cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
An Analysis Of Factors Affecting English Department Students In Thesis Writing THESIS WRITING Sandiarsa S., K. Dedy; Hanan, Ahmad
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5171

Abstract

This study aimed to analyze factors affecting students in writing thesis. This research was qualitative research with descriptive design. The participants of this research were 20 students of the eighth semester students of English Department Program at FBMB UNDIKMA 2022/2023.  The researchers used questionnaire and interview as the instruments. The instruments were focused on the three factors:  psychological, sociocultural and linguistics factors. Based on the result of questionnaire, it showed that in psychological factor the students obtained 75% score,  meanwhile in sociocultural factor the students obtained 71% score,  and the highest factor affecting students in writing thesis was linguistic factor which reaching the score of 80%. Based on the average of those three factors showed that the students obtained 76% score; it means that the students have high score criteria. Moreover, based on the interviews showed that there were no students answers disagree toward the questions of interview. Alternatively, it can be concluded that the result of questionnaire and interview was matched. Consequently, it can be suggested that, the eighth semester students of English Department Program at FBMB UNDIKMA have to pay more  attention in linguistic factor, since  this  factor was the highest percentage that can interfere graduation process.
Penggunaan Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Suhu Dan Kalor Sekolah Dasar Pinang Sari, Mutiara; Rini, Riswanti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5207

Abstract

The classroom action research conducted by the researchers aims to improve the learning outcomes of fifth grade students at SD Negeri 2 Hajimena, especially in science lessons on temperature and heat. The research was conducted for approximately 3 months. The background of this research is the low student learning outcomes, there are still many educators delivering science learning material only with lectures so that the illustrations captured by students are also still abstract. Delivering material by educators in lectures makes the learning process dominated by educators and only a few students. The lack of students' role in the learning process will cause students to be passive, bored, and bored. This research was conducted by several stages including action, test and observation. The results showed that there was an increase in student learning outcomes influenced by the PBL Model. The increase in the value of science learning outcomes on temperature and heat by students could be seen from before the action was taken, namely in the pre-cycle only 8 students (38.9%) completed, after the action was taken on The first cycle of students who passed increased to 11 students (52.38%), and after the action was taken in the second cycle the students who passed increased to 18 students (85.71%). This research was successful because it had reached the set indicators, namely ≥80% of all students with KKM ≥75.
Pengaruh Kontribusi Sosial Dalam Meningkatkan Karakteristik Sosial Kemasyarakatan Untuk Mahasiswa Siburian, Chintya Siburian; Manurung, Lusi Manurung; Situmorang, Thessa Situmorang; Purba, Winda Sari; Munthe, Gr Bangun
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5255

Abstract

Mahasiswa adalah gelar baru bagi yang baru saja lulus SMA dan sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi. Mahasiswa baru akan menjalani kehidupan barunya dan menghadapi perubahan baik di lingkungan perkuliahan maupun tempat tinggalnya, terutama bagi mahasiswa baru yang merantau. Dalam hal ini mahasiswa baru perlu menyesuaikan diri untuk dapat hidup nyaman tanpa tekanan di lingkungan barunya. Mahasiswa baru membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan dunia perkuliahan yang baru. Bantuan ini dapat berupa bantuan sosial. Adanya pendampingan berupa dukungan sosial dalam proses penyesuaian diri yang mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa baru.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan penyesuaian diri pada mahasiswa baru yang bermigrasi serta pengaruhnya terhadap kesehatan mental .
Implementasi Budaya Religius Dalam Peningkatan Kedisiplinan Siswa DI MAPM Cukir Jombang Lutfiah, Laily; Kurniawan, Asep
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.4963

Abstract

Abstrak. Penelitian ini membahas terkait Implementasi Budaya Religius dalam Peningkatan Kedisiplinan Siswa di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang. Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk mengembangkan kemampuan pembawaan, baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan. Adanya budaya menjadi sarana pembentukan perilaku siswa yang sesuai dengan nilai yang diterapkan untuk melihat perkembangan siswa atau perilaku disiplin pada siswa. Maka dari itu, pada pembahasan ini peneliti akan membahas Implementasi Budaya Religius dalam Peningkatan Kedisiplinan Siswa di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi budaya religius di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang, untuk mengetahui peningkatan kedisiplinan siswa di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang, dan untuk mengetahui implementasi budaya religius dalam peningkatan kedisiplinan siswa di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui suatu hal secara mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi budaya religius di MA Perguruan Mu’allimat sudah berjalan dan terlaksana dengan baik mulai dari kegiatan harian dan mingguan. Peningkatan kedisiplinan di MA Perguruan Mu’allimat melalui beberapa faktor, yaitu penerapan peraturan dan tata tertib di Madrasah, adanya budaya religius, dan kegiatan ekstrakulikuler. Dan dengan di Implementasikan Budaya Religius di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang selain mendekatkan diri kepada Allah juga menjadi faktor meningkatnya kedisiplinan siswi.
Debaters’ Critical Thinking Skills In Reading Text Firman, Edi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5275

Abstract

This research aimed at finding out the measurement of the level of E2DC debater’s critical thinking skill in reading newspaper and the strategy that used. There were many important things as debaters that were: make argumentation well, practice critical thinking and good public speaking as native speaker. Not only that but also you will have confidently in the classroom when you presentation and felt easier than other students. In providing evidence the debater should have good background of knowledge because that was the way to increase debaters’ critical thinking. The members of this community were trained to becoming debaters and being able to make an argumentation well and have critical thinking skills with kind of issue. The researcher identified several problems in Debaters’ critical thinking skills. In other words, a debater must have critical skills to understand the main idea from the text and can make inference by their own words. Not only that but also, they must be able to make it different between the fact, opinion and non-fact. The result of observation section. First debater was Excellent as the OG (Opening Government), the second debater was Average as the OO (Opening opposition), the third debater was Good as the CG (Closing Government) and the last or the fourth debater was Below Average as the CO (Closing Opposition). From all the percentage shows that, the percentage of using Cognitive Domain in reading skills from the four debaters is higher than Incorporating Critical Thinking. 
Opening Teaching To Motivate Students In Learning English Sani, Riny Dwitya; Asty, Herfyna
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5173

Abstract

The research is to find out the opening activities of teaching carried out by English teachers to motivate students. This type of research is qualitative in nature with a descriptive method. Data collection techniques were carried out through observation and field notes. Based on the results of research and discussion of opening teaching activities by English teachers to motivate students in class, it can be concluded that the skills of English teachers in class in opening learning include: arousing students' attention, namely variations in teaching styles, use of instructional media and interaction patterns. , namely excited and enthusiastic, arousing curiosity, and generating conflicting ideas. Giving references, namely conveying learning objectives and determining activity steps. Demonstrating relevance, namely determining stepping stones, generating new knowledge, providing continuous material. Regarding all of these indicators, the researcher found that the English teacher's opening teaching activities had been carried out although not all the indicators and results of the study found that the teacher motivated student learning to open teaching activities by creating an active learning process such as making eye contact, providing discussion with questions and then students answer according to their knowledge, the teacher's character is friendly, and explains the material with clear intonation.
Faktor-Faktor yang Menghambat Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD Inpres Timbukar Tahun Ajaran 2022/2023 Tuerah, Paulus Robert; Mokoagow, Ria Risnawaty; Ansyu, Sudirman; Mesra, Romi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5260

Abstract

Tujuan penulisan atikel ini adalah untuk mengetahui apa saja fakto-faktor yang menghambat keaktifan belajar siswa kelas IV SD Inpres Timbukar Tahun Ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penghambat keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, yaitu faktor pertama adalah faktor internal atau faktor yang muncul dari dalam diri siswa tersebut seperti siswa yang tidak fokus belajar setelah lelah bermain pada saat jam istirahat. Faktor yang kedua adalah faktor eksternal atau faktor yang muncul dari luar atau dari lingkungan siswa tersebut berada seperti gangguan dari teman sebaya yang mengajak bercerita ketika guru sedang menjelaskan
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Budaya Baca Al Quran Di SMP Al Furqan Madrasatul Quran Tebuireng Jombang Junaedi, Erik; Falah, Moh. Syamsul
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.4968

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan budaya baca Alquran di SMP Al Furqan Madrasatul Quran Tebuireng Jombang. Dalam hal ini, masalah yang dihadapi adalah Bagaimana seharusnya kepala sekolah menangani dan mendorong siswa peningkatan budaya baca Alquran di SMP Al Furqan Madrasatul Quran Tebuireng Jombang sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kepemimpinan kepala Sekolah dalam meningkatkan budaya baca Alquran, gaya Kepemimpinan Kepala sekolah, serta kendala- kendala dalam peningkatan budaya baca Alquran di SMP Al Furqan Madrasatul Quran Tebuireng Jombang. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data yang berasal dari respon kepala sekolah diperoleh melalui analisis data. Sedangkan penyerapan data dilakukan melalui pengamatan dan triangulasi. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan sumber. Kesimpulan penelitian ini, kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan budaya baca Alquran di SMP Al Furqan Madrasatul Quran Tebuireng Jombang selaku kepala sekolah dan juga Sebagai seorang pemimpin, ia senantiasa mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengimplementasikan ide-ide baru sesuai dengan visi dan misi sekolah. Wawancara kepala sekolah melakukan beberapa hal dalam membaca Alquran yaitu kepribadian, kemampuan memberi arahan, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan mengambil tindakan, dan kemampuan komunikasi yang baik bersama para guru dan bagaimana beliau membangun kepemimpinan demokratis berbasis kekeluargaan, agar para guru dapat menyalurkan ide kreatifnya kepada kepala sekolah tanpa rasa canggung demi kemajuan serta tercapainya visi dan misi sekolah.
Dampak Terapi Naratif pada Persepsi Realitas dalam Konseling: Analisis Kualitatif Tinentang, Novelia Christine; Silaen, Widia Manisa; Lumuhu, Chalsa Maryam; Kindangen, Kasih Injilia; Kubika, Okriani; Pinangkaan, Angelica Aquila; Temponbuka, Krisnover; Kasenda, Rinna Yunita; Wantah, Mario Erick
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5182

Abstract

Terapi naratif adalah suatu pendekatan konseling yang dilakukan dalam bentuk individu ataupun kelompok dengan mengajak klien agar mau terbuka mengungkapkan pengalamannya dengan bercerita terkait masalah yang dihadapinya. Di dalam konseling, terdapat beberapa langkah yang digunakan dengan terapi naratif. Pertama, mengeksternalisasi masalah. Hal ini dilakukan dengan terlebih dahulu meminta klien mengemukakan nama yang bermakna untuk masalah tersebut. Kedua, menghancurkan narasi lama yang dipenuhi masalah dan menggantinya dengan narasi alternatif yang memiliki fokus berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak terapi naratif pada persepsi realitas dalam konseling. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak terapi naratif pada persepsi realitas dalam konseling sangatlah signifikan. Melalui terapi naratif, klien dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang diri mereka sendiri dan tentang cara mereka memandang dunia di sekitar mereka. Dalam keseluruhan, terapi naratif memiliki potensi besar untuk membantu klien memperbaiki persepsi mereka tentang realitas dan membuka diri pada kemungkinan yang lebih luas.
Cognitif Behavior Therapy Untuk Mengatasi Kecemasan Pada Mahasiswa Semester Awal Herlambang, Netania; Junawal, Muhammad Iksan; Lumuhu, Chelsy Fatimah; Pigome, Maria; Br. Barus, Anja Falentina; Br. Berutu, Heriana Forida; Sundalangi, Derol Josua; Kasenda, Rinna Yunita; Wantah, Mario Erick
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5181

Abstract

Mahasiswa semester awal merupakan masa peralihan dari masa SMA ke masa perkuliahan , jadi ada banyak perubahan perubahan situasi dan kondisi yang dialami oleh seseorang yang akan duduk di bangku kuliah. Tugas dan berbagai kegiatan kampus yang akan terus ada hingga mahasiswa sampai pada tahap wisuda ,tidak mudah dalam meraih semua itu ,membutuhkan kepercayaan diri yang cukup dalam mengerjakan hingga menyajikannya dan menyelesaikannya  , namun beberapa mahasiswa mempunyai rasa cemas akan hal tersebut , mulai dari rasa takut , gugup, hingga cemas tidak dapat menyelesaikan studinya. Ada berbagai alasan. Malu tampil dimuka umum karena takut ditertawai, ada yang kurang merasa puas akan penampilannya , takut dikritik , dan masih banyak lagi pikiran pikiran negative yang membuat tingkat kecemasan meningkat , hingga tak sedikit berujung pada gangguan fisik. Seorang mahasiswa semester awal berusia 19 tahun , memiliki pengetahuan akademik yang baik namun kurang percaya diri dan cemas akan studinya akan menjadi subjek pada penelitian ini,

Page 47 of 112 | Total Record : 1117