cover
Contact Name
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Contact Email
ngurahadisantika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkrmahadewa@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Jln. Seroja, Tonja, Denpasar, (0361)431434 E-Mail : jpkrmahadewa@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
ISSN : 23379561     EISSN : 25801430     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi adalah jurnal pendidikan dan kesehatan yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juni. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan olah raga dan kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi telah melaksanakan (MOU) dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI).
Articles 406 Documents
PERANAN PENDEKATAN SISTEM PROSES KELOMPOK DALAM MENGOPTIMALISASIKAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN Ariawati, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 2 No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.813 KB)

Abstract

Keberhasilan proses belajar mengajar memerlukan pengelolaan kelas yang baik, dan sebagai pengelola kelas, guru merupakan sosok yang memiliki peran strategis, karena dia sebagai perencana berbagai kegiatan yang akan dilakukan di kelas. Untuk dapat mengimplementasikan kegiatan yang direncanakan, tentu saja dia harus menentukan alternative sebagai solusi dari berbagai hambatan dan tantangan yang muncul. Salah satu pendekatan yang bisa digunakan untuk mengoptimalisasikan pengelolaan kelas adalah dengan pendekatan sistem proses kelompok yaitu pendekatan yang digunakan guru untuk meningkatkan dan memelihara kelompok kelas agar tetap efektif dan produktif. Untuk mampu mengoptimalkan pengelolaan pembelajaran seorang guru harus melakukan kegiatan dalam kelas seperti : mengelola kelas, mengelola siswa, mengelola proses belajar mengajar
KORELASI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESERTA PUTRA EXSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMP NEGERI 5 MENGWI BADUNG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Adiana, I.M.A.; Darmada, I.M.; Widiantari, N.L.G.
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 4 No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.061 KB)

Abstract

Dari pengamatan yang peneliti lakukan ternyata hingga saat ini kurangnya pemahaman baik siswa maupun pelatih atau guru olahraga mengenai pentingnya daya ledak otot tungkai terhadap peningkatan suatu prestasi olahraga bola voli di SMP Negeri 5 Mengwi Badung. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 50 orang. Dari perhitungan koefisien korelasi product moment rx1y diperoleh koefisien korelasi r = 0,382. Ini menunjukkan terdapat korelasi yang rendah pada kekuatan otot tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Dari perhitungan koefisien korelasi product moment rx2y diperoleh koefisien korelasi r = 0,147. Ini menunjukkan terdapat korelasi yang sangat rendah pada panjang tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Dari perhitungan koefisien korelasi product moment rx1x2y diperoleh  koefisien korelasi r = 0,406. Ini menunjukan terdapat korelasi yang cukup antara kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Dari perhitungan koefisien determinasi atau koefisien penentu (KP) diperoleh KP = 16,48%. Ini berarti kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai mendeterminasi atau menentukan sebesar 16,48% terhadap daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018, sedangkan sisanya sebesar 83,52% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti  dalam penelitian ini. Berdasarkan uji F diperoleh nilai F-hitung sebesar 4,63 lebih besar dari F-tabel 3,18; sehingga Ho ditolak dan Ha diterima (signifikan). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, ada korelasi kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018.
PELATIHAN LONCAT GAWANG SETINGGI 25 CM DENGAN JARAK 0,5 M DAN 1 M TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI PUTRA SMP NEGERI 2 SUKAWATI 2015/2016 Puspayuda, Bayu; Darmada, Made; Dewi, Putu Citra Permana
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 3 No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.96 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m dan 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Sampel penelitian yaitu peserta ekstrakurikuler bola voli putra SMP Negeri 2 Sukawati yang berjumlah 36 orang, dibagi menjadi 2. Daya ledak otot tungkai diukur dengan jump MD. Data yang didapat dianalisis dengan paired test dan independent t-test pada taraf signifikansi = 0,05. (α) Hasil analisis data dengan uji paired test menunjukan bahwa pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai, hal ini dibuktikan dari. Hasil nilai analisis data Sig menunjukan hitung 0, bahwa pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 1 m berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai, hal ini dibuktikan dari nilai Sig hitung 0,000 < 0,05 (α). Hasil analisis data dengan uji independent t-test menunjukan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh pelatihan daya ledak otot tungkai dibuktikan dengan nilai Sig hitung 0,609 > 0,05 (α). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, ada pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, tidak ada perbedaan pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m dan 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler bola voli putra SMP Negeri 2 Sukawati.
PENGARUH SENAM ERGONOMIS TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA LANSIA DENGAN REMATIK DI SADA JIWA BANJAR PASEKAN DESA SEMBUNG KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG Gandari, NK. Matalia; Darmawan, A.A.K. Ngurah; Budiadnyani, NK.
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 5 No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.429 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3340175

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian  pre eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest design yang telah dilakukan terhadap 30 responden, sampel dalam penelitian ini diambil dengan  menggunakan teknik  Total  Sampling.  Data analisis  menggunakan uji  Wilcoxon  untuk membandingkan pretest and posttest design. Hasil Persentase tingkat nyeri sebelum diberikan senam ergonomis yaitu nyeri ringan sebanyak 4 responden (13,3%) dan nyeri sedang sebanyak 26 responden (86,7%). Setelah diberikan senam ergonomis yaitu kategori nyeri ringan sebanyak 17 responden (56,7%) dan nyeri sedang sebanyak 13 responden (43,3%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nyeri rematik yaitu p value = 0,000 (?=0,05) yang artinya bahwa p value < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian yang telah melalui uji statistik dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam ergonomis terhadap perubahan nyeri pada lansia di Sada Jiwa Banjar Pasekan Desa Sembung Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung.
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN SIRKUIT KARDIO UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI PADA ANAK USIA 6-9 TAHUN Cahyo, Andi Nur
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 5 No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.866 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3338697

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada anak usia 6-9 tahun dan mengetahui efektivitas model permainan tersebut dalam meningkatkan kebugaran jasmani. Penelitian ini dilakukan dengan cara mendesain produk model permainan, melakukan uji coba kelompok kecil, uji validasi dan uji coba lapangan. Uji coba lapangan dilaksanakan pada anak usia 6-9 tahun sebanyak 87 anak yang tersebar di SD N 02, SD N 03 dan SD N 04 Kuningan Semarang Utara, Kota Semarang. Variabel yang diteliti adalah kebugaran jasmani yang diukur dengan TKJI. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi 5%. Pengembangan model permainan sirkuit kardio yang sesuai untuk materi permainan anak usia 6-9 tahun berupa kombinasi gerak lari dan lompat, jongkok yang dikemas dalam bentuk gerakan permainan gerakan permainan melewati lintasan dari pos I sampai pos VI dan kembali ke pos I. Pengembanga model permainan sirkuit kardioefektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada anak usia 6-9 tahun, terbukti dari hasil uji Wilcoxon dengan nilai Z = -8.368 dengan nilai sign = 0,000 < 0,05. Hasil respon anak menunjukkan bahwa sebagian besar sangat tertarik dan merasa senang dengan pengembangan model permainan sirkuit kardio yang diajarkan, sehingga anak dapat bergerak secara efektif dalam pelaksanaan permainan.
KREATIVITAS GURU PENJAS TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN PENJAS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SEKECAMATAN KEBUMEN KABUPATEN KEBUMEN 2018 Wicaksono, Galuh Hendityo
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 5 No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.678 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3342990

Abstract

Penelitian ini merupakan deskirptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP Negeri se-Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen. Penelitian ini dilaksanakan pada tujuh Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Kebumen. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru olahraga SMP Negeri se-kecamatan Kebumen. Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.Hasil temuan penelitian kemampuan kreativitas guru penjas terhadap proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di Sekolah Menegah Pertama Negeri se-Kecamatan KebumenKabupaten Kebumen tahun 2018 guru sudah melakukan kemampuan kreativitasnya berdasarkan lima factor,yaitu1) Kelancaran berpikir (fluencyof thinking), 2) Keluwesan berpikir (flexibility), 3) Elaborasi (elaboration), 4) Originalitas (originality), dan 5) Mengembangkan (Redefinition). Saran bagi guru agar menambah pengetahuan yang berhubungan dengan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan baik teknik atau cara mengajar agar proses pembelajaran dapat berjalan lancer dan siswa, agar terus bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING ATAS BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI IA 1 SMKN 5 DENPASAR Laksana, Anak Agung Ngurah Putra
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 5 No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.541 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3340179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing atas bola voli melalui implementasi model pembelajaran Quantum pada siswa kelas XI I A 1 SMKN 5 Denpasar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI I A 1 SMKN 5 Denpasar. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil belajar teknik passing atas bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran Quantum, pada siswa kelas XI I A 1 SMKN 5 Denpasar. Hal ini dapat dilihat pada siklus I, ketuntasan hasil belajar secara klasikal adalah 91,30% dan pada siklus II ketuntasan hasil belajar secara klasikal sebesar 95,65%. Peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 4,35%. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing atas meningkat melalui implementasi model pembelajaran Quantum pada siswa kelas XI I A 1 SMKN 5 DenpasarDisarankan kepada guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dapat menggunakan model pembelajaranQuantum, karena telah terbukti efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing atas bola voli.
PENGGUNAAN PELEPAH KELAPA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LEMPAR LEMBING PADA SISWA KELAS XI MIPA 5 SMA NEGERI 1 MELAYA Widia, I Ketut
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 5 No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.018 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3338700

Abstract

Karya tulis ini merupakan salah satu inovasi pembelajaran tentang Penggunaan Pelepah Kelapa Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Lempar Lembing Pada Siswa Kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Melaya Tahun Pelajaran 2017/2018. Setelah dioptimalkan penerapan pelepah kelapa pada gaya langkah silang (cross step) didapatkan bahwa 1) Aktivitas belajar siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2017/2018 meningkat sebesar 11 % yaitu dari 81,1 % menjadi 92,1%. 2) Hasil belajar kognitif siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2017/2018 yaitu 15,79 % nilai sangat baik dan 84,21 % nilai baik dengan nilai rata-rata kelas 87,69 kategori baik. Sedangkan hasil belajar psikomotor yaitu  13,16 % nilai sangat baik, 81,58 % nilai baik dan 5,26 nilai cukup baik dengan rata-rata nilai 86,43 kategori baik. 3) Hasil respon siswa yaitu 86,84 % siswa menyatakan senang, memudahkan belajar, bisa diteruskan, mudah menyelesaikan tugas dan memilih pelepah kelapa, 11,05 % siswa menyatakan biasa-biasa saja dan memilih lembing bambu dan 2,11 % siswa menyatakan menyusahkan belajar, jangan diteruskan dan memilih lembing standar. Jadi penggunaan pelepah kelapa sangat efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lempar lembing pada siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Melaya Tahun Pelajaran 2017/2018.
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN PRESTASI PANAHAN PENGKAB PERPANI KARANGASEM Dewi, Putu Citra Permana; Vanagosi, Kadek Dian
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 5 No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.105 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3343001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan prestasi panahan Pengkab Perpani Karangasem dengan evaluasi CIPP Model. Penelitian ini merupakan penelitian  kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Instrumen berupa angket yang diberikan kepada atlet, pelatih, pengurus, dan orang tua atlet.Pada dimensi context,didapat hasil bahwa perlu peran aktif pemerintah daerah, masyarakat, dan pengurus dalam mendukung program pembinaan yang disusun Pengkab Perpani Karangasem sehingga terbentuk sinergitas untuk memajukan panahan di Kabupaten Karangasem. Pada dimensi input diperlukan pemenuhan pendanaan oprasional dan pemenuhan sarana prasaran khusus panahan. Pada dimensi procces masuk dalam kategori cukup baik, diperlukan pembenahan dalam, program latihan, evaluasi program latihan, peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui penataran pelatihan pelatih dan wasit panahan.Pada dimensi product, berdasarkan perencanaan dan pelaksanaan program pembinaan yang dibuat hasil yang didapat masih dalam kategori kurang.Diperlukan pembenahan pada aspek fisik dan mental atlet untuk peningkatan prestasi.
SUMBER DAN METABOLISME ENERGI DALAM OLAHRAGA Sandi, I Nengah
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol 5 No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.974 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3340183

Abstract

Olahraga adalah aktivitas fisik yang dilakukan untuk tujuan tertentu, misalnya untuk memperbaiki kondisi fisik, mempertahankan kebugaran serta pemulihan pasca cedera. Olahraga dapat diklasifikasikan menjadi olahraga ringan, sedang, berat, dan berat sekali. Kemudian setiap olahraga juga dapat diklasifikasikan menjadi apakah bersifat statis atau bersifat dinamis, yang masing-masing memiliki risiko tersendiri. Untuk mempertahankan kondisi fisik ketika atau sesudah berolahraga dibutuhkan nitrisi, yang menyangkut karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Banyaknya nutrisi yang dikonsumsi tergantung dari jenis dan berat olahraga yang dilakukan. Olahraga yang lebih berat dengan durasi yang lebih panjang akan membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak, sebaliknya menurun untuk olahraga yang lebih ringan dengan durasi yang lebih pendek. Berat ringannya dan panjang pendeknya durasi olahraga membutuhkan komposisi energi yang berbeda. Untuk itu pada tulisan ini akan dibahas mengenai jenis-jenis olahraga, sumber energi olahraga, dan penyediaan energi olahraga.

Page 10 of 41 | Total Record : 406