cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24778370     EISSN : 24775916     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia is an-Opened Access journal and published twice a year every Maret and August. It publishes the research (no longer than 5 years after the draft proposed) in term of school counselling, career counselling, higher educational counselling. all finding in the scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING: SEBUAH STUDI PUSTAKA Arum Ekasari Putri
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2, September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.104 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v4i2.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi landasan teori dan pelaksanaan evaluasi program bimbingan dan konseling di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Untuk menjaga ketepatan pengkajian dan mencegah kesalahan informasi dalam analisis data maka dilakukan pengecekan antar pustaka dan membaca ulang pustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun landasan teori dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling. Hasil penelitian ini adalah terelaborasinya landasan teori dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling secara utuh meliputi: 1) pengertian evaluasi program, 2) komponen program bimbingan dan konseling, 3) pengertian evaluasi program bimbingan dan konseling, 4) manfaat melaksanakan evaluasi program bimbingan dan konseling, 5) prosedur evaluasi program bimbingan dan konseling, 6) hambatan evaluasi program bimbingan dan konseling.
URGENSI BIMBINGAN KONSELING DALAM PENDIDIKAN NONFORMAL KHUSUSNYA PENDIDIKAN KESETARAAN (EQUIVALENCY EDUCATION) Galuh Mulyawan
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): Volume 5 Number 1, March 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.9 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v5i1.932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pentingnya layanan bimbingan dan konseling juga mengetahui permasalahan yang ada pada jalur pendidikan nonformal khusunya pendidikan kesetaraan. Keadaan di lapangan siswa pendidikan kesetaraan didominasi oleh anak dengan usia 17-20 tahun, beberapa faktor yang membuat siswa berada pada pendidikan kesetaran adalah kemiskinan, D.O (droup out) dan letak geografis. Metode dalam penelitian ini adalah study pustaka (library research). Hasil penelitian ini adalah terdapat permasalahan dalam pendidikan kesetaraan meliputi: 1) masalah pribadi dan sosial dalam pendidikan kesetaraan, 2) permasalahan belajar dalam pendidikan kesetaraan 3) permasalahan karir dalam pendidikan kesetaraan.
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING DAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI TERHADAP SELF AUTONOMY DITINJAU DARI JENIS KELAMIN SISWA Ni Komang Sri Yuliastini; I Komang Sukendra
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): Volume 5 Number 1, March 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v5i1.1192

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh self autonomy antara siswa yang mendapatkan konseling behavioral dengan teknik modeling dan teknik manajemen diri, mengetahui pengaruh self autonomy pada siswa berjenis kelamin laki-laki antara yang mendapatkan konseling dengan teknik modeling dan teknik manajemen diri dan mengetahui pengaruh self autonomy pada siswa berjenis kelamin perempuan antara yang mendapatkan konseling dengan teknik modeling dan teknik manajemen diri siswa kelas X SMK PGRI 5 Denpasar. Penelitian melibatkan 20 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan sebagai sampel. Rancangan penelitian Two Factor Design  atau sering disebut desain faktorial 2 X 2. Dalam desain faktorial 2 X 2, perlakuan disusun sedemikian  rupa sehingga setiap individu dapat menjadi subyek secara bersamaan dalam dua faktor yang berbeda, yang setiap fokusnya terdiri atas beberapa level. Berdasarkan hasil analisis data; (1) terdapat pengaruh self autonomy antara siswa yang mendapatkan konseling behavioral dengan teknik modeling dan siswa yang mendapatkan konseling dengan teknik manajemen diri; (2) terdapat pengaruh self autonomy pada siswa berjenis kelamin laki-laki antara yang mendapatkan konseling dengan teknik modeling dan yang mendapatkan konseling dengan teknik manajemen diri; (3) tidak terdapat pengaruh self autonomy pada siswa berjenis kelamin perempuan antara yang mendapatkan konseling dengan teknik modeling dan yang mendapatkan konseling dengan teknik manajemen diri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara konseling behavioral teknik modeling dan teknik manajemen diri dengan jenis kelamin terhadap self autonomy siswa.
PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL Brigitta Juliana Heryanti Tumilisar; Susi Fitri; R. A. Murti Kusuma Wirasti
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2, September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.848 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v4i2.891

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan modul kurikulum pendidikan seksual yang memanfaatkan media sosial agar dapat digunakan bagi guru BK SMP yang mengalami kekurangan waktu layanan bimbingan klasikal. Pengembangan kurikulum pendidikan seksual ini diadaptasi dari International Technical Guidance on Sexual Education (ITGSE) yang merupakan panduan pendidikan seksual yang dikembangkan oleh UNESCO.  Rancangan penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE dengan langkah-langkah: Analysis, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Penelitian ini menghasilkan tiga buku panduan pendidikan seksual bagi guru SMP dalam melakukan layanan bimbingan klasikal yang kegiatannya menggunakan metode blended learning. Buku panduan ini diujicobakan pada ahli media, ahli materi, dan pengguna buku yaitu guru BK SMP. Hasil uji coba menunjukan bahwa buku panduan ini layak untuk digunakan tanpa ada revisi.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEROKOK SISWA SMP N 1 TERIAK Rulia Trifena; Iip Istirahayu; Slamat Fitriyadi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v5i2.785

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil pengurangan perilaku merokok melalui konseling kelompok dengan teknik self management. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan metode pre eksperimen, dengan sampel 4 orang siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang  digunakan yaitu perhitungan gain melalui selisih basselin dan intervensi. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan instrumen  pemberian  angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua subjek penelitian mampu menggurangi perilaku merokoknya, yaitu R1 dapat menurun kan perilaku merokoknya sebanyak 22 poin. R2 dapat mengurangi perilaku merokok nya sebanyak 20 poin. R3 dapat mengurangi perilaku merokok nya sebanyak 20 poin. R4 dapat mengurangi perilaku merokoknya sebanyak 30 poin.
STUDI KASUS: PERMASALAHAN YANG SERING DITANGANI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Elia Firda Mufidah; Aniek Wirastania; Cindy Asli Pravesti
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Number 1, March 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v6i1.1651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang banyak terjadi d sekolah dasar dan menengah pertama di surabaya dan sidoarjo beserta penanganan yang biasanya diberikan oleh guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus-kualitatif dengan subyek 4 guru bimbingan dan konseling. Pengambilan subyek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur dan observasi paartisipasi sebagai instrumennya. Data tentang problemtika di sekolah yang terkait layanan bimbingan dan sosial divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan siswa di sekolah dasar masih erat hubungannya dengan posisi keluarga dalam hidup individu sedangkan permasalahan siswa di sekolah menengah pertama cenderung kepada interaksi mereka dengan teman sebaya.
MENGURANGI PERILAKU BULLYING DAN AGRESIF MENGGUNAKAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIORAL PADA SISWA SMP DI KOTA PONTIANAK Novi Andriati; Ema Sukmawati
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v5i2.1901

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mengetahui 1) profil perilaku bullying dan perilaku agresif siswa di SMP Negeri 9 Pontianak, 2) pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik behavioral untuk mengurangi perilaku bullying dan agresif siswa di SMP Negeri 9 Pontianak, 3) keefektifan bimbingan kelompok dengan pendekatan behavioral untuk mengurangi perilaku bullying dan agresif siswa di SMP Negeri 9 Pontianak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang memungkinkan dilakukan pencatatan dan penganalisa data hasil penelitian secara eksak dengan menggunakan perhitungan statistik.bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen Subjek penelitian ini ialah siswa yang terjaring sebagai karakteristik pelaku bullying dan perilaku agresif sebanyak 12 orang siswa kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung.Alat pengumpul data yang digunakan ialah panduan wawancara dan angket.   
ANALISIS PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMPS ABDI AGAPE SINGKAWANG Nopita Nopita; Dian Mayasari; Insan Suwanto
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Number 1, March 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v6i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Perilaku prokrastinasi akademik  siswa SMPS Abdi Agape Singkawang. 2) Penyebab terjadinya perilaku prokrastinasi siswa SMPS Abdi Agape Singkawang. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskiftif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah siswa SMPS Abdi Agape Singkawang yang melakukan perilaku prokrastinasi akademik. Objek dalam penelitian adalah perilaku prokrastinasi yang di lakukan siswa SMPS Abdi Agape Singkawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara, pengamatan, dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data yang didapatkan dilapangan 1) Perilaku prokrastinasi akademik siswa adalah menunda memulai dan menyelesaikan tugas; siswa terlambat dalam mengumpulkan tugas; siswa lebih suka melakukan aktivitas lain yang menyenangkan seperti berbicara di kelas, menganggu teman di kelas, bermain game online. 2) Penyebab perilaku prokrastinasi akademik adalah siswa tidak mengerti penjelasan tugas yang diberikan guru; siswa tidak menyukai mata pelajaran tertentu seperti Ilmu Pengetahan Alam, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa indonesia, Ilmu Pengetahan Sosial; ikut-ikutan teman yang tidak mengerjakan tugas, motivasi belajar yang rendah. 
MEREDUKSI PERILAKU PHUBBING MELALUI KONSELING KELOMPOK REALITA BERBASIS ISLAMI Asroful Kadafi; Beny Dwi Pratama; Suharni Suharni; Ibnu Mahmudi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v5i2.1721

Abstract

Perkembangan teknologi yang tidak bisa dipungkiri pada era revolusi Industri 4.0 selain memberikan dampak positif dalam berbagai bidang, juga memberikan dampak negative terutama bagi individu yang tidak bijak dalam menyikapi perkembangan tersebut. Salah satu permasalahan serius adalah permasalahan dibidang social, seperti perilaku phubbing atau lebih fokus pada gadged mereka dari pada lawan bicara. Tujuan dari peneltian ini yaitu untuk menurunkan perilaku phubbing pada Mahasiswa. Sampel dari penelitian ini sebanyak 8 Mahasiswa yang masuk dalam kategori phubbing tinggi. Treatment yang diberikan menggunakan layanan konseling kelompok realita berbasis Islami. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment. Analisa dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon signed rank, yang didapatkan hasil jika konseling kelompok realita berbasis islam efektif untuk menurunkan perilaku phubbing.
LAYANAN BK MELALUI APLIKASI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI TERHADAP SIKAP KERJA SAMA Iip Istirahayu
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v5i2.1659

Abstract

Munculnya permainan modern menyebabkan tergeser dan  hilangnya permainan tradisional, sehingga salah satu upaya yang dilakukan adalah Pengaplikasian  permainan tradisional dalam Pendidikan melalui bimbingan dan konseling. Tujuan dari pengaplikasian permainan tradisional lompat tali adalah untuk melihat sikap kerjasama siswa SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan instrument observasi pada 50 kelompok (1 kelompok 5 orang). Hasil penelitian menjelaskan bahwa adanya kerjasama yang baik, hal ini terlihat dari siswa memiliki tujuan yang sama dalam mencapai tujuan, terlihat sikap saling membatu, adanya sikap mentaati aturan permainan, adanya saling komunikasi antar anggota kelompok, memiliki rasa tanggung jawab kebersamaan, saling membaur satu sama lain tanpa memandang perbedaan, adanya pembagian tugas dalam kelompok

Page 6 of 12 | Total Record : 114