cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
HIPERTENSI TERHADAP KEJADIAN STROKE Feby Erawantini; Raden Roro Lia Chairina
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 2 (2016): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i2.292

Abstract

Stroke merupakan penyakit kegawatan neurologik yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Stroke juga menyebabkan kecatatan dan kematian di seluruh dunia. Stroke merupakan penyakit yang disebabkan banyak faktor atau multikausal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Hipertensi terhadap kejadian stroke. Metode pada Penelitian ini adalah kuantitatif, analisis data berkas rekam medis sebanyak 137 dokumen rekam medis pasien stroke di RS Jember Klinik periode 2015. Observasi menghasilkan data 99,27% penderita stroke di RS Jember Klinik adalah Hipertensi. Analisis regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 5% menunjukan hasil Hipertensi berpengaruh terhadap kejadian sroke dengan signifikansi 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa riwayat Hipertensi berpengaruh signifikan terhadap kejadian stroke.
ISOLASI, PEMURNIAN DAN STERILISASI Oosista Eimeria tenella DENGAN Sodium hypochlorite 13% ( ISOLATION, PURIFICATION AND STERILIZATION OF Eimeria tenella USING Sodium hypochlorite 13% ) Aan Awaludin; - Nurkholis
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 1 (2015): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i1.52

Abstract

Telah dilakukan penelitian isolasi, pemurnian dan sterilisasi oosista Eimeria tenella dengan menggunakan Sodium hypochlorite 13%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase dan sensitivitas dari Sodium hypochlorite 13% yang digunakan untuk proses isolasi, pemurnian dan sterilisasi oosista Eimeria tenella.Sebanyak 48 ekor ayam broiler, jenis kelamin tidak diperhatikan dipelihara sejak DOC digunakan dalam penelitian ini. Ayam-ayam tersebut diinfeksi dengan oosista Eimeria tenella yang sudah bersporulasi pada umur 27 hari. Infeksi dilakukan secara oral dengan dosis 50.000 oosista Eimeria tenella untuk satu ekor ayam. Isolasi oosista dari sekum ayam dilakukan pada hari ke-9 setelah infeksi, isolasi oosista diperolah dari pengerokan dinding lumen sekum dan isi sekum yang kemudian disporulasikan. Oosista Eimeria tenella  yang sudah bersporulasi hasil isolasi dimurnikan dan disterilisasi dengan menggunakan Sodium hypochlorite 13% yang ditujukan untuk mendapatkan oosista murni yang telah bebas dari debris.Prosentase keberhasilan oosista Eimeria tenella yang dapat diisolasi kembali setelah pemurnian dan sterilisasi dengan menggunakan Sodium hypochlorite 13% mencapai sensitivitas 78,33%. Disamping itu waktu yang digunakan untuk pemurnian dan sterilisasi oosista Eimeria tenella dengan Sodium hypochlorite 13% lebih cepat dan peralatan yang diperlukan tidak terlalu banyak.
Mampu Bentuk Briket Variasi Bahan Briket Dengan Komposisi Perekat Serta Waktu Pencelupan Minyak Jelantah Mohammad Nurhilal
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 1 (2018): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i1.850

Abstract

AbstractIndonesia is given  with abundant natural wealth which is capable of being transformed into source of energy. However, the utilization of these natural resources can not yet be optimized. An alternative solution to make fuel is briquette fuel. The general purpose of this research is to make briquettes of rice husk and garlic skin. While the specific purpose of this research is to know the result of briquette variation of adhesive material and briquette material with adhesive as well as time of reused oil dipping. The method of this research is experiment approach. The results showed that starch glue can be used as briquettes of rice husk and garlic skin; mixed variations of 60%, 70% and 80% starch glue blends were able to form briquettes; variations of pulp mixture 20%, 30% and 40% and without mixing the pulp can form briquettes; and the variation of briquette dyeing time of 1, 3, and 5 minutes had no effect on briquette solidity. Keywords: Briquette, rice husk charcoal, garlic skin charcoal, adhesive, solidity.
APLIKASI PENGOLAHAN DAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI DASAR (PONED) BERBASIS DESKTOP Nanik Anita; Trismayanti Dwi Puspitasari; Claudia Putri Aisyabillah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 2 (2016): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i2.297

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dari tahun ke tahun semakin meningkat. Data hasil survei yang dilakukan Badan Kepala Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengeluarkan hasil Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, rata-rata AKI tercatat mencapai 359 per 100 ribu kelahiran hidup. Rata-rata kematian ini jauh melonjak dibanding tahun sebelumnya.Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) merupakan suatu upaya terakhir pencegahan kematian ibu hamil dan bayi baru lahir yang perlu di dukung dengan upaya penurunan AKI dan Angka Kematian Bayi (AKB) lainnya. PONED harus memenuhi standar yang meliputi standar administrasi dan manajemen, fasilitas bangunan atau ruangan, peralatan dan obat-obatan, tenaga kesehatan dan fasilitas penunjang lain.Berdasarkan permasalahan yang ada maka akan dibuat sebuah aplikasi PONED yang dirancang untuk membantu tenaga medis khususnya di bagian pelayanan persalinan dan rujukan persalinan dalam mengelola data pasien. Dengan adanya aplikasi ini adalah dapat membantu mempercepat pengurangan AKI dikarenakan Puskesmas yang memiliki aplikasi ini dapat memberikan pelayanan untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal non-stop 24 jam.
PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM PETELUR DAN KONSENTRASI EM4 DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI RUMPUT SETARIA (Setaria sphacelata), - Niknik; Achmad Marzuki; Bambang Sugiyanto
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 1 (2014): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i1.55

Abstract

Limbah ternak adalah sisa buangan dari suatu kegiatan usaha peternakan seperti usaha pemeliharaan ternak, bila dibiarkan dapat berdampak buruk bagi lingkungan, manusia  bahkan ternak itu sendiri. Salah satunya limbah padat seperti feses. Dari limbah ternak tersebut para peternak juga dapat menghasilkan keuntungan karena limbah tersebut dapat diolah menjadi pupuk organik. Pupuk organik tersebut dapat dimanfaatkan untuk tanaman rumput sehingga para peternak dapat menyajikan hijauan berkualiatas unggul dan ekonomis. Dalam proses pembutan pupuk organik dapat ditambahkan starter yang sudah beredar di pasar antara lain EM4 dengan maksud mengoptimalkan manfaat dan kandungan unsur hara dari pupuk organik tersebut.Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk organik kotoran ayam petelur dan konsentrasi EM4 terhadap  produksi rumput Setaria sphacelata.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan empat perlakuan dan setiap perlakuan diulang enam kali, adapun perlakuannya adalah K1 yaitu kotoran ayam petelur : 98 gr/rumpun, K2 yaitu kotoran ayam petelur (1 kg) + 1 Tutup Botol EM4 (13 cc) : 98 gr/rumpun dan K3 yaitu kotoran ayam petelur (1 kg) + 2 Tutup Botol EM4 (26 cc) : 98 gr/rumpun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon pertumbuhan dan produksi rumput Setaria sphacelata yang terbaik dihasilkan oleh perlakuan K1, dengan hasil tinggi tanaman 44,05 cm, panjang daun 30,34 cm, jumlah anakan 18,25  batang, dan produksi bahan segar 0,19 kg/bedeng (panen pertama). Tinggi tanaman 68,88 cm, panjang daun 49,21 cm, jumlah anakan 55  batang, dan produksi bahan      segar 18,91 kg/bedeng (panen kedua). Pemupukan dilakukan sebanyak  dua kali yaitu pada periode panen pertama yang dilakukan dua minggu setelah penanaman dan pemupukan kedua dilakukan  dua hari panen pertama.Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa Kotoran ayam petelur (K1) dengan dosis 98 gr/rumpun dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas rumput Setaria sphacelata pada panen pertama dan kedua. Kotoran ayam petelur dan konsentrasi EM4 (K2 dan K3) memiliki tingkat pertumbuhan dan produktivitas yang kurang baik terhadap rumput Setaria sphacelata yaitu dengan hasil produksi K2 0,10 kg/bedeng dan K3 0,13 kg/bedeng (panen pertama) dan K2 12,83 kg/bedeng dan 1,25 kg/bedeng (panen kedua).Untuk tanaman rumput Setaria sphacelata dapat menggunakan pupuk kotoran ayam petelur dengan dosis 98 gram/rumpun tanpa harus ditambahkan atau dicampurkan dengan larutan EM4, karena hanya dengan pemberian pupuk kotoran ayam petelur 98 gram/rumpun pertumbuhan dan produktivitasnya tinggi.
Penerapan Analisa SWOT dan AHP dalam Perencanaan Strategi Pemasaran Kopi Bubuk PDP Kahyangan Jember Naning Retnowati; Dhanang Eka Putra
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i2.847

Abstract

This paper  employs combination of SWOT analysis and Analytic Hierarchy Process (AHP) in strategic marketing planning for powdered coffee product in PDP Kahyangan Jember. SWOT analysis identified internal and external factors which are prioritized by expert in marketing strategy by means of AHP. Results indicate that cost advantage, market expansion and material management were the best marketing strategy that could have been implemented.  
KARAKTERISTIK KEPEKATAN ASAP (OPACITY) MOTOR DIESEL DENGAN MENGGUNAKAN CATALYTIC CONVERTER ALUMINIUM Ahmad Robiul Awal Udin; Ahmad Fahriannur
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 3 (2016): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i3.315

Abstract

Jumlah penggunaan kendaraan bermotor yang terus bertambah untuk membantu dan memperlancar segala aktifitas manusia. Disisi lain kendaraan bermotor merupakan penyebab salah satu pencemar polusi udara terbesar. Dengan regulasi yang dikeluarkan pemerintah tentang standar emisi gas buang, maka perusahaan otomotif harus memenuhi ketentuan baku mutu emisi gas buang. Sehingga teknologi catalytic converter dijadikan salah satu solusi tepat untuk mengontrol dan mengurangi gas buang dari mesin kendaraan. Dalam proses pembakaran bahan bakar dan udara selain entalpi, produk sisa pembakaran yaitu emisi atau polutan CO,CO2, NOx, HC, jelaga atau asap dan unsur – unsur lain yang dapat mencemari lingkungan dan dapat membahayakan kesehatan manusia. Pada motor diesel menghasilkan jelaga dan polutan gas NOx lebih banyak daripada motor bensin, namun menghasilkan CO2 lebih rendah. Dengan adanya catalytic converter berkatalis aluminium berlubang dan bersekat glaswool yang dipasang pada sistem exhaust manifold atau knalpot motor diesel dapat mengurangi emisi gas buang berupa asap hitam atau jelaga. Pengujian penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dengan membandingkan data gas buang yang dihasilkan motor diesel pada sistem exhaust manifold baik yang menggunakan maupun tanpa catalytic converter katalis aluminium berlubang. Pengambilan data dilakukan dikondisikan pada temperatur ruang saat pengujian. Pengujian dimulai pada putaran mesin diesel 1500 RPM sampai 2700 RPM dengan kenaikan putaran tiap 300 RPM. Hasil penggunaan catalytic converter sangat efektif dalam mengurangi kepekatan asap atau opacity dari motor diesel secara keseluruhan rata – rata sebesar 32,8 %.
ANALISA POTENSI GAS RUMAH KACA HASIL DARI LIMBAH INDUSTRI MANUFAKTUR DI JAWA TIMUR Wendy Triadji Nugroho
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 1 (2014): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i1.60

Abstract

Gas-gas rumah kaca (GRK) merupakan gas-gas di atmosfer yang memiliki efek penyelimutan karena gas-gas tersebut menyerap panas yang dilepaskan oleh permukaan bumi. GRK yang dipengaruhi langsung oleh kegiatan manusia adalah karbon dioksida (CO2), metan (CH4), nitrous oksida (N2O), klorofluorokarbon (CFC) dan ozon.Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah survei lapang untuk mengumpulkan informasi mengenai limbah industri manufaktur di wilayah Jawa Timur, selanjutnya dihitung emisi GRK nya dan dibandingkan dengan Baku Mutu Emisi untuk menentukan apakah emisi yang dihasilkan oleh industri manufaktur itu masih di bawah ambang ataukah sudah melampau ambang batas.Dari hasil perhitungan dan analisa dapat diketahui bahwa limbah yang dihasilkan oleh beberapa industri di Jawa Timur menyatakan bahwa emisi GRK industri tersebut berada di bawah ambang batas yang telah ditentukan.
Pemberian Probiotik Berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL) Terhadap Kualitas Karkas Broiler Ujang Suryadi; Anang Febry Prasetyo; Erna K; Septy EE; Fuad A; Galih FF
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i2.1159

Abstract

Probiotik berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL) dari rumen sapi dan usus ayam telah dibuat dan diteliti dampaknya terhadap kualitas karkas boiler jika digunakan sebagai pengganti Antibioic Growth Promotor (AGP). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian probiotik MOL terhadap kualitas karkas broiler. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2018 terhadap 200 ekor broiler tanpa dibedakan jenis kelaminnya. Aplikasi probiotik dilakukan dengan mencampurnya pada ransum yang diberikan sejak umur 1 sampai 35 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola searah dengan empat perlakuan yaitu; P0 (Pakan BR 1 tanpa probiotik), P1 (Pakan BR 1 + probiotik dengan dosis 5 ml/Kg), P2 (Pakan Pakan BR 1 + probiotik dengan dosis 10 ml/Kg), P3 (Pakan Pakan BR 1 + probiotik dengan dosis 15 ml/Kg), masing-masing perlakuan diulang 5 kali. Parameter yang diamati meliputi; persentase karkas, persentase lemak abdominal dan persentase lemak visceral. Hasil penelitian menunjukkan probiotik berbasis MOL mengandung bakteri Bifidobacterium 3,5 x 107 CFU/ml, Bacillus 0,9 x 106 CFU/ml, Streptococcus 1,06 x 106 CFU/ml, dan Lactobacillus 12,5 x 107 CFU/ml, setelah diaplikasikan dalam penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik MOL pada pakan BR 1 tidak berpengaruh nyata (P>0.05) tehadap persentase karkas, lemak abdominal dan visceral broiler dibandingkan dengan persentase karkas, lemak abdominal dan visceral broiler tanpa diberi probiotik, demikian juga diantara pesentase karkas, lemak abdominal dan visceral broiler yang diberi probiotik pada level yang berbeda tidak menunjukkan persentase yang berbeda nyata (P>0.05), dengan demikian MOL dapat diberikan pada broiler karena presentase karkas yang diperoleh masih dalam kisaran normal yaitu 72,02-73,63%, persentase lemak abdominal antara 1,54% - 1,85%, dan persentase lemak visceral 0,45% - 0,68%.Keywords : Probiotik, AGP, Rumen, Usus ayam, daging
Uji Kinerja Smart Gried Fuel Cell Tipe Proton Exchange Membran (PEM) Dengan Penmbahan Hidrogen Icmi Alif Safitri; Bayu Rudiyanto; Agus Nursalim; Budi Hariono
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerjayang meliputi daya keluaran yang dihasilkan serta efisienis kerja dari salah satu jenis fuel cell yaituproton exchange membrane fuel cell dengan luas permukaan membran sebesar 2 x 10 cm2. Suplai gas  yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan bukaan valve sebesar 300, 450 dan 900, serta menggunakan gas hasil reaksi elektrolisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa  daya yang dihasilka oleh fuel celldengan menggunakan gas hasil rekasi elektrolisisi purified waterketika dilakukan pembebanan berupa lampu seb sar 0.025 watt dengan nilai efisiensi 8.495%, sedangkan pada penambahan hidrogen dengan bukaan valve sebesar 300 sebesar 0.272 watt dengan nilai efisiensi 31.092% dan pada penambahan hidrogen dengan bukaan valve sebesar450sebesar 0.277 watt dengan nilai efisiensi 26.355%. Sedangkan pada penambahan hidrogen dengan bukaan valve sebesar 900fuel cell tidak menghasilkan daya keluaran dikarenakan pada bukaan tersebut terjadi over flow gas, sehingga tidak ada reaksi yang terjadi di dalam fuel cell.

Page 9 of 41 | Total Record : 410