cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 1,086 Documents
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Dasar Menggunakan Metode Outdoor Learning bagi Siswa Tunagrahita Sedang Yulianti, Fanisha; Efendi, Jon
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129889

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode pembelajaran di luar ruangan dapat meningkatkan kemampuan siswa tunagrahita untuk mengenali warna dasar. Metode pembelajaran luar ruangan adalah kegiatan di luar kelas yang membuat pembelajaran di luar kelas menarik dan menyenangkan. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain berbentuk A1-B-A2. Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahita sedang kelas X/C di SLB Negeri 1 Bukittinggi. Pengumpulan data menggunakan teknik tes yang terdiri dari beberapa soal. Selanjutnya penggunaan teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan visual grafik. Hasil analisis diperoleh dari 16 kali pengamatan, yang diambil pada setiap kondisi yaitu pada fase baseline (A1) dengan perolehan 0%, 0%, 0% dan 0%. Selanjutnya pengamatan pada fase intervensi (B) dengan perolehan persentase 25%, 41,6%, 58,3%, 58,3%, 75%, 83,3%, 83,3% dan 83,3%. Pengamatan terakhir yang dilakukan pada fase baseline (A2) dengan persentase yaitu 75%, 83,3%, 83,3%, dan 83,3%. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran di luar ruangan dapat meningkatkan kemampuan mengenal warna bagi siswa tunagrahita sedang.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Media Wordwall bagi Anak Disabilitas Intelektual Ringan Hasibuan, M. Rifqi El Haq; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130273

Abstract

Masalah penelitian ini yaitu kurangnya nilai belajar siswa dalam mata pelajaran matematika menganal lambang bilangan 11 hingga 20 melalui penggunaan media Wordwall untuk anak penyandang disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran mengenali simbol angka dari 11 hingga 20 bagi anak penyandang disabilitas intelektual ringan di kelas V di SLB Negeri Tebing Tinggi dan untuk menunjukkan bahwa media wordwall dapat meningkatkan kemampuan ini. Studi ini menggunakan metodologi penelitian tindakan kelas yang melibatkan tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Empat siswa dengan disabilitas intelektual ringan berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan siswa untuk mengenali simbol angka dari 11 menjadi 20 melalui penggunaan media wordwall,yang pada pertemuan di kedua di setiap siklus I dan II menunujukkan peningkatan yaitu RF 65% dan MI 70% sedangkan siswa A 50% dan AYM 55%, dan A 85%, AYM 90%, RF 100% dan MI 100%. Kemampuan awal siswa masih rendah, tetapi kemajuan yang signifikan diamati selama dua siklus. Dapat disimpulkan bahwa menggunakan media wordwall meningkatkan pengenalan simbol angka pada anak dengan disabilitas intelektual ringan.
Analisis Perilaku Menyakiti Diri Sendiri pada Anak Gangguan Spektrum Autisme Khairunnisa, Winda; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Mahdi, Arisul; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130527

Abstract

he author was inspired to conduct this research because of the large number of selfharming behaviors that appear in children with autism spectrum disorders. The main aim of this research is to analyze patterns of self-harm behavior in children with autism and find hypotheses about the causes of the behavior so that more appropriate interventions can be formulated. This research uses a qualitative approach with the research design used in this research being a single case study, and the data is analyzed using Nvivo with visual word count, project map and cluster analysis by coding the data in a functional behavior assessment which is then analyzed using Nvivo. The research subjects were 2 GSA students with self-harming behavior at SLB YPPA Bukittinggi. The results of the research show that the function of aji's behavior is access to tangible goods, escape and attention and the function of self-harming behavior that appears in alfi is automatic reinforcement (sensory stimulation).
Meningkatkan Kemampuan Edit Video Parawisata Melalui Media Video Tutorial Bagi Peserta Didik Tunarungu Hisbullah, Ridwan; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i1.127474

Abstract

Penelitian ini membahas tentang edit video karena ada minat peserta didik tunarungu di sekolah SLB N 1 Harau, maka dikenalkan kepada peserta didik salah satu pembahasan edit video yaitu edit video parawisata bagi peserta didk tunarungu. Tujuan pada penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan edit video parawisata pada peserta didik. Karena peserta didik kurang memahami video tutorial yang pada youtube karena ada kendala bahasa untuk mengetahui tentang edit video, maka peneliti membuat video tutorial khusus kepada peserta didik tunarungu agar bisa meningkatkan pemahaman tentang edit video, pemahaman pada fitur – fitur edit pada salah satu aplikasi yaitu aplikasi kinemaster. Penelitian tindakan kelas digunakan untuk penelitian. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan siswa, setelah dilakukan pengukuran pada siklus I, kemampuan diperoleh peserta didik meningkat, namun peningkatan diperoleh masih belum maksimal atau belum mencapai target nilai. Dilanjutkan ke siklus II, kemampuan telah mencapai target nilai yang dituju.
Peran Guru Pendamping Khusus Bagi Anak Hipektif Kelas V Di Sekolah Inklusi Annisa, Ridha; Eldiva, Fiyola Triana; Fitra, Ringgi Rahmat; Ronvy, Al Shaffaat
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130175

Abstract

Pentingnya pendidikan inklusi di sekolah dasar tidak bisa dilepaskan dari perannya dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat bagi semua anak. Penerapan pendidikan inklusi di sekolah dasar tidak tanpa tantangan. Beberapa hambatan yang sering dihadapi antara lain adalah kurangnya sumber daya, seperti guru yang tidak terlatih dalam pendidikan inklusi, fasilitas yang tidak memadai, dan tidak adanya dukunga dari orangtua dan masyarakat. Selain itu stigma sosial terhadap anak-anak dengan kebutuhan khusus masih menjadi kendala yang perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang terus-menerus dari berbagai pihak untuk memastikan bahwa pendidikan inklusi dapat berjalan dengan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara rinci dan mendalam mengenai hasil penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil observasi dan juga wawancara Bersama guru pendamping khusus yang siswa “x”, peran GPK untuk siswa tersebut lebih difokuskan kepada interaksi dan sosial siswa, Dimana anak mengalami permasalaha di sosial yang sering mengganggu teman, tidak bisa duduk tenang dan sangat aktif. Saat proses pembelajaran GPK bertugas menjembatani antara siswa dan guru, sehingga PBM bisa berjalan lebih maksimal.
Efektivitas Teknik Behavior Contract dalam Mengurangi Perilaku Berkata Kotor pada Anak Gangguan Spectrum Autisme di SLB Autisma YPPA Padang Utami, Sylvia Dwi; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130449

Abstract

Dari penelitian ini salah satu permasalahan dari aspek verbal yaitu perilaku berkata kotor pada anak Gangguan Spektrum Autism(GSA). Anak GSA identik dengan mengulang-ulang saat menyampaikan sesuatu salah satunya perilaku yang dimiliki anak GSA pada penelitian ini yaitu berkata kotor. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan teknik behavior contract dapat mengurangi perilaku berkata kotor pada anak GSA di YPPA Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pada penelitian ini, penulis menggunakan desain A-B-A. Dari analisis data keseluruhan, data analisis dalam kondisi dan antar kondisi menunjukkan adanya peningkatan perilaku berkata kotor terhadap anak GSA melalui teknik behavior contract. Hasil perolehan data ini menunjukkan bahwa teknik behavior contract. Tidak Efektif dalam mengurangi perilaku anak GSA di SLB YPPA Padang.
Meningkatkan Kemampuan Berwudhu Siswa Disabilitas Intelektual Melalui Model Pembelajaran Picture and Picture Gunawan, Adhe Fitriana; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 1 (2025): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i1.133349

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang diidentifikasi oleh penulis di SLB Negeri 1 Solok terkait dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Secara khusus, ditemukan bahwa dua dari tiga siswa kelas IV kesulitan untuk berwudhu dengan urutan langkah-langkah berwudhu yang benar. Kesulitan ini bersumber dari tantangan siswa dalam mengingat urutan langkah-langkah berwudhu yang benar, ditambah dengan kurangnya efektivitas pembelajaran yang diberikan guru dalam mengatasi masalah tersebut. Untuk mengatasi tantangan tersebut, peneliti bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berwudhu siswa melalui penerapan model pembelajaran picture and picture. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan tes perbuatan, dengan fokus pada guru PAI dan 2 siswa disabilitas intelektual sebagai subjek penelitian. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan siswa melakukan berwudhu setelah diberikan tindakan. Awalnya, kemampuan berwudhu siswa dinilai sangat rendah, dengan skor 0% untuk siswa MH dan AT. Namun, setelah tindakan pada siklus 1 dan 2, kemampuan berwudhu siswa MH dan AT  meningkat pesat, mencapai skor 100% dan masuk dalam kriteria kemampuan sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kemampuan berwudhu siswa disabilitas intelektual kelas IV SLB Negeri 1 Solok.
Efektifitas Media Pembelajaran Hedgehog dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal pada Siswa Disabilitas Intelektual Kelas VI di SLBN 1 Lubuk Basung Viora, Gea Oska; Efrina, Elsa; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135181

Abstract

This research is motivated by issues identified by the author at SLBN 1 Lubuk Basung, where a child with intellectual disabilities has not been able to recognize all vowel letters despite being in a higher grade level. The child can only recognize the letters 'a' and 'o' and often makes mistakes in pronouncing vowel letters, for example, misidentifying the letter 'u' as 'e'. This study adopts an experimental method with a Single Subject Research (SSR) approach using an A-B design. The hedgehog media applied in this research is a concrete medium shaped like a hedgehog character, designed to attract the attention of students and facilitate the visual and tactile recognition of vowel letters. The subject of this research is a child with intellectual disabilities who is in the sixth grade at SLBN 1 Lubuk Basung. The results of the study indicate an improvement in the child's ability to recognize vowel letters after the application of hedgehog media. This improvement is evidenced by the change in the ability to recognize vowel letters from the baseline condition (A), which recorded percentages of 12%, 12%, and 12% over three meetings, to the intervention condition (B), which showed percentages of 100%, 100%, and 100% over three meetings. Therefore, it can be concluded that hedgehog media is effective in enhancing the ability to recognize vowel letters in children with intellectual disabilities.ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan yang diidentifikasi oleh penulis di SLBN 1 Lubuk Basung, di mana seorang anak dengan disabilitas intelektual belum mampu mengenali seluruh huruf vokal meskipun telah berada di tingkat kelas yang lebih tinggi. Anak tersebut hanya dapat mengenali huruf a dan o, serta sering melakukan kesalahan dalam pengucapan huruf vokal, contohnya menyebut huruf u sebagai huruf e. Penelitian ini mengadopsi metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) yang menggunakan desain A-B. Media hedgehog yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan media konkret berbentuk karakter hewan landak, yang dirancang untuk menarik perhatian peserta didik dan memfasilitasi pengenalan huruf vokal secara visual dan taktil. Subjek penelitian ini adalah seorang anak dengan disabilitas intelektual yang berada di kelas VI di SLBN 1 Lubuk Basung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengenalan huruf vokal pada anak setelah penerapan media hedgehog. Peningkatan ini dibuktikan dengan perubahan kemampuan mengenal huruf vokal dari kondisi baseline (A) yang tercatat sebanyak tiga kali pertemuan denganpersentase 12%, 12%, dan 12%, menjadi kondisi intervensi (B) yang menunjukkan persentase 100%, 100%, dan 100% pada tiga kali pertemuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan meskipun hasil selama intervensi menunjukkan kestabilan, penelitian ini belum dapat dijadikan dasar yang kuat untuk menyimpulkan efektivitas media secara menyeluruh. Keterbatasan waktu intervensi yang singkat menjadi kendala utama dalam membuktikan keberlanjutan dan konsistensi hasil dalam jangka panjang.
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Bilangan 1-20 Melalui Media Summation Board bagi Anak Disabilitas Intelektual Kelas V di SLB YPAC Sumatera Barat Syaharani, Cindy; Damri, Damri; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134849

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan yang ditemukan oleh peneliti di SLB YPAC Sumatera Barat. Seorang siswa disabilitas intelektual yang belum mampu menghitung operasi hitung penjumlahan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan dengan menggunakan media Summation Board. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eskperimen dalam bentuk single subject research (SSR), dengan pola desain A-B-A. hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline awal (A1), yang dilakukan selama tiga sesi pertemuan, diperoleh data yang stabil yaitu 9%. Pada fase intervensi (B), yang dilakukan selama enam pertemuan dengan memperoleh presentase stabil 90%. Selanjutnya pada sesi baseline (A2) yang dilakukan selama tiga kali pertemuan memiliki presentase stabil yaitu 81%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media Summation Board dapat meningkatkan kemampuan penjumlahan pada bilangan 1-20.
Media Fun Shape Board sebagai Inovasi Pembelajaran Bangun Datar bagi Siswa Disabilitas Rungu Rahmadani, Annisa Wulan; Efrina, Elsa; Irdamurni, Irdamurni; Ardisal, Adisal; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135536

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa disabilitas rungu di SLB Autisma Permata Bunda Fase B dalam mengidentifikasi bangun datar. Dua siswa, HM dan DN, kesulitan mengenali bangun datar saat diperlihatkan secara acak, meski sudah hafal urutan bergambar. Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas dan penggunaan media Fun Shape Board, siswa diajak menunjuk, mencocokkan, dan menuliskan  bangun datar. Hasilnya sangat positif, ketuntasan belajar HM meningkat dari 30% menjadi 97%, dan DN dari 40% menjadi 95%. Media ini terbukti efektif membantu siswa memahami dan mengingat bentuk serta nama bangun datar secara lebih baik meskipun tanpa urutan, sehingga dapat disimpulkan bahwa Fun Shape Board signifikan meningkatkan kemampuan identifikasi bangun datar bagi siswa disabilitas rungu