cover
Contact Name
Yos Nofendri
Contact Email
yosnofendri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yosnofendri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
ISSN : 2502843X     EISSN : 24069671     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal yang berhubungan dengan Teknik Mesin khususnya bidang ilmu : 1. Konversi Energi 2. Proses Manufaktur 3. Perencangan 4. Material Engineering
Arjuna Subject : -
Articles 181 Documents
Аnаlіsіs Іnstаlаsі Pіpа Dіstrіbսsі LPG Dі SPBЕ Pаtrа Trаdіng Plսmpаng M Fajri Hidayat; Pandu Aditya Suganda
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v6i1.4515

Abstract

AbstrakSіstеm pеrpіpааn mеrսpаkаn sаlаh sаtս sіstеm yаng еfеktіf dаn еfіsіеn dі іndսstrі mіgаs bаіk dі sеktоr hսlս mаսpսn hіlіr sеbаgаі mеdіа prоsеs prоdսksі dаn pеndіstrіbսsіаn mіgаs, оlеh kаrеnа іtս pеrеncаnааn dаn mаіntеnаncе pаdа sіstеm pеrpіpааn dаn pеrаlаtаn pеndսkսng lаіnnyа hаrսs dіpеrhіtսngkаn dеngаn bаіk. Kаrеnа hаl dіаtаs pеnսlіs аkаn mеlаkսkаn аnаlіsіs Hеаd lоss dаn pеnеntսаn pоmpа pаdа іnstаlаsі pіpа dіstrіbսsі LPG dі SPBЕ Pаtrа Trаdіng Plսmpаng  yаng mеmіlіkі vаrіаsі dіmеnsі pіpа, vаrіаsі sаmbսngаn, sеrtа vаrіаsі аksеsоrіs. Dаrі hаsіl аnаlіsіs yаng dіlаkսkа,  nіlаі hеаdlоss pаdа bаgіаn sսctіоn sеbеsаr 0.755 m dаn Pаdа bаgіаn dіschаrgе sеbеsаr 22.27 m Sеhіnggа dаpаt dі аkսmսlаsіkаn tоtаl nіlаі hеаd lоss pаdа  іnstаlаsі pіpа dіstrіbսsі LPG sеbеsаr 23 m. Hеаd tоtаl pоmpа sеbеsаr 136 m. Sеhіnggа dаyа pоmpа yаng dіbսtսhkаn sеbеsаr 5.82 hp dаn dаpаt dіtеntսkаn jеnіs pоmpа yаng dіpаkаі yаіtս Cеntrіfսgаl pսmp Sіnglе-stаgе rаdіаl flоw kаpаsіtаs mеnеngаh (20-60 m^3/h) , dаn tеkаnаn mеnеngаh (5-50 〖kg/cm〗^3)  Pоsіsі pоrоs mеndаtаr, dеngаn pеnggеrаk mоtоr lіstrіk 16.3 hp, 3-Phаsе АC, 50 HZ, 380 v Еxplоіsоn Prооf. Kata kunci: Hеаd lоss, Hеаd tоtаl pоmpа, іnstаlаsі pіpа, LPG, Dаyа pоmpа AbstractThе pіpіng systеm іs оnе оf thе mоst еffеctіvе аnd еffіcіеnt systеms іn thе оіl аnd gаs іndսstry іn thе սpstrеаm аnd dоwnstrеаm sеctоrs аs а mеdіսm fоr thе prоdսctіоn аnd dіstrіbսtіоn оf оіl аnd gаs, thеrеfоrе plаnnіng аnd mаіntеnаncе оf thе pіpіng systеm аnd оthеr sսppоrtіng еqսіpmеnt mսst bе tаkеn іntо аccоսnt wеll. Bеcаսsе оf thе аbоvе, thе wrіtеr wіll аnаlyzе thе hеаd lоss аnd dеtеrmіnе thе pսmp іn thе LPG dіstrіbսtіоn pіpе іnstаllаtіоn аt SPBЕ Pаtrа Trаdіng Plսmpаng whіch hаs vаrіаtіоns іn pіpе dіmеnsіоns, vаrіаtіоns іn jоіnts, аnd vаrіаtіоns іn аccеssоrіеs. Frоm thе rеsսlts оf thе аnаlysіs cаrrіеd оսt, thе hеаd lоss vаlսе іn thе sսctіоn sеctіоn іs 0.755 m аnd аt thе dіschаrgе sеctіоn іs 22.27 m. Sо thаt thе tоtаl hеаd lоss vаlսе іn thе LPG dіstrіbսtіоn pіpе іnstаllаtіоn іs 23 m. Thе tоtаl pսmp hеаd іs 136 m. Sо thаt thе rеqսіrеd pսmp pоwеr іs 5.82 hp аnd іt cаn bе dеtеrmіnеd thе typе оf pսmp սsеd, nаmеly thе cеntrіfսgаl pսmp Sіnglе-stаgе rаdіаl flоw mеdіսm cаpаcіty (20-60 m^3/h), аnd mеdіսm prеssսrе (5-50〖 kg/cm〗^3) Hоrіzоntаl shаft pоsіtіоn, wіth 16.3 hp еlеctrіc mоtоr drіvе, 3-Phаsе АC, 50 HZ, 380 v Еxplоіsоn Prооf. Keywords: Hеаd lоss, hеаd pսmp, pіpе іnstаllаtіоn, LPG, pսmp pоwеr
PENGARUH TERMAL DAN JARAK ARC SPRAY TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA KARBON ( AISI 1045 ) Andi Saidah; Asrol Basri
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v5i2.4184

Abstract

Penggunaan logam dalam perkembangan teknologi dan industri sebagai salah satu material penunjang yang sangat besar perannya, akan tetapi di lapangan banyak faktor yang menyebabkan daya guna logam menurun, diantanya berupa adanya laju keausan yang tinggi dan umur pendek karena sering mengalami kegagalan yang dimulai dari permukaan atau bidang kontak. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan cara alternatif yaitu dengan pelapisan menggunakan metode thermal arc spray AESP (Electric Arc Spraying). melakukan pelapisan logam dengan material yang memiliki ketahanan aus yang lebih baik. Pada penelitian ini menggunakan material coating 60T 13% crhome steel pada material substrat baja karbon rendah (AISI 1045) dengan variasi jarak spray (80mm, 100A) (220mm, 120A) dan (320mm, 150A) dengan metode thermal arc spray. Hasil pengujian macro secara visual spesimen tidak di temukan cacat pelekatan material coating dan berfungsi dengan baik. Hasil pengujian dengan menggunakan roughness tester nilai kekasaran tertinggi yaitu 0,34µm. Hasil uji kekerasan dengan metode hardness test di peroleh nilai kekerasan permukaan tertinggi yaitu 429,56 HB. Pengujian kekuatan tarik menunjukkan semakin jauh jarak spray yang digunakan maka hasil nilai kekuatan tarik semakin tinggi. Di mana hasil nilai kekuatan tarik tertinggi yaitu 428 MPa. Key word : Baja Karbon rendah AISI 1045 ,Thermal Arc Spray, Variasi Jarak semprotan
Perencanaan Perawatan Mesin Welding Mig Pada Produksi Sub Frame Di PT. XYZ Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Zulkani Sinaga; Solihin Solihin; Mochamad Ardan
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v6i1.4328

Abstract

Pemeliharaan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menjaga keandalan, ketersediaan dan sifat mampu merawat komponen atau mesin. Program pemeliharaan yang efektif dan efisien akan mendukung peningkatan produktifitas sistem produksi. PT. XYZ merupakan perusahaan nasional bergerak dibidang karoseri truck mengalami penurunan produktivitas disebabkan belum adanya strategi perawatan khususnya mesin welding jenis MIG sehingga sering terjadi downtime mesin mengakibatkan proses produksi menjadi terhambat. Berdasarkan alasan tersebut dibutuhkan program pemeliharaan yang efektif dan efisien dengan menerapkan analisis menggunakan metode  Reliability Centered Maintenance (RCM) guna menciptakan metode pemeliharaan yang akurat, fokus, dan optimal dengan tujuan mencapai keandalan yang optimal. Penelitian dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah perhitungan berdasarkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan penetapan strategi pemeliharaan dengan dibantu menggunakan software minitab 18. Hasil penelitian diperoleh Risk Priority Number (RPN) untuk komponen wire feeder sebesar 611, dengan pola distribusi waktu normal, nilai parameter median 61,9391 dan standar deviasinya 48,6053, nilai Mean Time To Failure (MTTF) sebesar 61,9391 jam dan selang interval waktu penggantian komponen sebesar 10,1349. Berdasarkan hasil perhitungan performance maintenanace diketahui nilai Mean Time Between Failure (MTBF) antara 31,92 ~ 72,09 jam, Mean Time To Repair (MTTR) anatara 1,19 ~ 1,78 jam dan availability antara 94,67% ~ 98,24%, setelah dilakukan tindakan perawatan pencegahan selama periode tersebut dihasilkan nilai availability sebesar 98,01% artinya kerusakan pada komponen wire feeder dapat teratasi.
BEST AIRFOIL NACA 0013 ATTACK ANGLE WHEN TAKING OFF Hidayat, M Fajri; Nofendri, Yos
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v6i3.4723

Abstract

The aerospace world in Indonesia is increasingly lethargic, it takes talented researchers in the field of Aerodynamics in order to reestablish the good name and dignity of the Nation. My research this time aims the field of aerodynamics of the cross section of airfoil aircraft wing type NACA 0013 by finding the right angle of attack for Take Off. The method I use with the application of CFD Simulation using Software ANSYS-Fluent version 14.5 with Workbench. The results obtained from this study will be tabulated in the table and graph of the relationship between the Lift to the Angles of Attack. By taking variable angle of attack as much as 9 variables that is 0o, 3o, 6o, 9o, 12o, 15o, 18o, 21o, and 24o. From the Simulation results obtained the best angle of attack for the type of NACA 0013 is 21o with the price of Lifting Force of 61,650 N.Keywords : Aerospace; Airfoil NACA 0013; Angle of Attack; ANSYS Fluent; Lift
Rancang Bangun Alat Pengaduk Dan Pencetak Lontongan Kerupuk Merah Duskiardi Duskiardi; Yovial Mahyoedin; Wenny Marthiana; Sri Wahyuni
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v5i2.4212

Abstract

AbstrakAdonan kerupuk merah merupakan campuran dominan tepung dan air yang biasanya diaduk secara tradisional menggunakan tangan. Kajian ini menumpukan perhatian pada rancang bangun alat pengaduk yang dapat memproses adonan secara mekanik. Pada rancang bangun digunakan 2 buah sirip pengaduk yang terpasang dikedua sisi poros dengan putaran motor 1450 rpm. Speed reducer mereduksi putaran dengan rasio 1:30. Alat pengadukan adonan juga dilengkapi dengan proses pencetakan yang menggunakan screw sebagai pendorong adonan ke cetakan yang terpasang satu poros dengan sirip pengaduk. Rancang bangun menghasilkan putaran yang dikeluarkan ke poros pengaduk sebesar 24 rpm, yang mampu memproses adonan dalam sekali pengadukan seberat 87,53 kg berupa campuran tepung dengan indukan. Dengan adanya alat pengaduk adonan dan pencetak kerupuk merah ini  dapat mengurangai pemakaian waktu dan meringankan kerja operator pada saat produksi. Sehingga dengan menerapkan alat bantu ini dapat meningkatkan jumlah produktivitas sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: adonan, kerupuk merah, sirip pengaduk,  AbstractThe red cracker dough is the dominant mixture of flour and water which is usually stirred traditionally by hand. This study focuses attention on the design of a mixer that can process a dough mechanically. In the design, 2 stirring fins are used which are attached to both sides of the shaft with a motor rotation of 1450 rpm. Speed reducer reduces rotation by a ratio of 1:30. The dough stirring device is also equipped with a molding process that uses a screw to propel the dough to the mold, which is attached to one axis with the mixing fin. The design produces a rotation that is issued to the stirring shaft at 24 rpm, which is able to process the dough in one stirring weighing 87.53 kg in the form of flour mixture. It is hoped that the benefits from the design of the dough mixer and red cracker molders will reduce time usage and ease the work of the operator during production. So that, by applying this tool can increase the amount of productivity while increasing people's income.  Keywords: dough, red cracker, strirring fins.
Optimasi Suhu dan Waktu Tahan Furnace Terhadap Kekerasan dan Mikro Struktur Deposit Lasan Elektroda Hardfacing Basori Basori; Ferry Budhi Susetyo
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v5i2.4119

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan pengelasan HV 600 dengan empat kali (lapis). Proses pengelasan menggunakan arus 90 A polaritas DC+ pada spesimen baja karbon rendah. Kemudian dilakukan pemanasan pada tungku dengan variasi suhu 750°C, 800°C, 850°C dan 900°C dengan waktu tahan 10, 20 dan 30 menit. Setelah ditahan dengan variasi waktu kemudian di celupkan dalam media pendingin air. Spesimen yang telah di perlakukan panas kemudian diuji keras untuk melihat kekerasan yang terbentuk serta mikro struktur dari spesimen tersebut. Hasil uji keras dan foto makro bervariasi tergantung temperatur dan waktu tahan (holding time) yang digunakan.
Studi Prediksi Analitik Posisi Bantalan (Journal Bearing) Pada Turbin Gas Rizky Arman; Yovial Mahyoedin
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v6i1.4516

Abstract

AbstrakBantalan menyediakan antarmuka utama antara bagian-bagian mesin yang bergerak dan tidak bergerak. Bantalan memberikan sebagian besar kekakuan dan redaman untuk struktur yang bergerak. Dapat dimengerti bahwa gaya dinamis yang dikembangkan pada bagian yang bergerak ditransmisikan ke bagian stasioner melalui bantalan penyangga utama ini. Gaya tersebut dapat berupa beban radial statis karena berat rotor, atau mungkin gaya dinamis karena mekanisme seperti ketidakseimbangan massa. Dalam kedua kasus tersebut, bantalan radial harus membawa beban yang diterapkan, atau mesin akan mengalami kegagalan. Dalam kebanyakan kasus, secara teknis sulit (jika bukan tidak mungkin) untuk secara langsung memeriksa validitas atau akurasi dari koefisien bantalan yang dihitung. Namun, setiap perhitungan harus diakhiri dengan keseimbangan gaya, ditambah keseimbangan posisi jurnal dalam jarak bebas bantalan. Karena jurnal dalam bantalan film-oli dapat diukur secara langsung dengan proximity probes, logis untuk melakukan pemeriksaan prediksi analitik versus data mesin yang sebenarnya. Proximity probe sensorik dipasang pada ± 450 dari garis tengah vertikal sebenarnya. Pada bantalan ujung saluran masuk turbin # 1, probe dipasang di atas poros. Sebaliknya, di exhaust # 2 bantalan, probe terletak di bawah poros. Untuk penelitian pada kasus ini dilakukan pada empat turbin gas poros tunggal yang beroperasi antara 5.000 dan 5.350 RPM. Unit ini memiliki daya 40.000 HP, dan digunakan untuk menggerakkan kompresor sentrifugal bertekanan tinggi melalui satu kotak roda gigi heliks. Dapat dimengerti bahwa jika posisi eksentrisitas yang dihitung benar, maka parameter yang dihitung lainnya juga mewakili karakteristik bantalan. Kata kunci: journal bearing, turbin gas, proximity probe, posisi eksentrisitas. Abstract Bearings provide the primary interface between the moving and the stationary parts of a machine. Although the seal and the process fluids (or magnetic fields) coexist, the bearings provide the majority of the stiffness and damping for the moving assembly. It is understandable that dynamic forces developed on the moving part are transmitted to the stationary part across these main support bearings. The forces may be the static radial loads due to the rotor weight, or they may be dynamic forces due to mechanisms such as mass unbalance. In either case, the radial bearings must carry the applied loads, or the machine will fail. In most cases, it is technically difficult (if not impossible) to directly check the validity or accuracy of the computed bearing coefficients. However, each calculation must conclude with a force balance, plus a position balance of the journal within the bearing clearance. For this case history, consider a group of four single shaft gas turbines that operate between 5,000 and 5,350 RPM. These units are rated at 40,000 HP, and they are used to drive high pressure centrifugal compressors through a single helical gear box. The shaft sensing proximity probes are mounted at ±450 from the true vertical centerline. At turbine inlet end#1 bearing, the probes are mounted above the shaft. Conversely, at the exhaust end #2 bearing, the probes are located below the shaft. Since journal within an oil film bearing can be measured directly with proximity probes, it is logical perform a check of the analytical prediction versus actual machine data. It is reasonable to believe that if the calculated eccentricity position is correct, than the other computed parameters are also representative of the bearing characteristics. Keywords: journal bearing, gas turbine, proximity probes, eccentricity position.
Sifat Termal dan Analisis Komposisi Material Barium Zirkonium Titanat (BZT) dengan Doping Lantanum dan Indium Septian Rahmat Adnan; Bambang Soegijono
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v5i2.3463

Abstract

Material Barium Zirkonium Titantat (BZT) dibuat menggunakan metode sol gel yang dilanjutkan dengan Spin Coating pada substrat Silikon. Untuk mendapatkan material Barium Zirkonium Titantat (BZT)dalam bentuk serbuk dilakukan pemanasan menggunakan hotplate pada suhu 90oC hingga larutan BZT berubah menjadi serbuk.  Selanjutnya untuk menumbuhkan lapisan BZT pada substrat, dilakukan metode spin coating yang dilanjutkan proses pyrolisi. Selanjutnya substrat yang telah dilapisi larutan BZT  dipanaskan pada suhu 800oC selama 3 jam. Untuk mengetahui sifat termal dan kristalisasi pada BZT dilakukan Uji DTA/TGA. Pengujian EDAX dilakukan untuk mengetahui komposisi lapisan BZT yang telah terdeposisi pada substrat. Dari hasil uji DTA/TGA terlihat bahwa proses kristalisasi BZT mulai terjadi pada suhu 400oC dan proses endotermik dari BZT terjadi pada suhu 463oC. Hasil uji  EDAX  komposisi unsur Barium, Titanium, serta doping Lantanum dan Indium telah terdeposisi pada subtrat silikon, serta dari hasil tersebut dapat disumpulkan kristal BZT dengan doping La dan In telah berhasil di deposisi dan ditumbuhkan pada substrat Si.
Pembuatan Alat Portable Hand Washer (PHW) Dengan Sistem Kran Injak Kaki Untuk Mencegah Penularan Covid-19 Didik Sugiyanto; Herry Susanto; Rolan Siregar; Asyari Darius
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v6i1.4355

Abstract

Prinsip Kerja Alat pencuci tangan dengan menggunakan mekanisme pijakan kaki dimana air diisikan pada penampung air 120 L, isikan sabun cair pada botol yang telah disediakan kemudian pasang botol sabun pada baut yang ada pada mekanisme penggerak. Injak pedal air agar air keluar dari penampungan setelah air digunakan secukupnya kemudian pijakan dilepas maka pijakan akan kembali kepada posisi semula dikarenakan ada pegas yang mengembalikan pijakan tersebut dan secara otomatis air yang mengalir akan berhenti. Hasil dari simulasi pembebanan maksimum yaitu tangki air = 62 kg diperoleh angka keamanan tertinggi = 15 yaitu pada bagian head atas, sedangkan angka keamanan terendah = 1,7 di down bagian depan. Berdasarkan teori bahwa untuk beban statis angka keamanan: 1,25 – 2; beban dinamis: 2 – 3; beban kejut 3 – 5. Konstruksi rangka sepeda tersebut masuk dalam kelompok beban dinamis sehingga angka keamanannya minimal 2,00 maka untuk berat tangki 62 kg aman. Kata kunci: pencuci tangan, kran injak, sistem injak, covid-19 AbstractWorking Principle Hand washing tool uses a footrest mechanism where water is filled in a 120 L water reservoir, fill in the liquid soap in the bottle provided then attach the soap bottle to the bolt on the drive mechanism. Step on the water pedal so that the water comes out of the reservoir after enough water is used then the footing is released then the footing will return to its original position because there is a spring that returns the footing and the flowing water will automatically stop. The result of simulation the maximum loading of the water tank = 62 kg, the highest point = 15 at the top of the head, while the lowest number = 1.7 below the front. Based on the theory that for the statistical load the safety number: 1.25 - 2; dynamic load: 2 - 3; shock load 3 - 5. The bicycle frame construction is included in the dynamic load group so that the safety number is at least 2.00 so that for a tank weight of 62 kg it is safe. Keywords: hand washing, stepping faucet, stepping system, covid-19
Kekuatan Tarik Paduan Al 2024-T3 Dan Al 2524-T3 Yang Telah Mengalami Proses Stretching, Chemical Milling Dan Shot Peening Yovial Mahyoedin; Jamasri Jamasri; Wenny Marthiana; Duskiardi Duskiardi; Rizky Arman
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v5i2.4213

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku uji tarik produk Al 2524-T3 dan Al 2024-T3 yang mengalami proses peregangan, chemical milling dan shot peening. Paduan ini diregangkan melebihi tegangan yeildnya masing-masing 1%, 3% dan 5%, kemudian dilakukan proses chemical milling satu sisi. Etsa yang digunakan dalam proses milling kimia adalah larutan NaOH + Na2S + H2O dengan konsentrasi tertentu. Pada permukaan dilakukan proses shot peening dengan variasi intensitas masing-masing 0,03 A, 0,05 A dan 0,07 A. Material tersebut kemudian diuji sifat mekaniknya dengan uji tarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan ultimate dan tegangan yield material meningkat dengan meningkatnya persentase regangan. Namun, perpanjangan juga meningkat yang menunjukkan bahwa proses peregangan justru meningkatkan keuletan. Di sisi lain, proses shot peening menurunkan elongasi yang mengindikasikan bahwa proses shot peening menyebabkan penurunan keuletan material. Kata kunci: pengujian tarik, chemical milling, shot peening, stretchingAbstractThis study aims to investigate the tensile test behaviour of Al 2524-T3 and Al 2024-T3 product, which undergoes stretching, chemical milling and shot peening processes. These alloys were stretched beyond yield stress, namely 1%, 3% and 5% of each, and then performed chemical milling process of one side. The etching used in chemical milling process were NaOH+Na2S+H2O solutions with certain concentration. The surface was performed shot peening process with varying intensity of 0.03 A, 0.05 A and 0.07 A respectively. The material then tested its mechanical properties by tensile test. The results show that ultimate and yield stress of material increases with the increase of stretching percentage. However, the elongation has also increased which indicates that stretching process actually increases the ductility. On the other hand, the shot peening process decreases the elongation which indicates that the shot peening process causes a reduction in the ductility of the material.  Keywords: tensile tes, chemical milling, shot peening, stretching

Page 8 of 19 | Total Record : 181