cover
Contact Name
Rikie Kartadie
Contact Email
rikie@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282178785546
Journal Mail Official
jipi@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
Jl. Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru, Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timurr
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : -     EISSN : 25408984     DOI : http://dx.doi.org/10.29100/jipi
Core Subject : Science, Education,
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) e-ISSN: 2540 - 8984 was made to accommodate the results of scientific work in the form of research or papers are made in the form of journals, particularly the field of Information Technology. JIPI is a journal that is managed by the Information Technology Program PGRI STKIP Tulungagung. Journal has been indexed by Google Scholar, DOAJ, Academic Keys and others. JIPI has been supervised by RJI (Relawan Jurnal Indonesia).
Articles 1,124 Documents
KOMPARASI BERBAGAI MODEL KLASIFIKASI TEKS UNTUK ANALISIS SENTIMEN KINERJA PELATIH TIMNAS INDONESIA Aryuda, Aryuda; Suryono, Ryan Randy
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6535

Abstract

Proses Pelatihan timnas Indonesia mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak kedatangan pelatih Shin Tae-yong pada akhir 2019. Sebelumnya, timnas sering mengalami fluktuasi performa akibat metode pelatihan yang kurang terstruktur dan kurangnya inovasi dalam strategi permainan. Dengan Shin Tae-yong, timnas mulai menerapkan pendekatan pelatihan yang lebih modern, dengan fokus pada teknik dasar, taktik permainan, dan kebugaran fisik pemain. Penelitian ini menganalisis 4.476 data sentimen publik dari pengguna X mengenai kinerja Shin Tae-yong. Peneliti membandingkan tiga model klasifikasi teks, yaitu Naive Bayes, SVM, dan Logistic Regression. Melalui perbandingan ini, penelitian diharapkan dapat menentukan model klasifikasi mana yang lebih baik dalam menganalisis komentar publik terkait kinerja Shin Tae-yong. Dengan menggunakan teknik optimasi SMOTE, data yang digunakan dapat diseimbangkan, di mana pelabelan menghasilkan 4.128 data mayoritas dan 344 data minoritas. Dengan optimasi SMOTE, data sentimen positif dan negatif disesuaikan agar model algoritma dapat bekerja lebih baik. Hasil komparasi menunjukkan bahwa model SVM dan Logistic Regression menghasilkan akurasi yang sama, yaitu 99%, sedangkan Naive Bayes menghasilkan akurasi sebesar 91%. Meskipun demikian, Logistic Regression menunjukkan sedikit keunggulan dalam Confusion Matrix, dengan True Positive (TP) sebesar 1.229 dan True Negative (TN) sebesar 1.222, dibandingkan dengan SVM yang memiliki TP 1.220 dan TN 1.221. Ini menunjukkan bahwa Logistic Regression sedikit lebih baik dalam mengklasifikasikan sentimen dibandingkan dengan Naive Bayes dan SVM.
DRE!: A RULE-BASED SOFTWARE REQUIREMENT EXTRACTION FRAMEWORK FOR INDONESIAN DOCUMENTS Maulana, Moh. Zulfiqar Naufal; Adrian, Ahmad Reza; Adhyaksa, Fathan Alfariel; Prasetya, Didik Dwi; Ardiansyah, Jevri Tri; Adha, Hanif Rifai
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v11i1.9357

Abstract

Extracting software requirements from descriptive documents is a crucial yet challenging phase in software engineering, par-ticularly when performed manually. This research proposes DRE!, a framework for automatically extracting functional requirements from Indonesian-language system descriptions. The employed methodology applies a concise workflow that begins with data acquisition, involving a system description and a predefined list of actors. The process continues with preprocessing, word dependency parsing for grammatical analysis, actor detection featuring a previous-sentence refer-ence mechanism, and requirement construction using an ac-tor-centric template. The workflow concludes with a similarity check (cosine similarity) for redundancy elimination. The framework was evaluated on eight software description da-tasets. The evaluation results demonstrate promising perfor-mance, with F1-Scores on seven of the eight datasets ranging from 0.76 to 0.88. Peak performance was recorded on the "EduLearn" dataset (F1-Score 0.88). However, an anomaly was identified in the "LogiWare" dataset (F1-Score 0.52), which was attributed to a high rate of False Positives. This finding indicates that DRE! is effective in extracting require-ments, but its performance is highly influenced by the clarity and linguistic style of the source documents.
IMPLEMENTASI MODEL UTAUT UNTUK MENGIDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENERIMAAN CHATBOT META AI WHATSAPP Anargya, Layra Narda; Purwaamijaya, Btari Mariska; Nugraha, Muhammad Rizki
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.9337

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) mendorong integrasi chatbot ke berbagai platform, termasuk WhatsApp melalui fitur chatbot Meta AI. Namun, tingkat penerimaan pengguna terhadap fitur ini masih lebih rendah dibandingkan chatbot lain seperti ChatGPT dan Gemini. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan pengguna terhadap chatbot Meta AI WhatsApp dengan menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 270 pengguna aktif WhatsApp yang telah mencoba chatbot Meta AI, dengan analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy (p = 0,000), effort expectancy (p = 0,000), dan social influence (p = 0,000) berpengaruh positif signifikan terhadap behavioral intention, sedangkan facilitating conditions tidak berpengaruh signifikan (p = 0,949). Selain itu, behavioral intention berpengaruh positif signifikan terhadap use behavior (p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan pengaruh sosial merupakan faktor utama dalam membentuk niat penggunaan, sementara dukungan teknis bukan lagi faktor penentu. Dengan demikian, peningkatan relevansi fitur dan pengalaman pengguna diperlukan agar persepsi positif terhadap chatbot Meta AI WhatsApp dapat berkembang menjadi perilaku penggunaan yang berkelanjutan.
ANALISIS SENTIMEN TERHADAP KOMPETENSI KERJA GENERASI Z MENGGUNAKAN MODEL NAIVE BAYES Awwal, Salsabil Nuuril; Gunawan, Dedi
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.7065

Abstract

Peran Generasi Z di dunia kerja semakin penting dan sangat berdampak bagi generasi-generasi sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis sentimen terkait kompetensi kerja Generasi Z berdasarkan opini pengguna platform X, menggunakan metode Naive Bayes. Data sebanyak 2.511 tweet diproses melalui tahapan scraping, preprocessing, labeling (manual dan otomatis), visualisasi, splitting data, ekstraksi fitur TF-IDF, oversampling, modeling, dan evaluasi model. Hasil evaluasi dari labeling manual menunjukkan bahwa model mencapai akurasi 68% dengan nilai precision, recall, dan f1-score masing-masing sebesar 66%, 76%, dan 71% untuk sentimen negatif, serta 70%, 58%, dan 64% untuk sentimen positif. Sedangkan hasil evaluasi dari labeling otomatis menunjukkan bahwa model mencapai akurasi 70% dengan nilai precision, recall, dan f1-score masing-masing sebesar 77%, 75%, dan 76% untuk sentimen negatif, serta 59%, 62%, dan 60% untuk sentimen positif. Aplikasi web berbasis Flask juga dikembangkan untuk memprediksi sentimen kalimat yang dimasukkan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap Generasi Z didominasi pandangan mereka sebagai individu yang peduli terhadap kesehatan mental. Sebaliknya, sentimen negatif menyoroti pandangan mereka kurang kompeten karena kerap menunda pekerjaan atau mundur akibat isu mental health.
PERANCANGAN SISTEM PEMESANAN MANDIRI BERBASIS WEBSITE PADA CAFFE MLATEA UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN Wafi, Fika Kamalul; Wijayanti, Esti; Chamid, Ahmad Abdul
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.7241

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pesatnya perkembangan industri kuliner serta berbagai tantangan dalam pelayanan yang dihadapi oleh Caffe Mlatea Kudus, seperti antrean panjang, kesalahan pencatatan pesanan, dan keterbatasan dalam melayani lonjakan pelanggan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sistem pemesanan mandiri berbasis website dengan akses melalui QR Code yang mengintegrasikan fitur pemesanan dan pembayaran digital. Pengembangan sistem menggunakan metode waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan use case diagram dan class diagram, implementasi, serta pengujian. Hasil pengujian black box testing menunjukkan seluruh fungsionalitas sistem berjalan sesuai spesifikasi, sementara pengujian System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 74.2 yang menunjukkan sistem berada pada kategori acceptable dengan grade C dan tingkat Good. Implementasi sistem berhasil mengoptimalkan proses pelayanan dengan menyederhanakan pemesanan, mengurangi kesalahan pencatatan, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui integrasi pembayaran digital dan fitur analisis data pelanggan untuk pengambilan keputusan strategis.
PENGEMBANGAN ANTAR MUKA APLIKASI MOBILE MESIN PENERJEMAH BAHASA DAERAH SUMATERA SELATAN BERBASIS MODULAR MENGGUNAKAN FRAMEWORK FLUTTER Prasetia, Syafaat; Kunang, Yesi Novaria; Yadi, Ilman Zuhri; Purnamasari, Susan Dian
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6570

Abstract

Bahasa daerah Sumatera Selatan terdiri dari Bahasa Jawa, Kayu Agung, Komering, Lematang, Melayu, Ogan, Basemah dan Pedamaran. Setiap bahasa tersebut menjadi identitas setiap daerah di provinsi Sumatera Selatan. Akan tetapi, sudah tidak banyak khususnya anak muda yang menggunakan atau mengenal bahasa daerah Sumatera Selatan.  Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan antar muka aplikasi penerjemah bahasa daerah Sumatera Selatan yaitu bahasa Basemah, Palembang, Komering ke Indonesia, maupun sebaliknya. Metode yang digunakan adalah extreme programming yaitu metode pengembangan perangkat lunak yang responsif terhadap perubahan, terdiri dari beberapa iterasi yang dapat dilakukan berulang kali sesuai kebutuhan. Tools yang akan digunakan untuk membuat tampilan aplikasi yaitu Flutter yang merupakan framework untuk aplikasi mobile yang memungkinkan pengembangan aplikasi dengan kinerja tinggi. Hasil yang dari penelitian ini berupa antar muka aplikasi untuk menghubungkan model machine translator seq2seq (sequence-to-sequence) yang dikembangkan sebelumnya menggunakan API Flask. Berdasarkan hasil pengujiang menggunakan metode SUS (Systems Usability Scale) dari 20 responden, antar muka yang dikembangkan mendapat skor SUS 78 (good).
PERANCANGAN APLIKASI COMBINE UNTUK PENGGABUNGAN DOKUMEN KLAIM RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE AGILE DI RSUD BANDUNG KIWARI Sulaeman, Ahmad; Yunengsih, Yuyun; Abdussalaam, Falaah
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v11i1.7732

Abstract

Pengelolaan klaim rawat jalan di RSUD Bandung Kiwari mengalami tantangan signifikan dalam pelayanan, terutama dalam penggabungan berkas klaim rawat jalan dikarenakan masih menggunakannya sistem semi-manual dalam proses penggabungan. Proses ini memakan waktu petugas karena masih menggunakan sistem semi-manual yang harus menggabungkan dan mengurutkan dokumen klaim seperti Laporan Individual Pasien (LIP), Surat Eligibilitas Pasien (SEP), Resume Medis, Surat Kontrol, dan dokumen-dokumen penunjang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi Combine yang menggunakan metode Agile untuk dapat mengotomatisasi penggabungan dokumen klaim rawat jalan dan juga mendeteksi bila ada ketidaklengkapan se-buah dokumen sebelum diajukan. Selain itu, karena tidak adanya sis-tem otomatisasi dapat menyebabkan potensi kesalahan dalam pengajuan klaim. Metode kualitatif diaplikasikan pada penelitian ini beserta teknik penghimpunan data lewat wawancara serta me-manfaatkan pendekatan Agile Sprint dalam perancangan aplikasi Combine. Aplikasi ini dirancang menggunakan Bahasa pemrograman Python sehingga dapat kompatibel dengan sistem yang ada di RSUD Bandung Kiwari. dan berdasarkan hasil uji coba, aplikasi Combine ini meningkatkan kecepatan penggabungan dan meningkatkan pem-rosesan hingga 50% lebih cepat dari sistem yang digunakan sebe-lumnya. Dengan adanya aplikasi Combine ini membantu petugas da-lam menangani dokumen klaim.
MENUJU PEMAHAMAN KOMPREHENSIF TENTANG SMART LIVING: DEFINISI, FUNGSI, DAN TEKNOLOGI PENDUKUNG Nur Insan, Almira Syamsi; Prasetyo, Yuli Adam; Mukti, Iqbal Yulizar; Santoso, Ari Fajar
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6479

Abstract

Smart Living adalah bagian dari paradigma kota pintar yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup penduduk kota melalui penggunaan teknologi informasi secara strategis. Konsep ini mencakup berbagai fungsi dan layanan yang dirancang untuk membuat kehidupan sehari-hari lebih efisien dan nyaman. Istilah "Smart Living" ditafsirkan secara beragam dalam berbagai literatur, yang menghasilkan perspektif dan definisi yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan berbagai interpretasi tersebut ke dalam sebuah studi komprehensif, memberikan definisi menyeluruh tentang Smart Living, fungsi-fungsinya, dan teknologi yang mendukungnya. Penelitian ini mengeksplorasi kehidupan cerdas berdasarkan penelitian sebelumnya, mengumpulkan informasi tersebut menjadi studi yang komprehensif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendefinisikan secara menyeluruh terminologi, fungsi, layanan, dan teknologi yang terkait dengan Smart Living. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review, yang meninjau beberapa jurnal dan artikel terkait untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Dengan mendetailkan pengembangan konsep Smart Living, penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi inovasi selanjutnya dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman tentang Smart Living secara menyeluruh.
Implementasi Metode Static Forensics Untuk Ekstraksi File Steganografi Pada Bukti Digital Menggunakan Framework NIST Asran, Asran; Alwi, Erick Irawadi; Azis, Huzain
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v11i1.7406

Abstract

Steganografi berfungsi sebagai teknik anti-forensik yang memungkinkan pelaku kejahatan menyembunyikan informasi dalam pesan lain, hal tersebut dapat menyulitkan penyelidik untuk menemukan bukti sebenarnya atas suatu kejahatan. Oleh karena itu, penyelidik harus mengenali dan memanfaatkan alat yang tepat untuk ekstraksi guna mengakses pesan yang melibatkan steganografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti digital dengan menerapkan metode forensik statis berdasarkan kerangka kerja yang disiapkan oleh National Institute of Standards and Technology (NIST), penelitian ini juga berfokus pada proses ekstraksi file yang disusupi menggunakan steganografi, yang dilakukan berdasarkan skenario kejahatan. Alat yang dipakai dalam penelitian ini mencakup FTK Imager, Autopsy, HashMyFiles, USB Write Blocker, WinHex, Stegspy, serta InvisibleSecrets. Analisis proses ekstraksi menunjukkan bahwa, dari 10 file yang diperiksa sesuai dengan skenario kasus, 9 file berhasil diekstraksi dan menghasilkan tingkat keberhasilan sebesar 90%. Sebaliknya, 10% file yang tersisa tidak berisi data atau informasi tersembunyi yang relevan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa file steganografi yang berhasil diekstrak dapat dijadikan sebagai alat bukti materiil hukum yang sah.
Evaluasi Kualitas Layanan Absensi Pada Aplikasi My Pelindo Terhadap Kepuasan Pengguna Menggunakan Metode E-Servqual (Studi Kasus: PT Pelindo Terminal Petikemas) Rachman, Feby Metya Andrawati; Kristanto, Titus; Rospricilia, Tita Ayu
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6412

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kualitas layanan absensi PCICO dalam aplikasi My Pelindo di PT Pelindo Terminal Petikemas, yang menghadapi masalah seperti kegagalan absensi, kesalahan registrasi wajah, ketidaksesuaian lokasi geofencing, dan ketidaksesuaian tampilan layanan di antara pengguna. Masalah-masalah ini dapat menyebabkan pemotongan gaji dan hilangnya uang makan bagi pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan dan kepuasan pengguna dengan membandingkan persepsi dan harapan pengguna menggunakan alat ukur e-servqual, yang mengevaluasi dimensi seperti efisiensi, pemenuhan, keandalan, privasi, responsivitas, kompensasi, dan kontak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan data dan menemukan hubungan signifikan antara kualitas layanan dan kepuasan pengguna. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan di semua dimensi e-servqual untuk meningkatkan kepuasan pengguna, terutama pada 25 dari 26 kategori yang termasuk dalam kepuasan negatif, sementara 1 kategori lainnya termasuk kepuasan positif yang tidak memerlukan perbaikan.