cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
IMPLEMENTASI SURAT IZIN KERJA AMAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN KETINGGIAN DI PT HEXINDO ADIPERKASA BALIKPAPAN Marzuki, Muhammad Yusuf; Rusba, Komeyni; Saputra, Dharma
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.677

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu upaya untuk menjamin keselamatan, kesehatan kerja beserta lingkungan kerjanya. Izin kerja aman berdasarkan Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2012 merupakan salah satu prosedur manajemen dari keselamatan dan kesehatan kerja yang juga bisa dipakai sebagai alat untuk mengidentifikasi potensi bahaya pekerjaan dan juga sebagai tindakan pencegahan maupun pengendalian potensi bahaya tersebut yang wajib diterapkan oleh setiap perusahaan. PT Hexindo Adiperkasa Tbk merupakan perusahaan perdagangan alat berat serta memberikan layanan purna jual dengan potensi bahaya yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini ingin melihat implementasi surat izin kerja aman dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja pada pekerjaan ketinggian di PT Hexindo Adiperkasa Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, checklist, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesisteman Izin kerja aman pada PT Hexindo Adiperkasa Balikpapan merupakan telah sesuai dengan kesesuaian izin kerja aman. Adapun terkait dengan sistem izin kerja aman pada PT Hexindo Adiperkasa Tbk sudah dijalankan dengan baik secara online melalui web/link (barcode) yang ada.
STUDI KUALITATIF TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POSTUR KERJA PADA PEKERJA KANTOR DENGAN METODE ROSA DI PT. SURYAGITA SARANA JAYA BALIKPAPAN Duman, Dody; Wahyuni, Sri; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.678

Abstract

Rapid Office Strain Assessment (ROSA) adalah sebuah metode penelitian untuk mengukur risiko postur kerja seperti posisi tempat duduk, penggunaan keyboard dan mouse, dan posisi layar komputer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi postur kerja dan mengukur risiko terkait dengan penggunaan komputer dan melakukan tindakan perbaikan berdasarkan laporan ketidaknyamanan pekerja. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi postur kerja pada pekerja kantor menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) Di PT. Suryagita Sarana Jaya Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer di peroleh melalui wawancara langsung kepada informan dan mengisi kuesioner NBM, bahan sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan yaitu data yang diperoleh dari bahan sekunder berupa publikasi tentang ROSA dan K3. Penelitian pada PT. Suryagita Sarana Jaya Balikpapan terdapat postur kerja tidak ergonomis. Hal ini di karenakan kurangnya pengetahuan tentang ergonomi perkantoran yang baik dan benar.
HUBUNGAN BEBAN KERJA MENTAL DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN OFFICE DI PT. SURYAGITA SARANA JAYA BALIKPAPAN Suryani, Ade; Siboro, Impol; Wahyuni, Sri
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.679

Abstract

Gejala beban kerja mental termasuk perasaan lesu, kantuk, pusing, kurang waspada, tertekan, dan kehilangan semangat saat melakukan pekerjaan. Salah satu masalah yang memengaruhi risiko kecelakaan kerja adalah kelelahan kerja, yang merupakan salah satu masalah kesehatan dan keselamatan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara beban kerja mental dan kelelahan kerja pada karyawan PT. Suryagita Sarana Jaya Balikpapan. Populasi penelitian ini terdiri dari 32 orang yang bekerja di perkantoran perusahaan, yang dipilih secara total. Kuesioner yang dimodifikasi dari NASA-TLX dan IFRC digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara kelelahan kerja dan beban kerja mental. Risiko karyawan mengalami kelelahan kerja mental meningkat karena beban kerja mental yang tinggi. Hasil uji Chi-Square digunakan untuk memeriksa hubungan kedua variabel. Tingkat beban kerja dominan adalah beban kerja kategori sangat tinggi, yang berjumlah 19 orang (59,4%), dan tingkat kelelahan kerja sedang, yang berjumlah 17 orang (53,1%). Nilai p adalah 0,035 (α = 0,05). Hasil uji menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelelahan kerja dan beban kerja mental pada karyawan PT. Suryagita Sarana Jaya Balikpapan.
ANALISIS POSTUR KERJA DENGAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA) PADA PETANI DI DESA KEMIRI, MOJOKERTO Primandita, Aisyah Regina; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Pangestu, Sabdho Setyaji
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.680

Abstract

Desa Kemiri adalah salah satu desa yang terletak di Kabupaten Mojokerto, secara spesifik di Kecamatan Pacet, Provinsi Jawa Timur. Sebagian besar masyarakat yang bermukim di Desa Kemiri mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber penghasilan. Kegiatan pertanian yang mereka jalankan terdiri dari berbagai usaha tani, mulai dari menanam padi, sayur-sayuran, hingga beragam komoditas pertanian lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis postur kerja petani yang beraktivitas dengan total 5 proses kerja. Rapid Entire Body Assessment (REBA) dipilih sebagai metode analisis utama. Partisipan dalam studi ini terdiri dari sepuluh individu yang tengah menjalankan pekerjaan lahan basah di area persawahan. Hasil analisis menunjukkan, dari sepuluh Petani, terdapat sebanyak 3 Petani (30%) yang menunjukkan hasil penilaian risiko Sedang yang berarti perlu dilakukan tindakan perbaikan, dan sebanyak 7 Petani (70%) yang menunjukkan hasil penilaian risiko Tinggi yang berarti perlu tindakan perbaikan segera. sehingga dapat di simpulkan bahwa sebanyak sepuluh (100%) petani berada dalam postur kerja yang tidak ergonomis. Untuk referensi peneliti mendatang, direkomendasikan agar dokumentasi visual terhadap responden diambil dari sudut lateral (samping).
IDENTIFIKASI FAKTOR BAHAYA BIOLOGI MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) SEKTOR PERTANIAN Arsanti, Aura Angelly Putri; Sahri, Moch; Ayu, Friska; Romadhoni, Muhammad Rizqi
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.683

Abstract

Salah satu desa di Jawa Timur memiliki sebagian besar penduduk yang bekerja sebagai petani. Sebagai daerah agraris, kegiatan pertanian di desa ini berpotensi menimbulkan paparan bahaya biologi yang tinggi, seperti mikroorganisme, gigitan serangga, serta risiko infeksi akibat bakteri atau parasit yang ada di area persawahan. Kondisi tersebut mendasari dipilihnya desa ini sebagai lokasi penelitian guna mengidentifikasi berbagai faktor risiko biologi di sektor pertanian. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan beberapa pekerja serta observasi langsung di lapangan. Proses identifikasi bahaya dilaksanakan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) sebagai langkah sistematis untuk mengenali potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan strategi pengendalian yang tepat guna mendukung keselamatan dan kesehatan para petani di wilayah tersebut.
PENERAPAN PROGRAM KERJA 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) DI PT. XYZ Hafidz, Rayhan Sultan; Siboro, Impol; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.684

Abstract

Penelitian berjudul “Penerapan Program Kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di PT. XYZ”. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan program kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di PT XYZ Balikpapan sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program 5R merupakan bagian dari filosofi Kaizen yang berfokus pada perbaikan berkelanjutan dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan 5R di PT XYZ sudah cukup baik dengan capaian rata-rata 54%. Namun, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti penerapan Ringkas (40%) dan Rapi (20%) yang masuk dalam kategori kurang baik. Di sisi lain, aspek Resik (100%), Rawat (60%), dan Rajin (80%) menunjukkan hasil baik hingga sangat baik. Hasil ini menegaskan bahwa diperlukan pelatihan dan supervisi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip 5R. Dengan penerapan yang sistematis dan dukungan manajemen, program 5R berpotensi mendorong efisiensi kerja dan budaya kerja yang positif di lingkungan PT XYZ
EVALUASI KEPATUHAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF TERHADAP STANDAR KESELAMATAN NASIONAL DAN INTERNASIONAL PADA PT BUMA REBUILD CENTER DI BALIKPAPAN Tiraninda, Nurizka; Sipahutar, Merry Krisdawati; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.685

Abstract

Penelitian ini menyatakan tingkat kepatuhan sistem proteksi kebakaran aktif di PT BUMA Rebuild Center Balikpapan terhadap standar keselamatan nasional dan internasional. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus utama evaluasi mencakup Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sistem hydrant, detektor, dan alarm kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan keseluruhan mencapai 98%, yang tergolong dalam kategori sangat baik. Detailnya, APAR, sistem deteksi, dan alarm kebakaran menunjukkan kepatuhan 100%, sesuai dengan standar NFPA dan Permenaker. Sementara itu, sistem hydrant mencapai tingkat pemenuhan antara 91,6–92,3%, yang tetap tergolong baik. Hanya ditemukan kekurangan kecil pada aspek petunjuk penggunaan hydrant. Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan telah mengimplementasikan sistem proteksi kebakaran aktif secara hampir sempurna dan sesuai regulasi. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan peningkatan berkelanjutan bagi manajemen perusahaan serta referensi bagi industri serupa yang ingin mencapai tingkat kepatuhan optimal terhadap standar keselamatan kerja. Peningkatan berkelanjutan bagi manajemen perusahaan serta referensi bagi industri serupa yang ingin mencapai tingkat pemenuhan optimal terhadap standar keselamatan kerja.
PENILAIAN RESIKO PEKERJAAN PENCAMPURAN BAHAN KIMIA PADA PT. GLOBAL PERKASA INDONESIA DI BALIKPAPAN Tonapa, Amelion; Rusba, Koymeni; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.687

Abstract

Pengelolaan bahan kimia memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan kerja, khususnya pada proses pencampuran bahan kimia di PT. Global Perkasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko yang muncul selama proses tersebut menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
KAJIAN SISTEM PROTEKSI AKTIF DAN PASIF, SERTA SARANA PENYELAMAT JIWA DI HOTEL KALIMANTAN Tabah, Nasarudin; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.688

Abstract

Bangunan dan lokasi konstruksi sering mengalami kebakaran, yang awalnya hanya api kecil dan berkembang menjadi kebakaran besar karena kurangnya langkah-langkah keamanan. Langkah-langkah tersebut ialah perencanaan sistem proteksi kebakaran dan sarana penyelamat jiwa di suatu bangunan. Sesuai dengan kondisi tersebut penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian sistem proteksi aktif dan pasif, serta sarana penyelamat jiwa di Hotel Kalimantan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data primer diperoleh melalui proses observasi dan checklist di lokasi penelitian dan data sekunder diperoleh dari profil hotel serta kajian literatur lain, lalu diselaraskan dengan Permen PU RI No.26/PRT/M/2008. Hasil dari penelitian yang dilakukan, terdapat 3 objek yang harus direkonstruksi yaitu konstruksi tahan api, tangga darurat, dan pintu darurat dikarenakan memiliki nilai total rata-rata yang masuk ke dalam range <60%. Oleh sebab itu, disarankan untuk Hotel Kalimantan segera mengadakan rekonstruksi sistem proteksi kebakaran pada bangunan hotel.
ANALISIS HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN KOMPUTER TERHADAP KELELAHAN MATA KARYAWAN PADA BANK BRI DI KOTA BALIKPAPAN Bayu, Dimas Krisna; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.689

Abstract

Kelelahan mata akibat penggunaan komputer merupakan isu signifikan dalam lingkungan kerja modern, khususnya di sektor perbankan yang menuntut intensitas kerja digital yang tinggi dan durasi paparan layar yang berkepanjangan, dimana fenomena ini berkontribusi pada penurunan produktivitas serta munculnya risiko visual dan ergonomis yang berdampak pada kesejahteraan pekerja. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah kecenderungan meningkatnya keluhan kelelahan mata pada karyawan Bank BRI di Kota Balikpapan yang bekerja lebih dari empat jam per hari di depan komputer tanpa sistem pencegahan yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan durasi penggunaan komputer terhadap kelelahan mata karyawan pada Bank BRI Balikpapan serta mengidentifikasi distribusi durasi penggunaan komputer dan keluhan kelelahan mata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional, melibatkan 40 responden yang dipilih secara purposive dari seluruh karyawan pengguna komputer di Bank BRI Balikpapan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terstandarisasi dan analisis data statistik univariat serta uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,5% karyawan menggunakan komputer lebih dari empat jam per hari dan 90% di antaranya mengalami keluhan kelelahan mata, di mana gejala dominan meliputi nyeri leher, mata kering, sakit pinggang, dan penglihatan kabur; uji chi-square menemukan hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan komputer dan kejadian kelelahan mata (p=0,0014; OR=24; 95% CI: 1,989–289,602) yang bermakna paparan lebih dari empat jam meningkatkan risiko kelelahan mata sebanyak 24 kali.