cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Higea
ISSN : -     EISSN : 25413554     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2019)" : 10 Documents clear
Kajian Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Rawat Jalan RSUP DR. M. Djamil Padang Dian Ayu Juwita; Helmi Arifin; Jaka Perdana
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.422 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.209

Abstract

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Terjadinya perubahan paradigma dari drug oriented menjadipatient oriented menuntut petugas kefarmasian untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perilaku agar kebutuhan, keinginan, harapan dan kepuasan dari masyarakat dapat dipenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek rawat jalan RSUP DR. M. Djamil Padang, hubungan  karakteristik pasien (jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan) dengan kepuasan dan komponen dominan yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode cross-sectionalmenggunakan intrumen Larson. Uji non-parametrikMann-Whitney digunakan untuk mengetahui hubungan  jenis kelamin pasien dengan kepuasan pasien, sedangkan uji non-parametrikKruskal Wallis digunakan untuk mengetahui hubungan umur, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan pasien dengan kepuasan pasien. Sebanyak 381 pasien di apotek rawat jalan RSUP DR. M. Djamil Padang telah berpartisipasi dalam penelitian ini. Secara umum tingkat kepuasan pasien adalah cukup puas, dengan rata-rata kepuasan 3,16. Terdapat perbedaan bermakna antara kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian dengan pendidikan dan pekerjaan (p < 0,05), sedangkan hubungan jenis kelamin, umur dan pendapatan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian tidak ada perbedaan makna (p > 0,05). Dimensi yang dominan mempengaruhi kepuasan pasien adalah dimensi Friendly Explanation di bandingkan Managing Teraphy.
Uji Aktivitas Antikolesterol Ekstrak Etanol Buah Malur (Brucea Javanica (L.) Merr) Terhadap Mencit Putih Jantan Hiperkolesterolemia Ifora Ifora; Widya Kardela; Yora Maideani H
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.472 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.205

Abstract

Buah malur (Brucea javanica (L.) Merr) merupakan salah satu sumber molekul bioaktif yang menjanjikan dengan potensi yang luar biasa pada penelitian. Senyawa bioaktiv seperti steroid, alkaloid, flavonoid, fitosterol serta minyak lemak dari buah malur memiliki potensi dalam menurunkan kolesterol. Tingginya kadar kolesterol di dalam darah atau hiperkolesterolemia merupakan faktor resiko aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol buah malur (Brucea javanica (L.) Merr) terhadap kadar kolesterol total, LDL, HDL, trigliserida dan VLDL terhadap mencit putih jantan hiperkolesterolemia. Hewan yang digunakan pada penelitian ini adalah mencit putih jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif yang diinduksi makanan lemak tinggi dan propiltiourasil, ekstrak etanol buah malur dengan dosis 100 mg/kg BB, dosis 200 mg/kg BB, dosis 400 mg/kg BB dan pembanding (atorvastatin). Pengujian aktivitas antikolesterol dilakukan selama 28 hari, kemudian kadar kolesterol diukur menggunakan alat fotometer klinikal 5010. Hasil uji analisis menunjukan bahwa pemberian ekstrak etanol buah malur dengan varian dosis berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol total, LDL, trigliserida, VLDL dan peningkatan kadar HDL secara signifikan (P<0,05). Penelitian ini menunjukan bahwa dosis 100 mg/kg BB dan dosis 200 mg/kg BB dan 400 mg /kg BB berpengaruh dalam menurunkan kadar kolesterol total, LDL serta peningkatan HDL dan dosis 400 mg/kg BB merupakan dosis optimal dalam menurunkan trigliserida dan VLDL.
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Ekstrak Etanol dari Batang dan Daun Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott Terhadap Eschericia coli Anzharni Fajrina; Dwi Dinni Aulia Bakhtra; Leo Agung
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.661 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.210

Abstract

Keberagaman kandungan metabolit sekunder yang terkandung dalam Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott memiliki beragam potensi aktivitas farmakologis, salah satu aktivitas farmakologis yang masih minim diteliti adalah aktivitas antibakteri. Uji aktivitas antibakteri fraksi ekstrak etanol dari batang dan daun Nephrolepis biserrata (Sw.) Shott terhadap bakteri Eschericia coli dengan menggunakan metode difusi kertas cakram. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan 3 fraksi yaitu fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi metanol dengan variasi konsentrasi 30 %, 20 % dan 10% serta kontrol negatifnya adalah DMSO dan kontrol positif adalah kloramfenikol. Dari hasil pengujian aktivitas antibakteri didapatkan fraksi etil asetat dengan konsentrasi 30 % dari ekstrak etanol batang memiliki potensi kuat sebagai antibakteri dengan daya hambat sebesar 11,78 mm. Sedangkan fraksi metanol dengan konsentrasi 30 % dari ekstrak etanol daun memiliki potensi sedang dengan daya hambat sebesar 6,17 mm.
Efek Proteksi Ekstrak Etanol Buah Mengkudu Terhadap Disfungsi Sel Endotel Yang di Induksi Dengan NaCl Pada Mencit Putih Jantan Suhatri Suhatri; Sri Oktavia; Erlita Nopiyanti
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.911 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.206

Abstract

Lapisan endotelium terdiri dari satu lapisan sel endotel yang melapisi dinding vaskular yang menghadap ke lumen. Sel endotel menghasilkan mediator vasoaktif Endothelium Derived Relaxing Factor (EDRF) yaitu nitrogen monoksida (NO). Disfungsi sel endotel ditunjukkan dengan rendahnya kadar NO dan dapat menyebabkan hipertensi. Pada penelitian ini diteliti disfungsi sel endotel pada mencit putih jantan. Disfungsi sel endotel diinduksi dengan pemberian NaCl 2 %. Ekstrak buah mengkudu yang digunakan sudah memenuhi persyaratan Farmakope Herbal. Ekstrak buah mengkudu diberikan dengan dosis 70 mg/ kg BB, 140 mg kg BB, dan 280 mg/kg BB secara oral selama 21 hari bersamaan dengan NaCl.  Para meter yang diamati  adalah  kadar  NO dalam serum. Hasil penelitian menunjukan  bahwa pemberian ekstrak etanol buah mengkudu terbukti dapat memproteksi disfungsi sel endotel diinduksi NaCl 2%, ditandai dengan meningkatkan kadar nitrogen monoksida mencit putih jantan dibandingkan kadar NO mencit kontrol positif berbeda nyata p < 0,05.
Efektivitas Antihiperkolesterolemia Ekstrak Etanol Dari Bagian Batang Dan Buah Tumbuhan Ciplukan (Physalis Angulata L.) pada Tikus Putih Hiperkolesterolemia Helmice Afriyeni; Sara Surya
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.93 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.211

Abstract

Tumbuhan ciplukan (Physalis angulata. L) banyak digunakan secara tradisional sebagai obat antikanker, diabetes, hepatitis, antibakteri, malaria, anemia, obat asma dan lainnya. Tumbuhan ciplukan banyak mengandung senyawa fenol dan flavonoid yang memiliki efek sebagai antioksidan. Beberapa antioksidan yang terkandung pada tumbuhan ciplukan seperti quersetin, kaemferol dan asam fenolat dilaporkan memiliki aktivitas antihiperkolesterolemia. Penelitian ini mempelajari efek antihiperkolesterolemia dari bagian tumbuhan ciplukan yaitu batang dan buah. Hewan percobaan dibagi 5 kelompok yaituKelompok I, II dan III adalah kelompok kontrol yaitu kontrol positif yang diberi MDLT, Kontrol negatif hanya diberi makanan standar dan NaCMC 0,5% dan kontrol pembanding yang diberi MDLT dan simvastatin dosis 1,8 mg/200g bb. Kelompok IV adalah kelompok yang diberi MDLT dan ekstrak batang sedang kelompok V adalah kelompok yang diberi MDLT dan ekstrak buah tumbuhan ciplukan. Kelompok IV dan V masing-masingnya diuji dengan tiga variasi dosis yaitu dosis 200, 400 dan 800 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak batang tumbuhan ciplukan sangat signifikan dalam menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida dan LDL plasma tikus percobaan, sedang ekstrak buah sangat signifikan dalam meningkatkan HDL plasma tikus percobaan.
Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Kering Kulit dan Daging Buah Naga (Hylocereus lemairei (Hook) Britton & Rose) Ridho Asra; Rina Desni Yetti; Sestry Misfadhila; Rusdi Rusdi; Selly Audina; Aisyah Agustina; Nessa Nessa
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.828 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.207

Abstract

Kulit dan daging buah naga Hylocereus lemairei (Hook.) Britton & Rose mengandung senyawa betasianin. Betasianin (6-O-3-hydroxy-3-methyl-glutaryl)-betanin) merupakan pigmen berwarna merah yang memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai antioksidan. Pada penelitian ini telah dilakukan uji antioksidan dari kulit dan daging buah naga. Ekstraksi dilakukan dengan metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) menggunakan pelarut air yang disonikasi pada 50 kHz selama 30 menit pada suhu 25°C, ekstrak kemudian di freeze drying selama 48 jam. Ekstrak kering diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada aktivitas antioksidan dari kulit buah naga dengan nilai IC50 28.900 μg/mL dan aktivitas antioksidan yang rendah dari daging buah naga dengan IC50 322,93 μg/mL dibandingkan dengan nilai IC50 vitamin C 7,9 μg/mL (antioksidan tinggi <50 µg/mL).
Uji Toksisitas Sub Akut Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea balsamifera L. DC) Terhadap Fungsi Hati Dan Ginjal Pada Mencit Putih Jantan Aried Eriadi; Ifora Ifora; Siti Alfiah
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.582 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.208

Abstract

Pengujian efek toksisitas sub akut ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera (L). DC) terhadap fungsi hati dan ginjal pada mencit putih jantan telah dilakukan. Sebanyak 36 ekor mencit putih jantan berusia 2-3 bulan dengan berat badan 20-30 gram digunakan sebagai hewan uji. Hewan dibagi dalam 4 kelompok yaitu 1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan yang diberi ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera (L). DC) dengan dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, dan 250 mg/kg BB diberikan sekali sehari secara oral selama 21 hari. Parameter yang diamati yaitu aktivitas SGPT, kadar kreatinin dalam serum dan penentuan berat relatif organ hati dan ginjal. Data aktivitas SGPT, kreatinin serum dan penentuan berat relatif organ dianalisis dengan ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun sembung dengan dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 250 mg/kg BB tidak berpengaruh signifikan terhadap aktivitas SGPT, kadar kreatinin dalam serum dan berat relatif organ hati dan ginjal (p > 0,05). Jadi pemberian variasi dosis dan lama pemberian ekstrak daun sembung (Blumea balsamifera (L). DC) tidak menimbulkan efek toksik secara sub akut terhadap fungsi hati dan ginjal pada mencit putih jantan (p > 0,05).
Penetapan Kadar Vitamin C Dan B1 Pada Buah Naga Merah (Hylocereus Lemairel (Hook.) Britton & Rose) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Boy Chandra; Zulharmita zulharmita; Winda Dian Putri
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.897 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.215

Abstract

Analisis vitamin C dan B1 pada sampel buah naga merah (Hylocereus lemairel (Hook.) Britton & Rose) dari daerah Kabupaten Agam, Sumatera Barat dengan menggunakan metode spektrofometri UV-Vis. Sampel buah naga merah (Hylocereus lemairel (Hook.) Britton & Rose) diekstraksi dengan menggunakan pelarut air. Kemudian ekstrak sampel diukur dengan alat spektrofotometer ultraviolet untuk vitamin C pada panjang gelombang 265,0 nm, sedangkan untuk vitamin B1 ekstrak sampel ditambahkan larutan dapar amonia, biru bromtimol dan polivinyl alkohol kemudian diukur dengan alat spektrofotometer visible pada panjang gelombang 431,0 nm. Hasil penelitian menunjukkan kadar vitamin C dari Hylocereus lemairel (Hook.) Britton & Rose) yaitu 0,0151 % ± 0,0005. Sedangkan pada penentuan kadar vitamin B1 menunjukkan hasil yaitu 0,1023 % ± 0,0002.
Penggunaan Metode DPPH dalam Penentuan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Dan Fraksi Daun Sukun (Artocarpus Altilis (Parkinson Ex F. A. Zorn) Fosberg) Sestry Misfadhila; Zikra Azizah; Lisa Maisarah
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.504 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.216

Abstract

Senyawa antioksidan memiliki peran penting dalam kesehatan yang dapat melindungi tubuh terhadap kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Salah satu tanaman obat yang berpotensi sebagai antioksidan alami adalah daun sukun (Artocarpus altilis (Parkinson ex F. A. Zorn) Fosberg). Pada penelitian ini dilakukan analisis senyawa kimia dan aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol dan fraksi daun sukun. Daun sukun di maserasi dengan pelarut metanol dan difraksinasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan air. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sukun mengandung senyawa alkaloid, flavonoid,fenolik, tanin, saponin dan steroid. Fraksi n-heksan mengandung senyawa alkaloid, flavonoiddan steroid. Fraksi etil asetat mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik dan tanin, sedangkan fraksi air mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin dan tanin. Hasil pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak metanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air daun sukun mempunyai aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 471,34, 2511,29, 4182,14 dan 2869,72 µg/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan fraksi daun sukun memiliki aktivitas antioksidan sangat lemah.
Uji Aktivitas Fraksi Ekstrak Etanol Daun Kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) Tehadap Kadar Glukosa Darah dan Indeks Aterogenik Tikus Putih Jantan Widya Kardela; Fitra Fauziah; Santi Nadia
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.729 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i1.218

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang secara genetis dan klinis dengan manifestasi berupa hilangnya toleransi karbohidrat. Diabetes melitus ditandai dengan hiperglikemia puasa dan  postprandial. Peningkatan glukosa darah yang berhubungan dengan diabetes melitus dihasilkan dari sekresi insulin pankreas yang tidak ada atau tanpa penurunan bersama dari aksi insulin. Tidak adanya insulin dihubungkan dengan defisiensi aktivitas lipoprotein lipase (LPL), karena enzim ini diinduksi oleh insulin.Trigliserida Very Low Density Lipoprotein (VLDL) dihidrolisis oleh enzim LPL sehingga penurunan LPL dapat meningkatkan trigliserida VLDL dan memiliki potensi aterogenik yang tinggi. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) terhadap kadar glukosa darah dan indeks aterogenik pada tikus putih jantan. Hewan percobaan dikelompokkan menjadi 6 kelompok yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif, pembanding (metformin 45 mg/kg BB), fraksi n-heksan, etil asetat, dan air ekstrak etanol daun kemuning dosis 100 mg/kg BB.  Hewan diinduksi aloksan dosis 125 mg/kg BB secara intraperitoneal. Tiap kelompok diberikan perlakuan selama 27 hari kemudian dilakukan pengukuran kadar glukosa darah, kolesterol total dan HDL tikus putih jantan pada hari ke-14 dan hari ke-28 dengan alat fotometer klinikal 5010. Hasil uji analisis menunjukkan bahwa pemberian fraksi ekstrak etanol daun kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah dan indeks aterogenik pada tikus putih jantan (p<0,05).

Page 1 of 1 | Total Record : 10