JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa is published 2 (two) times a year in February and August with peer-reviewed and open access process. Has p-ISSN: 2549-1857 and e-ISSN: 2549-4279, , published by Study Program Guidance and Counseling STKIP Andi Mattappa Pangkep. JURKAM publishes writings / articles of thought and research results written by experts, educators, scientists, practitioners and reviewers in the disciplines of counseling and counseling, counseling techniques, and educational psychology
Articles
205 Documents
Keefektifan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Untuk Mengatasi Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa
Kurniawan, Drajat Edy;
Suminar, Yulian Agus
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 2 Nomor 2 Agustus 2018
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (645.535 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v2i2.124
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji Keefektifan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Untuk Mengatasi Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa BK Universitas PGRI Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa BK Semester IV Angkatan Tahun 2016 Universitas PGRI Yogyakarta dengan sampel sebanyak 20 Mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan analisis independent sampel test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest dan postest masing-masing adalah sebesar 112,75 dan 71,35 sedangkan nilai signifikansinya sebesar 0,000. Mengacu pada kriteria uji maka 0,000 < 0,05 sehingga dapat dikatakan ada perbedaan rata-rata tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa antara sebelum dan sesudah treatment. Dengan melihat perbandingan rata-rata skor postest lebih rendah daripada pretest yaitu 71,35 < 112,75 maka terdapat penurunan tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa. Oleh karena Hipotesis Alternatif (Ha) diterima maka kesimpulannya yaitu Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Efektif Untuk Mengatasi Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa BK Universitas PGRI Yogyakarta. Kata kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Sosiodrama, Prokrastinasi akademik
Pengembangan Model Konseling Kelompok Teknik Expresif Writing Berlandaskan Falsafah Dandang Tingang Untuk Meningkatkan Perilaku Respect
Karyanti, Karyanti;
Setiawan, Muhammad Andi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (49.287 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.204
Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan konseling kelompok teknik ekspresif writing berlandaskan falsafah dandang tingang, (2) untuk menemukan desain model konseling kelompok teknik ekspresif writing dengan flasafah dandang tingang untuk meningkatkan perilaku respect peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D). Research and development atau penelitian pengembangan merupakan salah satu penelitian yang pada akhir penelitian dapat ditemukanya sebuah model baru. Analisis data dilakukan dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari pengembangan model yang sudah dilakukan peneliti maka tersususnlah sebuah model yang berisi (1) Rasional, (2) Tujuan, (3) Asumsi, (4) Target intervensi, (5) Komponen model, (6) Langkah-langkah model, (7) Materi, (8) Sarana, (9) Evaluasi dan indikator keberhasilan. Model yang sudah tersusun diujicobakan untuk mengetahui tingkat keefektifan dari model yang sudah di susun. Hasil uji coba diketahui bahwa model konseling kelompok dengan teknik expresif writing yang berlandaskan falsafah dandang tingang efektif untuk meningkatkan perilaku respect. Pengujian independen sample T Test, dari hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 19.00 diperoleh data sebagai berikut: T hitung (23,703) > T tabel (2,120) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa layan konseling kelompok dengan teknik expresif writing berlandaskan falasafah dandang tingang efektif untuk meningkatkan perilaku respect
Motivasi Berprestasi Sebagai Mediasi Pada Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Keterlibatan Siswa di Sekolah
Galugu, Nur Saqinah;
Amriani, Amriani
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (16.263 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i2.414
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh profesional disekitar siswa seperti orangtua, guru dan teman sebaya tentang pentingnya mendorong motivasi siswa yang akan mempengaruhi tingkat keterlibatan siswa di sekolah. Tujuan khusus dari penelitian ini yakni menguji hubungan antara dukungan sosial dan keterlibatan siswa di sekolah yang dimediasi oleh motivasi berprestasi. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Variabel dependen (Y) yakni keterlibatan siswa diukur dengan the school engagement index. Sedangkan variabel idependen (X) yakni dukungan sosial diukur menggunakan skala child and adolescents social support (CASS). Variabel mediasi adalah motivasi berprestasi diukur denganthe Achievement Motive Scale. Data dianalisa dengan menggunakan nalisis jalur. Subjek penelitian yakni siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Palopo sebanyak 120 orang siswa dipilih dengan menggunakan teknik proportional sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial, motivasi berprestasi dan keterlibatan siswa di sekolah. Sedangkan motivasi berprestasi tidak menjadi mediasi pada hubungan tersebut, hal tersebut dilihat dari angka hubungan langsung yang lebih besar dibandingkan hubungan tidak langsung.
Model Induktif Kata Bergambar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Verbal Siswa
Pramono, Ridwan Budi;
Astuti, Dwi;
Purwaningrum, Jayanti Putri
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (580.868 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i2.369
Kemampuan verbal memegang peranan penting dalam perkembangan kognitif dan akademis anak. Kemampuan verbal juga mendukung pemahaman anak dalam menguasai mata pelajaran yang berimbas langsung pada kemampuan akademisnya. Model induktif kata bergambar merupakan salah satu metode pembelajaran yang fokus pada penguasaan dan pengembangan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model induktif kata bergambar dalam meningkatkan kemampuan verbal. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain mengunakan dua kelompok yang diamati. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 sekolah dasar di Kabupaten Kudus yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pengambilan subjek didasarkan pada observasi dan wawancara dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pengukuran dilakukan saat pretes dan posttes menggunakan alat tes WISC. Tes WISC merupakan tes inteligensi yang biasa digunakan untuk mengukur taraf kecerdasan anak usia 5 tahun hingga 15 tahun. Pemberian perlakuan dalam penelitian ini menggunakan metode pembelajaran model induktif kata bergambar. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian menggunakan analisis uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan dengan skor 0,49 yang termasuk pada kategori sedang dengan sumbangan efektif sebesar 27,58%.
Pengembangan Model Bimbingan Belajar Quantum Learning Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa
Yusuf, Ahmad;
Nurhidayatullah, Nurhidayatullah
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (933.116 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i2.459
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui gambaran kebutuhan siswa terhadap pengembangan model bimbingan belajar Quantum Learning di SMA Negeri 3 Pangkep. (2) Mengetahui gambaran uji keterpakaian (akseptabilitas) dan keberterimaan model bimbingan belajar Quantum Learning di SMA Negeri 3 Pangkep (3) Mengetahui gambaran model bimbingan belajar Quantum Learning yang dikembangkan oleh peneliti. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Subjek dalam penelitian terdiri dari ahli praktisi bimbingan konseling, ahli bimbingan konseling dan siswa kelas X sebanyak 40 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument skala dan wawancara. Teknik analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengembangan model bimbingan belajar quantum learning untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa sangat dibutuhkan di SMA Negeri 3 Pangkep.(2) Pengembangan model bimbingan belajar quantum learning untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa melalui uji keterpakaian (akseptabilitas) mendapat penilaian baik dan uji keberterimaan mendapat penilian cukup baik, yaitu dapat diterima dan digunakan di SMA Negeri 3 Pangkep.(3) Pengembangan model bimbingan belajar quantum learning untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa yang dikembangkan berupa buku panduan yang terdiri aspek tujuan, sasaran, sarana pendukung, peran konselor, prosedur pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. (4) Penerapan model bimbingan belajar quantum learning memiliki pengaruh terhadap tingkat kemandirian belajar siswa yaitu dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas X di SMA Negeri 3 Pangkep.
Kecerdasan Emosional Dan Kecemasan Mahasiswa Bimbingan Skripsi di Universitas Syiah Kuala
Fikry, Teuku Rijalul;
Khairani, Maya
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 1 Nomor 2 Agustus 2017
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (720.134 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v1i2.60
Undergraduate research is the final project in order to completed the undergraduate degree. It is made by a college?s student under supervision. The direction process often cause anxiety for student. Anxiety is an emotional reaction of fear and anxious, thus requires the ability to control emotions such emotional intelligence. This study aimed to see the relationship of emotional intelligence and anxiety in Syiah Kuala University?s student while getting direction of research. The study was conducted on 257 student that were selected by purposive sampling technique. The data was collected by Schutte Emotional Intelligent Scale (SEIS) from Schutte, et al (1998) and anxiey scale of Depresion Anxiety Stress Scale (DASS) that has been adapted by Damanik (2011). Data were analyzed by spearman technique with result p=0.000 (p=0.05) and correlation coefficient score -0.139. This show a negative relationship between emotional intelliegence and anxiety on Syiah Kuala University?s student while getting direction of research with 4.3% contribution (r-squared=0.043). It?s mean individual with the high level of emotional intelligence followed by the low level of anxiety, and vice versa.
Efektivitas Teknik Restrukturisasi Kognitif Untuk Mengurangi Kecemasan Menghadapi Ujian Nasional
Nurimbawan, Imam
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.703 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i2.374
Penelitian ini merupakan penelitian pre-experiment dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan one-group pre-test post-test design. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas restrukturisasi kognitif dalam mengurangi kecemasan menghadapi ujian nasional. Subyek penelitian ini adalah peserta didik yang masuk pada katagori kecemasan menghadapi ujian nasional tinggi. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala kecemasan menghadapi ujian nasional. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan pengujian hipotesis menggunakan analisis statistic non-parametric wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengurangi kecemasan menghadapi ujian nasional peserta didik dapat dilakukan dengan teknik restrukturisasi kognitif. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji wilcoxon signed ranks test menunjukkan bahwa nilai Z hitung lebih besar dari nilai Z tabel yaitu 2.533 > 2,262 dan nilai signifikasi hitung lebih kecil dari taraf kesalahan 5% yaitu 0,011 < 0,05. Hasil perhitungan gain score menunjukan rata-rata skor kecemasan menghadapi ujian nasional saat pre-test yaitu 74,58%. sedangkan nilai rata-rata kecemasan menghadapi ujian nasional saat post-test mengalami penurunan menjadi 37,08%. Hasil lain dari analisis tersebut didapat gain score sebesar 0,59 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa teknik restrukturisasi kognitif efektif mengurangi kecemasan menghadapi ujian nasional peserta didik
Penanaman Moral Untuk Meningkatkan Pribadi Berkarakter Remaja
Purwati, Purwati;
Yuhenita, Nofi Nur;
Purwandari, Septiyati;
Faizah, Rayinda
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2863.616 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i2.378
The purpose of this study is to develop a model of moral cultivation in adolescents in the form of practical books that can be used as a guide for teachers, counselors, parents, students and practitioners based on need assessment problems by involving stakeholders in the preparation and accompaniment. This research is a Research and Development (R&D) research. This research lasted 2 years. In the first year, a study was carried out on a moral inculcation model that had been carried out and a survey of moral behavior in adolescents that became a crucial issue. Furthermore, various models of moral cultivation interventions in adolescents are combined with the values of adolescent karaker values which are priorities for completion. In this study, a qualitative descriptive method was used to collect data while the counseling model for adolescents used the literature review and evaluative methods, so that drafted models and book models of moral cultivation were arranged in adolescents. The moral cultivation model consists of 5 stages namely habituation, observation, example, consequences and coaching.
Efektivitas Teknik Modeling Dan Self Management Terhadap Self-Affiliation Ditinjau Dari Jenis Kelamin Siswa
Waluwandja, Petrisia Anas;
Fanggidae, Yenssy Marvilen
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (813.256 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i2.361
This research aims to determine the difference of self-times students of grade X SMA Swasta PGRI Kupang based on modeling and self-management techniques, gender, and interaction of modeling and self-management techniques with gender in Student's self-affiliation needs. The research method used is the Quasi-experiment with the two-factor design research plan or often called 2 X 2 factorial design. The population of this study is all students of grade X private school SMA PGRI Kupang, which amounted to 423 students, with samples of 100 students. Every single group consists of 25 students where each group is divided into male and female groups. Sampling techniques using simple random sampling. The results showed that: (1) There is no difference of self-affiliation students of grade X SMA Swasta PGRI Kupang based on modeling and self management techniques; (2) There is no difference of self-affiliated students of grade X SMA Swasta PGRI Kupang based on students' gender; and (3) No interaction of modeling and self-management techniques with the gender of students in determining the need of self-affiliated students of grade X SMA Swasta PGRI Kupang.
PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING KOMPREHENSIF UNTUK MENGEMBANGKAN STANDAR KOMPETENSI SISWA
Bhakti, Caraka Putra
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 1 Nomor 2 Agustus 2017
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (585.733 KB)
|
DOI: 10.31100/jurkam.v1i2.63
Comprehensive guidance and counseling programs are based on achievement of developmental tasks, potential development, and alleviation of counselee problems. Developmental tasks are formulated as competency standards to be achieved by counselors, so this approach is also called standard-based guidance and counseling. Standards of student competence refers to Standards Independence Competence Learners (SKKPD) which is divided into 11 aspects of development. Successful implementation of comprehensive guidance and counseling program is the fulfillment of six characteristics, namely holistic, systematic, balanced, proactive, integration in school curriculum, and reflection. Procedures in the preparation of comprehensive guidance and counseling programs are planning (planning), organizing (organizing), implementation (penging), and evaluation (evaluation). Implementation of guidance and counseling programs is supported by the availability of skilled human resources. Teacher guidance and counseling / counselors are expected a set of knowledge and skills that support the implementation of the program. A full knowledge of developmental theory. Counselor's skills are to coordinate with various parties in implementing guidance and counseling program. The counselor has a strong leadership in running the guidance program, and has a proportional time management skills that is 80% of the time counseling and guidance services are directive in the learners while 20% of the service time is for the activity of the program management and system support