cover
Contact Name
Wening Cahyawulan
Contact Email
wening@unj.ac.id
Phone
+6287780818966
Journal Mail Official
jurnal-insight@unj.ac.id
Editorial Address
LPPM UNJ, Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6-7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 22529055     EISSN : 25978039     DOI : https://doi.org/10.21009/INSIGHT
Core Subject : Education,
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
Dampak Pernikahan Dini (Studi Kasus pada Tiga Orang yang Mengalami Pernikahan Dini di Kecamatan Cikande) Khaeriyah, Siti
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.02

Abstract

Penelitian ini berangkat dari marakanya pernikahan dini di Indonesia, terkhusus di Kecamatan Cikande. Pernikahan dini hari terus berlanjut, hal ini tentu menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi kita semua. Yang menikah pada usia ini merupakan remaja, di mana fase ini merupakan penentu untuk kehidupan dewasa. Penelitian ini membahas mengenai dampak dari pernikahan dini dan faktor pemicu apa saja yang mendorong pernikahan dini di Kecamatan Cikande. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif kasus, dimana penelitian ini akan mencoba menggambarkan tiga kasus pernikahan dini di Cikande. Data-data penelitian yang didapat melalui wawacara, observasi, dan dokumentasi, hal ini dilakukan untuk memberikan penjelasan utuh atas pertanyaan penelitian ini. Untuk menggambarkan hal tersebut, penelitian ini menggunakan teori fase perkembangan remaja Hurlock, di mana dengan teori ini akan membantu menggambarkan perkembangan remaja, kemudian dapat menjabarkan dampak dan faktor pemicu dari pernikahan dini di Cikande: putus sekolah di tingkat menengah atas (SMA), lalu faktor pemicu dari pernikahan ini adalah kurangnya pengetahuan mengenai pernikahan dini, yang dapat memberikan efek domino pada setiap hal kehidupan remaja. Untuk itu, bagian edukasi ini peneliti menilai bahwa studi Bimbingan dan Konseling dapat berperan dalam ruang publik atau kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam kelas saja. yang dapat memberikan efek domino pada setiap hal kehidupan remaja. Untuk itu, bagian edukasi ini peneliti menilai bahwa studi Bimbingan dan Konseling dapat berperan dalam ruang publik atau kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam kelas saja. yang dapat memberikan efek domino pada setiap hal kehidupan remaja. Untuk itu, bagian edukasi ini peneliti menilai bahwa studi Bimbingan dan Konseling dapat berperan dalam ruang publik atau kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam kelas saja.
Pengembangan Website Mindful Self-Compassion bagi Remaja yang Mengalami Tekanan Putus Cinta Nabila Umniyah; Susi Fitri; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website Mindful Self-Compassion bagi remaja remaja yang mengalami tekanan putus cinta dengan nama “Free Me”. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel remaja di wilayah DKI Jakarta dan berusia 15 – 21 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Breakup Distress Scale dan instrumen kebutuhan media website. Penelitian ini telah menghasilkan website Free Me yang memiliki enam menu, yaitu: 1) Beranda, 2) Asesmen, 3) Wawasan, 4) Pelatihan Mindful Self-Compassion, 5) Tentang Pengembang, dan 6) Kontak Kami. Hasil uji ahli media website memperoleh kategori “Sangat Layak”, hasil uji ahli materi memperoleh kategori “Layak”, dan hasil uji pengguna memperoleh kategori “Sangat Layak”. Hasil ini menunjukkan bahwa Free Me dapat digunakan sebagai website bantuan diri bagi remaja yang mengalami tekanan putus cinta. Berdasarkan hal tersebut, remaja yang mengalami putus cinta diharapkan untuk mengakses Free Me untuk mengetahui seberapa besar tekanan putus cinta yang dialami, dan selanjutnya remaja mampu menjadi teman bagi dirinya sendiri ketika mengalami tekanan akibat putus cinta yang tinggi.
Pengembangan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Board Game untuk Siswa yang Mengalami Kekerasan Emosional Rahadiz, Alyezca Disya; Susi Fitri; Eka Wahyuni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.03

Abstract

Penelitian jenis pengembangan dengan menggunakan metode Design By Research ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa papan permainan dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) pada isu kekerasan emosional untuk peserta didik tingkat SMP. Pengumpulan data menggunakan adaptasi Emotional Abuse Questionnare (EAQ), pedoman wawancara, instrumen uji ahli materi, instrumen uji media, dan instrumen uji pengguna. Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas analisis, statistik deskriptif (kategorisasi dan presentase). Tinjauan lapangan berupa penyebaran angket didapatkan total 310 siswa, wawancara siswa, dan guru bimbingan dan konseling. Hasil dari penelitian ini berupa CBT board game dengan mengakomodir life events, early learning & inhiretence biological, automatic thought, core belief & cognitive distortions & automatic thought, serta reactions (pemikiran, emosional dan perilaku), dan juga dispute, pemikiran baru, planning, dan homework dari konsep CBT dengan fokus isu kekerasan emosional. Hasil uji ahli materi mendapatkan nilai sangat layak. Kemudian hasil uji ahli media 1 mendapatkan nilai layak. Sedangkan uji ahli media 2 mendapatkan nilai sangat layak. Kemudian, hasil refleksi dengan uji pengguna ke salah satu guru BK mendapatkan nilai sangat layak. Maka dapat disimpulkan CBT board game layak untuk digunakan untuk konseling seting sekolah. Meskipun sudah dinyatakan layak, peneliti berharap CBT board game dilakukan uji coba secara komprehensif dan skala besar agar tingkat efektifitas dan kegunaannya optimal.
Hubungan antara Self-Care dan Professional Quality of Life Pada Guru Bimbingan Darryl Herdianto Ramadhan; Eka Wahyuni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-care dan professional quality of life (ProQOL) pada Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di DKI Jakarta. Populasi penelitian merupakan Guru BK pada jenjang SMP, SMA, dan SMK. Sampel penelitian berjumlah 185 Guru BK yang diperoleh dengan menggunakkan teknik accidental sampling. Penelitian menggunakkan metode korelasional dengan alat ukur berupa skala kuisioner professional quality of life scale dan professional self-care scale. Pada variabel self-care, 91% Guru BK memiliki tingkat self-care tinggi. Pada variabel ProQOL, diperoleh kategori sedang pada compassion satisfaction (CS), serta kategori rendah pada burnout (BO) dan secondary traumatic stress (STS). Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara self-care dan CS, sedangkan terdapat hubungan negatif signifikan antara self-care dan BO, tetapi tidak terdapat hubungan signifikan antara self-care dan STS. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara self-care dan professional quality of life, melainkan hanya terdapat hubungan antara self-care dengan CS dan BO pada guru BK di DKI Jakarta
Pengembangan Self Help Book untuk Mengatasi Kesepian pada Remaja dengan Teknik Menulis Cerita Rina Fitriana; Karsih; Fitri, Susi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.07

Abstract

This study aims to produce an instructional book about to overcome loneliness by story writing aimed at class VIII in junior high schools in Tangerang. The research method used is the Design By Research (DBR) method which consists of four stages of the model, analysis-exploration, design-construction, analysis-reflection, implementation. Formative evaluation had be done by a validation evaluation 88% (very feasible), validity of the material experts is 78% (adequate), validity of guidance counseling teacher is 100% (very feasible) and the students are 90% (very feasible). The result of the research is a book that contains the stages of story writing using story theory from the perspective of narrative therapy.
Pengembangan Panduan Terapi Musik Kelompok untuk Mengurangi Dampak Kekerasan Emosional pada Remaja Dwi Auliana Putri, Dwi Auliana Putri; Susi Fitri; Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.04

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan konseling kelompok dengan teknik songwriting untuk mengurangi dampak kekerasan emosional yang dialami remaja selama masa pengasuhan. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Educational Design Research yang termasuk dalam Research and Development (R&D). Educational Design Research memiliki empat tahapan, yakni Analisis dan Eksplorasi, Desain dan Konstruksi, Evaluasi dan Refleksi, serta Implementasi dan Penyebarluasan. Namun, penelitian ini terbatas pada tahap Evaluasi dan Refleksi. Studi pendahuluan dan pengumpulan data dilakukan pada tahap analisis dan eksplorasi dengan menggunakan metode wawancara dan penyebaran instrumen emotional abuse checklist kepada 53 responden. Selanjutnya hasil perolehan data digunakan untuk pengembangan buku panduan pada tahap desain dan konstruksi. Tahap evaluasi dan refleksi memaparkan saran dan penilaian buku panduan. Hasil validasi uji materi mencapai persentase sebesar 92.10%, validasi uji media mencapai persentase sebesar 88.75% sedangkan uji keterbacaan yang dilakukan kepada guru BK SMK Negeri 2 Cibinong mencapai persentase sebesar 94.75%. Berdasarkan ketiga hasil pengujian tersebut buku panduan terapi musik kelompok untuk mengurangi dampak kekerasan emosional pada remaja masuk dalam kategori sangat layak untuk melalui uji coba lapangan. Kata Kunci : Educational Design Research, Buku Panduan, Music Therapy, Kekerasan Emosional. THE DEVELOPMENT OF A GROUP MUSIC THERAPY GUIDEBOOK TO REDUCE THE IMPACT OF EMOTIONAL ABUSE IN ADOLESCENTS Abstract This study aims to develop a group counseling guidebook with songwriting techniques to reduce the impact of emotional violence experienced by adolescents during parenting. The development model used in this research is Educational Design Research which is included in Research and Development (R&D). Educational Design Research has four stages, namely Analysis and Exploration, Design and Construction, Evaluation and Reflection, and Implementation and Dissemination. However, this research only reached the stage of Evaluation and Reflection. Preliminary studies and data collection were carried out at the analysis and exploration stage using the interview method and distributing the emotional abuse checklist instrument to 53 respondents. Furthermore, the results of the data acquisition are used for the development of the guidebook at the design and construction stages. The evaluation and reflection stages present suggestions and assessments of the guidebook. The results of the material test validation reached a percentage of 92.10%, the media test validation reached a percentage of 88.75%, while the readability test conducted for BK teachers at SMK Negeri 2 Cibinong reached a percentage of 94.75%. Based on the three test results, the guidebook for group music therapy to reduce the impact of emotional violence on adolescents is in the very worthy category to go through a field trial. Keywords: Educational Design Research, Guidebooks, Music Therapy, Emotional Abuse.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KONSELING SINEMA BERKELOMPOK UNTUK MENANGANI REMAJA YANG MENGALAMI TINDAKAN KEKERASAN EMOSIONAL DALAM PENGASUHAN Ariani, Fitri; Fitri, Susi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.05

Abstract

Metode penelitian berbasis desain penelitian pendidikan digunakan dalam pengembangan panduan konseling sinema berkelompok untuk menangani isu kekerasan emosional pada remaja dalam pengasuhan. Tahapan dari metode penelitian ini terdiri atas analisis dan ekplorasi, desain dan konstruksi, serta evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian instrumen pada siswa usia 12 -15 tahun dan melibatkan proses wawancara dengan guru BK serta siswa yang memperoleh skor tertinggi di SMP Negeri 40 Jakarta. Hasil penyebaran instrumen terhadap 200 responden, menunjukkan hasil sebanyak 169 remaja mengalami paparan tindakan kekerasan emosional kategori sedang dengan presentase sebesar 84,5% dan sebanyak 31 remaja berada kategori tinggi dengan presentase 15,5 %. Pengujian panduan (alpha testing) dengan ahli media memperoleh presentase sebesar 91% dengan kriteria sangat layak. Pengujian ahli materi memperoleh presentase sebesar 91,3 dengan perolehan kriteria sangat layak. Pengujian keefektifan atau keterbacaan (uji pilot) panduan terhadap dua guru BK tingkat Sekolah Menengah Pertama negeri memperoleh presentase sebesar 83% dan 97% dengan kriteria sangat layak . Selanjutnya, pengujian keterbacaan (pilot testing) terhadap dua guru BK tingkat Sekolah Menengah Pertama swasta, memperoleh penilaian berturut –turut sebesar, 96,3% dan 99,4% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan rangkaian pengujian tersebut, panduan mengenai konseling sinema berkelompok untuk menangani remaja yang mengalami tindakan kekerasan emosional, dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media bagi guru BK. Kata Kunci: konseling sinema, panduan konseling,kekerasan emosional, konseling kelompok. The educational design-based research was implemented as a research method to develop a guidebook about group cinema counseling to deal with the issue of emotional violence that affected adolescents in parenting. The stages of this research method consist of analysis and exploration, design and construction, and evaluation and reflection. The data collection method carried off by giving the instruments of child abuse scale to students on age level 12-15 years and an interview process with the school counselor and students that received the highest score based on the child abuse scale at SMP Negeri 40 Jakarta. The results of the distribution of the instrument to 200 respondents showed that 169 adolescents experienced exposure to acts of emotional violence in the moderate category with a percentage of 84.5%. Thus, 31 adolescents were in the high categories with a number percentage of 15.5%. The Alpha testing of this guidebook using media expert appraisals, obtain a score of 91% and accomplish very feasible as the criteria. Thus, the material expert appraisals on the guidebook have obtained a percentage of 91.3% and declared it as very viable. Testing the guidebook based on the effectiveness of readability (pilot test) for two school counselors at the state junior high school level obtained a percentage of 83% and 97% with very decent as the criteria, respectively. Furthermore, the readability test (pilot test) on two school counselors in private junior high schools obtained an appraisal of 96.3% and 99.4%, respectively, with very decent criteria. Based on the series of tests, the guidebook on group cinema counseling to deal with adolescents who have experienced acts of emotional violence in parenting was declared very suitable to be implemented as a medium for school counselors.
Profil Attachment Style Remaja yang Mengalami Kekerasan Berpacaran di SMA Negeri se-DKI Jakarta Bianita, Wanda; Fitri, Susi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.08

Abstract

Kasus kekerasan berpacaran di DKI Jakarta menjadi kasus tertinggi kedua setelah kekerasan terhadap istri dengan mengalami peningkatan pada tiap tahunnya. Teori yang dapat digunakan untuk menjelaskan resiko terkait kekerasan dalam pacaran adalan teori attachment style. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui attachment style remaja yang mengalami kekerasan berpacaran. Penelitian dilakukan di SMA Negeri wilayah Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat dengan menggunakan 411 sampel dan menggunakan accident sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur adalah Conflict in Adolescent Dating Relationships Inventory dan Attachment Style Questionnaire. Secara keseluruhan, remaja di SMA Negeri se-DKI Jakarta mengalami kekerasan dalam kategori sedang pada jenis kekerasan emosional dan attachment style yang dimiliki adalah preoccupied attachment style. Mayoritas siswa yang mengalami kekerasan berpacaran dan memiliki preoccupied attachment style berjenis kelamin perempuan. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai rekomendasi guru bimbingan dan konseling dalam menangani kasus kekerasan berpacaran. Kata Kunci: remaja, attachment style, kekerasan berpacaran Cases of dating violence in DKI Jakarta become the second-highest cases after violence against wives that the number of cases has increased every year. Attachment style theory is the theory that is applicable to comprehend the risks associated with dating violence. The purpose of this study was to determine the attachment style of adolescents who experienced dating violence. The research used 411 samples at Public High School in North Jakarta, South Jakarta, East Jakarta, Center Jakarta, and West Jakarta, and the data were collected using an accident sampling technique. The instruments used to measure are the Conflict in Adolescent Dating Relationships Inventory and the Attachment Style Questionnaire. Overall, adolescent in Jakarta's public high schools experienced violence in the moderate category, in the type of emotional violence. Thus, their attachment style was preoccupied attachment style. The bulk of students who have experienced dating violence and have a preoccupied attachment style are female. Results of the study can be further as a recommendation for guidance and counseling teachers in dealing with dating violence cases Keyword : Adolescent, Attachment Style, Dating Violence
PANDEMIC COVID 19 APAKAH NOMOPHOBIA MENINGKAT? BAGAIMANA IMPLIKASINYA DALAM BIMBINGAN KONSELING Yogi Damai Syaputra; Monalisa, Monalisa; Tamarin, Ruwanda
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.09

Abstract

Pandemic covid 19 membuat mahasiswa lebih banyak menghabiskan harinya dengan handphone. pembelajaran jarak jauh dijadikan alasan untuk lebih banyak menggunakan handphone. tanpa disadari kondisi ini membuat mereka banyak mengalami nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana tingkat nomophobia mahasiswa dimasa pandemic, serta bagaimana implikasi bimbingan konseling terhadap masalah nomophobia. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin dengan sampel sebanyak 368 mahasiswa yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan dengan nomophobia questioner (NPM-Q) versi Indonesia. dengan alfa cronbach 0.93. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 135 mahasiswa memiliki tingkat nomophobia pada kategori tinggi atau sebesar 36.7% dan sebanyak 88 mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi atau sebesar 29.3%. Sebanyak 111 mahasiswa kategori sedang dan 34 mahasiswa berada pada kategori rendah atau sebesar 30.2% dan 9.2%. Implikasinya dalam bimbingan konseling, para penderita nomophobia dapat diberikan bimbingan untuk membantu mereka agar bisa lepas dari ketakutan dan kecanduan akan handphone melalui layanan dalam bimbingan konseling.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK REFRAMING UNTUK MENINGKATKAN IDENTITAS DIRI SISWA Moh Ananda Gemilang
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan konseling kelompok dengan Teknik Reframing untuk meningkatkan identitas diri siswa Kelas X SMKN 8 Pandeglang Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, pre-test post-test one group design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket untuk mengetahui tingkat identitas diri siswa kelas X SMKN 8 Pandeglang. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa yang memiliki identitas diri rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah ststistik parametrik menggunakan uji t dua sampel berpasangan (paired sample t Test ). Hasil menunjukan nilai rata-rata post-test lebih besar daripada nilai rata-rata pre-test, hal ini menunjukan bahwa ada peningkatan dari identitas diri siswa sesudah diterapkan layanan konseling kelompok dengan Teknik reframing. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000, yang mana lebih kecil dari 0,05, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada perbedaan yang signifikan antara identitas diri siswa sebelum dan sesudah diterapkannya layanan konseling kelompok dengan Teknik reframing.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 1 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 2 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2018): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2018): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 1 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue