khusus pada dimensi kepercayaan terhadap sistem keselamatan.
STUDI KUALITATIF TENTANG PENILAIAN ERGONOMI MENGGUNAKAN METODE ROSA TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA CUSTOMER SERVICE DI PENTACITY MALL BALIKPAPAN SUPERBLOCK Muhammad, Fadhel; Wahyuni, Sri; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.666

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan kerja yang sering terjadi pada pekerjaan statis dengan penggunaan komputer, seperti pada customer service di pusat perbelanjaan. Postur duduk yang tidak ergonomis serta penggunaan alat kerja yang tidak sesuai dapat memicu gangguan pada otot dan rangka. Untuk menilai risiko ergonomi menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) terhadap keluhan muskuloskeletal pada customer service di Pentacity Mall Balikpapan Superblock. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan enam informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada punggung bawah, leher, dan pergelangan tangan, dengan skor ROSA berada pada kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi. Diperlukan intervensi seperti perbaikan desain area kerja, penyediaan kursi ergonomis, dan peningkatan pemahaman pekerja tentang postur kerja. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi dasar perbaikan kondisi kerja yang lebih ergonomis.
PENERAPAN SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK BALIKPAPAN Pradana, Nur Ibnu; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di PT Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan, meliputi aspek manajemen tanggap darurat, sistem proteksi kebakaran aktif, dan sarana penyelamatan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Standar acuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Permen PU No.20/PRT/M/2009 dan Permen PU No.26/PRT/M/2008. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum sistem tanggap darurat kebakaran di PT Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan telah diterapkan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, meskipun terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan perbaikan, seperti struktur organisasi tanggap darurat kebakaran, dan tangga darurat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan penerapan sistem tanggap darurat kebakaran secara menyeluruh dan berkelanjutan.
PENGARUH PENDINGIN RUANGAN TERHADAP SICK BUILDING SYNDROME PEKERJA PADA PT. PLN PERSERO KALTIMRA DI BALIKPAPAN Sari, Rosi Ika; Zulfikar, Iwan; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.669

Abstract

Pendingin ruangan di perkantoran merupakan faktor yang memengaruhi kenyamanan dan kesehatan pekerja, yang berpotensi menimbulkan keluhan kesehatan yang dikenal sebagai Sick Building Syndrome (SBS). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh suhu ruangan terhadap SBS pekerja pada PT. PLN PERSERO KALTIMRA di Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah 39 pekerja (total sampling). Variabel independen adalah suhu ruangan yang dikategorikan sebagai ‘N’ dan ‘TN’ (suhu nyaman 23°C – 26oC Permenkes No. 48 Tahun 2016) dan variabel dependen adalah skor total SBS. Data suhu diukur selama 7 hari menggunakan mini temperature humidity meter, sedangkan data SBS dikumpulkan melalui kuesioner skala Guttman yang terdiri dari 20 item pertanyaan. Karena data skor SBS tidak berdistribusi normal (uji Shapiro-Wilk, p=0.041), analisis hipotesis dilakukan menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U. Menunjukkan bahwa dari 9 ruangan, 4 ruangan (44%) terkategori ‘TN’ dengan suhu rata-rata di bawah standar minimal. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi p=0.000 (p < 0.05), yang mengindikasikan adanya perbedaan skor SBS yang sangat signifikan antara kelompok pekerja di ruangan ‘N’ dan ‘TN’. Rata-rata peringkat (Mean Rank) skor SBS pada kelompok ‘TN’ (27.28) lebih tinggi dibandingkan kelompok ‘N’ (10.24). Disimpulkan bahwa pendingin ruangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap SBS pekerja pada PT. PLN PERSERO KALTIMRA. Pekerja yang beraktivitas di ruangan dengan suhu di bawah standar kenyamanan terbukti mengalami SBS yang lebih tinggi.
ANALISIS PELAKSANAAN METODE 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT DAN RAJIN) PADA PT ANGKASA PURA SUPPORT DI BALIKPAPAN Chandra, Hanshentius; Zulfikar, Iwan; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.670

Abstract

Penerapan metode 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) merupakan upaya penting dalam menciptakan budaya kerja yang bersih dan teratur guna mendukung Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana metode 5R diterapkan di PT Angkasa Pura Support Balikpapan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Ringkas masih sangat kurang baik (25%), sedangkan Rapi dan Resik mencapai kategori cukup baik (masing-masing 40% dan 60%), dan Rawat serta Rajin masuk dalam kategori cukup hingga kurang baik (50% dan 40%). Secara keseluruhan, rata-rata pelaksanaan 5R sebesar 44% berada dalam kategori “Kurang Baik”. Diperlukan evaluasi berkala dan pelatihan agar prinsip 5R dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.
ANALISA EFEKTIVITAS PRE JOB SAFETY MEETING DI PROYEK RDMP JOIN OPERATION PT DUTA FIRZA BALIKPAPAN Hidayah, Fitri; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhammad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.674

Abstract

Pre Job Safety Meeting (PJSM) merupakan briefing keselamatan sebelum pekerjaan dimulai untuk mengingatkan pekerja akan potensi bahaya dan langkah pengendaliannya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas PJSM dalam meningkatkan kesadaran identifikasi bahaya oleh pekerja di proyek RDMP JO PT Duta Firza Balikpapan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam dengan pekerja, supervisor, dan HSE Officer, serta studi dokumentasi pelaksanaan PJSM, form kehadiran PJSM, dan checklist hot work. Hasil penelitian menunjukkan PJSM rutin dilaksanakan setiap pagi namun tanpa media visual atau demonstrasi langsung sehingga partisipasi pekerja rendah. Pelanggaran penggunaan APD masih ditemukan. Checklist hot work 21 item telah diterapkan untuk memastikan kontrol risiko sebelum pekerjaan panas dimulai, namun pengadaan APAR dan fire blanket masih terlambat. PJSM efektif meningkatkan kesadaran identifikasi bahaya pekerja, namun diperlukan metode partisipatif, media visual, reward dan punishment, serta perbaikan pengadaan APD untuk mendukung zero accident di proyek.
HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN KELELAHAN FISIK PADA PEKERJAAN METAL SPRAY DI PT BUMI INTAN GEMILANG BALIKPAPAN Mukminin, Inayah Ummul; Sipahutar, Merry Krisdawati; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.675

Abstract

Kebisingan merupakan bahaya fisik yang umum ditemukan di lingkungan kerja industri dan dapat menyebabkan kelelahan fisik serta penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan fisik pada pekerja metal spray di PT Bumi Intan Gemilang Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional, melibatkan 35 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data kebisingan diperoleh melalui pengukuran menggunakan Sound Level Meter, sementara kelelahan fisik diukur menggunakan kuesioner KAUPK2. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, korelasi pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kebisingan dan kelelahan fisik dengan nilai korelasi (r = 0,496) dan signifikansi (p = 0,002).
ANALISIS PENERAPAN SURAT IZIN KERJA AMAN HOT WORK PADA PEKERJAAN PENGELASAN DI TANGKI O9 DI PT. XYZ BALIKPAPAN Lim, Felix Kitto Liman; Rusba, Komeyni; Nur, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.676

Abstract

 Surat Izin Kerja Aman Hot Work adalah prosedur perizinan tertulis wajib dipenuhi sebelum melaksanakan pekerjaan yang menghasilkan panas di lingkungan kerja berisiko tinggi. Pekerjaan yang dapat menghasilkan sumber panas disebut pekerjaan panas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Surat Izin Kerja Aman Hot Work pada pekerjaan pengelasan di PT XYZ Balikpapan, seperti di area tangki O9. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Surat Izin Kerja Aman Hot Work pada pekerjaan pengelasan di tangki O9 di PT XYZ Balikpapan mencapai tingkat kesesuaian sebesar 90,9% dengan standar yang berlaku, yang dinilai sangat memuaskan. Terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti kepatuhan terhadap prosedur alat pelindung diri dan welding habitat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan keselamatan kerja di perusahaan dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem surat izin kerja aman.