cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 24770523     EISSN : 26139820     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, e-issn; 2613-9820, issn cetak; 2477-0523 mengundang para ilmuwan untuk mempublikasikan karya ilmiah berupa penelitian atau makalah yang dibuat dalam bentuk artikel berkaitan dengan isu-isu politik, sosial, hukum, kebudayaan dan perekonomian warga negara berdasarkan pancasila. Kewarganegaraan diperlakukan sebagai konsep strategis dalam analisis Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan diterbitkan setiap bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENCEGAH DEGRADASI MORAL TERHADAP ISU SARA DAN HOAX Rahmat Kevin Priyatna; Dewi Oktaviani Hidayat; Inggi Eltariant; Sindi Agustina Fernanda
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v5i1.1032

Abstract

ABSTRAK Pancasila adalah suatu dasar negara dan ideologi negara Indonesia sejak 18 Agustus 1945. Mulai sejak itu kita menjadi warga negara yang dimana segala penyelenggaraan negara didasarkan atas Pancasila. Dalam perumusan Pancasila terjadi berbagai perdebatan yang akhirnya diputuskan suatu dasar negara yaitu Pancasila. Dengan itu, kita sebagai warga negara Indonesia harus  menghargai segala jasa para pahlawan yang telah membentuk suatu falsafah yang dapat menyatukan Indonesia.Indonesia adalah negara yang berbentuk kepulauan yang terdiri dari  suku, agama, ras, adat istiadat yang  beragam. Hal ini membuat berbagai tantangan muncul didalam negara ini. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi juga merupakan bentuk berkembangnya peradaban dunia ini. Setiap perkembangan yang ada menimbulkan suatu dampak positif dan negatif . Degradasi moral bangsa Indonesia adalah dampak  dari berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Banyaknya pengaruh-pengaruh dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini salah satunya yaitu beredarnya isu SARA dan hoax. Dengan adanya kedua hal tersebut tentu dapat membuat persatuan yang dibentuk  dari awal dengan adanya Pancasila akan memudar dan perlahan jauh dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Kata Kunci : Nilai-nilai Pancasila, Degradasi Moral, Isu SARA, dan Hoax. 
Profil Anak Jalanan di Daerah Bekas Lokalisasi Balong Cangkring Mojokerto Muhammad Gunawan Sadjali; A. Rosyid Al Atok; Siti Awaliyah
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/a

Abstract

The most dominant factor causing street children is due to family economic problems that are not able to meet the necessities of life. Apart from economic factors, the family can also be relied on by cultural, social, and parental education factors that are still low so that they cannot motivate children to live better lives. The income that street children earn varies depending on the time on the road and the type of work they choose. The average income of street children is around Rp. 50,000, - up to Rp. 100.000, - with a choice of professions as buskers, hawkers, and car glass cleaners. The spots for street children are mostly found, which are blocked by red lights or other places such as the center of the situation. The behavior of active and passive assisted members is no different, but when compared to passive members, it is very easy for active members and is directed to a better pattern of behavior. The purpose of this research is to look at the background of street children in Balong Cangkring which is focused on the reasons for being street children; income; a gathering place; and the behavior of active and passive assisted members. This research uses qualitative research with a case study approach, descriptive analysis techniques, semi-structured interviews and semi-participant observation. Participants were taken by using purposive sampling technique as many as 8 respondents.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PPKn PADA SMP NEGERI 3 KALIDAWIR TULUNGAGUNG Fandy Adpen Lavietamzi
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/ppkn.v2i1.333

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Pendidikan yang memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu sektor pendidikan terus menerus mengalami pembaharuan ke arah yang lebih baik seiring dengan perkembangan jaman. Pada hakekatnya tujuan peningkatan mutu pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, dalam hal ini kunci dan tolak ukur yang utama adalah keberhasilan peserta didik. Kepala sekolah, guru, konselor, dan sebagainya lebih berperan sebagai fasilitator. Oleh karena itu kemampuan guru dan fasilitator lain dalam menyiapkan siswa agar berprestasi sangatlah penting, seperti memilih model pembelajaran dan memanfaatkan media pembelajaran. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif yang bertujuan menjelaskan. Tehnik pengumpulan data menggunakan dua cara, yaitu daftar pertanyaan (questioner) untuk mengumpulkan data tentang efektifitas penggunaan media pembelajaran dan model pembelajaran jigsaw serta dokumentasi untuk mengumpulkan data prestasi belajar siswa dengan sumber dokumentasi sekolah, diambil dari rapor. Data yang terkumpul lalu dianalisis secara parsial dengan melihat sumbangan efektif masing-masing variabel bebas terhadap variabel tergantung dengan persamaan regresi serta analisis Linier berganda untuk mengetahui efektifitas keseluruhan variabel bebas terhadap variabel terikat, dengan bantuan komputer progam SPSS. Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, ada pengaruh yang signifikan  penggunaan model pembelajaran jigsaw dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dan ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran dan model pembelajaran jigsaw secara bersama-sama dalam meningkatkan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Kalidawir.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Kerjasama Negara-Negara Asean Dengan Media Jaring Laba-Laba Menggunakan Model Jigsaw Pada Siswa Kelas VI-B SDN Pepelegi I Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo Bambang Guridno
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v4i2.1001

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan  hasil belajar PKn materi  Kerjasama negara-negara di Asia Tenggara melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning model Jigsaw dengan bantuan alat peraga jaring laba-laba pada siswa  kelas VI-B  SDN Pepelegi I  Kecamatan Waru  Kabupaten Sidoarjo . Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI-B  SDN Pepelegi I  Kecamatan Waru  Kabupaten Sidoarjo . Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Mei 2017. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VI-B  yang berjumlah 21 orang peserta didik terdiri dari 9 laki-laki dan 12 orang perempuan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus meliputi : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi penggunaan pembelajaran model Jigsaw dengan media jaring laba-laba Materi  Kerjasama Negara-negara Asean dapat meningkatkan prestasi dan aktivitas belajar siswa. Dari nilai rata-rata 74,2 pada siklus I, menjadi 82,4 pada siklus II, sedangkan aktivitas belajar siswa pada siklus I 76,2% menjadi 95,2% pada siklus II. Prestasi belajar siswa juga dapat meningkat dengan penggunaan media jaring laba-laba yang memmberikan gambaran lebih nyata terhadap subjek pembelajaran
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN MELALUI PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING BERBASIS MEDIA PUZZLE Muhammad Tantowi Hidayat; Nur Wahyu Rochmadi
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/a

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran quantum learning berbasis media puzzle. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan 4-D. Tahapan pada metode pengembangan 4-D meliputi: define, design, develop, dan disseminate. Model Pembelajaran Quantum Learning Berbasis Media Puzzle memiliki beberapa langkah yaitu: menumbuhkan minat, mengalami proses pembelajaran, menemukan konsep, mendemonstrasikan hasil kerja, mengulas kembali materi, merayakan keberhasilan pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pre-test adalah 68 meningkat menjadi 78,6 pada post-test. Jadi pengembangan model pembelajaran Quantum Learning Berbasis Media Puzzle dapat meningkatkan hasil belajar PPKn. Inovasi pada pembelajaran mampu menciptakan proses pembelajaran yang dapat menarik minat belajar siswa sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa. 
Pola Asuh Orang Tua Dalam Pengembangan Karakter Disiplin Anak Remaja Ahmad Khobir Phrawito Suci
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v4i1.992

Abstract

Pola  asuh  adalah  suatu  gaya  mendidik yang dilakukan oleh orang tua untuk membimbing dan mendidik  anak-anaknya  dalam  proses  interaksi  yang    bertujuan  memperoleh  suatu  perilaku yang  diinginkan. Melalui penelitian kualitatifdengan pendekatan fenomenologi dapat diketahui bahwa proses pengembangan karakter disiplin pada anak usia remaja dilakukan melalui perhatian, pembiasaan, cerita dan kisah . Berdasarkan hal itu disarankan kepada orang tua, hendaknya orang tua  harus lebih memahami dan mengerti perkembangan jiwa anaknya baik dari segi fisik maupun psikis
Korelasi Antara IQ dan EQ dengan Prestasi Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran PPKn di Kelas VIII SMP Pangudi Luhur Salatiga Semester 1 Tahun Ajaran 2019/2020 Andi Febsuardo; Nani Mediatati
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1550

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui ada/tidak adanya hubungan yang signifikan antara  kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran PPKn di kelas VIII SMP Pangudi Luhur Salatiga semseter 1 tahun ajaran 2019/2020. Sampel diambil dari 42% populasi keseluruhan peserta didik kelas VIII SMP Pangudi Luhur, yaitu sebanyak 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan self-report test, TIKI-D, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistika parametris dengan teknik korelasi ganda. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa koefisien korelasi antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik adalah sebesar 0,522 dengan Sig. F 0,127 0,05.  Berdasarkan hasil uji tersebut H0 diterima dan Ha ditolak yaitu tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran PPKn Kata kunci: Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Prestasi Belajar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PENGGOLONGAN TUMBUHAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN JIGSAW PADA SISWA KELAS III SEMESTER I SD NEGERI DOMASAN KECAMATAN KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015 SUYONO SUYONO HADI
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/ppkn.v1i1.42

Abstract

Pembelajaran IPA sekolah dasar selama ini masih menggunakan metode pembelajaran yang kurang relevan. Hanya mengacu pada hafalan dan mengerjakan lembar kerja siswa saja. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA tergolong rendah. Oleh karena itu, sangat perlu untuk dilakukan inovasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. metode pembelajaran yang dapat meningkatkan pembelajaran IPA adalah metode pembelajaran jingsaw. Tujuan dilaksanakannya penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi penggolongan tumbuhanpada siswa kelas III semester I SD Negeri Domasan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/ 2015.Penelitian tindakan ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa siklus pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Domasan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III semester I yang berjumlah 20 siswa. pelaksanaan penelitian tindakan ini pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/ 2015.Berdasarkan hasil penelitian selama 2 siklus pembelajaran, maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas III semester I SD Negeri Domasan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Peningkatan tersebut terjadi pada setiap siklus pembelajaran yang dilakukan baik untuk nilai rata- rata ataupun tingkat ketuntasan belajar siswa. Pada siklus I, nilai rata- rata 73, dan tingkat ketuntasan belajar 70%. Hasil ini kemudian mengalami peningkatan kembali pada siklus II yaitu  nilai rata- rata 80 dengan tingkat ketuntasan belajar 85%. Bertumpu pada kesimpulan diatas disampaikan saran agar guru terus mengembangkan dan menginovasi model pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara optimal.
Partisipasi Politik Pemilih Pemula Dalam Pemilukada Kabupaten Trenggalek Tahun 2015 Di Desa Kendalrejo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek Depi Hikmah Yanuar
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v3i1.983

Abstract

Pemilihan umum sebagai sarana demokrasi telah digunakan disebagian besar negara di dunia termasuk di Indonesia, yang memiliki masyarakat heterogen.melalui pemilihan umum memungkinkan semua pihak bisa terakomodasi apa yang diinginkan dan dan dicita-citakan sehingga terwujud kehidupan yang lebih baik. Masyarakat adalah komponen penentu dalam menentukan berhasil atau tidaknya pelaksanaan pemilihan umum . karena pada dasarnya hanya kekuatan rakyat lah yang bisa menentukan nasib bangsa kedepan.Kesadaran politik warga negara menjadi faktor yang penting dalam partisipasi politik masyarakat, artinya sebagai hal yang berhubungan dengan pengetahuan serta kesadaran akan hak dan kewajiban yang berkaitan dengan lingkungan masyarakat dan kegiatan politik menjadi ukuran dan kadar seseorang terlibat dalam proses partisipasi politik
Pengaruh Pembelajaran Muatan Lokal Kedirgantaraan Terhadap Sikap Nasionalisme Siswa Iswuri Nirmala Handayani
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v5i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pembelajaran  Muatan Lokal Kedirgantaraan terhadap Sikap Nasionalisme Siswa”. Penelitian ini dilakukan di SMA Angkasa 2 Halim Perdanakusuma. Permasalahan pada penelitian ini dikatakan bahwa rendahnya minat bakat siswa dalam dunia penerbangan sebagai pengaruh pembelajaran muatan lokal kedirgantaraan terhadap peningkatan sikap nasionalisme. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 responden. Sedangkan, untuk mendapatkan data mengenai sikap nasionalisme digunakan instrumen berupa angket. Instrumen diujicobakan terlebih dahulu sebanyak 30 responden untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen tersebut. Hasil uji normalitas menggunakan liliefors dan diperoleh Lhitung data pretest sebesar 0,110 dan Lhitung data posttest sebesar 0,118. Ltabel sebesar 0,161, karena ‘Lhitung Ltabel’ maka dapat disimpulkan data tersebut ‘berdistribusi normal’. Uji homogenitas Fhitung (1,38 ) Ftabel (1,89), maka variasi populasi pretest dan posttest adalah ‘homogen’. Simpulan hasil analisis adalah terdapat adanya pengaruh yang signifikan antara sikap nasionalisme sebelum dan sesudah pembelajaran muatan lokal kedirgantaraan. Kata Kunci:  Muatan Lokal, Kedirgantaraan, Sikap Nasionalisme

Page 11 of 19 | Total Record : 184