cover
Contact Name
Rudi Kristanto
Contact Email
zonapurple@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
maryismo@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
ISSN : 20851162     EISSN : 26220253     DOI : -
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference, which includes, but is not limited to: administration and policy in public, business and tax sectors.
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
Penerapan Platform LAPOR Sebagai Sistem Pengaduan Masyarakat Berbasis Digital Di Kota Malang Aisyah, Eka Nur Aning; Nabila, Dinda Salwa; Sabrina, Michelle Alicia
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i1.3892

Abstract

(Implementation of LAPOR Platform as a Digital-Based Community Complaint System in Malang City) Indonesia has implemented the Online People's Aspiration Complaints Service System (LAPOR), a significant innovation that contributes to improving the timeliness, transparency and accountability of public services. This approach has been implemented in Malang City in an effort to increase the effectiveness of services provided to the community. The research objective of this article is to assess how well the community participates in improving services through LAPOR in Malang City and to provide an overview of the function of online complaint platforms in improving regional public service standards. This research uses a mixed method where questionnaires are used as a technique for collecting primary data, on the other hand, interviews, observation and documentation are used as techniques for collecting secondary data. The results of the research show that several regional apparatuses in Malang City are quick to respond to public complaints where the average responsiveness for SAMBAT WEB and SAMBAT SMS is 93.67% and 84.85% respectively, meaning that the online complaint system has succeeded in meeting the community's expectations and requests. of complaints quickly and effectively. Abstrak Indonesia telah menerapkan Sistem Layanan Pengaduan Aspirasi Rakyat Online (LAPOR), sebuah inovasi signifikan yang berkontribusi terhadap peningkatan ketepatan waktu, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Pendekatan ini telah diterapkan di Kota Malang dalam upaya meningkatkan efektivitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Tujuan Penelitian pada artikel ini adalah untuk menilai seberapa baik partisipasi masyarakat dalam peningkatan pelayanan melalui LAPOR di Kota Malang dan untuk memberikan gambaran tentang fungsi platform pengaduan online dalam meningkatkan standar pelayanan publik daerah. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method) dimana kuesioner dijadikan sebagai teknik untuk mengumpulkan data primer, di sisi lain wawancara, observasi dan dokumentasi dijadikan sebagai teknik untuk mengumpulkan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa perangkat daerah di Kota Malang cepat tanggap terhadap pengaduan masyarakat dimana responsitas rata-rata untuk SAMBAT WEB dan SAMBAT SMS masing-masing adalah 93,67% dan 84,85% artinya sistem pengaduan online telah berhasil memenuhi harapan dan permintaan masyarakat akan pengaduan yang cepat dan efektif.
Analisis Efektivitas Penggunaan E-Form Dalam Rangka Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Badan Di KPP Jakarta Menteng Satu Tahun 2022-2023 Supriyono, Supriyono; Lestari, Ayu Septi
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i1.3899

Abstract

Initially the Tax Return (SPT) was submitted manually through the Tax Service Office, then along with developments in science and technology, the Directorate General of Taxes implemented an internet based tax service system namely, E-Form. This research aims to analyze the Effectiveness os Use E-Form In Order to Improve Corporate Taxpayer Compliance. The research method that the author uses in this research is a qualitative descriptive method with data collection techniques using interviews, observation, documentation and triangulation. The effectiveness theory used uses the Beni, Pekei theory. The results of the study concluded that the use E-Form it is quite effective in increasing taxpayer compliance but is not optimal because there are still obstacles in human resource factors and technological factors in carrying out work. Which hinders the effectiveness of use E-Form is that there are still taxpayers who do not understand E-Form, occurs server down or failed impor csv file. Efforts made to overcome these obstacles include being persuasive and providing comprehensive outreach and education to taxpayers regarding E-Form so that they can carry out their rights and obligations in accordance with applicable regulations.
Evaluasi Kebijakan Dana BOS Di Lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Barat Arif, Zaenal; Wicaksana, Harits Hijrah; Mariam, Siti; Nefianto, Tirton
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i1.3624

Abstract

Evaluation of the BOS Fund policy is a central government policy, in this case the Ministry of Education and Culture, where the BOS Fund is allocated to help economically disadvantaged communities, in this case students from schools. The aim of this research is to find out the evaluation of the implementation of School Assistance Funds (BOS) within the Region II Education Sub-Department of West Jakarta Administrative City. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The results of this research are: First, in terms of transparency and accountability, the West Jakarta Sub-dept. succeeded in building a clear and easily accessible system for managing BOS funds. In terms of stakeholder participation and involvement, the West Jakarta Sub-department succeeded in involving related parties, such as school committees, teachers, parents and the local community. In reporting the use of funds, the West Jakarta Sub-department shows superior performance by compiling regular reports in accordance with applicable regulations.
Efektivitas Kinerja Aparatur Desa dalam Pelayanan Publik di Desa Jatinom Kabupaten Blitar Wulansari, Tita Veby; Wilujeng, Ananda Sri; Muayyadah, Nurul; Hayat, Hayat
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i1.3894

Abstract

(The Effectiveness of Village Apparatus Performance in Public Services in Jatinom Village Blitar District) This study examines how effectiveness village officials in Jatinom Village, Blitar Regency, perform in terms of providing publik services to the local populace. Village authorities in Jatinom Village, Blitar Regency, who offer publik services to the community, are the research subjects for this qualitative descriptive study design. This study uses case study and a qualitative methodology to investigate the variables influencing their performance. Comprehensive interviews, observation, and document analysis were used to gather data. The study's findings point to a number of crucial components that affect efficacy, such as abilities, drive, support, and district government rules. The results demonstrate how inadequate human resources and a dearth of support networks might impair their ability to deliver high-quality services to the community. The research's results highlight how crucial it is to enhance human resource management and create more encouraging policies in order to raise village officials' performance. As a result, this research aids in the creation of more sensible policies that enhance village-level publik services. It is hoped that improved efforts can be undertaken to guarantee better and more sustainable services to village communities with a greater awareness of the opportunities and problems faced by village officials. This study gives stakeholders the foundation they need to take the necessary steps to enhance the performance of the village equipment and, eventually, the local community's standard of living. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas kinerja perangkat desa di Desa Jatinom Kabupaten Blitar dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat setempat. Perangkat desa di Desa Jatinom Kabupaten Blitar yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi subjek penelitian dengan desain penelitian deskriptif kualitatif ini. Penelitian ini menggunakan studi kasus dan metodologi kualitatif untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja mereka. Wawancara komprehensif, observasi, dan analisis dokumen digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian ini menunjukkan sejumlah komponen penting yang mempengaruhi efektivitas kerja seperti kemampuan, dorongan, dukungan, dan peraturan pemerintah daerah. Hasilnya menunjukkan betapa tidak memadainya sumber daya manusia dan kurangnya jaringan dukungan dapat menghambat kemampuan mereka dalam memberikan layanan berkualitas tinggi kepada masyarakat. Hasil penelitian ini menyoroti betapa pentingnya meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia dan menciptakan kebijakan yang lebih menggembirakan guna meningkatkan kinerja aparat desa. Hasilnya, penelitian ini membantu terciptanya kebijakan yang lebih masuk akal untuk meningkatkan pelayanan publik di tingkat desa. Upaya-upaya yang lebih baik diharapkan dapat dilakukan untuk menjamin pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan kepada masyarakat desa dengan kesadaran yang lebih besar terhadap peluang dan permasalahan yang dihadapi oleh aparat desa. Studi ini memberikan landasan yang dibutuhkan para pemangku kepentingan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja aparatur desa yang pada akhirnya akan meningkatkanstandar hidup masyarakat setempat.
Evaluasi Kebijakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik di Indonesia; Potret Bibliometric Analysis Idris, Julizar Idris; Supandi, Achmad
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i1.3709

Abstract

Undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) menjadi aturan yang mengatur dunia maya di Indonesia. Salah satu tujuan dari UU ITE adalah untuk mengatur dan memberikan perlindungan terhadap kejahatan di dunia maya, seperti penyebaran informasi hoaks, cyber bullying, dan Tindakan criminal lainnya yang dilakukan melalui jaringan internet. Namun, terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan UU ITE dalam menangani kejahatan siber di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan UU ITE dalam menangani kejahatan siber di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis penelitian deskrptif). Sumber pengumpulan data yang digunakan didalam penulisan ini berupa jenis primer dan sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan UU ITE dalam menangani kejahatan siber di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya kesadaran masyarakat tentang bahaya kejahatan siber, lemahnya penegakan hukum dan keamanan siber, serta perluasan interpretasi dan penafsiran atas pasal-pasal dalam UU ITE. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kejahatan siber, memperkuat penegakan hukum dan keamanan siber, serta meninjau Kembali pasal-pasal dalam UU ITE agar dapat mengakomodasi perkembangan teknologi informasi dan transaksi elektronik yang semakin pesat.
Implementasi Kebijakan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Serang - Panimbang Utami, Rina Nur; Wicaksana, Harits Hijrah; Bratakusumah, Deddy Supriady; Hidayat, Yahya Rachmana
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i1.3619

Abstract

The purpose of this research is to analyze the implementation of policies in one of the National Strategic Projects (NSP) the Serang Panimbang Toll Road. located in Banten Province. The implementation of the NSP policy for the Serang Panimbang Toll Road aims to improve accessibility to the Special Economic Zone (SEZ) in the tourism sector in Tanjung Lesung. Additionally, the Serang Panimbang Toll Road serves as an effort to optimize transportation infrastructure, enhance the smoothness of economic connectivity for communities, including those from the industrial and tourism sectors in Banten Province. Using the qualitative-descriptive method and the six aspects of Van Metter and Van Horn as indicators, this research will capture the implementation of the National Strategic Project, the Serang Panimbang Toll Road policy. Data obtained by the researcher will be from desk study, questionnaires, and/or interviews with Implementers consisting of the Ministry of Public Works and Public Housing, PT. Wijaya Karya Serang Panimbang as the Business Entity, and the Community of Cibadak Sub-district, Lebak Regency, located within a 5 km radius from the Rangkasbitung Toll Gate, which is the endpoint of section 1 of the Serang Panimbang Toll Road. The research findings indicate that the implementation of the National Strategic Project policy for the Serang Panimbang Toll Road has not yet achieved the set targets. Although coordination and communication among implementing agencies have been effective in finding solutions to address arising conflicts, the implementation of this NSP policy has also experienced delays of approximately two years. These delays are attributed to issues regarding the legality of land owned by the community and problems with financing for section 3, which originates from lenders in China.
Strategi Peningkatan Kompetensi Para Pencari Kerja Lokal di Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan Fahziar, Hasbi; Noor, Muhammad; Utomo, Heryono Susilo
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i2.3971

Abstract

Pemerintah sebagai pemegang amanah rakyat pada pencapaian kehidupan yang sejahtera memiliki andil dan tanggung jawab besar dalam mengatur serta melaksanakan program-program pendukung agar tercapainya kehidupan yang sejahtera dan terpenuhinya kuota-kuota peluang kerja di negara Indonesia. Disnaker Kota Balikpapan yang memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan urusan wajib ketenagakerjaan berupaya agar pencari kerja lokal dapat bersaing di pasar kerja dengan meningkatkan kompetensinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Disnaker Kota Balikpapan dalam meningkatkan kompetensi para pencari kerja lokal serta kendala yang dihadapi Disnaker Kota Balikpapan. Penelitian ini merupakan metode penelitian mixed methods dengan fokus penelitian strategi peningkatan kompetensi para pencari kerja lokal melalui analisis lingkungan internal strenght dan weakness, analisis lingkungan eksternal opportunity dan threat serta kendala yang dihadapai Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan. Hasil penelitian menunjukkan strenght (kekuatan) yang dimiliki Disnaker Kota Balikpapan yaitu : 1) Rencana kerja terstruktur, 2) Regulasi ketenagakerjaan, 3) Sarana dan prasarana. Weakness (kelemahan) yang dimiliki Disnaker Kota Balikpapan yaitu : 1) Kurangnya SDM, 2) Keterbatasan anggaran, 3) Belum adanya UPTD BLK Kota Balikpapan. Opportunity (peluang) yang dimiliki Disnaker Kota Balikpapan yaitu :1) Perkembangan teknologi, 2) Keberadaan LPK Swasta, 3) Keberadaan BLK milik Provinsi Kaltim, 4) Lembaga Pelatihan milik Kementerian, 5) Pemagangan. Adapun threat (ancaman) yang dihadapi Disnaker Kota Balikpapan yaitu : 1) Pendatang dari luar daerah, 2) Mahalnya biaya pelatihan kerja. Sementara itu, kendala yang dihadapi oleh Disnaker Kota Balikpapan yaitu berasal dari dalam diri pencari kerja yang tidak serius untuk meningkatkan kompetensi dirinya serta keterbatasan LPK di Kota Balikpapan baik dari jumlahnya maupun standar mutu yang dimiliki.
Analisis Kualitas Layanan Publik Berbasis Digital di Jakarta: Metode E-Governance Quality (E-Govqual) dan Importance Performance Analysis (IPA) Salsabillah, Nurul Widya; Zuhri, Saefudin; Swastiawati, Yuli
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i2.4236

Abstract

Jakarta Kini (JAKI) merupakan inovasi layanan publik yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sebagaimana governansi digital (e-government), aplikasi ini dibuat untuk efisiensi dan efektifitas kinerja pemerintah dalam memberikan kualitas layanan prima dan untuk memastikan bahwa aplikasi ini berfungsi dengan baik dan sesuai dengan harapan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis kualitas layanan berbasis digital tersebut dengan menilai empat dimensi e-Government Quality (e-Govqual) dan dikombinasikan dengan metode Importance Performance Analysis (IPA). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode survei daring dan responden dipilih dengan cara sample acak sederhana (simple random sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi JAKI masih kurang memenuhi harapan pengguna. Kemudian berdasarkan analisis IPA, hanya ada empat atrinut yang menjadi prioritas layanan JAKI yaitu; struktur tampilan yang mudah dipahami, fitur yang terorganisir dengan baik, informasi yang ditampilkan sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna, dan Informasi yang ditampilkan selalu terkini.
Analisis Implementasi Kebijakan atas Penanganan Perkara di Bidang Kepabeanan pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Widagdo Atmaja, Muhammad Ardy Febriant; Arimbhi, Pebriana
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i2.4178

Abstract

The Major Customs and Excise Servicing Office Type A Tanjung Priok is the largest customs service and supervision office in the organizational structure of the Directorate General of Customs and Excise. The volume of import and export activities through The Major Customs and Excise Servicing Office Type A Tanjung Priok reaches around 70% of all Indonesia's import and export activities. The high intensity of import and export activities must be accompanied by high compliance from service users, considering that currently customs notifications are carried out with a self-assessment system. Often, customs service users make mistakes in notifying customs notices and in fulfilling customs-related provisions that result in violations in the customs sector. Theses violation require the handling of cases in the customs sector which is currently regulated in the Regulation of the Director General of Customs and Excise No. 53/BC/2010. This study aims to determine the implementation of case handling policies in the customs sector at The Major Customs and Excise Servicing Office Type A Tanjung Priok . The research method used is a descriptive qualitative method with a Van Meter and Van Horn policy implementation model approach. Data was collected through interviews and secondary data documentation at The Major Customs and Excise Servicing Office Type A Tanjung Priok . The results show that almost all policy aspects have been met. The aspect of the policy that has not been fully fulfilled is the characteristic aspect of the implementing organization. Therefore, in the future The Major Customs and Excise Servicing Office Type A Tanjung Priok should be able to maximize the handling of cases by minimizing the obstacles that occur using appropriate solutions. The author suggests that The Major Customs and Excise Servicing Office Type A Tanjung Priok optimize resources and strengthen regulations to support case handling activities in the customs sector. ABSTRAK : KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok menjadi kantor pelayanan dan pengawasan pabean terbesar dalam struktur organisasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Volume kegiatan impor dan ekspor melalui KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok mencapai sekitar 70% dari seluruh kegiatan impor dan ekspor Indonesia. Tingginya intensitas kegiatan impor dan ekspor yang melalui KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok harus diiringi dengan tingginya kepatuhan dari pengguna jasa, mengingat saat ini pemberitahuan pabean dilakukan dengan sistem self assessment. Seringkali pengguna jasa kepabeanan melakukan kesalahan dalam memberitahukan pemberitahuan pabean dan dalam memenuhi ketentuan-ketentuan terkait kepabeanan yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran di bidang kepabeanan. Atas pelanggaran tersebut diperlukan penanganan perkara di bidang kepabeanan yang saat ini diatur dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai No.53/BC/2010. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan perkara di bidang kepabeanan pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi data sekunder dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua aspek kebijakan telah terpenuhi. Terdapat aspek kebijakan yang belum sepenuhnya terpenuhi yaitu aspek karakteristik organisasi pelaksana. Oleh karena itu kedepannya KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dapat memaksimalkan implementasi kebijakan penanganan perkara dengan cara meminimalisasi kendala-kendala yang terjadi menggunakan solusi-solusi yang tepat. Penulis memberikan saran kepada KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok agar mengoptimalkan sumber daya dan menguatkan peraturan untuk menunjang kegiatan penanganan perkara di bidang kepabeanan.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi KAI ACCESS Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan PT. KAI (Studi Pada Stasiun Gubeng) Izzati, Najma Laily; Hayat, Hayat; Rahmawati, Septina Dwi
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i2.3926

Abstract

(Effectiveness of Using KAI ACCESS Application in Improving the Quality of PT KAI Services (Study at Gubeng Station) The government as the holder of the people's trust in achieving a prosperous life has a big role and responsibility in organizing and implementing supporting programs to achieve a prosperous life and fulfilling job opportunity quotas in Indonesia. The Balikpapan City Manpower Office, which has responsibility for carrying out mandatory employment matters, strives to ensure that local job seekers can compete in the job market by increasing their competency. This research aims to analyze the strategy of the Balikpapan City Manpower Office in improving the competence of local job seekers as well as the obstacles faced by the Balikpapan City Manpower Office. This research is a mixed methods research method with a research focus on strategies for increasing the competence of local job seekers through analysis of the internal environment of strengths and weaknesses , analysis of the external environment of opportunities and threats and the obstacles faced by the Balikpapan City Employment Service. The results of the research show that the strengths of the Balikpapan City Manpower Office are: 1) Plan Work structured , 2) Regulation employment , 3) Facilities and infrastructure . The weaknesses of the Balikpapan City Manpower Office are : 1 ) Lack of human resources, 2) Limitations budget , 3) There is no UPTD BLK for Balikpapan City. The opportunities that the Balikpapan City Manpower Office has are : 1) Development technology , 2) The existence of private LPK , 3) The existence of owned BLK Province East Kalimantan , 4) Training Institute belonging to the Ministry, 5) Apprenticeship . The threats faced by the Balikpapan City Manpower Office are : 1 ) Immigrants from outside area , 2) Expensive cost training Work . Meanwhile, the obstacles faced by the Balikpapan City Manpower Office originate from job seekers who are not serious about improving their competence and the limitations of LPKs in Balikpapan City both in terms of numbers and quality standards.. Abstrak Pemerintah sebagai pemegang amanah rakyat pada pencapaian kehidupan yang sejahtera memiliki andil dan tanggung jawab besar dalam mengatur serta melaksanakan program-program pendukung agar tercapainya kehidupan yang sejahtera dan terpenuhinya kuota-kuota peluang kerja di negara Indonesia. Disnaker Kota Balikpapan yang memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan urusan wajib ketenagakerjaan berupaya agar pencari kerja lokal dapat bersaing di pasar kerja dengan meningkatkan kompetensinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Disnaker Kota Balikpapan dalam meningkatkan kompetensi para pencari kerja lokal serta kendala yang dihadapi Disnaker Kota Balikpapan. Penelitian ini merupakan metode penelitian mixed methods dengan fokus penelitian strategi peningkatan kompetensi para pencari kerja lokal melalui analisis lingkungan internal strenght dan weakness, analisis lingkungan eksternal opportunity dan threat serta kendala yang dihadapi Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan. Hasil penelitian menunjukkan strenght (kekuatan) yang dimiliki Disnaker Kota Balikpapan yaitu : 1) Rencana kerja terstruktur, 2) Regulasi ketenagakerjaan, 3) Sarana dan prasarana. Weakness (kelemahan) yang dimiliki Disnaker Kota Balikpapan yaitu : 1) Kurangnya SDM, 2) Keterbatasan anggaran, 3) Belum adanya UPTD BLK Kota Balikpapan. Opportunity (peluang) yang dimiliki Disnaker Kota Balikpapan yaitu :1) Perkembangan teknologi, 2) Keberadaan LPK Swasta, 3) Keberadaan BLK milik Provinsi Kaltim, 4) Lembaga Pelatihan milik Kementerian, 5) Pemagangan. Adapun threat (ancaman) yang dihadapi Disnaker Kota Balikpapan yaitu : 1) Pendatang dari luar daerah, 2) Mahalnya biaya pelatihan kerja. Sementara itu, kendala yang dihadapi oleh Disnaker Kota Balikpapan yaitu berasal dari dalam diri pencari kerja yang tidak serius untuk meningkatkan kompetensi dirinya serta keterbatasan LPK di Kota Balikpapan baik dari jumlahnya maupun standar mutu yang dimiliki.