cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,458 Documents
Peran Tarekat Sufi Serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Modern Herdian Kertayasa; Alfyan Syach; Rini Novianti Yusuf; Asep Supriatna
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.358

Abstract

Di era modern ini, seringkali dijumpai orang-orang masa sekarang (manusia modern) yang pandangan keagamaannya masih bersifat legal-formal. Dengan fenomena tersebut harus berusaha untuk mencoba mengembalikan semangat keberagamaan masyarakat modern dengan menawarkan pendekatan tasawuf yaitu dengan cara menerapkan sistem metode tarekat sufi terhadap mereka khususnya kepada para pelajar agar dapat terhindar dari efek negatif arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Peran Tarekat Sufi Serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Modern. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah library research atau penelitian kepustakaan. Dalam pengambilan data diambil dari beberapa sumber diantaranya; al-Quran, Hadis, Buku-buku, Kitab-kitab klasik dan referensi-referensi yang menunjang penelitian ini seperti pendapat para Ulama dan para pakar pendidikan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan; 1) Tarekat Sufi relevan dari ajaran Islam menempati posisi sentral yaitu tauhid, syariat, dan akhlak, 2) Relevan sangat memperhatikan aspek keseimbangan dan keharmonisan kehidupan, 3) Relevan setiap pengamalnya agar membangun kehidupan yang lebih efektif, produktif, dan kontemplatif melalui pendekatan komunitas belajar mengajar (learning society), 4) Relevan dengan nilai etika etos kerja, serta nilai etika pengembangan peradaban, dengan segala dinamikanya. Implikasinya peran tarekat menjadi jawaban atas semua problematika kehidupan, harapan terbesar eksistensi tarekat sufi ini, menjadikan manusia berpaling sejenak untuk mangapai lagi sifat ke-Ilahiannya yang sering kali pudar dengan modernisme.
Metode Bermain Peran dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa STIKes Perintis Padang Nova Mustika; Rinda Lestari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v2i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbicara dalam Bahasa Inggris, maka peneliti menggunakan metode Role Play dengan mahasiswa mampu menggali kemampuannya dalam berbahasa Inggris, meningkatkan keinginan berbicara Bahasa Inggris dan dapat menambah kosakata Bahasa Inggris mahasiswa Analis Kesehatan STIKes Perintis Padang dalam berkomunikasi dengan Bahasa Inggris yang baik dan membangun katertarikan mahasiswa untuk belajar Bahasa Inggris, khususnya diaspek speaking. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus yaitu, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata keterampilan berbicara Bahasa Inggris mahasiswa meningkat dari siklus I ke siklus ke II. Hal ini ditunjukan oleh hasil Accent pada siklus I (43,25%) menjadi (76,50%) pada siklus II. Penguasaan mahasiswa pada grammar siklus I (52,37%) menjadi (77,20%) pada siklus II. Vocabulary dari siklus I (48, 85%) menjadi (78,40%) pada siklus II. Fluency siklus I (63,45%) menjadi (77,65%) pada siklus II. Comprehension meningkat dari siklus I (66,62%) menjadi (83,50%). Kesimpulan metode role play terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa. Metode role play memberikan banyak kesempatan kepada mahasiswa untuk berlatih dan praktik secara langsung
Konsep Manajemen Bimbingan dan Konseling Andika Fawri; Neviyarni Neviyarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.266

Abstract

Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 diterbitkan untuk menjadi acuan baru pelaksanaan tata kelola bimbingan dan konseling mulai dari planning, organizing, staffing, leading dan controlling. Melaksanakan program pendidikan yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadikan generasi yang memiliki kopetensi sangatlah menjadi tanggung jawab seorang pendidik. Seorang konselor tepatnya guru bimbingan dan konseling harus memiliki manajemen yang baik (pengelolaan dan pengaturan) agar memiliki langkah langkah yang baik dalam pelaksanaan program yang akan di buat. Guru bimbingan dan konseling perlu untuk membuat rancangan program tahunan, semesteran, bulanan, mingguan bahkan harian dan agar program berjalan maka perlu untuk menyesuaikan dengan  fungsi dari manajemen, harus benar benar tercapai secara ideal adapun fungsi pelaksanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan. Organisasi dan personalia adalah masalah yang sangat sering dijumpai di instansi pendidikan dengan tidak adanya kesesuaian dengan tenaga kerja pendidik sehingga menjadikan sebuah hambatan untuk terlaksananya kinerja yang baik. Permasalah yang timbul ini dilihat dari jumlah data sekunder yang didapatkan dari berbagai hasil penelitian baik itu dengan menggunakan observasi dan wawancara kepada tenaga pendidik
Analisis Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar PPKn di Sekolah Dasar Irwan Irwan; Hasnawi Hasnawi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.343

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian yakni hasil belajar siswa masih rendah pada pelajaran PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Kelas III SDN 2 Laompo tahun pelajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pra siklus sebanyak 55,71% dalam persentase  ketuntasan klasikal yaitu 25% sebelum menerapkan model Contextual Teaching And Learning. Nilai rata-rata siklus I sebanyak 66,42% dalam bentuk persentase ketuntasan klasikal yaitu 50% siswa yang tuntas atau di atas KKM berjumlah 14 siswa dan siswa belum tuntas atau di bawah KKM yaitu 14 siswa, karena belum mencapai nilai ≥ 70 lanjutkan tindak siklus II. Nilai rata-rata siklus II sebanyak 77,86% dalam bentuk persentase ketuntasan klasikalnya yaitu 85.71%, 24 siswa yang tuntas dan tidak tuntas 4 siswa atau 14.24%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model Contextual Teaching and Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa, siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 sebesar 85.71%. Implikasi penilitian menjadi bahan masukan bagi guru dan calon guru dalam pemilihan model pembelajaran untuk meningkatkan hasil maupun prestasi belajar siswa baik pada kelas rendah maupun kelas tinggi pada semua mata pelajaran
Analisis Terhadap Perhatian Dan Belajar Perseptual Dalam Aktivitas Belajar Siswa Ilham Wahyudi; Neviyarni Neviyarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.231

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis terhadap perhatian dan belajar perseptual dalam ativitas belajar pada siswa, metode yang di gunakan adalah dengan kajian literatur kepustakaan yang relevan dalam mengembangkan dan menganalisis terkait dengan perhatian dan belajar perseptual dalam aktivitas belajar siswa, Perhatian dan belajar perseptual berperan dalam membentuk pola perilaku siswa dalam menerima pembelajaran, dimana perhatian dan belajar perseptual merupakan bentuk sarana pendukung individu dalam menerima dan memproses rangsangan stimulus yang diberikan guru ketika pembelajaran berlangsung. Perhatian dan belajar perseptual dalam aktivitas belajar siswa merupakan sebuah metode pembelajaran yang dapat mendukung proses belajar mengajar agar efektif dan merupakan langkah dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Meta Analisis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Agape Purwa Gracia; Indri Anugraheni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.338

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode meta analisis. Perumusan masalah dimulai pada  awal penelitian, kemudian dilanjutkan dengan menguji hasil penelitian yang relevan. Pengumpulan data berupa artikel dan jurnal elektronik dilakukan dengan bantuan Google Scholar. Hasil pencarian diperoleh sebanyak 12 artikel relevan, jurnal elektronik dan essai. Teknik analisis data yang digunakan  dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji normalitas, setelah uji normalitas maka berlanjut pada uji paired samples test, dan dilakukan penghitungan effect size untuk mengetahui seberapa besarnya pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS 25 for windows. Hasil dari analisis data yang telah dilakukan menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berpengaruh besar  terhadap hasil belajar siswa dari yang terendah 7,13% sampai yang tertinggi 91,87% dengan nilai rata-rata 37,11%, hasil penghitungan effect size diperoleh sebesar 1,91 maka dapat disimpulkan pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar termasuk dalam kategori besar
Pengembangan Kurikulum 2013 dalam Meningkatkan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Annisa Nurhidayati Mu'arif; Farahdila Damayanti; Retno Akmalia; Tita Arsfenti; Darmadi Darmadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran dalam jaringan (daring), faktor-faktor pendukung serta faktor-faktor penghambat guru dalam melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan kebijakan pemerintah melalui pembelajaran daring. Berbagai faltform digunakan dalam pembelajaran daring. Berbagai respon positif disampaikan peserta didik terkait pembelajaran daring. Namun pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemic Covid-19 ini memiliki tantangan/kendala, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana-prasarana, dan teknis implementasi. Sebagai rekomendasi ke depan, dibutuhkan kemitraan publik dan keterlibatan banyak pihak secara berkelanjutan. Kompetensi dan keterampilan guru harus terus diperkaya, didukung oleh kebijakan sekolah yang mendorong guru terus belajar.  Pembelajaran daring yang dilakukan untuk anak usia sekolah dasar dirasa kurang efektif  seperti kurang maksimalnya penyampaian materi , koneksi internet yang kadang mnejadi lamban, gaya belajar yang cenderung visual, dan kurang leluasanya guru dalam mengontrol kegiatan siswa maka dari itu pencapaian belajar peserta didik tentunya harus diperhitungkan, diukur, baik secara materi maupun waktu. Guru tidak boleh semata-mata memberikan tugas tetapi harus memperhitungkan secara matang. Guru tidak boleh lupa untuk mengapresiasi capaian peserta didik. Kurikulum yang fleksibel dan siap menghadapi pandemi juga dibutuhkan.Kata Kunci: Pengembangan Kurikulum, Peningkatan Pendidikan Karakter
Kemampuan Menulis Naskah Drama Pentas dengan Menggunakan Media Cerita Rakyat Siswa SMA Maria Marietta Bali Larasati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.288

Abstract

Penggunaan media cerita rakyat merupakan salah satu cara memudahkan siswa menulis naskah drama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis naskah drama pentas pada siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 7 Kota Komba dengan menggunakan kuantitatif dengan bantuan media cerita rakyat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kependidikan. Yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 7 Kota Komba yang berjumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data kuntitatif penelitian ini adalah  menggunakan instrumen tes dengan hasil tes unjuk kerja siswa. Data yang telah terkumpul dianalisis secara kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis naskah drama dengan menggunakan media cerita rakyat siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 7 Kota Komba  sudah baik karena siswa yang mendapat nilai di atas standar lebih banyak dibandingkan dengan siswa yang mendapat nilai dibawah standar, hal ini terbukti bahwa siswa yang meraih nilai di atas 74 adalah 31 orang atau 89% dan dibawah nilai 74 sebanyak 4 orang atau 11%  dengan  rata-rata 82%. Hasil penelitian ini memberi rekomendasi bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia untuk menggunakan media cerita rakyat dalam pengajaran menulis naskah drama.
Housing Estate for Sustainable Social, Economic and Environment Development Bahagia Bahagia; Leny Muniroh; Abdul Karim Halim; Rimun Wibowo; Muhammad Shiddiq Ilham Noor; Zakky Muhammad Noor
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2414

Abstract

Residential areas are growing rapidly in big cities. The purpose of this study is to find social, cultural and economic values in residential areas. The research method used is descriptive qualitative method. Meanwhile, the research sample used purposive sampling technique. Data was collected by means of in-dept-interview, documentation and observation. The results of the study indicate that social life, such as the establishment of social relations between residents, is associated with facilities such as mosques because mosques contain direct social values. Friendship is also built through religious activities such as tahlilan and at the playground. At the playground children can hone their social skills because they meet children who bring differences in terms of culture and religion. The advantage is that children can appreciate cultural and religious differences from an early age. Even hone togetherness because playing with toys requires other people. At the same time establishing friendship between mothers because when their children play in the garden, the mothers will supervise so that there is a greeting between mothers. Economically, traders may enter residential areas so that traders can profit economically. At the same time growing opportunities to become security officers and household assistants. Finally, there is environmental value because the playground is a green zone so that it can be used as a water catchment area and overcome flooding and reduce emissions.
Lunturnya Rasa Nasionalisme Pada Anak Milenial Akibat Arus Modernisasi Fany Isti Fauzia Suryana; Dinie Anggraeni Dewi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai hilang nya jiwa nasionalisme pada anak milenial akibat adanya arus modernisasi. Metode penelitian meggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada pemahanan terhadap lunturnya jiwa nasionalisme yang terjadi pada kalangan anak muda. Penelitian menggunakan prespektif dari partisipan sebagai gambaran dalam memperoleh hasil penelitian. Informan penelitian yaitu anak muda di Kota Bandung tepat nya di Riung Bandung dengan tektik wawancara. Hasil penelitan menunjukan bahwa anak muda sudah memahami tentang rasa nasionalisme yaitu cinta terhadap tanah air tetapi mereka sendiri yang menyebutkan bahwa memang adanya arus modernisasi ini membuat mereka harus menyesuaikan diri menjadi lebih modern. 

Page 89 of 246 | Total Record : 2458


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): April Vol 8, No 1 (2026): February Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue