cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,403 Documents
Pengambangan Bahan Ajar Sejarah Asia Selatan Berbasis Higher Order Thinking Skill Suwarni Suwarni; Yulita Dewi Purmintasari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023): October
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.4600

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, dan kelayakan bahan ajar Sejarah Asia Selatan berbasis HOTS. Permasalahan akan keterbatasan sumber belajar sejarah asia selatan yang belum mengajak peserta didik untuk mengembakan kemampuan HOTS menjadi landasan penelitian untuk mengembangakan bahan ajar sejarah asia selatan, dengan harapan dapat membantu mahasiswa lebih memahami tentang nilai-nilai yang harus mahasiswa dapatkan dan diimplementaasikan dari sejarah Asia Selatan. Metode penenilitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan Langkah 4D yaitu, Define, Design, Develop, Deseminate. Hasil penelitian kelayakan pertama dapat dilihat dari hasil ahli materi dengan rata-rata skor dan ahli media dengan skor rata-rata 4,08 kategori baik. Selanjutnnya dilakukan development testing dalam dua tahapan. Hasil penilaian pada evaluasi one to one skor rata rata 4,15 kategori baik. Skor rata-rata pada evaluasi small group adalah 4,31 kategori sangat baik
Persepsi Mahasiswa Politeknik dalam Menggunakan Google Classroom dan Quizizz Pascapandemi Covid-19 Rizqi Aji Pratama
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023): October
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5377

Abstract

Pemanfaatan gawai dan aplikasi menjadi salah satu solusi untuk melaksanakan pembelajaran daring saat pandemi Covid-19 terjadi. Google Classroom dan Quizizz menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan pada masa tersebut dan memiliki kelebihan dibanding aplikasi lain. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa dalam perkuliahan Bahasa Indonesia dengan memanfaatkan kedua aplikasi tersebut saat pascapandemi Covid-19. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengetahui persepsi mahasiswa 68 mahasiswa politeknik tentang penggunaan Google Classroom dan Quizizz di perkuliahan Bahasa Indonesia. Kuesioner tertutup dan terbuka serta wawancara terbatas pada 9 mahasiswa digunakan sebagai teknik pengambilan data. Hasil penelitian didapatkan dengan triangulasi berdasarkan data-data yang dikumpulkan dengan 3 teknik pengambilan data tersebut. Berdasarkan aspek kemudahan, kesesuaian, keterlibatan, dan refleksi diri, sebagian besar mahasiswa politeknik menyatakan kedua aplikasi tersebut dapat digunakan di perkuliahan pascapandemi Covid-19 dengan beberapa kelebihan, antara lain meningkatkan pemahaman, konsentrasi, dan interaksi; menghemat waktu dan biaya; dan meningkatkan minat, motivasi, dan sikap positif berbahasa Indonesia.
Increasing Employees Performance through Motivation, Discipline, Work Environment, and Commitment: An Empirical Study on SMEs Employees Siti Abadiyah; Hatoli Waruwu; Muhammad Johan; Multi Nadeak; Albertus M. Setyastanto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5426

Abstract

Empowerment of human resources is a non-stop process, but it is also the most important, especially about the performance of MSMEs in developing countries like Indonesia. The purpose of this study was to determine the effect of motivation, work discipline, work environment, and organizational commitment on the performance of MSME employees in Tangerang. The sample for this research was taken from 205 MSME employee respondents in Tangerang using a quantitative research method with a simple random sampling technique and using SEM (Structural Equation Model) and SmartPLS version 3.0 software as statistical tools. The results of this study indicate that motivation, work discipline, work environment, and organizational commitment have a positive and significant effect on the performance of MSME employees. The managerial implications of these findings suggest MSME management continues to pay attention to intangible factors as predictors of employee performance. The economic and social implications are discussed in more detail in this study report.
Efektivitas Metode Picture Exchange Communication System untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Ekspresif pada Anak Autis Mira Diana; Marlina Marlina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023): October
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5517

Abstract

Komunikasi merupakan cara yang digunakan untuk membuat sebuah hubungan antara manusia dengan manusia lainnya. Anak dengan autis kemampuan komunikasi ekspresifnya sangat kurang, anak cenderung tidak dapat menyampaikan dan mengungkapkan kepada orang lain apa yang diinginkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas metode pecs untuk meningkatkan kemampuan komunikasi ekspresif anak autis. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif desain single subject research. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data yakni pengamatan, tanya jawab dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan grafik deskriptif. Subjek dalam penelitian ini seorang anak autis berusia 10 tahun yang mempunyai hambatan berkomunikasi. Proses intervensi PECS dilakukan sebanyak 8 sesi. Hasil dari penelitian didapat metode PECS efektif dalam meningkatkan komunikasi ekspresif anak autis walaupun peningkatannya tidak signifikan ini disebabkan karena subjek penelitian ini yakni anak autis pada tingkat autis berat dan dalam jangka waktu yang tidak lama yaitu satu bulan. Namun pada aspek kemampuan komunikasi meraih apa yang diinginkan dan aspek mengikuti instruksi sederhana, anak autis mengalami peningkatan, ini terlihat dalam grafik dimana masing-masing frekuensi aspek meningkat antara pada masa baseline (A1) dengan masa intervensi (B).
Paradigma Pedagogi Reflektif bagi Guru dalam Pengajaran Musik Ganjar Purnama Wildan; Nandang Budiman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5374

Abstract

Gaya mengajar guru di Indonesia harus didasari atas kompetensi yang tercakup dalam undang-undang tentang guru dan dosen. Artikel ini ditulis dengan maksud memaparkan bagaimana paradigma pedagogi reflektif bagi guru pengajar musik di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model kajian kepustakaan dengan teknik pengumpulan data dari sumber-sumber bacaan lalu dianalisis dan direduksi untuk menghasilkan intisari mengenai pembahasan paradigma pedagogi reflektif bagi guru pengajar musik. Hasil penemuan mencakup 2 poin pembahasan, yaitu mengenai guru musik di Indonesia dan paradigma pedagogi reflektif bagi guru musik. Pada hakikatnya, guru musik harus bisa memiliki kompetensi meliputi kecakapan, kemampuan, keahlian, kemahiran, pengetahuan, keterampilan, dan kewenangan yang juga berkaitan dalam kajian pedagogik untuk menguasai kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Kompetensi tersebut mengarahkan guru pada capaian pembelajaran musik yang harus menjadi target penyelesaian bagi siswa. Perubahan kurikulum saat ini menjadi suatu tantangan bagi guru dalam lingkup perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran. Targetnya, guru diharapkan dapat mewadahi siswa untuk menuju capaian pembelajaran yang maksimal. Dengan paradigma pedagogi reflektif, guru diarahkan untuk menciptakan pembelajaran yang inspiratif dan inovatif dengan perencanaan yang baik, pelaksanaan yang baik, dan menghasilkan hasil evaluasi yang baik pula dari siswa agar dapat mencapai target capaian pembelajaran dalam konteks pembelajaran musik.
Pembelajaran Cooking Class dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Anestya Eka Wardhani; Akhtim Wahyuni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5518

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini guru TK masih belum maksimal dalam memberikan kegiatan yang dapat menstimulasi pergelangan tangan dan mata pada motorik halus anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran cooking class dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak serta faktor pendukung dan tantangan. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dengan guru kelas A dan guru pendamping, dan dokumentasi saat pembelajaran cooking class berlangsung. Hasil penelitian pada cooking class yaitu anak dapat melatih motorik halus dengan baik contohnya seperti, membuat jus tomat, menyusun roti sandwich dengan unik, mewarnai buah dengan rapi dan tidak coretan diluar garis. Pembelajaran cooking class dapat menjadi metode yang efektif serta menyenangkan dan interaktif dalam mengembangkan dan merangsang kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Kerjasama dengan guru, siswa, dan orang tua juga menjadi suatu faktor penting dalam mensukseskan kegiatan pembelajaran ini. Dukungan orang tua dalam menyediakan bahan dan alat, serta komunikasi antara guru dan wali murid, membantu menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran anak-anak.
Aspek-Aspek Pendidikan dalam Surah Al-Kahfi Ayat 46 Kun Hidayat; Shinta Ledia; Djamaluddin Prawironegoro
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023): October
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5443

Abstract

Beberapa penyikapan salah oleh muslin dalam memahami beberapa kebutuhan dalam dunia pendidikan. Pemahaman yang salah sebagaimana menyikapi harta dalam pendidikan dan pemahaman yang salah akan sikap menjalankan pendidikan secara tidak sebagaimana mestinya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis aspek-aspek pendidikan dalam surah Al-Kahfi ayat 46. Metode dalam penelitian in menggunakan jenis kualitatif, pendekatan kepustakaan, menganalisis berbagai literatur seputar surah Al-Kahfi ayat 46 seperti kajian mufrodah, tafsir, dan munasabahnya guna mengkontekstualisasikannya dengan teori-teori dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pendidikan memerlukan materi atau harta, keberadaan dan keberlanjutan peserta didik, pendidikan yang baik dan berkelanjutan. Harta yang baik dalam ruang lingkup pendidikan merupakan sarana mencapai tujuan pendidikan, bukan harta sebagai tujuan, namun tetap harta juga diperlukan setelah menyelesaikan pendidikan, guna menghidupi kebutuhan. Pemahaman yang tepat dalam menyikapi harta dalam pendidikan bisa terlaksana dengan mendidik siswa untuk juga mempelajari Ilmu agama sebagai penolong di dunia dan akhirat. Pendidikan berkelanjutan yang baik merupakan teguran untuk tidak lalai dalam kehidupan di dunia, karena orientasinya adalah akhirat, senantiasa pendidikan dijadikan sarana dalam mencari penghidupan di dunia sebagaimana mencari harta, namun dalam proses menempuh pendidikan tidak boleh menganggap harta sebagai tujuan namun sebagai sarana mencapai tujuan pendidikan itu sendiri.
Relevansi Penggunaan Metode Ceramah pada Pembelajaran Di Sekolah Dasar Di Era Digital Syamsurijal Syamsurijal; Bellonah Mardatillah Sabillah; Ulfayani Hakim; Irsan Irsan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 4 (2023): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i4.5495

Abstract

Pendidikan menjadi sektor yang tak terlepas dari pengaruh era digital termasuk pula pendidikan di jenjang sekolah dasar. Di era digitalaktivitas pembelajaran banyak memanfaatkan perangkat digital guna memudahkan ketercapaian tujuan pembelajaran. Selain itu digitalisasi pendidikan memunculkan metode-metode baru dalam kegiatan pembelajaran. Namun di era digital tidak sedikit guru, masih menerapkan metode pembelajaran yang bisa dikatakan cukup konvensional, adapun metode pembelajaran yang dimaksud adalah metode ceramah. Pertanyaanya adalah apakah penerapan metode ceramah dalam pembelajaran di era digital masih relevan untuk diimplementasikan khususnya di sekolah dasar. Tujuan penelitian untuk menganalisis relevansi penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran di era digital di sekolah dasar. Jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan atau kajian literatur, dimana pengumpulan data penelitian bersumber dari google scholar ataupun jurnal penelitian sebelumnya yang relevan dan terdapat di internet. Teknik analisis data menggunakan analisis deksriktif, yakni mengumpulkan data sesuai dengan sebenarnya kemudian data tersebut disusun, diolah dan dianalisis. Maka dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini diharapkan bisa memberikan fakta-fakta secara komprehensif tentang erelevansi penerapan metode ceramah sekolah dasar di era digital saat ini. Berdasakan hasil penelitian menunjukan bahwasanya dari 12 jurnal penelitian sebagai sumber data, baik penelitian PTK, kualitatit dan kuantitatif penerapan metode ceramah di sekolah dasar, menemukan bahwa metode ceramah memeiliki relevansi positif bagi pembelajaran siswa di sekolah dasar di era digital. Efektifitas model pembelajaran based learning dalam meningkatkan hasil belajar di sekolah dasar bisa menjadi refrensi bahkan sebagai opsi dalam memilih model pembelajaran. Dalam implementasi metode ceramah dalam pembelajaran di sekolah dasar, maka beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian antara metode pembelajaran khususnya metode ceramah dengan materi pelajaran yang akan diajarkan, memadukan metode ceramah dengan metode lainnya agar bisa memberikan hasil pembelajaran maksimal, mengecek kesesuaian antara metode ceramah dengan karakterisk siswa sekolah dasar yang akan diajar dan keselarasan antara metode ceramah dengan sarana pembelajaran.
Pengembangan Rancangan Pembelajaran Berbasis Proyek dengan Google Classroom untuk Materi Peta Feryan Widi Praditya; Andreas Erwin Prasetya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023): October
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5396

Abstract

Pembelajaran abad 21 merubah pendekatan pembelajaran dari teacher centred menjadi student centered serta digitalisasi dalam proses pembelajaran. Maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development) tipe ADDIE. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas rancangan dan pengembangan pembelajaran berbasis proyek dengan Google Classroom terhadap materi peta. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1) Pengembangan Rancangan Pembelajaran Berbasis Proyek Dengan Google Classroom untuk Materi Peta dilakukan dengan metode penelitian Research and Development (R&D) berdasarkan langkah-langkah dalam tahap ADDIE, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluate. 2) Kualitas Learning Management System (LMS) dengan menggunakan Google Classroom berdasarkan hasil uji validitas isi oleh 2 guru dan 2 dosen dengan skala 1-4 secara keseluruhan didapatkan skor 3.64 masuk ke dalam kategori “Sangat Baik” serta dengan rekomendasi “Tidak Perlu Revisi”. Namun, tetap melakukan revisi sesuai dengan masukan validator. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek Dengan Google Classroom untuk Materi Peta yang diujicobakan pada SD Negeri Sleman 3 dapat digunakan
Analisis Pembentukan Karakter Religius di Daerah Pesisir Pantai Nurmin Aminu; Abdul Manaf; Hijrawatil Aswat; Nurastuti Nurastuti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 4 (2023): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i4.5111

Abstract

Pembentukan karakter religius anak dipesisir pantai sangat penting untuk dilakukan, mengingat perkembangan arus globalisasi saat ini sangat berkembang pesat dan memiliki pengaruh yang besar baik pengaruh positif maupun negative.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih jauh dan mendeskripsikan bagaimana pembentukan karakter religious anak yang ada di daerah pesisir pantai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian expo-fakto, seperti yang dipaparkan oleh adalah salah satu bentuk penelitian kualitatif yang berbasis pada pemahaman dan perilaku manusia berdasarkan pada opini manusia. Penelitian expo-fakto bertujuan mendeskripsikan atau memotret suatu gejala nyata atau situasi sosial  yaitu karakter religius anak yang ada pesisir pantai. Lokasi Penelitian di Desa Boneatiro Barat.Populasi penelitian ini seluruh anak usia sekolah di desa boneatiro. Sampel penelitian 30 orang anak usia sekolah dengan menggunakan probability sampling random pengumpulkan data menggunakan angket atau kuisioner. angket berjumlah 6 butir. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembentukan karakter religius terhadap anak dipesisir pantai sangat perlu dilakukan, dalam hal ini peran orang tua menjadi sangat penting dalam membentuk karakter religius anak. Hal ini dibuktikan bahwa rata-rata (Mean) karakter religius anak yaitu 19,90. Nilai Mean tersebut meunjukan bahwa pola pembentukan karakter religius anak sudah baik.Nilai Maksimum yang diperoleh dari respon anak sebesar 24 artinya bahwa anak usia sekolah di daerah pesisir pola pembentukan karakter religious sangat dominan

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue