cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,403 Documents
Studi Kasus Pola Asuh Orangtua Di Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau (Indonesia) Aprillia Maryani; Aminuyati Aminuyati; Venny Karolina; Hadi Wiyono; Okianna Okianna
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4990

Abstract

Dalam sebuah keluarga orang tua merupakan peranan utama untuk menerapkan pola asuh pada anak-anaknya. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: tindakan dukungan pola asuh orang tua, alasan orang tua melakukan tindakan dukungan, kontrol pada pola asuh yang dilakukan orang tua dan alasan orang tua melakukan kontrol pola asuh tersebut pada anak mereka di RT 018/RW 007 Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Bentuk penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan sumber data penelitian yang digunakan adalah sumber data primer yaitu dimana pada penelitian ini adalah hasil dari wawancara mendalam dan observasi, adapun yang menjadi informan dalam wawancara ini yaitu 6 orang tua yang memiliki anak di usia sekolah menengah pertama dan teknik analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua termasuk kategori otoritatif karena orang tua sering melakukan tindakan dukungan dan kontrol yang tinggi pada kehidupan anak mereka yang berkaitan dengan akademik yaitu: jadwal belajar, fasilitas les, motivasi, dan aturan belajar sedangkan yang berkaitan dengan non akademik yaitu: displin, sikap dan perilaku, serta agama
Kesiapan Guru dalam Pelaksanaan Pendidikan Inklusi Kartika Alfa Mujiafiat; Nono H Yoenanto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4918

Abstract

Kehadiran anak berkebutuhan khusus menjadi tantangan dalam dunia pendidikan dimana hal ini mendorong segala stakeholder untuk mampu menciptakan budaya pendidikan inklusif agar anak berkebutuhan khusus mendapatkan hak yang sama seperti anak reguler lainnya. Untuk menciptakan budaya inklusif tentunya perlu kesiapan yang harus dipersiapkan dan dimiliki khususnya seorang guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru dalam melaksanakan pendidikan inklusi khususnya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah sistematik review dengan menyaring artikel yang terkait dengan rentang waktu 2012-2021. Database elektronik yang digunakan adalah Google Scholar dan Garuda. Hasil pencarian jurnal yang terkait didapatkan sebanyak 7 jurnal yang dianalisa menggunakan teknik data tematik. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kesiapan guru untuk melaksanakan pendidikan inklusi masih rendah atau belum siap. Hal ini dikarenakan para guru tidak mempunyai  pengalaman dalam  mengajar anak berkebutuhan khusus, guru tidak mengetahui secara spesifik ciri-ciri anak berkebutuhan khusus, selain itu kemampuan guru yang masih terbatas dalam segi melakukan asesmen, menyusun program pemebelajaran sesuai kebutuhan anak serta tidak adanya pelatihan yang didapatkan guru untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan guru
Optimalisasi Manajemen Sekolah sebagai Lingkungan Belajar dalam Pembentukan Civic Disposition Randy Michael Karepouwan; Sjamsi Pasandaran; Theodorus Pangalila; Paulus Robert Tuerah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4959

Abstract

Sekolah sebagai lingkungan belajar formal memiliki tanggung jawab dalam pembentuk civic disposition siswa ditengah kemajuan iptek yang begitu pesat. Penenlitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang optimalisasi manajemen sekolah sebagai lingkungan belajar dalam pembentukan civic disposition di SMA Katolik Karitas Tomohon. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sumber data adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, siswa dan orang tua.  Hasil penelitian menunjukan bahwa  pengoptimalisasian manajemen sekolah sebagai lingkungan belajar dalam bembentukan civic dispositon di sekolah terlaksana melalui kegiatan di dalam kelas dan luar kelas yaitu dalam pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Pancasila dan pembiasaan penanaman nilai-nilai karakter nasionalisme dan religius pada kegiatan ibadah pagi, upacara bendera, serta ekstrakurikuler. Selanjutnya faktor pendukung dalam pengoptimalisasian tersebut adalah sistem sekolah, fasilitias sekolah, koordinasi serta kerjasama yang baik antar guru mata pelajaran dan pembimbing, serta adanya RPP. Namun dalam pelaksanaanya ditemukan factor penghambat yaitu rendahnya motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam kegiatan di luar kelas, dan kurangnya pengalaman atau contoh nyata dalam lingkungan keseharian yang dimanfaatkan guru sebagai media pembelajaran dalam proses pemahaman siswa terhadap materi. Optimalisasi manajemen sekolah sebagai lingkungan belajar dalam pembentukan civic disposition di SMA Katolik Karitas Tomohon belum berjalan secara maksimal.
Proses Perubahan Kurikulum K-13 Menjadi Kurikulum Merdeka Haris Firmansyah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4910

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kurikulum K-13 ke kurikulum merdeka dan implementasi unsur-unsur pembelajaran kurikulum merdeka. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil peneitian yaitu pembelajaran yang menekankan kepada peserta didik lebih dilibatkan dalam semua aktivitas pembelajaran sehingga peserta didik yang lebih unggul dalam aktivitas pembelajaran, sedangkan tenaga pendidik hanya sebagai fasilitator dan motivator. Pelaksanaan kurikulum merdeka lebih menyarankan pembelajaran berdiferensisasi, artinya pembelajaran yang di laksanakan berdasarkan minat peserta didik kemudian gaya belajar serta kesiapan belajarnya. Dalam proses pembelajaran kurikulum merdeka, tenaga pendidik membagi kelompok peserta didik dalam bentuk heterogen, contohnya seperti peserta didik yang memiliki kemampuan sedang di campur dengan peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi. Model pembelajaran disesuaikan dengan minat dan kemampuan peserta didik. Sehingga guru sebagai fasilitator dan motivator dalam pelaksanaan kurikulum merdeka belajar. Implementasi pembelajaran materi masih beracuan pada kurikulum 13 sedangkan tindakan menyesuaikan dengan kurkulum merdeka belajar.
Pemanfaatan Sarana Multimedia dan Media Internet sebagai Alat Pembelajaran yang Efektif Irika Widiasanti; Noval Anki Ramadhan; Muhammad Alfarizi; Aisyah Nur Fairus; Astrid Wardani Oktafiani; Dhiya Thahur
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4939

Abstract

Pemanfaatan multimedia dan media internet dalam proses pembelajaran memiliki keunggulan yang signifikan. Penggunaan teknologi ini dapat meningkatkan efektivitas, daya tarik, dan interaktivitas pembelajaran. Namun, ada beberapa tantangan yang timbul, salah satunya adalah mengelola dan menyajikan materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menyelidiki pemanfaatan multimedia dan media internet sebagai alat pembelajaran yang efektif. Metode studi literatur digunakan dalam penulisan artikel ini, yang melibatkan analisis dan penggunaan referensi dan penelitian terkait pemanfaatan teknologi multimedia dan internet dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan multimedia dan media internet dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa multimedia dan media internet dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran bisa meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, serta memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif.
Pendidikan di Indonesia Berdasarkan Aliran Pendidikan (Konsep dan Praktik) Ruli Hafidah; Sunardi Sunardi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4987

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan praktik pendidikan di Indonesia dipandang dari aliran pendidikan yang bervariatif seperti empirisme, progresivisme, pragmatisme, dan sebagainya. Tulisan ini merupakan hasil studi literatur dari berbagai referensi baik jurnal maupun buku terkait konsep dan praktik pendidikan di Indonesia dikaitkan dengan aliran pendidikan yang ada tersebut. Data-data atau informasi dari berbagai referensi tersebut dianalisis dengan content analysis. Hasil analisis dari tulisan ini adalah pendidikan di Indonesia sebagai sekelompok komponen yang membentuk suatu sistem pembentuk di dalamnya, diantaranya adalah undang-undang atau kebijakan, tujuan pendidikan, peran siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dua hal penting selain hal penting lainnya yang menjadi penekanan konsep pendidikan yang sudah diimplementasikan pemerintah Indonesia saat ini terkait dengan siswa adalah pembentukan pendidikan karakter dan merdeka belajar
Program Layanan Bimbingan dan Konseling untuk Mengatasi Kecemasan Berbicara Siswa depan Kelas Lilis Lilis; Herdi Herdi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4907

Abstract

Berbicara di depan kelas adalah kemampuan penting bagi siswa, tetapi banyak yang mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan program layanan bimbingan dan konseling (BK) dalam membantu siswa mengurangi kecemasan berbicara depan kelas. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa program layanan BK dapat membantu siswa dalam mengatasi kecemasan mereka saat berbicara depan kelas. Program layanan BK yang diberikan untuk mengatasi siswa yang mengalami kecemasan saat berbicara depan kelas adalah dengan memberikan layanan BK individual dan layanan BK kelompok. Ada tiga teknik yang bisa dipilih untuk mengatasi kecemasan berbicara siswa di depan kelas, yaitu teknik CBT, REBT dan relaksasi
Efektifitas Digital Education Card Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Zulaikah Zulaikah; Herpratiwi Herpratiwi; Muhammad Nurwahidin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5001

Abstract

Kurangnya kapasitas berpikir kritis siswa dapat ditelusuri kembali ke kegagalan untuk memilih model pembelajaran yang tepat, sehingga sangat penting bahwa mereka diberikan kerangka kerja untuk melakukannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah paradigma pembelajaran berbasis masalah kartu edukasi digital berhasil menumbuhkan kemampuan berpikir kritis pada peserta didiknya. SMP Darul Fattah Qur'an di Bandar Lampung menjadi tempat penelitian. Siswa SMP Qur'an Darul Fattah di kelas tujuh berpartisipasi dalam penelitian ini. Uji-t sampel independen dan uji-t sampel berpasangan digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan antara siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran education card digital model problem based learning dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dengan nilai koefisien korelasi (correlation) sebesar 0,880 dan nilai (sig.) sebesar 0,000, serta hasil uji efektifitas diperoleh nilai t hitung 15,175 > t tabel 1,990 dengan nilai effect size sebesar 1,04 kategori tinggi dapat disimpulkan bahwa terdapat efektifitas penggunaan media pembelajaran PPKn education card dengan model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP Quran Darul Fattah Bandar Lampung.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-LKPD Berbasis ESD untuk Materi Pemanasan Global di Sekolah Dasar Devi Arinda Rakhman; Ghullam Hamdu; Muhammad Rijal Wahid Muharram
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4892

Abstract

Pemanasan global merupakan suatu isu lingkungan yang harus mendapatkan perhatian lebih karena berdampak terhadap semua aspek, maka dengan demikian dalam pencegahan pemanasan global dapat diimplementasikan melalui pembelajaran dengan mengintegrasikan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dengan berbasis ESD, karena mengintegrasikan tiga pilar, lingkungan, ekonomi dan sosial sehingga pembelajaran  yang telah didapatkan oleh siswa mampu menjadikan pengembangan yang berkelanjutan. Teknologi informasi dan komunikasi berjalan dengan cepat sehingga proses pembelajaran menghadirkan konsep elektronik. Dalam penelitian ini terdapat tujuan untuk mengetahui kebutuhan pengembangan elektronik LKPD, karena berdasarkan hasil di lapangan kurang adanya pengembangan pada materi pemanasan global. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumentasi. Analisis ini meliputi analisis kurikulum, analisis LKPD dan analisis siswa. Penelitian ini menunjukan bahwa LKPD yang digunakan saat ini masih belum memenuhi kebutuhan dari peserta didik dan kurangnya pengembangan dari guru sehingga LKPD yang digunakan dalam pembelajaran berasal dari sumber buku tematik dan berbasis cetak, dengan demikian peneliti akan mengembangkan elektronik LKPD yang didalamnya memuat tiga pilar ESD
Keterlaksanaan dan Hambatan Evaluasi Program Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Menengah Pertama Lilis Lilis; Ani Musyarofah; Deby Naomi; Nursyita Salamah; Aip Badrujaman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5023

Abstract

Evaluasi program layanan bimbingan dan konseling (BK) seyogyanya selalu dilaksanakan guru BK. Evaluasi yang tepat akan membawa banyak manfaat bagi guru BK, diantaranya, mengembangkan dan memperbaiki program BK ke arah lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan evaluasi program BK di sekolah menengah pertama di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata diatas 60% responden menjawab telah melaksanakan evaluasi pada tiap item pelaksanaan evaluasi pada program BK. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat tiga faktor penghambat yang paling besar dalam keterlaksanaan evaluasi yaitu pada beban kerja yang terlalu banyak sebanyak 26%, kurangnya anggaran dana sebanyak 23% dan takut kelemahannya diketahui sebanyak 23%.  

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue