cover
Contact Name
Abdul Sakban, M.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
semnasmandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) MANDALA
ISSN : 26230291     EISSN : 26232774     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
Strategi Tata Kelola Administrasi Pada Perguruan Tinggi Berbasis Electronic Records Hardiansyah Hardiansyah; Agus Fahmi
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.159 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.406

Abstract

Tata kelola administrasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah cara lembaga mengatur, mengelola, dan menyimpan data/arsip yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan administratif lembaga Perguruan Tinggi, mulai dari tingkat pimpinan sampai ke tingkat mahasiswa. Tata kelola tersebut merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara efektif dan efisien agar dapat menunjang produktivitas perguruan tinggi. Sejauh ini, pengelolaan administrasi di Perguruan Tinggi masih dilakukan secara konvensional. Hal ini terlihat dari banyaknya berkas dan arsip perguruan tinggi yang menumpuk di ruangan dan lemari arsip. Sehingga, untuk mencari kembali dokumen yang telah tersimpan di lemari membutuhkan waktu yang cukup lama, disamping itu harus membongkar semua dokumen yang sudah tersusun sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, kemudian dirangkaikan dengan Rancangan Penelitian Tindakan (Action Research) ini memanfaatkan data kuantitatif dengan data kualitatif seperti metode campuran yang terfokus pada terapan teknologi. Ternyata penggunaan Electronic Records dalam tata kelola administrasi maupun kegiatan administratif lainnya di Perguruan Tinggi sangat efektif. Seluruh data hasil kegiatan dan arsip tersimpan secara rapi dalam biliknya masing-masing, klasifikasi data tertata, dan pencarian data cukup efisien. Penggunaan Electronic Records yang dapat terkontrol secara sistematis terhadap arsip dinamis sejak saat penciptaan atau penerimaan, pengolahan, distribusi, penataan, penyimpanan, temu balik sampai dengan pemusnahannya. Penerapan Electronic Records pada perguruan tinggi cukup relevan dengan perkembangan dan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi saat ini, program tersebut menjadi perhatian utama sehingga menjadi bentuk tata kelola administratif secara permanen khususnya di IKIP Mataram
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Riset pada Matakuliah Ekowisata R. Didi Kuswara; Muhammad Zulhariadi
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.052 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat potensi ekowisata di air terjun Tibu Bunter dan dijadikan dasar dalam mengembangkan bahan ajar ekowisata berbasis riset. Jenis penelitian ini ialah Research and Development (R&D). Tahap pertama dekskriptif eksploratif yakni melakukan survey terhadap ekosistem air terjun di Desa Pakuan, Narmada dengan mengidentifikasi karakteristik air terjun berdasarkan keanekaragaman, kelimpahan, keunikan ekosistem, dan keindahan Air Terjun. Tahap kedua yakni pengembangan bahan ajar berupa modul menggunakan model Borg and Gall (1983) yang terdiri dari studi literatur, studi lapangan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas dan revisi produk, uji coba utama dan revisi produk, dan penyebar luasan (disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan survey dan analisis SWOT kawasan ekosistem air terjun Tibu Bunter memiliki potensi ekowisata yang layak untuk dikembangkan, karena memiliki akses yang mudah, pemandangan alam yang alami, dan dapat berdampak pada pelestarian lingkungan, namun memiliki ancaman terjadi banjir dan kerusakan ekosistem. Dari hasil analisis Laboratorium, nilai kekeruhan 1,52 artinya masih jernih, BOD dan COD normal pada nilai 4 dan 3.01, tetapi bakteri E-coli melebihi standar yakni 70 MPN/100ml artinya kurang layak dijadikan bahan baku minum. Berdasarkan hasil riset kemudian dikembangkan bahan ajar berupa modul yang terdiri dari empat kegiatan pembelajaran; tinjaun tentang ekowisata, ekowisata berbasis masyarakat, ekosistem kawasan Air Terjun Tibu Bunter sebagai ekowisata, dan mengamati potensi ekowisata. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan media didapatkan rerata skor 2,35 dan 3,04 dengan kriteria layak, tapi perlu untuk direvisi, begitu juga hasil uji coba tahap awal didapatkan rerata skor 2,89 dengan kriteria layak. Sedangkan, unttuk mengetahui keefektifan dilakukan uji coba tahap kedua dengan subjek lebih banyak didapatkan rerata nilai mahasiswa 76,39 dengan kategori efektif. Secara keseluruhan modul dapat dikatakan layak untuk dijadikan bahan ajar matakuliah ekowisata, tentunya diperkuat dengan refrensi yang lainnya
Pengembangan Bahan Ajar Laju Reaksi Dengan Modelinquiry Berbasis Android Untuk Menumbuhkan Literasi Sains Siswa Erly Zohrani; Suryati Suryati; Yusran Khery
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.244 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe berupa bahan ajar yang berbasis android pada materi laju reaksi untuk menumbuhkan literasi sains siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan rancangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil pengembangan divalidasi oleh tiga validator ahli, satu validator praktisi dan sepuluh siswa SMAN 1 Wanasaba sebagai validator uji terbatas siswa. Data kuantitatif hasil validasi kelayakan dan hasil penilaian sikap siswa terhadap sains dianalisis dengan rumus persentase dan data hasil ujicoba terbatas bagaimana penggunaanbahan ajar yang berbasis android pada materi laju reaksi dihitung dengan N-gain. Data kualitatif berupa tanggapan dan saran perbaikan dari validator digunakan sebagai pertimbangan untuk melakukan revisi terhadap bahan ajar yang dikembangkan. Kelayakan media pembelajaran berbasis android yang dikembangkan yakni sangat layak dengan persentase kelayakan oleh ahli materi sebesar 92,5% dan ahli media sebesar 86,5%, praktisi dari guru kimia 89%, praktisi dari siswa 85%, serta uji praktisi dari soal literasi sains siswa sebesar 92 % dengan kesimpuan sangat layak.. Di samping itu dari uji kelayakan tahap lanjut didapatkan rata-rata skor N-gain yakni 0,52 dengan kategori sedang dan % sikap siswa terhadap sains sebesar 81 % dengan kategori sangat layak. Jadi dapat disimpulkan bahawa pertumbuhan literasi sains siswa dikategorikan sedang dan hasil ini layak untuk dilanjutkan ke ujicoba skala luas
Implementasi Pengasapan Ikan Menggunakan Teknologi Tepat Guna Dari Tong Bekas Muh. Husein Baysha
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.978 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.429

Abstract

Program KKN PPM bertujuan untuk mengatasi permasalahan kesehatan, lingkungan, dan meningkatkan perekonomian masyarakat di pesisir Desa Mertak, Kecaatan Pujut, abupaen Lombok Tengah melalui pengembangan teknologi tepat guna teknologi tepat guna” Po Patas” (portable-pengasapan ikan dengan tong bekas). Target kegiatan ini yaitu: (1) menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan diri dan lingkungan dari polusi udara hasil pengasapan ikan; (2) masyarakat Desa Mertak memiliki keterampilan dalam mengembangkan peralatan pengasapan ikan ramah lingkungan yaitu peralatan teknologi tepat guna teknologi tepat guna” Po Patas” (Portabel – Pengasapan ikan dengan tong bekas); (3) memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengemasan produk ikan asap secara tepat sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan tahan lama; (4) masyarakat Desa Mertak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mendistribusikan/ memasarkan hasil ikan asap yang telah dikemas secara online; dan (5) meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir khususnya masyarakat nelayan Desa Mertak. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program KKN PPM ini yaitu dengan metode partisipatif, pelatihan, dan pendampingan. Inovasi teknologi tepat guna teknologi tepat guna” Po Patas” dapat dimanfaatkan untuk pengolahan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Mertak untuk produksi ikan asap bersih dan enak serta dikemas baik dengan cara divakum, tanpa bahan pengawet yang dapat bertahan 2 minggu pada suhu normal/ ruangan dan dapat bertahan 4 bulan pada suhu beku dalam freezer
Analisis Pola Asuh Permisif Terhadap Penggunaan Gadget (Handphone) Ditinjau Dari Disiplin Belajar Matematika Siswa SD Arlin Astriyani
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.082 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.387

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh orang tua permisif terhadap penggunaan gadget (handphone) ditinjau dari disiplin belajar matematika peserta didik SD Negeri Karangtawang 01. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 6 SD Negeri Karangtawang 01 semester genap tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 3 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua permisif terhadap penggunaan gadget (handphone)  terlihat bahwa sebagian orang tua kurang mengkomunikasikan aturan secara jelas dan tidak  memaksakan aturan tersebut, orang tua juga menerima tingkah laku anak serta menuruti dan membebaskan kemauan anak. Kedisiplinan belajar matematika cukup rendah, hal ini terlihat dari anak yang jarang disuruh untuk belajar matematika maupun mengerjakan tugas matematika ketika anak sedang bermain handphone karena orang tua cenderung membiarkan anaknya bermain handphone
Pengaruh Latihan Delorme Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Quadriceps Pada Pemain Sepak Bola Indri Susilawati; Intan Primayanti
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.369 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.411

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Latihan Delorme Terhadap Peningkatan Kekuatan  Otot pada Pemain Sepak Bola. Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang saling memperlihatkan tehnik bermain yang baik, masing-masing tim terdiri dari sebelas orang, kedua tim akan berusaha memasukkan bola kedalam gawang lawan sebanyak mungkin sehingga tim yang memasukkan bola paling banyak akan memenangkan permainan. Untuk mencapai prestasi yang optimal diperlukan kekuatan dalam berlari dan menendang bola pada pemain sepak bola. Kekuatan berlari dan menendang bola di lakukan oleh otot quadriceps pada pemain sepak bola yang dapat ditingkatkan dengan latihan yang memerlukan adanya tahanan yang optimal. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan otot adalah pemberian latihan Delorme. Delorme dikenal dengan Progressive Resistance Exercise (PRE) dengan menggunakan pendekatan latihan strengthening. Prosedur nya menentukan 10RM memberikan beban yang paling berat dan dapat digerakkan samai 10 kali repitisi. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh latihan delorme terhadap peningkatan kekuatan otot quadriceps pada pemain sepak bola. (2) untuk mengetahui faktor – faktor (overload, daya tahan otot, anatomi dan fisiologi otot)  yang mempengaruhi latihan delorme terhadap peningkatan kekuatan otot quadriceps pemain sepak bola. Metode  penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre test and post test with control design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Subyek penelitian berjumlah 22 orang pemain yang terbagi menjadi 2 kelompok (kelompok kontrol dan kelompok eksperimen). Tehnik analisis data, dalam penelitian mengunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan pengolahan data mengunakan progam komputer SPPS for Windows versi 17 dengan taraf signifikan 5 % (α = 0,05). Luaran wajib dalam penelitian ini adalah (1) Publikasi ilmiah pada jurnal nasional tidak terakreditasi ber ISSN. Luaran Tambahan (1) Bahan Ajar ber ISSN (2) Accepted Artikel ilmiah dimuat di prosiding (2) Bahan ajar sudah terbit ber ISSN
Pengembangan Pariwisata Berbasis Ecotourism Di Taman Nasional Gunung Tambora Adi Hidayat Argubi; Hendra Hendra
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.229 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.377

Abstract

Penelitian dengan judul Pengembangan Pariwisata Berbasis Ecotourism di Taman Nasional Gunung Tambora ini diharapkan dapat menghasilkan informasi potensi pengembangan pariwisata berbasis ecotourism, upaya pengembangan serta daya dukung dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis ecotourism  di Taman Nasional Gunung Tambora. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengunakan metode deskriptif. Dalam penelitian ini populasinya adalah masyarakat Desa Tambora Kabupaten Dompu dan Desa Oi Bura Kecamatan Tambora Kabupaten Bima yang berada dekat dengan Taman Nasional Gunung Tambora serta wisatawan berkunjung ke Taman Nasional. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional random sampling sebanyak 10% dari jumlah populasi berdasarkan mata pencaharian sebanyak 986 orang, yaitu 98 responden. Total sampel sebanyak 100 orang responden. Sedangkan jumlah sampel wisatawan diambil dengan quota sampling sebanyak 60 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini selain menggunakan metode observasi, wawancara berstruktur, studi kepustakaan dan kuesioner. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan statistik serta analisis SWOT. Adapun bagaimana persepsi masyarakat terhadap pengembangan Taman Nasional sebagai objek wisata alam mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Hampir sebgaian besar masyarakat mengatakan setuju dan sangat setuju terhadap upaya pengembangan taman nasional Tambora berbasis ecotourism. Demikian juga hasil survey yang diperoleh dalam penelitian tentang persepsi – persepsi wisatawan yang berkunjung ke objek Taman Nasional Tambora, diperoleh hasil positif, di mana mayoritas wisatawan mengatakan setuju dan sangat setuju terhadap isu pengembangan Taman Nasional sebagai objek wisata alam unggulan yang berbasis ecotourism. Taman Nasional Tambora sangat cocok untuk kegiatan wisata alam dan agro dengan pendekatan Ecotourism. Pengembangan dengan pendekatan ecotorism adalah tipe pengembangan pariwisata yang berbasis pada lingkungan
Analisis Model Latihan Imagery Terhadap Ketepatan Floating Service Voli Pantai Johan Irmansyah; Muhammad Ridwan Lubis; Andi Gilang Permadi
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.249 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.450

Abstract

Floating Service adalah jenis servis dimana jalannya bola dari hasil pukulan servis itu tidak mengandung putaran, dengan kata lain bola berjalan mengapung atau mengambang. Dengan demikian tingkat kesulitan dalam melakukan floating service lebih tinggi jika dibandingkan dengan servis normal. Selain membutuhkan teknik servis yang baik, dibutuhkan pula mental dan kepercayaan diri seorang atlet, hal ini berhubungan erat antara imagery dan penampilan atlet dalam olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah model latihan Imagery terhadap Ketepatan Floating Service pada Atlet Voli Pantai NTB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau yang sering disebut research and development yang mana digunakan untuk menghasilkan sebuah produk yang diinginkan. Penelitian R&D ini menggunakan 10 langkah sesuai dengan pendapat Sugiyono. yaitu: (1) Studi pendahuluan (analisis kebutuhan), (2) perencanaan (tujuan penelitian, dana, waktu, prosedur penelitian, berbagai bentuk partisipasi, (3) mengembangkan produk awal (perencanaan draft awal produk), (4) ujicoba awal (mencoba draft produk ke wilayah dan subjek yang terbatas), (5) revisi untuk menyusun produk utama, (6) uji coba lapangan utama (uji coba ke wilayah dan subjek yang lebih luas), (7) revisi untuk menyusun produk operasional, (8) uji coba produk operasional (uji efektif produk), (9) revisi produk final (revisi produk yang efektif), dan (10) diseminasi dan  implementasi  produk  hasil  pengembangan. Penelitian ini dilakukan pada UKM Bola Voli IKIP Mataram untuk uji coba skala kecil, Klub Bola Voli Lombok Tengah untuk skala besar, dan Klub Voli Pantai NTB untuk uji efektifitas produk akhir. Pengumpulan data berupa panduan analisis kebutuhan yang dikemas dalam wawancara, kuesioner obeservasi sistematik pada uji skala kecil dan skala besar dan lembar penilaian atlet. Teknik analisis data untuk validitas instrument menggunakan formula Aiken’s V (content validity coefficient)/ V= Σs/ [n(c-1)], dan uji produk menggunakan rumus P= f/n x (100%) dengan standar klasifikasi kelayakan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan (analisis kebutuhan) menunjukkan bahwa ditemukan permasalahan-permasalahan mendasar yang harus segera mendapatkan solusi berupa pengembangan model latihan imagery untuk meningkatkan ketepatan floating service, dari hasil ini kemudian peneliti merancang deskripsi awal produk dan melakukan validasi draft awal produk sampai menghasilkan model latihan imagery yang ‘layak’ untuk diujicobakan di lapangan.
Pentingnya kecerdasan Budaya Dalam Merespon Kompleksitas Keberagaman Di Era Revolusi Industri Suharli Suharli
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.488 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.441

Abstract

Tantangan dunia pendidikan dalam menghadapi era revolusi industri tidak hanya berhubungan dengan kemelekan individu dalam memanfaatkan peluang dan kemajuan teknologi, akan tetapi juga kemampuan individu dalam merespon kompleksitas keberagaman dalam segala bidang kehidupan sehingga setiap individu memiliki kemampuan dalam beradaptasi dengan segala kondisi yang ada dengan memanfaatkan salah satu kompetensi yaitu kecerdasan budaya. Kecerdasan budaya merupakan kemampuan individu untuk berfungsi secara efektif dalam situasi keragaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan yaitu mengumpulkan data yang tertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan (Nana Syaodih Sukmadinata, 2007 hal 60-61). Dengan demikian dalam penelitian ini difokuskan pada penelaahan sumber-sumber serta bahan-bahan referensi yang berkaitan dengan teori dan konsep kecerdasan budaya. Pentingnya kecerdasan budaya bagi guru dan peserta didika dapat dilihat dari pengembangann faktor-faktor kecerdasan budaya yang terdiri dari: Metacognitive CQ yaitumotivasi internal untuk terlibat dalam proses perubahan, CQ Cognitif yaitu proses mengartikulasikan berbagai skema budaya, Motivational CQ yaitu senang akan perbedaan budaya, CQ Perilaku yaitu kapasitas untuk mengubah perilaku selama proses interaksi
Dialektika Lembaga Adat Donggo (LASDO) dan Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia Suherman Suherman; Ady Irawan
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.3 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.402

Abstract

Abstrak;Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan : 1) peranan Lembaga Adat Donggo (Lasdo) dalam menyelesaikan suatu tindak pidana; 2) tindak pidana apa saja yang dapat diselesaikan melalui Lembaga Adat Donggo (Lasdo) di Kecamatan Donggo, dan 3) sinergisitas antara Lembaga Adat Donggo Lasdo dengan aparat kepolisian setempat dalam menangani tindak pidana. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris dengan menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, perekaman, dan catat. Subyek penelitian yakni Ketua Lembaga Adat Lasdo, tokoh masyarakat, dan penegak hukum setempat. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) Peranan Lembaga Adat Donggo (LASDO) dalam menyelesaikan tindak pidana di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima sangat strategis. Peran itu terkristalisasi dari diberikan kewenangan LASDO dalam menetapkan jenis sanksi pidana (strafsort), bobot sanksi (strafmaat), serta pelaksanaan/eksekusi pidana (strafmodus) bagi pelaku tindak pidana. 2) Bahwa Lembaga adat dan Syari’at Donggo (LASDO) memiliki peranan dalam menyelesaikan tindak pidana yang terjadi di masyarakat Donggo, baik yang bersifat ringan hingga yang bersifat berat. 3) Sinergisitas antara Lembaga Adat LASDO dan aparat kepolisian setempat dalam menangani tindak pidana adalah berdasar asas saling menghormati dan menghargai serta asas musyawarah mufakat. Pihak Kepolisian akan memberikan kesempatan kepada LASDO terlebih dahulu untuk menyelesaiakan perkara pidana. Apabila LASDO merasa perlu melimpahkan perkara tersebut ke Kepolisian karna alasan dampak tindak pidana yang dilakukan berpotensi meluas dan dapat menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat Donggo, maka perkara tersebut akan diserahkan ke Kepolisian setempat.

Page 7 of 10 | Total Record : 97


Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue