cover
Contact Name
Reiza Miftah Wirakusuma
Contact Email
jithor@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jithor@upi.edu
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation
ISSN : 26543893     EISSN : 26544687     DOI : -
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality, and Recreation (Jurnal Pariwisata, Perhotelan dan Rekreasi Indonesia) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan dua keluaran (issues) dalam setahun pada bulan April dan Oktober. Redaksi juga turut mengundang para peneliti dan praktisi untuk dapat mengirimkan artikel berupa laporan hasil penelitian, pemikiran-pemikiran, maupun tulisan akademik, khususnya yang berkaitan dengan kepariwisataan, perhotelan dan rekreasi luar ruang. Perlu dipahami sebelumnya, artikel yang hendak dikirimkan merupakan artikel yang belum pernah dimuat atau dipublikasikan di jurnal berkala ilmiah lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
The Influence of Hotel Employee Job Stress towards Cyberloafing Rachel Dyah Wiastuti; Oqke Prawira; Devi Yulianti
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.40494

Abstract

A b s t r a c tThe purpose of this research is to determine the influence of employee’s  job stress towards cyberloafing at Four Seasons Hotel Jakarta. Primary data was collected through survey using questionnaire with five-point Likert scale and close-ended question. Sample of this research was 36 employees at Four Seasons Hotel Jakarta in back of the house departments. Data was analyzed with descriptive statistics, correlation, regression analysis, and three hypothesis testing using SPSS. The results indicate that job stress has significantly influenced on cyberloafing with a value of 11%. Job stress and cyberloafing have low correlation, but positive and significant. Furthermore, job ambiguity showed significant influence with cyberloafing, while job conflict showed the contrary of insignificant. It showed that employees tend to do cyberloafing when they felt uncertainty or ambiguity related to their job compared to the conflict that they encountered. From this findings, hospitality companies are expected to always assure that their employees perceived certainty related to their job tasks and job description to prevent any upcoming job stress.A b s t r a kPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja karyawan hotel terhadap cyberloafing. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui survei dengan menggunakan kuesioner lima poin skala Likert dan pertanyaan tertutup. Sampel dari penelitian ini berjumlah 36 karyawan dari empat departemen back of the house yang berbeda. Data dianalisis dengan deskriptif statistik, uji korelasi, analisis regresi linear sederhana, dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa stres kerja berpengaruh signifikan terhadap cyberloafing yaitu sebesar 11%. Hubungan antara stres kerja terhadap cyberloafing memiliki hubungan rendah namun positif dan signifikan. Selanjutnya ambiguitas pekerjaan menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan cyberloafing, sedangkan konflik pekerjaan menunjukkan kebalikan yang tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan cenderung melakukan cyberloafing ketika mereka merasakan ketidakpastian atau ambiguitas terkait pekerjaan mereka dibandingkan dengan konflik yang mereka hadapi. Dari temuan ini, perusahaan perhotelan diharapkan untuk selalu memastikan bahwa karyawan mereka merasakan kepastian terkait dengan tugas dan deskripsi pekerjaan mereka untuk mencegah stres kerja yang akan datang.
Visitor Management Concept Through Carrying Capacity Analysis In Forest Recreation Aziean Jamin; Fitri Rahmafitria
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.46821

Abstract

A b s t r a c tKawah Putih Forest Recreation (KPFR) is a tourism area with beautiful and unique scenery, functioning as biodiversity conservation and protection of Presbylis comata, an endemic primate of West Java. Because of its complex function, the use of the area for tourism should consider carrying capacity aspect. Carrying capacity is identified from three factors; those are physical carrying capacity (PCC), real carrying apacity (RCC) and effective carrying capacity (ECC). The calculation resulted from these three factors are then compared to the actual condition in KPFR.  This research showed that physically the crater area of KPFR could accommodate 986 visitor/day (PCC). The result also showed that according to the specific characteristic of the area KPFR could accommodate 255 visitors/ day (RCC), while in its management capacity, the mode of local transportation in KPFR only able to carry 98 visitors/ day (ECC). A b s t r a kHutan Rekreasi Kawah Putih (KPFR) merupakan kawasan wisata dengan pemandangan yang indah dan unik, berfungsi sebagai konservasi keanekaragaman hayati dan perlindungan Presbylis comata, primata endemik Jawa Barat. Karena fungsinya yang kompleks, maka pemanfaatan kawasan untuk pariwisata harus memperhatikan aspek daya dukung. Daya dukung diidentifikasi dari tiga faktor; yaitu daya dukung fisik (PCC), daya dukung nyata (RCC) dan daya dukung efektif (ECC). Hasil perhitungan dari ketiga faktor tersebut kemudian dibandingkan dengan kondisi sebenarnya di KPFR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisik kawasan kawah KPFR mampu menampung 986 pengunjung/hari (PCC). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sesuai dengan karakteristik spesifik kawasan KPFR mampu menampung 255 pengunjung/hari (RCC), sedangkan dalam kapasitas pengelolaannya, moda transportasi lokal di KPFR hanya mampu mengangkut 98 pengunjung/hari (ECC).
Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Harper Purwakarta Herni Suryani; Rini Resniawati
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.46913

Abstract

A b s t r a c tThe purpose of this research was to determined and analyzed job satisfaction and employee performance also the influence of job satisfaction on employee performance at The Hotel Harper Purwakarta. The research method used in this research is descriptive and explanatory survey method with the population were employees of The Hotel Harper Purwakarta and with a sample of 69 respondents, the method of data analysis used is a simple regression with data analysis tool SPSS 20. Based on the results of the research concluded that employee job satisfaction at The Hotel Harper Purwakarta Hotel Bandung is in the high category, the performance of the employees of The Hotel Harper Purwakarta Hotel Bandung is in the high category also, and job satisfaction take effects the performance of employees of The Hotel Harper Purwakarta Hotel Bandung. As for the determination coefficient (R2) of job satisfaction on employee performance is 46.60% while 53.40% of employee performance is influenced by other variables not examined of this research. A b s t r a kTujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menganalisis kepuasaan kerja dan kinerja karyawan serta pengaruh kepuasaan kerja terhadap kinerja karyawan di Hotel Harper Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif dan eksplanatori dengan populasi  karyawan Hotel Harper Purwakarta dan sampel sebesar 69 responden menggunakan  metode  analisis data berupa regresi linier sederhana, yakni alat analisis data SPSS 20. Kemudian dari hasil penelitian disimpulkan bahwa kepuasan kerja karyawan masuk dalam kategori tinggi dan kinerja karyawan masuk dalam kategori tinggi juga serta kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan  pada  Hotel Harper Purwakarta. Adapun koefieisien determinasi (R2) kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan adalah sebesar  46,60% sementara itu kinerja karyawan yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini sebesar 53,40%.
Dinamika Partisipasi Masyarakat Dalam Tata Kelola Ekowisata Hutan Mangrove Wana Tirta di Kabupaten Kulon Progo Novriza Arrahmah; Ferri Wicaksono
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.36974

Abstract

ABSTRACTEcotourism is part of the development of tourism in Indonesia, where it concerns on optimizing natural tourism travel including knowledge, in the form of preserving the environment, which encourages to carry out conservation activities for the environment and natural resources, in accordance with the characteristics of Indonesia's regional conditions. Wana Tirta Mangrove Forest (WTMF) is known as one of the ecotourism attractions which is developed in Kulon Progo Regency. This research specifically discusses the dynamic of Community Participation in the management. The purpose of this study is to identify and analyze using three-phases methods developed by Noronha, namely, Discovery, Local Response and Initiative, and Institutionalization. This research focuses on seeing the realization of a community participation initiative activity as well as the role of the community in the Local Response and Initiative phase of greenwood theory, where the role of the community itself is related to the involvement directly and most instrumentally in the management of ecotourism in the WTMF area. At the end of this study, researchers wanted to provide an overview of driving factors, supporting factors, and inhibitory factors. ABSTRAKEkowisata menjadi bagian dari pengembangan pariwisata di Indonesia, yang mana ekowisata berkonsentrasi dalam melakukan optimalisasi perjalanan wisata alam meliputi pengetahuan, dalam bentuk melestarikan lingkungan, yang mendorong untuk melakukan kegiatan konservasi terhadap lingkungan dan sumber daya alam, sesuai dengan dengan karakteristik kondisi wilayah Indonesia. Hutan Mangrove Wana Tirta (HMWT)diketahui sebagai salah satu potensi ekowisata yang sedang di kembangkan di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini secara spesifik membahas tentang Dinamika  Partisipasi Masyarakat Dalam Tata Kelola Ekowisata. Tujuan penelitian ini ingin mengidentifikasi dan menganalisis menggunakan tiga metode tahapan yang dikembangkan oleh Noronha yaitu, fase Discovery, ,fase Local Response and Initiative, dan fase Institutionalization. Penelitian ini berfokus ingin melihat perwujudan dari suatu aktivitas inisiatif partisipasi masyarakat maupun peran masyarakat dalam fase Local Response and Initiative pada teori Greenwood, dimana peran masyarakat itu sendiri berkaitan dengan adanya keterlibatan secara langsung maupun yang paling berperan dalam pengelolaan ekowisata.  Di akhir penelitian ini, peneliti ingin memberikan beberapa gambaran faktor pendorong, faktor pendukung, dan faktor penghambat. 
Local Tourists' Assessment of the Elements of Tourism Development in Medan Fauzia Agustini; Dita Amanah; Dedy Ansari Harahap
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.42498

Abstract

A b s t r a c tThis study was to analyzed the assessment of local tourists on the elements of tourism development in Medan. This research is descriptive research with the sampling technique used Accidental Sampling. Samples were 354 respondents who are the community of Medan City. Data were collected through literature study and questionnaire distribution. The results which are categorized as the best three are the development of hotels in the city of Medan, the ease of use of public transportation and the condition of electricity. On the other hand, the results of the assessment of the three worst categories are road conditions, traffic, and cleanliness of the city. The community and the Medan city government must care and work together in advancing the tourism sector in the city that the city of Medan is expected to get the nickname of the city of Paris van Sumatra.A b s t r a kPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian wisatawan lokal terhadap unsur-unsur pengembangan pariwisata di Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Sampel sebanyak 354 responden yang merupakan masyarakat Kota Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan penyebaran kuesioner. Hasil yang masuk dalam kategori tiga terbaik adalah perkembangan hotel di kota Medan, kemudahan penggunaan transportasi umum dan kondisi kelistrikan. Sedangkan hasil penilaian dari tiga kategori terburuk adalah kondisi jalan, lalu lintas, dan kebersihan kota. Masyarakat dan pemerintah kota Medan harus peduli dan bersinergi dalam memajukan sektor pariwisata di kota sehingga kota Medan diharapkan mendapat julukan kota Paris van Sumatra.
Warung Bakmi Mbah Gito: Eksplorasi Pengalaman terkait Produk dan Ruang di Wisata Kuliner Berbasis Budaya Jawa Ahmadintya Anggit Hanggraito; Budiani Budiani
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.38352

Abstract

ABSTRACTThe existence of Warung Bakmi Mbah Gito as a culinary tourism shows the importance of studying culinary products and space attributes that promote local culture. This study tries to explore the experience of Javanese culture-based culinary products and spaces at Warung Bakmi Mbah Gito. data collection methods through observation, in-depth interviews, and questionnaires. The results of descriptive statistics were triangulated with qualitative data in order to produce conclusions. The results of this study indicate that the experience of culinary products at Warung Bakmi Mbah Gito is focused on tangible and intangible products. The products are related to local food using original and natural ingredients that come from the village. Meanwhile, the intangible product is related to the space atmosphere and service model. In addition, the main variables in the space experience at Warung Bakmi Mbah Gito are focused on the design of the room and the music. This study is expected to provide another understanding in the development of culinary tourism destinations based on local culture. Especially in other areas that have food with a different local cultural base.ABSTRAKEksistensi Warung Bakmi Mbah Gito sebagai sebuah wisata kuliner menunjukkan pentingnya kajian terhadap produk kuliner dan atribut ruang yang mengangkat budaya lokal. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi pengalaman produk dan ruang kuliner berbasis budaya jawa di Warung Bakmi Mbah Gito. metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner. Hasil statistik deskriptif ditriangulasi dengan data kualitatif agar menghasilkan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pengalaman produk kuliner di Warung Bakmi Mbah Gito tertuju pada produk tangible dan intangible. Produk tangible terkait dengan makanan lokal yang menggunakan bahan asli dan alami yang berasal dari desa. Sedangkan, produk intangible terkait dengan atmosfer ruang dan model pelayanan. Selain itu, variabel utama dalam pengalaman ruang di Warung Bakmi Mbah Gito tertuju pada desain ruang dan musik yang dimainkan. Penelitian ini diharapkan akan memberikan pemahaman  lain dalam sebuah pengembangan destinasi wisata kuliner berbasis budaya lokal. Terutama di daerah lain yang memiliki makanan dengan basis budaya lokal yang berbeda.  
Public Preferences For Implementation of Sharia Hotel Facilities Euis Puspita Dewi; Sularso Budilaksono; Febrianty Febrianty; Fahrul Nurzaman; Ahmad Rosadi
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.44647

Abstract

A b s t r a c tThe purpose of this study is to investigate people's preferences for the use of sharia concepts in the provision of sharia hotel services. When not all of the sharia criteria are met, the community's preferences become extremely significant in determining the priorities that sharia hotel managers can satisfy in offering amenities that meet the sharia idea. This study used a quantitative descriptive method, using online surveys distributed to 109 community respondents in Indonesia. Respondents were chosen using convenience sampling and given a questionnaire with closed questions based on five sharia hotel facility requirements. This research resulted three major priorities selected by the respondents: 1) the selection of guests who come to stay and restrictions on visiting guests, 2) the provision of facilities for worship and purification as well as providing a religious atmosphere, 3) arrangement of male and female visitors in supporting facilities such as entertainment, fitness and swimming pools.A b s t r a kPenelitian ini bertujuan untuk menggali preferensi masyarakat mengenai penerapan konsep syariah dalam penyediaan fasilitas hotel syariah. Ketika belum semua kriteria syariah mampu diterapkan, preferensi masyarakat menjadi sangat penting untuk menentukan prioritas yang dapat dipenuhi oleh pengelola hotel syariah dalam menyediakan fasilitas yang memenuhi konsep syariah. Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner secara online pada 109 responden masyarakat di Indonesia. Responden dipilih dengan menggunakan convenience sampling dan diberikan kuesioner dengan pertanyaan tertutup, berdasarkan 5 kriteria fasilitas hotel syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 prioritas utama yang dipilih oleh responden: 1) pemilihan tamu yang datang menginap dan pembatasan tamu yang berkunjung, 2) penyediaan fasilitas untuk beribadah dan bersuci serta memberikan suasana religi, 3) penataan pengunjung pria dan wanita di fasilitas penunjang seperti hiburan, fitnes dan kolam renang.
Pengaruh Menu Knowledge Pramusaji Terhadap Keterampilan Personal Selling Di Restoran Cinnamon, Hotel Mandarin Oriental Jakarta Agung Gita Subakti
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.46492

Abstract

ABSTRACTThe objective of this research is to determine the influence of waiter’s/waitress’ menu knowledge on his/her personal selling skill at Cinnamon Restaurant, Mandarin Oriental Hotel Jakarta. The quantitative method was used by collecting data from sample of 14 respondents who were the waiter/waitress of Cinnamon Restaurant, Mandarin Oriental Hotel Jakarta, and also using interviews and literature study. Analysis used in this research is descriptive analysis and simple linear regression analysis. The results of this research show that waiter’s/waitress’ menu knowledge has a positive influence on his/her personal selling skill. Conclusions of this research, there was a significant influence between waiter’s/waitress’ menu knowledge on his/her personal selling skill at Cinnamon Restaurant, Mandarin Oriental Hotel Jakarta of 87,5% with correlations coefficient of 0.936.   ABSTRACTTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengetahuan menu pramusaji pada keterampilan penjualan di Restoran Cinnamon, Hotel Mandarin Oriental, Jakarta. Metode kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data dari sampel 14 responden yang merupakan pramusaji Cinnamon Restaurant, Jakarta, dan juga menggunakan wawancara dan studi literatur. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan menu pramusaji memiliki pengaruh positif pada keterampilan penjualan pribadinya. Kesimpulan dari penelitian ini, ada pengaruh signifikan antara pengetahuan menu pelayan / pelayan tentang keterampilan penjualan di Cinnamon Restaurant, Jakarta sebesar 87,5% dengan koefisien korelasi 0. 936.
Pengembangan Daya Tarik Wisata di Kaliurang, Yogyakarta Anti Riyanti; Andhika Chandra Lesmana
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.45008

Abstract

A b s t r a c tThis research was conducted to find out more about the potential of tourist attractions and their development in the Kaliurang Yogyakarta tourist area which is located in Sleman Regency, Yogyakarta Special Region with its stunning natural potential. Qualitative methods are used in this study. Data were collected through interviews, questionnaires, and also observation. With the 5A approach in the tourism component (Atraction, Accomodation, Accessibility, Awareness, and Ancillary Services), Kaliurang actually already has these elements, but it is necessary to develop other additional public facilities such as public transportation facilities to locations that are not yet available, providing at least one ATM machines, as well as the nearest health service post around the tourist area, which are currently far enough away to support tourism activities at this location, therefore synergy is needed between the Sleman Tourism Office and the management and local residents.A b s t r a kPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut tentang potensi daya tarik wisata dan pengembangannya di daerah wisata Kaliurang Yogyakarta yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan potensi alamnya yang mempesona. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuisioner, dan juga observasi. Dengan pendekatan 5A dalam komponen pariwisata (Atraction, Accomodation, Accesibility, Awareness, dan Ancillary Services), Kaliurang sebenarnya sudah memiliki unsur-unsur tersebut, namun perlu adanya pengembangan fasilitas umum tambahan lainnya seperti sarana angkutan umum menuju lokasi yang belum tersedia, disediakannya minimal satu mesin ATM, serta pos layanan kesehatan terdekat di sekitar kawasan wisata yang saat inikeberadaannya cukup jauh guna menunjang kegiatan wisata di lokasi ini, oleh karena itu diperlukan sinergitas antara Dinas Pariwisata Sleman dengan pihak pengelola maupun penduduk setempat.
Penerimaan Teknologi Virtual Reality Untuk Virtual Tourism di Indonesia Shafiq Khaqiqi; Lizar Alfansi
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 5, No 1 (2022): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v5i1.43751

Abstract

ABSTRACTOver the last few years, the technology of tourism has grown significantly. Technology that is still relatively new in tourism is Virtual Reality (VR). VR technology is a solution, especially during the current pandemic, where many tourist attractions are closed. The novelty of the experience offered by VR is still relatively new and its acceptance in tourism still needs to be explored further. This study aims to determine the determinants of the acceptance of VR technology for virtual tourism by examining the effect of seven independent variables on one dependent variable Behavioral Intention to Use VR in Tourism. This study uses a quantitative approach using primary data obtained through the distribution of online questionnaires with 246 respondents filling out this questionnaire. The data processing technique of this research uses the Statistical Package for Social Science (SPSS) software. The analytical method used by the researcher is multiple linear regression analysis. The results showed that all variables used in this study had a significant effect on adoption intentions. Six variables had a positive effect and one variable had a negative effect.  ABSTRAKSelama beberapa tahun terakhir, teknologi pariwisata telah berkembang secara signifikan. Teknologi yang masih tergolong baru dalam dunia pariwisata adalah Virtual Reality (VR). Teknologi Virtual Reality (VR) menjadi solusi, terutama di masa pandemi saat ini, dimana banyak tempat wisata ditutup. Kebaruan pengalaman yang ditawarkan oleh VR masih relatif baru dan penerimaannya dalam pariwisata masih perlu dieksplorasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan penerimaan teknologi VR untuk pariwisata virtual dengan menguji pengaruh tujuh variabel independen (Perceived Enjoyment, Perceived Immersion, Technology Anxiety, Social Influence, dan Sensation Seeking.) terhadap satu variabel dependen Behavioral Intention to Use VR in Tourism. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner online dengan metode snowball sampling. 246 responden dinyatakan memenuhi syarat sebagai sample. Responden  terdiri dari masyarakat umum dengan  umur lebih dari 15 tahun yang mengetahui tentang Teknologi Virtual Reality. Teknik pengolahan data penelitian ini menggunakan software Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 24.0. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap niat adopsi, dengan enam variabel berpengaruh positif dan satu variabel berpengaruh negatif.

Page 7 of 12 | Total Record : 120