cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Hidayat
Contact Email
rifqifebi@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iqtishaduniska@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah
ISSN : 24422282     EISSN : 26210274     DOI : -
Al-Iqtishadiyah : Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah, E-ISSN: 2621-0274; P-ISSN: 2442-2282, published by Islamic Economic Department and Islamic Economic Law Department of Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad al-Banjari Banjarmasin Indonesia. It is a peer-reviewed journal of Islamic Economic and Islamic Economic Law. The journal is published Biannually; June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
SIGNIFIKANSI PERAN PEMERINTAH DALAM PEMYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL DI ACEH Fithri Mawaddah; Junia Farma
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 2 (2022): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v8i2.9115

Abstract

This study aims to examine the signification of the role of the Banda Aceh City government in ensuring the availability of halal food. This research uses a descriptive method of analysis, and the data obtained are analyzed qualitatively. The results showed that the reasons for the importance of the government's role in creating regulations to ensure the availability of halal food are, first; the normative principle of ta'abbudi every Muslim is obliged to consume halal food, second, the modern production system as a result of advances in food technology, third, the inability of consumers to evaluate food even when it has been consumed. For this purpose, the Banda Aceh City Government as the element most related to the community plays a role through the regulations of Mayor Regulation No. 13 Tahun 2011 and No. 16 Tahun 2016. With this goal, the Government of Aceh has established a rule of law that can protect the public from products that are not halal, namely through Qanun Aceh No. 8 Tahun 2016. However, these rules still require regulations / rules to supervise and enforce as a control function so that the form of information regulation, control of producer behavior and preliminary permits synergize in ensuring the availability of halal food. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji signifikasi peran pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjamin ketersediaan makanan halal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan alasan pentingnya peran pemerintah dalam merumuskan regulasi guna menjamin ketersediaan makanan halal yakni, pertama; prinsip normatif ta’abbudi setiap muslim wajib mengkonsumsi makanan halal; kedua, sistem produksi modern sebagai akibat kemajuan teknologi pangan ketiga, ketidakmampuan konsumen mengevaluasi makanan bahkan ketika telah dikonsumsi. Untuk kepentingan tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh sebagai unsur yang paling berhubungan dengan masyarakat telah berperan melalui regulasi Peraturan Walikota No. 13 Tahun 2011 dan No. 16 Tahun 2016. Dengan tujuan tersebut pula, Pemerintah Aceh membuat aturan hukum untuk melindungi masyarakat dari produk non-halal, yakni melalui Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016. Namun aturan tersebut masih memerlukan regulasi/aturan melakukan pengawasan dan penindakan sebagai fungsi kontrol agar bentuk regulasi informasi, kontrol perilaku produsen dan izin pendahuluan bersinergi dalam menjamin ketersediaan makanan halal.
ANALISIS PENGELOLAAN BISNIS PERHOTELAN DALAM PERSPEKTIF SYARIAH (STUDI KASUS PADA JL STAR HOTEL MAKASSAR) Nurul Wahida Aprilya; Idris Parakkasi; Ayu Ruqayyah Yunus
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 2 (2022): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v8i2.8858

Abstract

Hotel syariah adalah suatu usaha di bidang perhotelan dengan kriteria penyelenggaraannya memiliki syarat khusus dalam perhotelan syariah. Di Indonesia sendiri sudah banyak hotel syariah didirikan, akan tetapi pengelolaannya yang merujuk pada Pedoman Penyelenggaraan Hotel Syariah tersebut masih banyak yang belum sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan bisnis hotel JL Star dan untuk mengetahui apakah hotel JL Star sesuai dengan kriteria hotel syariah dalam PERMEN Nomor 2 Tahun 2014 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Usaha Hotel Syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan sebagai metode penelitian ini. Penganalisisan data berupa penyajian, koleksi, pengolahan data, kemudian menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian hotel JL Star telah menerapkan prinsip syariah pada pengelolaannya, akan tetapi hotel JL Star masih belum mendapatkan sertifikat sistem jaminan halal. Sehingga hotel tersebut masih belum memenuhi kriteria mutlak dari DSN-MUI mengenai Pedoman Penyelenggaraan Usaha Hotel Syariah.
Analisis Sharia Standard AAOIFI 19 tentang Loan (Qardh) Pada Produk Rahn Emas di Pegadaian Syariah Solo Baru Dewi Nurdiana; Mudhofir Mudhofir; Muh. Nashirudin
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 2 (2022): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v8i2.7622

Abstract

AAOIFI states in Mikyar (19) verse (7) regarding qardh that, merging ba'i, ijarah, mu'awadah contracts may not be carried out with qardh contracts, as in the gold rahn product currently applicable in sharia pawnshops. This study aims to analyze the application of the golden rahn contract at the Solo Baru sharia pawnshop. And analyze the hybrid contract that occurs in the product. This is a field research with a descriptive analytical research specification. The data collection method is done by interview and direct observation Sharia gold pawn transactions (rahn gold) at the Solo Baru sharia pawnshop use qardh, rahn and ijarah contracts. The existence of qardh as an initial contract for the occurrence of debts which is the basis of the occurrence of pawning (rahn) where the customer's initial intention is to come to the sharia pawnshop to get financing in the form of debt and an ijarah contract for the wages of storing gold as collateral in the pawned rahn contract. That the practice of pawning gold in sharia pawnshops, especially in Solo Baru, is allowed because the combination of ijarah and qardh contracts in this product cannot be equated with bai' and qardh contracts which are prohibited in the hadith and AAOIFI fatwas. The ijarah contract on this product is a necessity because the collateral which is used as collateral is maintained and stored properly by the pawnshop for the money that has been given by the bank to the customer and in the Bai' contract or sale and purchase there is a transfer of property rights from the seller to the buyer while in the ijarah contract there is no transfer of ownership as occurs in the sale and purchase. AAOIFI menyatakan dalam Mikyar (19) ayat (7) tentang qardh bahwa, penggabungan akad ba’i, ijarah, mu’awadah tidak boleh dilakukan dengan akad qardh, seperti dalam produk rahn emas yang saat ini berlaku di pegadaian syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akad rahn emas pada pegadaian syariah Solo Baru. Serta menganalisis hybrid contract yang terjadi pada produk tersebut. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan dengan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara dan observasi langsung. Transaksi gadai emas syariah (rahn emas) di pegadaian syariah Solo Baru menggunakan akad qardh, rahn dan ijarah. Adanya qardh sebagai akad awal terjadinya utang-piutang yang menjadi pangkal dari terjadinya gadai (rahn) dimana niat awal nasabah datang ke pegadaian syariah untuk mendapatkan pembiayaan berupa utang dan akad ijarah atas upah penyimpanan emas sebagai jaminan dalam akad rahn yang digadaikan. Bahwa praktik gadai emas di pegadaian syariah khususnya di Solo Baru itu boleh karena penggabungan akad ijarah dan qardh pada produk ini tidak bisa disamakan dengan akad bai’ dan qardh yang dalam hadis dan fatwa AAOIFI dilarang. Akad ijarah pada produk ini merupakan suatu keniscayaan karena barang jaminan yang dijadikan jaminan dipelihara dan disimpan dengan baik oleh pegadaian atas uang yang telah diberikan oleh bank kepada nasabah dan pada akad Bai’ atau jual beli terdapat pemindahan hak milik dari penjual kepada pembeli sedangkan pada akad ijarah tidak terdapat perpindahan hak milik sebagaimana yang terjadi pada jual beli. 
Pemahaman Mahasiswi Terhadap Penggunaan Kosmetik Illegal Ditinjau dengan Sadd Adz-Dzari'ah Rahmah Safitri; Tri Hidayati; Rabiatul Adawiyah
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 2 (2022): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v8i2.7474

Abstract

Fenomena penggunaan kosmetik ilegal menjadi sesuatu yang kerap terjadi di masyarakat, khususnya dalam penelitian ini pada kalangan mahasiswi Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya. Fokus penelitian adalah Pemahaman Mahasiswi Terhadap Penggunaan Kosmetik Ilegal Ditinjau dengan Sadd Adz-Dzari’ah. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan penelitian sosio-legal research. Data penelitian dihimpun dengan metode kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan teori Sadd Adz-Dzari’ah. Berdasarkan hasil analisis data, penulis mengambil kesimpulan bahwa mahasiswi Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya cenderung memahami penggunaan kosmetik ilegal, namun pada prakteknya pemahaman tersebut tidak membuat mahasiswi lepas dari penggunaan kosmetik ilegal tersebut. Kosmetik tanpa izin edar dari BPOM tidak dapat diketahui secara pasti terkait kandungan bahan, kebersihan, dan keamanannya sehingga dapat berakibat buruk bagi penggunanya. Oleh sebab itu, apabila dikaitkan dengan Sadd Adz-Dzari’ah maka penggunaan kosmetik ilegal tersebut haruslah dihentikan
Manajemen Pengelolaan Zakat Profesi di Baznas Kabupaten Jember Dhofir Catur Bashori; Muhammad Syafi'i
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 2 (2022): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v8i2.7114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan zakat profesi di BAZNAS Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Motede pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi langsung dilapangan dan diolah dengan motode ilmiah untuk menjawab tujuan penelitian yang ada. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; Pertama, secara manajerial BAZNAS Kabupaten Jember telah menjalankan fungsi manajemen pengelolaan zakat sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang meliputi aktivitas pengumpulan (penghimpunan), pendistribusian, pendayagunaan, dan pengawasan (evaluasi). Kedua, BAZNAS kabupaten Jember memiliki peran yang besar dalam upaya untuk memaksimalkan potensi zakat profesi atau penghasilan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember dengan mendorong terbitnya Surat Edaran Bupati Nomor; 400/674/1.23/2019 tentang Himbauan Penyetoran Zakat Infaq dan Shadaqoh. Saran dari peneltian ini adalah; perlu adanya upaya yang massif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewajiban menunaikan zakat dan menyalurknay melalui LAZISMU Kabupaten Jember, serta memaksimalkan potensi zakat profesi khususnya di lingkungan ASN Pemerintah Kabupaten Jember, dan masyarakat umum lainnya.
Challenges and Opportunities of Islamic Branding on Global Marketing: A Conceptual Study Arizal Hamizar; Mohammad Hanafi Holle; Syed Ismail Syed Mohamad
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1 (2023): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v9i1.10324

Abstract

This study explores the challenges and opportunities of creating effective Islamic branding strategies in the motivation & preferences of Muslim customers. The study begins by reviewing the existing literature on Islamic branding and the factors that have contributed to its emergence. Next, the study examines the challenges faced by companies in creating effective Islamic branding strategies, including issues related to authenticity, transparency, and cultural sensitivity. Finally, the study explores the opportunities available to companies in the Islamic branding market, including the potential for growth and the ability to reach a broader market of ethical and socially conscious consumers. The findings suggest that while the Islamic branding market offers significant opportunities for companies, it also poses significant challenges. To create effective Islamic branding strategies, companies must be authentic and transparent in their adherence to Islamic values, while being culturally sensitive and aware of Muslim consumers' diverse needs and preferences. Additionally, companies must recognize that the success of Islamic branding is not solely dependent on the appeal to Muslim consumers, but also on the ability to appeal to a broader market of ethical and socially conscious consumers. Penelitian ini menggali tantangan dan peluang dalam menciptakan strategi Islamic branding yang efektif dalam motivasi dan preferensi pelanggan Muslim. Penelitian ini dimulai dengan meninjau literatur yang ada tentang branding Islami dan faktor-faktor yang telah berkontribusi pada kemunculannya. Selanjutnya, penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi oleh perusahaan dalam menciptakan strategi branding Islami yang efektif, termasuk masalah-masalah terkait dengan otentisitas, transparansi, dan sensitivitas budaya. Terakhir, penelitian ini mengeksplorasi peluang yang tersedia bagi perusahaan di pasar branding Islami, termasuk potensi pertumbuhan dan kemampuan untuk mencapai pasar yang lebih luas dari konsumen yang etis dan peduli sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun Islamic branding menawarkan peluang signifikan bagi perusahaan, ia juga menimbulkan tantangan yang signifikan. Untuk menciptakan strategi branding Islami yang efektif, perusahaan harus menjadi otentik dan transparan dalam pematuhan nilai-nilai Islami mereka, sambil sensitif secara budaya dan menyadari kebutuhan dan preferensi yang beragam dari konsumen Muslim. Selain itu, perusahaan juga harus menyadari bahwa kesuksesan branding Islami tidak semata-mata bergantung pada daya tarik kepada konsumen Muslim, tetapi juga pada kemampuan untuk menarik pasar yang lebih luas dari konsumen yang etis dan peduli sosial.
Perceptions of The Importance of Halal Certification: A Study on Religious Tourism SMES of Syaikhona Kholil Tomb, Bangkalan Fadila Febriana Tenesha; Nasrulloh Nasrulloh
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1 (2023): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v9i1.9980

Abstract

This study aims to analyze the perceptions of MSEs at the religious tourism site of Syaikhona Kholil Bangkalan Cemetery regarding the importance of halal certification, as well as analyze the inhibiting factors in carrying out halal certification. This article uses a qualitative research method with a descriptive analysis study approach. The results showed that as many as 9 or 63% of informants had the perception that halal certification was not important, and only 6 or 37% of informants had the perception that halal certification was important. Meanwhile, the inhibiting factor experienced by MSEs at the religious tourism site of Syaikhona Kholil Bangkalan Cemetery to carry out halal certification was the lack of information obtained as many as 12 or 80% of new informants obtained information related to halal certification from researchers, and only 3 or 20% obtained information from other people. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi UMK di tempat wisata religi Makam Syaikhona Kholil Bangkalan terhadap pentingnya sertifikasi halal, serta menganalisis faktor penghambat dalam melakukan sertifikasi halal.Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi yang bersifat analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 9 atau 63% informan berpersepsi bahwa sertifikasi halal tidak penting, dan hanya 6 atau 37% informan berpersepsi bahwa sertifikasi halal penting. Sedangkan faktor penghambat yang dialami UMK di tempat wisata religi Makam Syaikhona Kholil Bangkalan untuk melakukan sertifikasi halal yaitu minimnya informasi yang diperoleh sebanyak 12 atau 80% informan baru mendapatkan informasi terkait sertifikasi halal dari peneliti, dan hanya 3 atau 20% mendapatkan informasi dari orang lain.
Analisis Strategi Pemasaran dan Kelayakan Bisnis pada Kedai Kopi Ohayo Coffee Roastery di Martapura Nurul Hidayah; Muhammad Qamaruddin
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1 (2023): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v9i1.12059

Abstract

An entrepreneur must apply the right marketing strategy in running his business. In addition, there are several aspects that also need to be analyzed to determine the feasibility of the business. This study aims to analyze the application of the marketing strategy used and its business feasibility based on several aspects. Taking location at Ohayo Coffe Roastery Martapura, South Kalimantan, this research is a field research type with a qualitative descriptive approach, and uses primary and secondary data. Based on the results of the research, in the marketing strategy, apart from selling coffee variants in the shop, this business also offers coffee beans and coffee powder to other coffee shops, the price offered is based on the taste quality and the number of coffee beans, the chosen location is an area dominated by employees and students, and promotions have been carried out through several social media. In the feasibility study analysis, this business has met the licensing requirements, used the right market and marketing strategy, kept abreast of current technological developments by using modern tools, and regularly upgraded employee capabilities; and profitability is considered good because the store experienced an average increase of 20% from the previous year.Seorang pengusaha harus menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam menjalankan bisnisnya. Selain itu ada beberapa aspek yang juga perlu dianalisis untuk mengetahui kelayakan bisnis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran yang dipakai dan kelayakan usahanya berdasarkan pada beberapa aspek. Mengambil lokasi di Ohayo Coffe Roastery Martapura, penelitian ini berjenis field research dengan pendekatan deskriptif kualitatif, serta menggunakan data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, pada strategi pemasaran, selain menjual varian kopi di kedai, usaha ini turut menawarkan biji kopi dan serbuk kopi ke kedai kopi lain, harga yang ditawarkan berdasarkan pada kualitas rasa dan jumlah biji kopi, lokasi yang dipilih yaitu wilayah yang didominasi karyawan dan pelajar, dan promosi telah dilakukan melalui beberapa sosial media. Pada analisis kelayakan studi, usaha ini telah memenuhi persyaratan perizinan, memakai strategi pasar dan pemasaran yang tepat, mengikuti perkembangan teknologi saat ini dengan penggunaan alat-alat yang modern, melakukan peningkatan kemampuan karyawan secara berkala; dan profitabilitas dinilai bagus karena kedai mengalami peningkatan rata-rata 20% dari tahun sebelumnya 
EXPLORING FUTURE RESEARCH HORIZONS IN ARTIFICIAL INTELLIGENCE-BASED MARKETING MANAGEMENT FOR THE F&B INDUSTRY Fitria Mumtazah
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1 (2023): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v9i1.12734

Abstract

This study examines how Artificial Intelligence (AI) is transforming the field of marketing management in the Food and Beverage (F&B) industry. By offering an understanding of AI's disruption of the traditional 4C marketing mix strategy, this research identifies challenges and threats that emerge from integrating AI into F&B marketing management. This study discovers a noticeable disassociation between marketing and the F&B supply chain, which was uncovered by VOSviewer network visualization outcomes. The visualization presents interesting avenues for future research, particularly in the field of AI-Enhanced Marketing Strategies for the F&B Industry, Integration of AI, IoT, and Industry 4.0 in the F&B Supply Chain, and Cross-Disciplinary Collaboration and Innovation. This study contributes in suggesting additional research directions for the use of AI in marketing management of the F&B industry.Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Artificial Intelligence (AI) mengubah kajian terkait manajemen pemasaran di industri Makanan dan Minuman (F&B). Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dan ancaman yang muncul dari pengintegrasian AI ke dalam manajemen pemasaran F&B, melalui pemahaman tentang disrupsi AI terhadap strategi bauran pemasaran 4C tradisional. Hasil penelitian ini menemukan bahwa menurut hasil visualisasi jaringan VOSviewer, keterkaitan antara kajian tentang pemasaran dan F&B pada penelitian terdahulu terpisah dalam jarak yang cukup jauh. Visualisasi ini mengindikasikan peluang penelitian di masa depan, terutama di bidang strategi pemasaran berbasis AI untuk industri F&B, integrasi AI, IoT, dan Industri 4.0 dalam rantai pasokan F&B, serta kolaborasi dan inovasi lintas disiplin dalam kajian tersebut. Penelitian ini berkontribusi dalam menambahkan saran terkait arah penelitian berikutnya dalam hal penggunaan AI di bidang manajemen pemasaran industri F&B.
A Concept of Islamic Corporate Financial Management Diamantin Rohadatul Aisy
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1 (2023): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v9i1.9458

Abstract

This paper aims to formulate the corporate financial management concept that complied with Islam's principles and values. The methodology used was a critical analysis of the conventional theories of corporate financial management, using normative and conceptual approaches contained in Al-Quran and Hadith. Findings are including the concepts of corporate financial management based on the principles and values of Islam in the form of goal achievement that maximizes corporate value. The scope of Islamic corporate financial management discussed in this research is the financial management process of a corporate that begins when obtaining funding, involves the concept of operational and capital funding alternatives for companies that comply with Sharia principles along with instruments and calculation of the cost of capital, until financial management reporting and its analysis that should recalculate performance of corporate based on Islamic values. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep pengelolaan keuangan perusahaan yang sesuai dengan prinsip dan nilai Islam. Metodologi yang digunakan adalah analisis kritis terhadap teori konvensional pengelolaan keuangan perusahaan, dengan menggunakan pendekatan normatif dan konseptual yang tertuang dalam Al-Quran dan Hadits. Hasil penelitian meliputi konsep pengelolaan keuangan perusahaan berdasarkan prinsip dan nilai Islam dalam rangka pencapaian tujuan manajemen keuangan, yaitu memaksimalkan nilai perusahaan. Ruang lingkup pengelolaan keuangan perusahaan syariah yang dibahas dalam penelitian ini adalah proses pengelolaan keuangan suatu perusahaan yang dimulai sejak memperoleh pendanaan, meliputi konsep alternatif pendanaan operasional dan modal bagi perusahaan yang memenuhi prinsip syariah beserta instrumen dan perhitungan biaya modal, hingga pelaporan pengelolaan keuangan yang harus disajikan oleh perusahaan dan analisisnya harus memperhitungkan kinerja perusahaan berdasarkan nilai-nilai Islam.

Page 8 of 12 | Total Record : 113