EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,403 Documents
Pemanfaatan dan Efektivitas Platfom Digital dalam Pembelajaran English For Nurses
Ni Wayan Novi Suryati;
Kadek Ary Susandi;
Kadek Maya Cyntia Dewi;
Putu Rusanti;
I Gusti Agung Galuh Wismadewi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4859
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan dan efektivitas platfom digital sebagai media pembelajaran online pada pembelajaran English for Nurses (EFN). Beberapa platfom digital yang dianalisis yaitu Whatsapp, Zoom Meeting, dan Google Classroom. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Responden penelitian sebanyak 61 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling technique. Hasil data pada penelitian ini didapatkan dengan menggunakan angket dengan Google Form, interview, dan observasi serta dianalisa secara kualitatif. Didapatkan hasil bahwa mayoritas responden menyatakan penggunaan platfom digital tersebut sangat membantu dan efektif pada pembelajaran EFN yaitu sebanyak 45.90% menyatakan efektif pada penggunaan Whatsapp, 49.90% responden menyatakan efektif pada penggunaan Zoom Meeting, dan 50.80% responden menyatakan efektif pada penggunaan Google Classroom. Dapat dilihat bahwa urutan efektivitas platfom digital pada pembelajaran EFN adalah penggunaan Google Classroom, Zoom Meeting, dan Whatsapp dengan berbagai fitur-fitur pendukung masing-masing platfom digital tersebut dalam kelancaran pembelajaran EFN. Sehingga, pada hasil penelitian ini didapatkan bahwa platfom digital seperti Google Classroom, Zoom Meeting, dan Whatsapp sangat efektif dalam membantu dan menunjang proses dan kegiatan pembelajaran
Penerapan Model Problem based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Roeth A.O Najoan;
Yislia S. Tahiru;
Deddy F. Kumolontang;
Roos M. Tuerah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5005
Salah satu cara dalam mengatasi permaslah hasil belajar yang masih rendah adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran problem based Learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III Sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi pengamatan dan tes, teknik analisis data menggunakan perhitungan persentase. berdasarkan hasil penelitian hasil siklus l dengan perolehan presentase yaitu 67.41% hal ini menunjukan bahwa adanya permasalahan dalam pembelajaran, guru belum sepenuhnya menerapkan model pembelajaran problem based Learning serta belum menggunakan media yang konkrit dalam pembelajaran akibatnya siswa belum terbiasa dengan model pembelajaran problem based Learning juga hasil belajar yang rendah yaitu rata-rata dibawah KKM atau < 75 sehingga perlu untuk dilanjutkan pada siklus ke II. Pada siklus II guru sudah mampu menerapkan pembelajaran dengan model problem based Learning berdasarkan langkah-langkah yang ada bahkan melibatkan media konkrit dalam pembelajaran sehingga membuat siswa aktif dalam diskusi maupun mandiri, sehingga pada siklus k ell terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 90.68%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika kelas III SD GMIM IV Tomohon.
Penanaman Nilai Nasionalisme dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Melalui Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter
Cucu Sutrisno;
Samsuri Samsuri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4981
Penelitian ini bertujuan menjelaskan konsepsi penanaman nilai nasionalisme dalam pendidikan karakter di sekolah melalui Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten yang bersifat inferensial berupa proses mendeskripsikan, mengklasifikasi, memaknai dan menyimpulkan penanaman nilai nasionalisme dalam pendidikan karakter di sekolah melalui Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sumber data yang digunakan adalah dokumen berupa peraturaj perundang-undangan dan modul terkait Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. Hasil penelitan ini menujukan bahwa kemunculan Gerakan PPK memiliki nuansa politik yang kental karena bermuara dari adanya Program Nawacita dan Gerakan Nasioanl Revolusi Mental. Konsepsi pendidikan karakter melalui Gerakan PPK berupaya mengoptimalisasi setiap aspek dalam pendidikan karakter di sekolah yang mengarah pada penciptaan pendidikan karakter dengan pendekatan komprehensif. Pemaknaan dan interpretasi nilai karakter nasionalsime dalam konsepsi Gerakan PPK perlu di revitalisasi agar lebih komprehensif dan sesuai dengan tantangan zaman di era kontemporer. Sehingga optimalisasi pendidikan karakter melalui Gerakan PPK masih harus lebih dioptimalkan lagi.
Dampak Program Pembinaan Wali Kelas terhadap Motivasi Belajar Siswa SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor
Sepiah Sepiah;
Rahmat Rosyadi;
Wido Supraha
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4678
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskkripsikan dampat dari program pembinaan wali kelas terhadap motivasi belajar siswa SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Kemudian sabjek pada penelitian ini ialah kepala sekolah, koordinator wali kelas, dan wai kelas. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Kesimpulan dari penelitian ini ialah 1) terdapat peningatan motivasi belajar siswa di sekolah Nurul Fikri Bogor.2) Program upgrading,dan perogram program yang lain dilaksanakan di sekolah dapat berdampat terhadap motivasi siswa dalam meraih keberhasilan dengan penguatan yang diberikan oleh wali kelas kepada siswa.3) program seperti materi pembinaan terhadap wali kelas dapat berdampak terhadap motivasi siswa, materi yang diperoleh akan di pahamkan ke semua siswa dengan tujuan siswa akan lebih giat dalam belajar, disipin terhadap waktu juga berlomba-lomba dalam kebaikan. Adapun materi materi tersebut yaitu: PTS dan PAT Preparation, Adab Dulu sebelum Ilmu, Proud of My Self, Students Journey, Santri Experience
Implikasi Layanan Bimbingan Kelompok dalam Pembelajaran Matematika
Dina Amsari;
Nirmala Santi;
Fahkrullah I Tama Umar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4699
Dalam pembelajaran matematika, peserta didik diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka membangun ide-ide baik secara lisan maupun tulisan. Peserta didik dituntut untuk dapat mengkomunikasikan ide baik dalam kelompok maupun di depan kelas. Melalui diskusi kelompok, peserta didik berkolaborasi dan bekerja sama untuk mencari solusi atas permasalahan dan tugas yang diberikan. Selain itu, peserta didik dapat berinteraksi dan membangun hubungan sosial emosional dengan baik sesama mereka. Oleh karena itu, guru seyogyanya dapat memberikan layanan bimbingan kelompok dalam belajar matematika dan memfasilitasi peserta didik dengan pembelajaran abad 21. Pembelajaram ini menuntut peserta didik untuk dapat berkolaborasi dengan peserta didik lain dan berkomunikasi untuk menyampaikan ide mereka di kelas. Selain itu, melalui bimbingan kelompok, berkolaborasi dan berkomunikasi, akan dapat membentuk karakter sosial yang baik di lingkungan peserta didik.
Profil Penelitian Pengembangan Mahasiswa Pendidikan Kimia FIKIP UNTAN Pada Tahun 2018-2021
Selvia L;
Erlina Erlina;
Ira Lestari;
Eny Enawaty;
Rody Putra Sartika
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4589
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat proporsi yang dimiliki oleh mahasisiwa pendidikan kimia dalam pengembangan media pembelajaran sebagai tugas akhir. Subjek penelitian skripsi ini yaitu mahasiswa pendidikan kimia FKIP UNTAN yang telah menyelesaikan studi pada kurun waktu 4 tahun yaitu 2018-2021 yang berjumlah 103 skripsi yang melakukan penelitian pengembangan. Dari 103 skripsi tersebut terdapat 63 skripsi tentang pengembangan media pembelajaran (cetak). Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis dengan teknik pengolahan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran yang dikembangkan mahasiswa kimia pendidikan termasuk kreatif ditunjukan dengan proporsi mencapai 76% .Nilai proporsi tersebut diperoleh dari rata-rata pengembangan media dengan menggunakan metode pendekatan tertentu.
Ruang Lingkup Manajemen Humas di Lembaga Pendidikan
Merinda Nur Oktafia;
Umi Halwati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5019
Manajemen humas merupakan hal yang diperlukan dalam menjalankan sebuah lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan ruang lingkup manajemen humas di lembaga dikarenakan dengan mengetahui ruang lingkup manajemen humas pendidikan maka seorang humas dapat menjalankan kewajibannya dan memahami wilayah yang menjadi wewenang serta tugasnya dalam mencapai tujuan lembaga pendidikan. Metode penelitian dilakukan dengan metode kualitatif yang berfokus pada studi kepustakaann (library research).Teknik pengumpulan data menggunakan teknik literer dengan mengumpulkan bahan pustaka yang berkaitan dengan objek pembahasan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang lingkup manajemen humas meliputi internal public relations dan eksternal public relations. Implikasi penelitian untuk menganalisis ruang lingkup manajemen humas pendidikan dalam pengembangan hubungan internal dan eksternal sebagai faktor penentu kesuksesan lembaga pendidikan yang dapat menciptakan kerjasama antar anggota internal yang kondusif, hubungan dengan stakeholder serta meningkatnya citra yang baik sehingga menambah kepercayaan pada lembaga.
Interaktivitas Game Animasi Penunjang Keterampilan Berbahasa Asing
Desti Nur Aini;
Ayatinah Puspita Kartika Kirana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5011
Sebagai bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi game dapat dijadikan media untuk belajar bahasa asing, dalam hal ini bahasa Mandarin. Game yang berbasis interaktif dan edukatif dengan platform online salah satunya adalah aplikasi “ChineseSkill”. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan penerapan aplikasi “ChineseSkill” dan respons pebelajar Bahasa Mandarin terhadap penerapan aplikasi “ChineseSkill” sebagai penunjang keterampilan menyimak dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil observasi dan hasil wawancara. Sebanyak 26 orang mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang merupakan sumber data penelitian. Observasi dan wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan tahapan dari Miles & Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi “ChineseSkill” terlaksana baik ditunjang dengan rancangan fitur yang dapat diatur sedemikian rupa, dan sesuai tahapan dalam pembelajaran. Dari segi interaktif dan edukatif “ChineseSkill” terbukti menjadi media penunjang pembelajaran. Pembelajaran bahasa Mandarin menjadi lebih efektif dan variatif. Respons positif mahasiswa terhadap aplikasi ChineseSkill ditekankan pada keunggulan media dalam pemecahan masalah pembelajaran sehari-hari. Aplikasi ini dapat mengatasi keterbatasan mahasiswa pebelajar secara ruang dan waktu
Program Praktik Pembelajaran Bidang Miring Sebagai Upaya Mengetahui Pemahaman dan Keterampilan Siswa
Nidaul Fajrin;
M Andi Syafruddin;
M Rizqi Amaluddin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4548
Latar belakang penelitian ini berawal dari upaya pendidik dalam memadukan pengetahuan dengan keterampilan berdasarkan materi pelajaran tertentu berbasis Science, Technology, Engineering, Art dan Mathematic (STEAM) serta relevansinya dengan mata pelajaran lain seperti Ilmu Pengetahuan Sosial dan Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di kelas 8 secara khusus dengan tim STEAM SMP dan Pesantren Bumi Cendekia pada bulan November 2022. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara kepada tim STEAM Bumi Cendekia sebagai data primer dan obsevasi dan dokumentasi merupakan data sekunder. Pada tahap observasi dan dokumentasi peneliti ikut serta dalam program kegiatan “Ramp : Accessbility for All”. Dan pengumpulan data, analisis data serta pengambilan kesimpulan merupakan tahapan analisis data yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini bahwa program praktik pembelajaran Ramp : Accessbility For All berbasis STEAM sukses dilaksanakan dan siswa dapat memahami secara lebih dalam mengenai materi pembelajaran khususnya mengenai bidang miring serta siswa memiliki keterampilan sesuai dengan yang diharapkan berdasarkan standar kompetensi. Selain itu, siswa kelas 8 SMP dan Pesantren Bumi Cendekia juga memahami terkait keberagaman sosial khususnya keberadaan kaum difabel yang memanfaatkan bidang miring sebagai akses jalan kursi roda
Pengembangan Media Pembelajaran Couple Card pada Mata Pelajaran OTK Sarpras Kelas XI OTKP SMKN 10 Surabaya
Whenny Ismiati Azhar;
Ruri Nurul Aeni Wulandari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5086
Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis pengembangan media pembelajaran Couple Card pada mata pelajaran OTK Sarpras kelas XI OTKP SMKN 10 Surabaya; kelayakan media pembelajaran Couple Card pada mata pelajaran OTK Sarpras kelas XI OTKP SMKN 10 Surabaya; dan respon siswa terhadap media pembelajaran Couple Card pada mata pelajaran OTK Sarpras. Metode penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D) model 4-D. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli bahasa, lembar validasi ahli media, dan angket respon siswa. Teknik analisis data meliputi analisis validasi ahli materi, analisis validasi ahli bahasa, analisis validasi ahli media, dan analisis angket respon siswa. Hasil penelitian media pembelajaran Couple Card yang dikembangkan memperoleh penilaian dari ahli materi sebesar 97,5% interpretasi sangat layak, ahli bahasa sebesar 80% interpretasi layak, ahli media sebesar 96% interpretasi sangat layak. Sehingga rerata skor keseluruhan hasil validasi para ahli sebesar 91% interpretasi sangat layak. Hasil dari respon 20 siswa mendapatkan skor keseluruhan 98,5% interpretasi sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran Couple Card kevalidan sangat layak sehingga dapat digunakan pada proses pembelajaran