Articles
192 Documents
POTRET KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI
Wahyuningsih, Indah Sri
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (126.928 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v4i3.809
Kemoterapi yang diberikan untuk pasien kanker seringkali memunculkan efek fisik dan emosional sehingga berdampak pada keberlangsungan dalam menjalani perawatan. Pemberian kemoterapi perlu dievaluasi agar efek negatifnya membuat kualitas hidup pasien menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potret kualitas hidup pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif yang melibatkan 86 pasien kanker yang terpilih berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu pasien kanker stadium II,III dan IV, bersedia menjadi responden penelitian dan tidak mengalami gangguan komunikasi verbal. Pengukuran kualitas hidup menggunakan kuesioner EORTC QLQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kualitas hidup pasien yang kategori sedang sejumlah 59,3%, kualitas hidup baik 38,4% dan kualitas hidup buruk 2,3%. Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas hidup pasien yang terkontrol dengan baik oleh perawat maka akan tampak kemampuan fungsional keseharian pasien sehingga akan berdampak pada nilai positif dari keberlangsungan hidup pasien. Perawat di sarankan untuk memotivasi pasien agar dapat mengikuti kemoterapi sampai selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.
ANALISIS PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN DAN FREKUENSI PERNAFASAN PADA PASIEN DENGAN VENTILATOR YANG DILAKUKAN SUCTION DIRUANG ICU RS MARDI RAHAYU KUDUS
Kristiani, Ari Hana;
Riani, Suksi;
Supriyono, Mamat
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.325 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v4i3.811
Suction adalah tindakan untuk menjaga kepatenan jalan nafas akibat dari penumpukan sekret yang berlebih, namun tindakan suction selain memiliki manfaat juga memiliki dampak salah satunya perubahan saturasi oksigen dan frekuensi pernafasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan nilai saturasi oksigen dan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan suction. Metode penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan pendekatan one group pre and post test dengan teknik sampling kuota sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang terpasang ventilator. Sampel dalam penelitian ini adalah 35 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji paired t-test dan uji wilcoxon. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perubahan yang bermakna untuk nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah dilakukan tindakan suction dengan nilai p-value 0,001 (< 0,05), namun tidak terdapat perubahan yang bermakna pada nilai frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan suction dengan p-value 0,170 (> 0,05). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi perawat ICU dalam melakukan suction agar memperhatikan perubahan saturasi oksigen dan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah dilakukan suction.
PERSPEKTIF PERAWAT TENTANG PENGGUNAAN TEKNOLOGI ROBOT DALAM PERAWATANPASIEN DI RUANG PERAWATAN INTENSIF
Ismail, Suhartini
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.97 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v4i2.812
Perkembangan teknologi yang begitu pesat menghasilkan berbagai inovasi canggih salah satunya teknologi robot yang digunakan untuk membantu dalam perawatan pasien di ruang Ruang perawatan intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif perawat dalam penggunaan teknologi robot dalam perawatan pasien di ruang ruang perawatan intensif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian sebanyak 10 perawat ruang perawatan intensif yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara sesuai dengan pedoman wawancara yang telah dipersiapkan. Data yang terkumpul dianalisa menggunakan metode Elo dan Kyngas. Hasil penelitian menghasilkan 3 tema yaitu efek positif penggunaan teknologi robot di ruang ruang perawatan intensif diantaranya teknologi robot membantu pekerjaan perawat, membantu dalam perawatan pasien dan bekerja sesuai dengan program, kemudian efek negatif penggunaan teknologi robot di ruang ruang perawatan intensif diantaranya caring perawat ke pasien berkurang, menimbulkan kecemasan pada pasien dan pengoperasian yang menjadi kendala. Kebutuhan perawat terkait pengoperasian teknologi robot di ruang ruang perawatan intensif. Penggunaan teknologi robot dalam perawatan pasien memberikan efek positif dan negatif. Penggunaan robot lebih dipentingkan untuk memaksimalkan peran perawat dalam memberikan perawatan pada pasien.
PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU PADA SITUASI BENCANA: STUDI LITERATUR
Astuti, Astuti;
Wanda, Dessie
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.564 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v5i1.827
Latar belakang: Peristiwa bencana menempatkan bayi dan anak usia dini menghadapi situasi krisis salah satunya perihal kebutuhan makanan. Bantuan yang datang seringkali tidak memperhatikan makanan untuk kelompok usia tersebut, sehingga berbagai risiko penyakit akibat nutrisi akan berdampak pada bayi dan anak usia dini. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui praktik MPASI pada berbagai situasi bencana. Metode: Penelusuran literatur menggunakan beberapa database online dengan kata kunci "infant and young child feeding”, “complementary feeding", disaster, emergencies, dan refugee. Filter Kriteria inklusi yang digunakan adalah berisi penelitian terkait MPASI, melibatkan anak usia 6-24 bulan pada situasi bencana, tahun pencarian dibatasi 10 tahun terakhir, artikel dapat diakses secara full text, dan artikel dalam Bahasa Inggris. Kriteria eksklusi yang ditetapkan adalah penelitian melibatkan anak berkebutuhan khusus dan artikel yang berisi systematic review . Hasil: Terdapat sembilan artikel yang lolos seleksi pada studi literatur ini.Tema yang muncul dari sembilan artikel tersebut adalah 1) pemberian MPASI di situasi bencana pada umumnya tidak mencapai Minimum Dietary Diversity; 2) terjadi kerawanan pangan;3) kondisi Water Supply, Sanitation, and Hygiene Promotion (WASH) sebagian besar buruk; dan 4) usia pengenalan MPASI kurang dari 6 bulan. Simpulan: Praktik pemberian MPASI di situasi bencana secara umum belum optimal. Bantuan yang diberikan selayaknya dapat menunjang pemberian MPASI sesuai standar
EFEKTIVITAS PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN PERMAINAN ULAR TANGGA PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI CANDI 01 SEMARANG
Setiadi, Obed Kris;
Yulianti, Natalia Ratna;
Wahyuningrum, Eka;
Nancy, Caecilia
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (551.631 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v4i3.830
Background: Dental caries is one of the serious health problems in school children. This put children on high risk of school achievement decreasing and lack of nutrition. It is important to provide them a health education which could be done by play program. There were two play programs proven as effective for health education namely snake ladder and watching video. However, little is known which program is more effective. This study aimed to investigate differences of increasing dental and mouth health knowledge using snake lader media and video. Methods: This study employed Pretest-Posttest nonequivalent control group design and conducted in Candi 01 Elementary School, Semarang City. The sample of 74 people divided into 2 groups, 1 snake ladder group and 2 groups. Each group consisted of 37 people. Result: It was found that the snake ladder game was more effective in increasing health knowledge, in the Mann-Whitney alternative test the p value was 0.000 (p <0.005).Conclusion: There are differences in the benefits of health and oral knowledge using media videos and snake games on Candi 01 elementary school students in Semarang City.
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA MAHASISWA KEPERAWATAN STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG
Tafdhila, Tafdhila;
Marleni, Lily;
Saputra, Adi
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (892.629 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v5i1.832
Pada pembelajaran online, mahasiswa dapat menjadi kurang aktif dalam menyampaikan aspirasi dan pemikirannya, sehingga dapat mengakibatkan pembelajaran yang menjenuhkan. Seseorang mahasiswa yang mengalami kejenuhan dalam proses belajar mengajar akan memperoleh ketidakmajuan dalam hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan pendorong untuk menggerakkan mahasiswa agar semangat belajar sehingga dapat memiliki prestasi belajar. Semangat belajar dapat dimiliki dengan meningkatkan motivasi belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment yaitu penelitian yang dilakukan pada satu kelompok saja yand dinamakan kelompok eksperimen tanpa ada kelompok control. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pre test dan post test, yaitu diukur dengan menggunakan pre test yang dilakukan sebelum perlakuan dan post test yang dilakukan setelah diberi perlakuan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan Tingkat I yang berjumlah 28 orang. Hasil penelitian di dapatkan rata-rata skor motivasi belajar sebelum dimulai pembelajaran daring adalah 108.54 (95 % CI Lower-Upper :102.37-114.70), median 112.00 dengan standar deviasi 15.901 dengan skor min-mak 80-135. Dari estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor motivasi belajar sebelum dimulai pembelajaran daring pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang adalah antara 102.37-114.70 dan skor motivasi belajar setelah dimulai pembelajaran daring adalah 100.75 (95 % CI Lower-Upper :96.81-104.69), median 101.50 dengan standar deviasi 10.171 dengan skor min-mak 76-118. Dari estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor motivasi belajar setelah dimulai pembelajaran daring pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang adalah antara 96.81-104.69. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value=0,016<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dalam pembelajaran daring terhadap motivasi belajar mahasiswa di masa pandemic covid 19 pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang
Nurses’ Disaster Mitigation Competencies in Public Health Center during Pandemic Covid-19
Husna, Cut;
Jayanti, Afrida;
Fithria, Fithria
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.176 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v5i1.842
Mitigation is an effort to reduce disaster risk through physical development, public awareness, and community capacity building in facing disaster. The public health center (Puskesmas) as a facility is the spearhead of individual and community health services, especially in disaster situations. Nurses as the frontline in providing health services are expected to have competence in dealing with disasters. Increased disaster mitigation for nurses could be done by understanding disaster risk, disease prevention, health promotion, and policy development and planning. This study aims to determine the nurses’ competencies in disaster mitigation in the public health center. This research is a descriptive explorative with a cross-sectional study design. The total sampling method was carried out at two Puskesmas totaling 42 respondents. Data collection using Google-form in a dichotomy scale developed by researchers totaling 23 questions adopted from ICN-WHO, 2009. The questionnaire tested reliability with Cronbach Alpha = 0.7. The results of the study showed that the nurse's disaster mitigation competencies were at a good level (54.8%). For the sub-scales understanding of disaster risk (47.6%), disease prevention (76.2%), health promotion (61.9%) and policy development and planning (35.7%) are good competencies. It is recommended to health workers and community health centers to improve disaster risk management by making policies and plans that are organized by involving across professions, sectors, and all components of society.
Pengetahuan Ibu Tentang Diet Gluten dan Kasein Pada Anak Penyandang Autis di SLB Wilayah Kabupaten Garut
Nurhidayah, Ikeu;
Achadiyanti, Destia;
Ghraha Ramdhanie, Gusgus
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.196 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v5i1.849
Diet Gluten Free Casein Free (GFCF) merupakan salah satu jenis terapi yang dapat dilakukan pada anak penyandang autis untuk mengurangi perilaku hiperaktif dan tantrum atau mengamuk, namun penerapan diet ini masih rendah dikalangan ibu. Penerapan diet yang tidak baik dan tidak tepat dapat menimbulkan masalah kesehatan dan perilaku hiperaktif pada anak penyandang autis. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka dibutuhkan pengetahuan ibu mengenai diet GFCF. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gembaran pengetahuan ibu tentang diet gluten dan kasein pada anak penyandang autis di SLB Wilayah Kabupaten Garut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, jumlah sampel 34 ibu dengan anak penyandang autis di SLB Wilayah Kabupaten Garut, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari responden pengetahuan ibu kurang yaitu sebanyak (58,8%). Diperlukan kunjungan rutin oleh perawat komunitas, perawat keluarga maupun perawat anak untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai diet gluten dan kasein pada ibu dengan anak penyandang autis di sekolah maupun di lingkungan rumah.
The Relationship of Knowledge and The Role of Cadres in Handling Mental Disorder in The Working Area of Kedungwuni II Primary Health CareR
Nafiah, Hana;
Dzil K, Aisyah
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (154.866 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v5i1.852
Mental disorder are the conditions with psychiatric malfunctioning including thought process, emotion, volition, and psychomotor behavior. Mental health cadres have an important role in the effort to deal with mental disorder in the community. Knowledge has an influence on the ability of cadres to carry out role in the community. The aim of this study was determine the relationship between knowledge and the role of cadres in handling mental disorder in the working area of Kedungwuni II Primary Health Care. The research method used correlative study, to correlate knowledge and role variable. Sample in this study where 71 cadres in the working area of Kedungwuni IIn Primary Health Care who appropriate inclusion criteria. Result of this study showed that most of the cadres 41 people (57,7%) have good knowledge and 42 people (59,1%) have a good role in handling mental disorder. The result of data analyzed showed that there was significant relationship between knowledge and the role of cadres in handling mental disorder in the working area of Kedungwuni II Primary Health Care with p value =0.010 (p value < 0.05). Refresher on cadres training on handling mental disorder need to updating cadres’ knowledge so that mental disorder services in the primary level can be handle optimally. Keywords: knowledge; role of cadres; caring for mental disorder
ANALISA PENULARAN COVID-19 PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT
Banjarnahor, Seriga
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.013 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v5i1.857
COVID-19 masih menjadi wabah yang belum teratasi diseluruh dunia. Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan yang bekerja di garis depan pelayanan kesehatan sangat beresiko terpapar COVID-19. Hingga saat ini, perawat yang meninggal akibat terpapar COVID-19 telah meningkat jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola penularan COVID-19 pada perawat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Responden penelitian berjumlah 31 perawat, yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penularan COVID-19 pada perawat terjadi karena adanya riwayat kontak dengan pasien COVID-19 (80,6%), kebiasaan makan bersama dengan rekan kerja (67,7%), merawat pasien yang terkonfirmasi COVID-19 di ruangan non isolasi (67,7%), riwayat kontak dengan petugas rumah sakit yang terkonfirmasi COVID-19 (51,6%), dan mengunjungi tempat keramaian seperti pasar (45,2%)