cover
Contact Name
Abdul Rasyad
Contact Email
rasyad.iis@hamzanwadi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fajar.historia@hamzanwadi.ac.id
Editorial Address
Jalan TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid No. 132 Pancor, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Kode Pos 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan
  • http://garuda.ristekdikti.go.id/journal/view/15057
  • Website
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25495585     DOI : -
Fajar Historia (e-ISSN 2549-5585)adalah jurnal di bidang Ilmu Sejarah dan Pendidikan yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Hamzanwadi. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan analisis kritis. Bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi, advokasi, dan pemutakhiran gagasan dari para ilmuwan sosial khususnya sejarah dan pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Menyuguhkan kekayaan wawasan dan interpretasi atas berbagai peristiwa sejarah dan pendidikan terutama di Indonesia, maupun meluas di negara lain namun dapat memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi studi sejarah dan pendidikan di Indonesia, serta dapat menambah khazanah wawasan sejarah dan pendidikan dalam konteks lokal masyarakat Lombok. Fajar Historia terbit dua kali dalam setahun yaitu, bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
RETRACTED NOTICE: Kampung Kajang di Makassar Jumaisa, Jumaisa
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v2i1.692

Abstract

Artikel yang ditulis oleh saudara Jumaisa dengan judul "Kampung Kajang di Makassar" dihapus dari Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan pada Volume 2 Nomor 1 2018 dengan alamat url http://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/fhs/article/view/692 karena Editor menemukan artikel dengan judul yang sama telah terbit di PATTINGALLOANG: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan pada Volume 4 Nomor 2 dengan tautan url https://ojs.unm.ac.id/pattingalloang/article/view/2386. Artikel dipublish dalam rentang waktu berbeda dengan isi artikel yang sama, karena itu setelah melewati pertimbangan Tim Editor demi menjaga kualitas dan integritas akademik artikel dimaksud kami cabut. Demikian untuk diketahui dan dimaklumi. Terima kasih
Destinasi Wisata Alam Sumber Sira Berbasis Komunitas Sebagai Kearifan Lokal di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang Rizaldi, Martin; Qodariyah, Anin Lailatul
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v4i2.3344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan destinasi wisata alam Sumber Sira berbasis komunitas sebagai kearifan lokal di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data di lapangan menggunakan observasi, dan wawancara formal guna memperoleh data atau keterangan pada wilayah penelitian sehingga dapat diketahui gambaran yang jelas mengenai wilayah tersebut. Metode kualitatif juga menggunakan teknik analisis dengan mengkaji suatu permasalahan dengan lebih mendalam. Sumber data juga menggunakan kajian pustaka yang diambil buku dan jurnal. Kecamatan Gondanglegi mempunyai destinasi wisata berupa wisata alam yaitu Sumber Sira yang terletak tepatnya di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sumber Sira menjadi salah satu aset potensial desa, hal itu dikatakan potensial karena dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Sumber Sira sendiri dikelola oleh perangkat desa dan pemerintah turut mendampingi dalam pengelolaannya sesuai dengan Undang-Undang Regulasi Pemerintahan Kabupaten Malang. Selain itu, organisasi masyarakat seperti karang taruna juga turut membantu dalam mengelola salah satu aset desa yang ada di wilayah ini. Potensi wisata alam Sumber Sira tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Putukrejo.
Pola Pewarisan Budaya Syair Melayu di Lombok Timur (Kajian Sejarah Budaya) Hadi, Muhammad Shulhan
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v1i1.582

Abstract

Tujuan penelitian ini berusaha menggali dan mengnalisa peranan Syair Melayu Islam dalam budaya Sasak di Lombok Timur khususnya di desa Rumbuk. Metode penelitian yang digunakan ialah metode sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses masuknya Syair Melayu Islam bersamaan dengan proses masuknya Islam yang terus berkembang sampai saat ini; (2) Nilai yang terkandung dari beberapa kitab Syair Melayu Islam secara umum sangat berperan dan dapat mempengaruhi nilai keberagamaan masyarakat di desa Rumbuk; (3) Pewarisan budaya Syair Melayu Islam dilakukan melalui proses internalisasi, adapts, sosialisasi, serta enkulturasi atau pembudayaan.
Kemerdekaan Indonesia dalam Pandangan Tan Malaka dan Soekarno Tahun 1949-1950 Hafiz, Abdul; Zidni, Zidni; Hadi, Muhammad Shulhan
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v4i1.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sejarah pandangan Tan Malaka dan Soekarno (2) mengetahui makna dari pandangan Tan Malaka dengan Soeakrno dalam persepektif kemerdekaan Indonesia (3) mengetahui pandangan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir mengenai pandangan Tan Malaka. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif, karena data yang akan diperoleh di lapangan lebih banyak bersifat informasi atas keterangan-keterangan. Penelitian kualitatif atau penelitian naturalistik sebagaimana pendapat menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat atau memiliki karakteristik bahwa data dinyatakan dalam keadaan yang sewajarnya atau sebagaimana adanya (natural seting) dengan tidak merubah kedalam bentuk simbol atau bilangan. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah. Metode penelitian sejarah adalah sekumpulan prinsip dan aturan yang sistematis, yang dimaksudkan untuk memberikan bantuan yang efektif dalam mengumpulkan sumber, kemudian menyajikan sebagai suatu sintesis biasanya dalam bentuk tertulis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pandangan Tan Malaka tentang kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari kerja keras masayrakat Indonesia karena tanpa mereka Indonesia tidak akan mendapatkan kemerdekaan 100%, sedangkan pandangan Soekarno mengenai kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari kerja keras dari Soekarno sendiri dan campur tangan dari Jepang yang ikut serta membantu dalam mengalahkan sekutu. Selain perbedaan pandangan tersebut, Tan Malaka juga berpendapat pada tanggal 17Agustus 1945 itu Indonesia belum merdeka sepenuhnya.
Proses Masuk dan Persebaran Peninggalan Kebudayaan Proto-Deutero Melayu di Indonesia Setiawan, Johan; Permatasari, Wahyu Ida
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v3i1.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses masuk dan persebaran peninggalan kebudayaan Proto-Deutero Melayu di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah sebagai berikut: (1) heuristik, (2) kritik sumber, (3) interpretasi, (4) historiografi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Proto-Melayu berlayar dan menetap di Indonesia sekitar 3000 SM melalui dua jalur yaitu: Jalur barat dari Yunan melalui Selat Malaka kemudian masuk ke Pulau Sumatra dan masuk ke Pulau Jawa. Jalan utara (timur) yaitu dari Yunan berpindah melalui Formosa kemudian masuk ke Filipina dilanjutkan penyeberang ke Pulau Sulawesi dan masuk ke Pulau Papua, sedangkan Deutero-Melayu masuk ke wilayah Indonesia tahun 200 SM melalui jalur Barat yaitu dari Yunan lalu Vietnam, Malaysia, hingga akhirnya tiba di Indonesia, (2) Proses Persebaran Budaya Proto-Melayu di Indonesia dengan bertempat tinggal menetap, bersawah atau menanam padi,  berternak, bermasyarakat, berperahu cadik, membuat kain dari kulit kayu, menggembangkan gaya seni tertentu dan membawa kebudayaan batu muda (Neolitikum) berupa gerabah, beliung persegi, kapak lonjong dan tembikar. Sedangkan peninggalan kebudayaan Deutero-Melayu di Indonesia terbuat dari perunggu dan logam, yaitu kapak corong, nekara, perhiasan dan manik-manik. Perhiasan dan manik-manik inilah yang nantinya semakin memperjelas status sosial yang berkembang di masyarakat Nusantara.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Berbasis Masalah dengan Model Jigsaw untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Indonesia Kelas XI di SMAN 4 Praya Tahun Pelajaran 2018/2019 Sarjana, Akhmad
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v2i2.1370

Abstract

The purpose of this study was to explain the application of problem-based cooperative learning with a jigsaw model to improve student achievement in class XI at SMAN 4 Praya Academic Year 2018-2019. The results showed that the application of Problem Based Cooperative Learning with the Jigsaw Model made: First, improve the performance of teaching staff in the material that the Development of Imperialism and Westhern Colonialism in each cycle. Second, increasing students in the learning process in globalization material in each cycle. Third, Increase the average student learning outcomes in the material Development of Imperialism and Westhern Colonialism in each cycle.
Studi Evaluatif Pembelajaran Sejarah Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Anis, Mohamad Zaenal Arifin; Susanto, Heri; Fathurrahman, Fathurrahman
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v5i1.3358

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) was found to have entered Indonesia on March 2, 2020. This is because there were Indonesian citizens who were confirmed to be affected by the virus. Various aspects of human life have changed, including in the world of education. The central government then decided to take a policy to transfer face-to-face learning to online learning (online). This change is an alternative so that learning continues. However, schools with never implemented online learning, such as SMA Negeri 10 Banjarmasin are a new challenge. This study aims to determine how the online learning process in SMA Negeri 10 Banjarmasin and the effect of online learning on student learning outcomes at SMA Negeri 10 Banjarmasin. This study used a quantitative method with 90 people and a sample size of 73 people who were determined using a simple random sampling technique. Data collection was carried out using questionnaires and interviews. Meanwhile, the data analysis used paired sample t-test. Based on the research results, there was a decrease in students' learning outcomes during online learning. This is shown in the results obtained in t test result, which is 1.747 > 1,667, so it can be concluded that online learning is applied ineffective because there is a massive decrease in student learning outcomes.Corona Virus Disease (COVID-19) ditemukan masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020, hal ini dikarenakan adanya warga Indonesia yang terkonfirmasi terdampak virus tersebut. Berbagai aspek kehidupan manusia mengalami perubahan, tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Pemerintah pusat kemudian memutuskan untuk mengambil sebuah kebijakan berupa pengalihan pembelajaran secara tatap muka menjadi pembelajaran secara daring (dalam jaringan). Perubahan ini merupakan alternatif agar pembelajaran tetap berjalan. Namun, bagi sekolah yang belum pernah menerapkan pembelajaran daring seperti di SMA Negeri 10 Banjarmasin menjadi tantangan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran daring di SMA Negeri 10 Banjarmasin dan pengaruh efektivitas pembelajaran daring terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model komparatif, populasi berjumlah 90 orang dan jumlah sampel 73 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan wawancara. Sedangkan analisis data menggunakan paired sample t test. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penurunan hasil belajar peserta didik pada saat pembelajaran daring yang ditunjukkan dengan hasil analisis mean. Hal tersebut diperkuat dengan hasil analasis uji t, maka diperoleh bahwa thitung yaitu 1.747 > ttabel 1,667, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara hasil belajar luring dengan hasil belajar daring.
Eksistensi Tradisi Jati Suara dalam Acara Khitanan di Desa Darmasari Lombok Timur (Suatu Tinjauan Sejarah Budaya) Rasyad, Abdul; Hanapi, Hanapi
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v1i2.588

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah; (1) Untuk mengetahui sejarah Tradisi Jati Suara dalam acara khitanan di Desa Darmasari Kecamatan Sikur  Kabupaten Lombok Timur; (2) Untuk mengetahui proses pelaksanaan Tradisi Jati Suara dalam acara khitanan di Desa Darmasari Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur; dan (3) Untuk mengetahui dampak tradisi Jati Suara terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Desa Darmasari Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Metode sejarah dalam pengertian yang lebih umum adalah penelitian suatu atas masalah dengan mengaplikasikan jalan pemecahannya dari perspektif historis. Peneliti menggunakan metode sejarah, karena dalam penelitian ini mengkaji eksistensi tradisi Jati Suara dalam Acara Khitanan di Desa Darmasari Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Metode sejarah merupakan cara atau teknik dalam merekonstruksi peristiwa masa lampau melalui empat tahapan kerja, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Penggunaan Media Interaktif Power Point Dalam Pembelajaran Daring Rahmawati, B. Fitri; Badarudin, Badarudin; Hadi, Muhammad Shulhan
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v4i2.3135

Abstract

Merebaknya pandemi Covid 19 mengubah model pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring. Pembelajaran daring lebih banyak dilakukan secara tidak langsung (asynchronous) sehingga membutuhkan media pembelajaran yang dapat mendukung penyampaian materi dari guru kepada siswa. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media interaktif power point. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media interaktif power point terhadap hasil belajar sejarah. Metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan model one shot case study dimana tidak ada kelas kontrol dan tidak ada pretes. Keefektifan terlihat dari rerata skor hasil belajar yang diperoleh siswa dibandingkan dengan skor KKM yang telah ditetapkan (75). Uji analisis menggunakan rumus one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) = 0,001 < 0,05 = α yang berarti penggunaan media interaktif power point efektif terhadap hasil belajar sejarah siswa di MAN 1 Lombok Timur. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat direkomendasikan untuk menggunakan media interaktif power point sebagai alternatif media pembelajaran daring.
Hermeneutis-Historis Terhadap Artefak-Artefak Kebudayaan Indonesia Sebuah Refleksi Kesadaran Ferdianto, Jujuk
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v1i1.566

Abstract

Pelacakan hermeneutis-historis terhadap artefak-artefak Kebudayaan Indonesia sebagai bentuk keprihatinan dari setiap gejala kepunahan tradisi. Gejala pengabaian tradisi mulai muncul seiring dengan datangnya gelombang globalisasi yang meluluhlantakkan tradisi. Negara terlambat mengantisipasi berbagai kecenderungan yang muncul, terutama pada aspek kekayaan ilmu pengetahuan lokal, filsafat lokal dalam kebudayaan Nusantara. Kekayaan tersebuthendaknya dapat menjadi sebuah ilmupengetahuan yang mempola sistem pemikiran rasional tentang materi keilmuan di masyarakat. Pelacakan hermeneutis-historis menjadi strategi penyadaran dengan mengetengahkan tafsir sejarah terhadap fenomenologi sejarah yang terabaikan seperti kearifan lokal (local wisdom). Intinya manusia Indonesia perlu mengem­bangkan seluruh potensi kodrat yang dimiliki, terutama kodrat yang positif, yaitu jiwa (akal, rasa, karsa), sosial, dan spiritual. Ketiga potensi tersebut berkaitan dengan kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan spiritual/ moral (SQ), dan kecerdasan hambatan menjadi peluang/Adversity Quotient (AQ). Keempat kecerdasan tersebut merupakan modal setiap warga Indonesia untuk bisa memenangkan persaingan yang semakin ketat di era global ini.

Page 7 of 21 | Total Record : 204