cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,458 Documents
Analisis Framing Istri Marahi Suami Berujung Penjara pada Merdeka.com dan Liputan6.com Dina Mutia Rahmah; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2697

Abstract

Permasalahan ketimpangan terhadap perempuan seolah tak kunjung usai. Adanya diskriminasi pada perempuan menjadi dampak lekatnya budaya patriarki dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu bentuk kekerasan yang santer diberitakan di pelbagai media baik lokal maupun nasional yaitu berita kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tujuan penelitian melihat pembingkaian Merdeka.com dan Liputan6.com dalam membingkai kasus istri marahi suami berujung di Penjara. Metode penelitian menerapkan paradigma kualitatif serta menggunakan konsep framing Pan dan Kosicki. Hasil penelitian memperlihatkan Merdeka.com dan Liputan6.com memilih isu yang sama dalam melaporkan kasus yang terjadi di masyarakat. Liputan6.com dan Merdeka.com memuat pernyataan dari narasumber berkaitan dengan judul dan pemberitaan mengenai kasus Istri memarahi suami berujung dihukum penjara. Selain itu, keduanya sama-sama telah mengaplikasikan 5W+IH. Perbedaan terlihat dari isi dan penyampaian berita Merdeka.com lebih jelas dan detail dalam menjabarkan kronologi kasus. Serta dalam segi struktur isi Merdeka.com lebih jelas menceritakan kronologi dan keberlanjutan kasus ditambah foto yang dipakai cocok dengan isi berita sehingga membuat berita yang dihadirkan lebih runtut, tertata, dan mudah dimengerti oleh pembaca. Hasil kajian pembingkaian dua media dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar yang mendukung pembelajaran teks berita sehingga peserta didik dapat memahami dan mengaplikasikan pesan yang ada dalam berita
Strategi Pengembangan Mutu Lembaga Pendidikan di Era Globalisasi Nur Rahmi Sonia
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2961

Abstract

Perkembangan IPTEK yang semakin maju dan berkembang menjadikan lembaga pendidikan dituntut untuk mampu meningkatkan kualitasnya dalam menghadapi tantangan dan perkembangan zaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan lembaga pendidikan yang memenuhi karakteristik kualitas yang baik dalam menyelenggarakan pendididikan baik di tingkat nasional maupun internasional. Metodologi atau Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Hasil penelitian mengarahan pada konsep pengembangan mutu, karakteristik mutu dan strategi pengembangan mutu di lembaga pendidikan. Mutu merupakan sesuatu yang memenuhi spesifikasi/ standarisasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Lembaga pendidikan yang bermutu apabila telah memenuhi standar yang telah ditentukan baik input, proses maupun ouputnya dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggannya. Dalam mencapai mutu pendidikan diperlukan indikator yang tertuang dalam karakteristik mutu pendidikan baik secara nasional maupun internasional. Mutu tidak bersifat stagnan, namun dinamis berkembang secara terus menerus sehingga dilakukan dengan perbaikan berkelanjutan hinga mencapai bahkan melebihi standar yang telah ditentukan.  Strategi dalam pengembangan mutu yang dilakukan oleh Denim, Juran, Crosby dan Ishikawa masih relevan dan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman saat ini.
Kartu Kata Sebagai Media Pembelajaran Membaca Permulaan Pada Siswa Sekolah Dasar Abd. Rahman Rahim; Andi Sukri Syamsuri; Abdul Syukur; Nur Aulia Irsyad
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2786

Abstract

Keterampilan membaca merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang mutlak dikuasai oleh semua peserta didik. Apabila peserta didik tidak memiliki keterampilan membaca yang memadai, maka akan mengami kesulitan dalam memahami materi pelajaran yanglain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemakaian kartu kata dalam pembelajaran membaca permulaan pada murid kelas I SD Negeri 84 Mangarabombang Kabupaten Sinjai. Penelitian ini dikategorikan ke dalam jenis penelitian eksperimen dengan pola one gorup. Sampel penelitian ini adalah seluruh murid kelas I SD Negeri 84 Mangarabombang yang berjumlah 27 orang. Hasil penelitian dapat dilihat dari keaktifan murid dalam pembelajaran yang mengalami peningkatan, diantaranya keaktifan murid lebih tinggi. Hal itu disebabkan oleh adanya media pembe;lajaran yang digunakan yang memancing rasa ingin tahu peserta didik.
Peran Lingkungan Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa Gracia Gampu; Marien Pinontoan; Juliana Margareta Sumilat
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran lingkungan sekolah, faktor-faktor yang menjadi pengahambat dan pendukung pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa SD GMIM 24 Manembo-nembo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif, dan dilaksanakan di SD GMIM 24 Manembo-nembo. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode dan waktu. Analisis data mengunankan analisis interaktif yang dikemukana oleh Miles dan Huberman. Peran lingkungan fisik SD GMIM 24 Manembo-nembo mampu membuat siswa disiplin dan lebih bertanggung jawab karena tersedianya fasilitas seperti buku siswa. Namun ketersedia buku siswa tersebut tidak serta merta dapat membuat siswa disiplin karena masih membutuhkan bimbingan. Sementara lingkungan sosisal masih kurang mendukung untuk pembentukkan karakter disiplin, Berbeda dengan karakter tanggung jawab, lingkungan sosial sekolah mendukung pembentukan karakter tanggungjawab siswa dengan membimbing penyelsaian tugas yang diberikan guru, demikian halnya dengan teman-teman mampu membuat siswa bekerjasama sehingga tanggungjawabnya sebagai siswa dalam pembelajaran dipenuhi. Selanjutnya Peran lingkungan budaya kurang mendukung pembentukan karakter disiplin karena situasi Covid-19, namun sangat berperan dalam membentuk karakter tanggungjawab siswa dalam mengikuti proses pembelajaran termasuk pengerjaan tugas yang diberikan. Faktor pendukung pembentukan karakter siswa SD GMIM 24 Manembo-nembo adalah para pendidik dan siswa. Sementara faktor penghambatnya adalah proses penyampaian dan pembinaan karakter.
Majalah Belajar Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Berbasis Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains Siswa : Sistematis Literatur Review Hanifah Putri Azizah; Niki Dian Permana P; Mery Berlian; Rian Vebrianto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2622

Abstract

Dalam meningkatkan keterampilan generik sains siswa ada banyak cara yang dapat dilakukan dengan beberapa model maupun media pembelajaran. Pendekatkan kontekstual terbukti mampu meningkatkan keterampilan generik sains siswa dan media interaktif yang dikembangkan mampu membawa siswa pada dampak yang positif.  Media berfungsi untuk membantu penyampaian konsep yang lebih praktis agar siswa dapat dengan mudah menemukan konsep yang diajarkan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan penerapan pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan kontekstual dalam meningkatkan keterampilan generik sains siswa pada bahan ajar media cetak interaktif berupa majalah materi ‘Klasifikasi Makhluk Hidup’. Metode yang digunakan ialah tinjauan pustaka sistematis (Systematic Literature Review) dengan menggunakan diagram PRISMA. Database yang digunakan untuk mencari literatur menggunakan dua digital library yaitu Google Cendekia dan DOAJ.Agar literatur yang dipilih relevan, pencarian menggunakan kata kunci “pendekatan kontekstual dan CTL”. Selanjutnya melakukan penyaringan untuk mendapatkan publikasi artikel ilmiah sejak tahun 2017 hingga 2021 yang membahas pengaruh media berbasis pendekatan kontektual di SMP dan SMA. Hasil pencarian artikel ilmiah terdapat 22 artikel yang akan dianalisis dan disintesis. Teknik analisis yang digunakan adalah metode naratif dengan mengelompokkan data yang telah diekstraksi. Hasil penelitian ini terdapat penilaian terhadap pengaruh dan penerapan dalam pendekatan kontesktual yaitu kategori tinggi, kategori sedang dan tidak ada perubahan. Secara keseluruhan pendekatan kontekstual terdapat peningkatkan yang tinggi pada hasil belajar dengan menerapkan pendekatan konteksetual dalam pembelajaran IPA di SMP dan SMA. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pembanding pendidik SMP dan SMA bahwa pendekatan kontekstual memiliki pengaruh yang positif dalam proses pembelajaran IPA.
Kajian Perbandingan Kebijakan Pendidikan Dasar di Indonesia dan Amerika Serikat Dea Mustika; Alchonity Harika Fitri; Azwar Ananda; Rusdinal Rusdinal; Nurhizrah Gistituati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2799

Abstract

Pendidikan dasar merupakan bagian penting dalam jenjang sistem pendidikan. Melalui pendidikan dasar peserta didik dibekali konsep ilmu pengetahuan, penanaman moral, pembentukan karakter dan pengetahuan dasar lainnya yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan sistem pendidikan dasar negara Indonesia dengan negara Amerika Serikat. Pendekatan penelitian yang digunakan berupa studi kepustakaan dengan menelaah beberapa kajian penelitian terdahulu serta dengan menganalisis video pembelajaran di setiap negara yang dilihat melalui youtube. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh bahwa terdapat perbedaan dalam kebijakan pendidikan dasar di Negara Indonesia dan Negara Amerika Serikat. Perbedaan tersebut dapat ditinjau dari sistem dan struktur kurikulum yang digunakan. Namun demikian, baik negara Indonesia maupun negara Amerika Serikat telah berupaya menerapkan sistem pendidikan dasar terbaik sesuai dengan kemampuan negaranya masing-masing.
Pengaruh Minat Belajar dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa SMK pada Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Eka Elva Ulivatul Habibah; Novi Trisnawati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.3028

Abstract

Keberhasilan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 dipengaruhi banyak faktor mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, fasilitas pendukung, kecerdasan, bakat, kreativitas, kondisi fisik, minat belajar dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa, pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa, pengaruh minat belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa SMKN 10 Surabaya pada pembelajaran di masa pandemi Covid-19 . Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang ditetapkan adalah siswa kelas XI OTKP di SMKN 10 Surabaya sebanyak 144 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 106 siswa. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data observasi, kuesioner dan dokumentasi. Intrumen penelitian berupa angket dan analisis data melalui regresi linier berganda. Berdasarkan nilai F-hitung > nilai F tabel yaitu 21,490 > 3,08 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05  maka hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh minat belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa SMKN 10 Surabaya pada pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Nilai R Square pengaruh minat belajar dan kemandirian belajar secara simultan terhadap hasil belajar sebesar 29,4 % .
Pengembangan Kurikulum: (Sebagai Peran Guru Profesional) Sulaiman W
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2645

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru sebagai pendidik profesional dalam pengembangan kurikulum. Hal ini penting, karena pengelolaan kurikulum yang baik, akan menghasilkan pendidikan yang baik. Begitu pentingnya pengembangan kurikulum dalam pendidikan, namun selama ini tugas guru hanya berperan sebagai pelaksana. Guru hanya nampak sebagai tenaga teknis saja dalam menjalankan kurikulum. Akibatnya kurikulum berbentuk seragam di seluruh Indonesia, tidak kreatif dan tidak memiliki inovasi pembelajaran. Oleh karena itu, untuk menghilangkan pandangan buruk ini, maka tulisan ini mencoba untuk membangunkan kembali peran guru dalam upaya pengembangan kurikulum, agar pendidikan menjadi lebih baik. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan menggunakan analisis pemikiran, melalui buku-buku dan jurnal yang membahas tentang pengembangan kurikulum. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa peran guru dalam pengembangan kurikulum idealnya harus memahami tiga dimensi kurikulum; (1) kurikulum sebagai pengalaman belajar, (2) kurikulum sebagai program pembelajaran, dan (3) kurikulum sebagai mata pelajaran. Oleh karena itu, sejatinya guru sebagai pengembang kurikulum harus mampu sebagai developers dan researchers untuk memicu potensi guru dalam pengembangan kurikulum sebagai tenaga profesional. Dengan demikian sebagai ujung tombak maju mundurnya pendidikan, guru memiliki tanggung jawab profesional dalam memajukan pendidikan dengan mewujudkan visi dan misi sekolah yang disertai dengan perwujudan pengalaman belajar siswa sesuai dengan kebutuhan peserta didik
Pengembangan E-Modul Berbasis Flipbook untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SMK pada Materi Hubungan dengan Pelanggan Risa Mardiana; Harti Harti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.2946

Abstract

Kurikulum 2013 revisi 2020 saat ini telah banyak diterapkan di dunia pendidikan sebagai pedoman untuk  menciptakan pembelajaran student center. Bahan ajar yang diciptakan oleh guru harus bersifat variatif dan inovatif yang memenuhi standar teknologi sesuai dengan berkembangnya jaman revolusi industri 4.0 dan karakteristik siswa. Solusi yang dapat dilakukan oleh guru yaitu mengembangkan bahan ajar e-modul berbasis flipbook. Kelebihan e-modul berbasis flipbook yaitu dibuka melalui komputer atau android dimanapun dan kapanpun siswa berada sehingga memudahkan proses belajar secara mendiri maupun kelompok dikarenakan dapat disisipkan dengan video, gambar maupun audio jadi tidak hanya berupa teks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul, untuk mengetahui kelayakan e-modul, dan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap e-modul. Metode pengembangan yang digunakan adalah 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap, yaitu define, design, develop, dan dessseminate. Namun penelitian hanya sampai pada tahap pengembangan. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli grafis, dan respon siswa terhadap uji coba kelas kecil dan uji coba kelas besar menunjukkan bahwa e-modul berbasis flipbook memiliki kategori layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Kaitan Intensitas Pendidikan Agama Islam dengan Takwa dan Akhlak Mulia Zaenal Abidin; Niken Fatimah Nurhayati; Darosy Endah Hyoscyamina; Chamilul Hikam Al Karim
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui takwa dan akhlak mulia siswa SLTA ditinjau dari intensitas Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini membedakan Pendidikan Agama Islam antara yang diberikan secara kurang intensif (SMA N), cukup intensif (MA N) dan sangat intensif (Pondok Pesantren). Karakteristik subjek dalam penelitian ini yaitu terdaftar sebagai siswa di SLTA tempat penelitian; berusia 15-17 tahun dan beragama Islam. Penelitian ini menggunakan 255 sampel dari jumlah populasi 745 dari ketiga sekolah tersebut dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala akhlak mulia yang terdiri dari 28 item (α=0.896) dan skala takwa yang terdiri dari 19 aitem (α =0.863). Analisis data menggunakan uji beda Anova. Hasil uji beda takwa menghasilan nilai signifikansi (ρ >0.05) yang berarti tidak signifikan dan hasil uji beda Akhlak Mulia p<0.05 (yang berarti signifikan). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan takwa namun terdapat perbedaan akhlak mulia pada siswa di ketiga sekolah. Tidak terbuktinya hipotesis pada variabel takwa mungkin disebabkan karena tidak dikendalikannya faktor Pendidikan Agama Islam yang lain yakni ketersediaan guru ngaji, keikutsertaan mengikuti organisasi Sie Kerohanian Islam (Rohis), dan keikutsertaan dalam kegiatan remaja masjid

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): April Vol 8, No 1 (2026): February Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue