cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
KARAKTERISTIK UNJUK KERJA MOTOR BENSIN 4 LANGKAH DENGAN VARIASI VOLUME SILINDER DAN PERBANDINGAN KOMPRESI Andik Irawan; - Adityo
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 1 (2015): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i1.64

Abstract

Perbedaan variasi volume silinder sangat mempengaruhi unjuk kerja motor dan efiensi bahan bakar. Makalah ini menjelaskan penelitian pada sebuah motor bensin 4 langkah silinder tunggal, yaitu motor bensin CB 125 CC yang berkaitan dengan unjuk kerja motor bensin. Dalam hal ini dilakukan variasi volumedengan memperpanjang langkah (stroke up) dengan stroke up standart, 13 mm dan 17 mm dan variasi rasio kompresi dari masing masing stroke up, yaitu ratio kompresi standart (CR; 9,4:1), rasio kompresi padat (CR; 10,1 :1) dan rasio kompresi rendah (CR; 8,2:1). Hasil penelitian ini menunjukan semakin panjang langkah maka daya efektif maksimum semakin besar. Semakin besar rasio kompresi maka torsi yang dihasilkan semakin besar. Semakin rendah nilai konsumsi bahan bakar (SFCe) maka unjuk kerja mesin semakin rendah.
Mekanisme Morfologi dan Fisiologi Tanaman Padi pada Kondisi Rebah dan Strategi Adaptasinya Dulbari Dulbari; Eko Sulistyono; Yonny Koesmaryono
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 3 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i3.1239

Abstract

Kejadian cuaca ekstrim mengacu pada curah hujan yang tinggi dan angin kencang telah berspekulasi merugikan produksi beras. Namun, studi tentang mekanisme morfologi dan fisiologis, dan strategi adaptasinya pada penginapan jarang dilaporkan. Dengan demikian, tiga percobaan dilakukan di Sawah Baru, Leuwikopo, dan Provinsi Lampung, Indonesia dari Januari 2016 hingga Juni 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca ekstrem menyebabkan tanaman padi tersangkut di daerah penelitian sebesar 27,6% dengan kehilangan produksi hingga 11,89%. Adaptasi morfologi dan fisiologis tampaknya merupakan aspek penting dalam respon terhadap perlakuan cuaca ekstrim. Komposisi biokimia berubah setelah penginapan, terutama asam lemak, terpene, alkana, dan steroid. Penginapan meningkatkan total senyawa biokimia lebih dari 48% dari tanaman normal. Berbeda dengan kehilangan produksi yang nyata pada petak percobaan, di lapangan, dampak cuaca ekstrim terhadap penurunan produksi padi di Provinsi Lampung tergolong rendah, yaitu 1,03%. Pergeseran produksi padi antar agroklimat, meminimalkan dampak cuaca ekstrim. Kemungkinan kemampuan lokal untuk mempertahankan peningkatan produksi tahunan lebih dari 5% melalui perluasan lahan irigasi, varietas unggul dan subsidi input merupakan faktor penting sebagai strategi lokal untuk beradaptasi dengan kejadian cuaca ekstrim di Lampung.
Pengambilan Glukomannan dari Umbi Porang (A.Oncophyllus) dengan Metode Ekstraksi Suryanto Suryanto; Kristinah Haryani; Suharto Suharto; Sarana Sarana; Budi Teguh Santosa; F.E. Simarmata; Thufail Ihsan Shiddiqi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 3 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i3.1244

Abstract

Porang (Amorphophallus oncophyllus) merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia. Salah satu komponen utama dalam umbi porang adalah glukomanan. Glukomanan merupakan senyawa yang sangat berguna terutama dalam industri farmasi, makanan dan minuman serta industri lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh dalam proses ekstraksi glukomanan dari tepung porang. Variabel yang digunakan adalah suhu, perbandingan tepung air dan jenis koagulan (non pelarut) : isopropil alkohol dan etanol. Penelitian dilakukan dengan desain faktorial dua tingkat yang terdiri dari dua tahap. Tahap pertama mencari variabel yang paling berpengaruh dan tahap kedua optimasi. Selanjutnya dilakukan analisis kadar glukomanan dan kadar putih glukomanan yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel yang paling berpengaruh dalam proses ini adalah suhu. Dengan suhu proses optimum pada 45ºC dengan perbandingan tepung air 1:20 menggunakan non-pelarut isopropil alkohol.
PENCARIAN LOKASI RUMAH SAKIT DI KABUPATEN PROBOLINGGO DENGAN METODA DJIKSTRA BERBASIS SPASIAL Dwi Putro Sarwo Setyohadi; Taufiq Rizaldi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i1.9

Abstract

Perkembangan ilmu dibidang teknologi komputer telah membawa manfaat yang sangat besar bagi penyebaran informasi. Selain sebagai sumber informasi, komputer juga dimanfaatkan sebagai sarana penentu letak geografis pada suatu wilayah. Banyak  sekali  aplikasi–aplikasi yang  dapat  ditangani  oleh  sistem informasi geografis, Di antaranya adalah pada  bidang  rumah sakit yang dapat  dilakukan  dengan  bantuan SIG  adalah informasi letak dan jalur untuk menuju lokasi rumah sakit. Pencarian jalur sangat diperlukan bagi pengguna jalan yang tidak tahu jalan mana yang akan dilalui agar sampai ke tempat tujuannya dalam suatu kota. Penghematan waktu dan biaya menjadi faktor lain yang mengharuskan pengguna jalan mencari suatu jalur yang terpendek agar lebih cepat sampai ke tempat tujuan. Oleh karena hal itulah maka pencarian jalur terpendek menjadi suatu permasalahan yang patut untuk diselesaikan secara komputerisasi dengan kecerdasan buatan. Dari permasalahan tersebut, Dirancang suatu sistem yang dapat memetakan tempat rumah sakit di kabupaten Probolinggo. Sehingga dapat membantu masyarakat dalam mencari letak dan kecamatan terdekat menuju lokasi rumah sakit. Pemetaan dan informasi rumah sakit ini akan diangkat pada penlitian yang berjudul " PENCARIAN LOKASI RUMAH SAKIT DI KABUPATEN PROBOLINGGO DENGAN METODA DJIKSTRA BERBASIS SPASIAL".
EFEKTIFITAS PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA DI SMP ISLAM MAHFILUD DUROR JELBUK Rossalina Adi Wijayanti; Novita Nuraini; Atma Deharja
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 3 (2016): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i3.312

Abstract

Anak sekolah menjadi salah satu kelompok paling rentan terhadap terjadinya masalah kesehatan karena faktor lingkungan dan pola hidup yang kurang baik. Tingkat pengetahuan seseorang merupakan salah satu faktor pembentuk perilaku. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kegiatan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap pengetahuan siswa di SMP Islam Mahfilud Duror Jelbuk. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu 127 siswa dan pengambilan sampel dilakukan pada bulan September - Oktober 2016. Pengumpulan data dengan memberikan kuesioner pre test dan post test. Data yang diperoleh diolah dengan software pengolahan data dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan siswa SMP ISLAM Mahfilud Duror Jelbuk lebih banyak berjenis perempuan. Tingkat pengetahuan siswa sebelum penyuluhan dalam kategori cukup dan setelah kegiatan penyuluhan berkategori cukup. Hasil uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh kegiatan penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan menunjukkan nilai p value = 0,000 dengan nilai alpha = 0,05 artinya terdapat perbedaan tingkat pengetahuan siswa SMP ISLAM Mahfilud Duror Jelbuk sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan. Nilai rata rata (mean) pretest yaitu 10,86 dan postest adalah 12,31 mengalami peningkatan sehingga dapat diartikan pengetahuan siswa SMP ISLAM Mahfilud Duror Jelbuk meningkat. Adanya peningkatan pengetahuan siswa menunjukkan adanya pengaruh kegiatan penyuluhan terhadap pengetahuan. Kegiatan penyuluhan terbukti memberikan efek positif terhadap peningkatan pengetahuan, sehingga akan semakin baik jika dilakukan secara berkesinambungan.
PEMBUATAN GARAM GURIH JAMUR MERANG DENGAN VARIASI LAMA HIDROLISIS DAN LAMA FERMENTASI Ahmad Nafi; Nurud Hidayah; Rika Permata
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 2 (2014): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i2.69

Abstract

Garam gurih merupakan garam yang disalut dengan MSG sehingga rasanya gurih berbeda dari garam biasanya. bahan tambahan makanan (BTM) peguat cita rasa (flavour enchancer) sintetis yang banyak digunakan di Indonesia adalah monosodium glutamat (MSG) yang keamanannya masih diragukan. Salah satu alternatif pembangkit cita rasa yang berasal dari bahan alami yaitu hidrolisat jamur merang yang diperoleh dengan teknik hidrolisis enzimatis dan fermentasi larutan garam. Hidrolisis enzimatis akan memecah protein menjadi peptida rantai pendek dan asam amino yang  berpotensi sebagai penguat cita rasa. Fermentasi larutan garam akan berfungsi sebagai penyeleksi organisme. Mikroorganisme yang berperan akan menghidrolisis protein menjadi asam asam amino membentuk cita rasa gurih. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi lama hidrolisis dan lama fermentasi yang terbaik terhadap garam gurih yang dihasilkan. Variasi lama hidrolisis dan fermentasi larutan garam yang tepat adalah A3B2 ( lama hidrolisis 10 jam, fermentasi 2 minggu), dengan hasil rendemen 30,95 %), kecerahan (L) 66,70, produksi maillard 0,14 AU dan total padatan terlarut 5 % . Sifat kimia yang dimiliki garam gurih (kadar air 1,05%; kadar abu 79,34%; kadar protein terlarut 4,81 mg dam kadar lemak 0,29 %). Uji Organoleptik penerimaan garam gurih yang disukai sebesar 8 %  dan agak disukai 52 %.
APLIKASI PUPUK BIOURINE PADA BEBERAPA VARITAS KACANG HIJAU (Vigna radiata L) TERHADAP PRODUKSI KACANG HIJAU Nanang Dwi Wahyono; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 1 (2014): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i1.93

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu tanaman leguminosae yang cukup penting di Indonesia yang posisinya menduduki tempat ketiga setelah kedelai dan kacang tanah. Pemberian pupuk organik Biourine sebagai penyuplai unsur hara bagi tanaman adalah untuk mendukung pertumbuhan dan produksi beberapa varietas kacang hijau terhadap pemberian pupuk organik Biourine. Dalam penelitian ingin diketahui seberapa besar respon dan produksi kacang hijau yang diberi pupuk organik Biourine yang terbuat dari bahan dasar urine sapi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan. Masing-masing faktor terdiri dari 4 level dan 3 level, yang diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan konsentrasi Pupuk Organik Cair Biourine menunjukkan pengaruh yang berbeda tidak nyata pada semua parameter yang diamati.Perlakuan varietas menunjukkan respon yang berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada kacang hijau tidak bersertifikat (V1), jumlah cabang pada varietas Murai (V2), jumlah polong pada kacang hijau tidak bersertifikat (V1).Tidak terdapat interaksi antara konsentrasi (K) Pupuk Organik Cair Biourine dan Varietas (V) pada semua parameter.
KARAKTERISASI EKSPERIMENTAL REFLEKTIVITAS SOLAR MATERIAL ATAP BAGIAN II: MENENTUKAN NILA ABSORPITIVITAS DAN REFLEKTIVITAS MATERIAL SOPRASTAR DI BLOK PENGUJIAN UNIVERSITE DE LA ROCHERLLEPERANCIS Wendy Triadji Nugroho
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 12 No 1 (2012): JII - FEBRUARI
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v12i1.326

Abstract

Bagian kedua penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai absorptivitas dan reflektivitas solar material Soprastar berdasarkan nilai-nilai konstanta koefisien konveksi A dan B yang diperoleh dari penelitian sebelumnya. Untuk kondisi yang paling optimum, nilai konstanta A sama dengan 0,321 dan B sama dengan 5,564. Tahapan-tahapan penelitian yang dilakukan adalah studi literatur berdasarkan penelitian terdahulu, mengambil data dari alat ukur, melakukan kalkulasi dengan program Python, serta menarik kesimpulan. Nilai absorptivitas dan reflektivitas solar yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan penelitian lanjutan dengan menggunakan software Python untuk mempelajari pengaruhnya terhadap kenyamanan ruangan dan penggunaan energi pendingin udara.
RANCANGBANGUN PEMANAS AIR TENAGA SURYA TIPE KOLEKTOR PARABOLA TERKONTROL Amal Bahariawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 2 (2014): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i2.75

Abstract

Pengumpul energi surya yang  mampu mencapai suhu tinggi hanya di peroleh dengan menggunakan kolektor surya jenis parabola. Pada cuaca cerah kolektor surya jenis parabola dengan diameter 230 cm dapat mendidikan air selama 3 menit dan kemampuan panas maksimal dapat mencairkan aluminium (Minto, 1995). Melihat kondisi seperti ini sangat memungkinkan energi surya dipergunakan untuk memanaskan air sampai mendidih dan air panas atau steam yang dihasilkan nantinya dapat dipergunakan untuk kepentingan yang lain seperti memasak , distilasi dan yang lainnya. Dalam penggunaannya jenis kolektor surya mengalami beberapa kendala seperti titik fokus harus tepat menghadap ke arah matahari agar dihasilkan suhu titik fokus yang maksimal dan selain itu cara pemanfaatan panas dititik fokus agar bisa dipergunakan untuk kepentingan yang lain. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang rancangan bangun pemanas air tenaga surya tipe kolektor parabola sistem terkontrol. Dasar  perancangan  pemanfaatan panas surya dengan mempergunakan kolektor surya jenis parabola adalah:  panas di titik fokus kolektor ditangkap dengan memasang benda logam berbentuk bola atau tabung silinder yang didalamnya berisi cairan. Cairan penangkap panas ini kemudian disirkulasikan melalui sebuah pipa ke penukas panas. Dengan sistim pipa penukar panas bentuk spiral maka suhu yang sangat tinggi yang dibawa cairan akan dilepaskan untuk memanaskan bahan. Untuk mengkondisikan agar suhu sesuai dengan yang diinginkan maka proses sirkulasi cairan penangkap panas akan dikontrol secara otomatis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (a) Kolektor surya parabola dengan diameter 250 cm dengan reflector plat stainless kilap 0,5 mm pada cuaca normal mampu membakar kertas Koran, (b) Sistim kontrol arah kolektor surya dengan menggunakan timer digital memberikan perubahan arah sebesar 7,5 derajat setiap 30 menit, dengan nilai ketepatan sesuai dengan yang diprogam, (c) Sistim kontrol sirkulasi air panas menggunakan Termo Kontrol Digital dengan sistim on-off kontrol dapat diprogram sesuai dengan kondisi yang diinginkan dan memberikan ketepatan pengontrolan yang optimal, (d) Pada kondisi cuaca normal mampu memanaskan air sampai suhu 100oC dalam waktu 1 jam 30 menit sehingga dapat digunakan untuk proses yang lain
PENGARUH KONSENTRASI ASAP CAIR DARI SERBUK GERGAJI KAYU DAN TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KUALITAS IKAN LELE ASAP Wahyu Triwijaya K; Budi Hariono; Siti Djamila; Abi Bakri
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.29

Abstract

Ikan merupakan sumber pangan yang bermutu tinggi terutama karena ikan banyak mengandung protein, lemak, vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Ikan juga merupakan bahan pangan yang mudah rusak sehingga dibutuhkan teknik untuk memperpanjang umur simpan. Salah satu teknik tersebut adaah dengan metode pengasapan. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu pembuatan unit alat pengasap metode kiln drum serta pengujiannya terhadap ikan lele dengan parameter pengamatan meliputi: uji mutu dari segi kenampakan, bau, warna, rasa dan tekstur serta kadar air.  Hasil  penelitian diperoleh: (a) rendemen reditilasi asap cair tempurung kelapa dan serbuk gergajian kayu berturut-turut adalah 85,71±1,43% dan 85,71%, (b)  kadar air ikan lele asap dari asap cair tempurung kelapa dan  serbuk gergaji kayu berturut-turut adalah 20,9±0,9% hingga 30,2±6,5% serta 9,5±0,7% hingga 19,2±2,6%, (c) penurunan berat ikan lele asap 72,5±1,4% hingga 79,1±2,5%. Uji orgnoleptik ikan lele yang paling diminati adalah ikan lele asap dengan asap cair serbuk gergaji kayu dengan konsentrasi 2%. Uji Anova ikan lele asap dari penampakan, rasa, tekstur berbeda nyata akan tetapi untuk bau tidak berbeda nyata.

Page 6 of 41 | Total Record : 410