cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 1,086 Documents
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Melalui Aktivitas Meronce Manik-Manik Bagi Peserta Didik Down Syndrome Agusta, Aisyah Virna; Damri, Damri; Iswari, Mega; Mahdi, Arisul; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135361

Abstract

Latar belakang penelitian ini berawal dari ditemukannya seorang peserta didik down syndrome di kelas VIII SLB Luak Nan Bungsu yang belum mampu menjumlahkan bilangan asli (1-9) dalam pembelajaran matematika fase D. Rumusan masalahnya adalah apakah aktivitas meronce manik-manik dapat meningkatkan kemampuan penjumlahan tersebut. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan penjumlahan hingga hasil maksimal 10 melalui aktivitas meronce manik-manik, menggunakan pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek adalah satu siswa laki-laki dengan keterbatasan dalam penjumlahan. Data diperoleh melalui observasi dan tes sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, peserta didik hanya mampu menjawab 22,22%, namun setelah intervensi meningkat hingga 88,89%. Dengan demikian, aktivitas meronce terbukti efektif meningkatkan kemampuan penjumlahan dan dapat menjadi media pembelajaran konkret yang menyenangkan.
Efektivitas Media Diorama Dalam Peningkatan Kemampuan Mengenal Habitat Hewan Bagi Anak Penyandang Disabilitas Fisik Putri, Indah Natasya; Nurhastuti, Nurhastuti Nurhastuti; Efrina, Elsa Efrina; Ardisal, Ardisal Ardisal; Zulpiani, Mardhatillah Zulpiani
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135007

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengenal habitat hewan dengan memanfaatkan media pembelajaran diorama. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR). Dengan desain A-B-A. Data dianalisis dengan analisis visual grafik. Teknik dalam pengumpulan data berupa tes dan alat pengumpulan data soal tes. Subjek dari penelitian ini yaitu peserta didik Penyandang Disabilitas Fisik Fase C kelas VI di SLB Wacana Asih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi baseline (A1) yang dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan, diperoleh persentase stabil sebesar 30%. Pada kondisi intervensi (B) yang dilakukan sebanyak tujuh kali pengamatan, diperoleh persentase stabil sebesar 90%, dan pada kondisi baseline (A2) yang dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan, diperoleh kembali persentase stabil sebesar 95%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran diorama dapat meningkatkan kemampuan mengenal habitat hewan bagi anak penyandang disabilitas fisik.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung 1-10 Pada Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Kelas III Melalui Modifikasi Permainan Engklek Budiman, Budiman; Triswandari, Retno; Ardisal, Ardisal; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134704

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan siswa disabilitas intelektual ringan yang mengalami kesulitan dalam berhitung 1-10 di SLBN Kuala Tungkal kelas III. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah menggunakan modifikasi permainan engklek. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan subjek penelitian sebanyak 3 orang peserta didik. Hasil pembelajaran peserta didik pada kemampuan awal adalah R 67%, A 70%, MA 58%. Kemudian pada siklus I yang dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan diperoleh dari hasil yang menunjukkan persentase pada siswa R 67%, A 70%, MA 58%. Setelah dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan pada siklus II maka memperoleh hasil rata-rata dari ketiga siswa yaitu  R 94%, A 94%, MA 88%. Berdasarkan hasil kemampuan yang diperoleh peserta didik, bahwa peserta didik telah mampu berhitung 1-10 sesuai dengan yang diharapkan oleh peneliti dan kolaborator.
Peran Guru dan Orang Tua tentang Kesadaran Keselamatan Diri Anak Down Syndrome di Lingkungan Sekolah dan Rumah Umizahra, Wika; Nurhastuti, Nurhastuti; Efrina, Elsa; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135801

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan membuahkan hasil yakni anak Down Syndrome berinisial D masih belum memiliki kesadaran keselamatan diri yang baik. Seperti belum memahami bahaya di jalan raya, bahaya kebakaran, serta bahaya benda-benda tajam. Sehingga masih membutuhkan peran guru dan orang tua dalam kegiatan sehari- hari yang berhubungan dengan kesadaran keselamatan diri. Masih perlunya perhatian terhadap pendidikan keselamatan diri pada anak-anak disabilitas, termasuk Down Syndrome. Diperlukan kajian untuk mengetahui sejauh mana peran guru dan orang tua telah dijalankan dan bagaimana sinerginya dapat ditingkatkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua tentang kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian adalah guru, orang tua, serta kepala sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian data direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan guru dan orang tua telah menjalankan perannya sesuai dengan kedudukannya. Guru dan orang tua tetap menjalankan perannya dengan baik walaupun mengalami tantangan dalam pembelajaran kesadaran keselamatan diri anak. Penelitian ini menyajikan data deskriptif yang memuat pentingnya peran guru dan orang tua serta sinergi keduanya dalam membentuk kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome.
Meningkatkan Pemahaman Kalimat Perintah dalam Baris Berbaris pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Muldi, Zalira; Iswari, Mega; Ardisal, Ardisal; Arnez, Gaby
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135535

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman kalimat perintah pada anak disabilitas intelektual ringan di SLB Negeri 1 Lubuk Sikaping. Masalah awal menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terhadap kalimat perintah (nilai di bawah KKTP). Metode yang digunakan ialah penelitian tindakan kelas dua siklus, masing masing empat pertemuan, penelitian berkolaborasi bersama guru kelas. Subjek penelitian adalah guru kelas dan empat orang siswa disabilitas intelektual ringan. Hasil siklus I menunjukkan peningkatan signifikan dari kondisi awal (MR 28.6%, AA 14.2%, DF 0%, AF 28.6%) menjadi rata rata diatas 80% pada akhir siklus. Peningkatan berlanjut pada siklus II, dengan sebagian besar siswa mencapai 100%. Disimpulkan bahwa permainan interaktif efektif meningkatkan pemahaman kalimat perintah pada anak disabilitas intelektual ringan, mengatasi keterbatasan kognitif dan bahas, serta meningkatkan motivasi belajar.
Persepsi Guru Tentang Kesiapan dalam Mengajarkan Keterampilan Sosial kepada Siswa dengan Disabilitas Intelektual Putri, Melani Anisa; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Mahdi, Arisul
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135183

Abstract

This study aims to identify and analyze the level of teacher preparedness in teaching social skills to students with intellectual disabilities. The method used by the researchers is a mixed method approach with an exploratory sequential design. The research subjects consisted of 20 teachers (classroom teachers and subject teachers). This study examined teacher preparedness as the independent variable, with social skills teaching as the dependent variable. Data were collected through questionnaires and analyzed using categorization and qualitative analysis. Overall, the results of this study indicate that the majority of teachers have a good understanding of the essence of social skills, supported by their learning experiences at universities that were deemed effective. Of the 20 research subjects, 15 teachers or 75% were in the ready category and 5 teachers or the other 25% were very ready. This study presents empirical data that can form the basis for the formulation of more adaptive and inclusive educational policies and interventions, so that every teacher can effectively guide students with intellectual disabilities in developing vital social skills. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tingkat kesiapan guru dalam mengajarkan keterampilan sosial kepada siswa dengan disabilitas intelektual. Metode yang peneliti gunakan adalah pendekatan kombinasi (Mix Method) dengan desain sekuensial eksploratori. Subjek penelitian terdiri dari 20 guru (guru kelas dan guru mata pelajaran). Penelitian ini menguji kesiapan guru sebagai variabel independen, dengan pengajaran keterampilan sosial sebagai variabel dependen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan kategorisasi serta analisis kualitatif. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas guru memiliki pemahaman yang baik mengenai esensi keterampilan sosial, yang ditopang oleh pengalaman belajar mereka di perguruan tinggi yang dinilai efektif. Dari 20 subyek penelitian terdapat 15 guru atau 75% dalam kategori siap dan 5 guru atau 25% lainnya sangat siap. Penelitian ini menyajikan data empiris yang dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan dan intervensi pendidikan yang lebih adaptif dan inklusif, sehingga setiap guru dapat secara efektif membimbing siswa disabilitas intelektual dalam mengembangkan keterampilan sosial yang vital.
Meningkatkan Kemampuan Melakukan Penjumlahan Menggunakan Media Papan Hitung bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Salsabilla, Azka; Triswandari, Retno; Iswari, Mega; Taufan, Johandri; Handayani, Endang Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134807

Abstract

Operasi penjumlahan merupakan landasan utama dalam sistem operasi hitung bilangan dan menjadi dasar pemahaman berbagai konsep matematika. Penjumlahan memiliki peranan penting karena digunakan secara luas dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi pada kegiatan Praktik Lapangan Kependidikan (PLK), ditemukan bahwa peserta didik dengan hambatan intelektual ringan di kelas VI masih mengalami kesulitan dalam melakukan penjumlahan bilangan dengan hasil sampai 10. Solusi yang digunakan adalah media papan hitung dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada kondisi awal, kemampuan penjumlahan siswa menunjukkan persentase sebesar 42%, yang termasuk dalam kategori kurang. Setelah pelaksanaan siklus I sebanyak empat pertemuan, terjadi peningkatan menjadi 68%. Selanjutnya, pada siklus II yang juga terdiri dari empat pertemuan, persentase capaian meningkat menjadi 96%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan hitung efektif dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan pada peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan, khususnya untuk operasi penjumlahan dengan hasil sampai 10.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Bilangan 1–5 Melalui Media Pasir Berwarna Pada Peserta Didik dengan Down Syndrome Anisa, Husni; Tsaputra, Antoni; Budi, Setia; Safaruddin, Safaruddin; Zulpiani, Mardhatillah
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135547

Abstract

Latar belakang permasalahan ini adalah proses pembelajaran menulisl bilangan 1-5 di SLB Negeri 1 Padang yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis bilangan 1-5 melalui media pasir berwarna. Metiode yaing digiunakan adailah penelitiian tindakan kelas pada dua peserta didik dengan Down syndrome kelas II/C. Penelitian terdiri dari dua siklus, dimana siklus teirdiri diari empiat peritemuan deingan tahaipan yaing teridiri diari periencanaan, pelakisanan itindakan, obeirvasi dain reflieksi dengan durasi 2JP x 30 menit. Adapun indikator keberhasilan pada penelitian ini dengan kategori baik 66% - 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pasir berwarna dapait mieningkatkan keimampuan peseirta didiki dengan Down Syndrome dalam menulis bilangan 1-5. Hal ini terlihat dari peserta didiik MAR yanig memiiliki kemampiuan awial menulis bilangan 1-5 sebanyak 10%, diakhir siklus II kemampuan peserta didik meningkat menjadi 80%. Demikian juga dengain pesierta didik AKM yaing memiiliki kemaimpuan aiwal 10% dan diakhiri siklus II kemampuannya meningkat menjadi 90%.
Efektivitas Realistic Mathematics Education dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1-10 Bagi Peserta didik Gangguan Spektrum Autisme Nasution, Putri Herlina; Ardisal, Ardisal; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135363

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena peneliti menemukan masalah di SLB Negeri Mandailing Natal, Peserta didik belum mengenal lambang bilangan 1-10. Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengenali lambang bilangan dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dalam bentuk single subject research (SSR). Pola desain yang digunakan adalah A-B-A, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline awal (A1), yang dilakukan selama tiga sesi pertemuan, diperoleh data yang stabil sebesar 10%. Pada fase intervensi (B), yang dilakukan dalam delapan pertemuan, persentase meningkat menjadi 56%. Selanjutnya pada sesi baseline (A2) yang dilakukan selama tiga kali pertemuan diperoleh presentase stabil sebesar 66%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Realistic Mathematics Education (RME) mampu meningkatkan kemampuan pesertadidik dalam mengenali lambang bilangan 1-10.
Efektivitas Bermain Engklek yang Dimodifikasi dalam Peningkatan Kemampuan Eksplorasi Warna pada Anak Disabilitas Intelektual Septiani, Annisa; Ardisal, Ardisal; Nurhastuti, Nurhastuti; Safaruddin, Safaruddin; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135084

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of playing modified hopscotch in improving color exploration skills in children with mild intellectual disabilities. This study uses a quantitative approach with an experimental method of Single Subject Research (SSR) type A-B-A design on one subject of a fourth-grade child at SLB Negeri 1 Padang. The observed color exploration skills include the ability to show and group three basic colors (red, yellow, and blue). The results showed that the color exploration skills in the form of the ability to show and group basic colors from the baseline phase (A1) carried out during four meeting sessions obtained a percentage of 25%. In the intervention phase (B) the percentage was stable in the fifth to eighth meetings for showing basic colors at 100% and in the third to eighth meetings the percentage was stable at 100% for grouping basic colors. In the baseline session (A2) which was carried out during four meeting sessions had a stable percentage of 100%. Thus, playing modified hopscotch is proven to be effective in improving color exploration skills in children with mild intellectual disabilities.