cover
Contact Name
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Contact Email
ngurahadisantika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkrmahadewa@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Jln. Seroja, Tonja, Denpasar, (0361)431434 E-Mail : jpkrmahadewa@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
ISSN : 23379561     EISSN : 25801430     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi adalah jurnal pendidikan dan kesehatan yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juni. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan olah raga dan kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi telah melaksanakan (MOU) dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI).
Articles 406 Documents
Pembagian Lingkungan Olahraga I Nengah Sandi; Kunjung Ashadi; Daniel Womsiwor
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.119 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4448917

Abstract

Lingkungan olahraga adalah sebuah faktor yang harus diperhatikan karena sangat penting perannya dalam menentukan keberhasilan seorang atlet. Faktor lingkungan itu menyakut lingkungan internal tubuh dan lingkungan eksternal. Lingkungan internal tubuh terdiri dari umur, kelamin, genetik, berat dan tinggi badan, indeks massa tubuh, kebugaran fisik, intensitas latihan, teknik, dan mental. Lingkungan eksternal terdiri dari lingkungan fisik, kimia, biologis, faktor peralatan, pakaian, lapangan, dan waktu. Faktor fisik merupakan hal yang paling penting perannya yang menyangkut suhu dan kelembaban udara, arah dan kecepatan angin, ketinggian tempat, dan pencahayaan, sehingga faktor ini harus mendapatkan perhatian yang lebih khusus.
Analisis Recovery Pemain Bola Voli Menggunakan Musik Tradisional Jawa Danang Ari Santoso; Veri Sandriya
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.999 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4447185

Abstract

Recovery merupakan proses yang sangat penting bagi atlet dalam menjaga kondisi agar dapat melakukan aktivitas selanjutnnya. Sehingga perlu model dan cara yang tepat dalam proses recovery agar atlet kembali pada kondisi prima. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses recovery pemain bola voli dengan menggunakan musik tradisional jawa. Jenis dan desain penelitian ini adalah experiment semu dengan desain penelitian pre test dan post test dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Instrumen penelitian sampel sebanyak 16 orang yang masing-masing akan dihitung denyut nadi awal dan denyut nadi akhir dengan mendengarkan musik tradisional jawa setelah aktifitas fisik. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan pemulihan denyut nadi latihan menggunakan musik tradisional jawa dengan nilai signifikansi sebesar 0,011. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa proses recovery menggunakan musik tradisional jawa sangat dianjurkan. Hal tersebut di buktikan dengan data-data hasil penelitian yang sudah dilakukan.
Studi Kasus Keluhan Fisik pada Pekerja Batu Bata Moh. Agung Setiabudi; Dwi Rohmah Diah Anggrahini
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.481 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4456219

Abstract

Keluhan fisik menjadi masalah utama bagi pekerja batu bata yang berakibat pada ketercapaian target pemesanan. Sehingga menjadi penting untuk diketahui tentang masalah kasus keluhan fisik pada para pekerja yang nantinya dapat dilakukan tindakan atau pertolongan cedera. Tujuan penelitian untuk menggambarkan kasus keluhan fisik pada pekerja batu bata. Jenis penelitian meggunakan studi kasus, dimana menggambarkan secara rinci kondisi yang terjadi. Analisis data meggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Nordic Body Map (NBM). Hasil penelitian menunjukkan 13 keluhan yang difokuskan pada titik keluh yang dirasa. Mendapatkan presentasi keluhan tertinggi pada 3 titik keluh yaitu pada tubuh bagian punggung, pinggang dan tangan kanan dengan total responden 9 serta memiliki persentase sebesar 100% dan RULA menunjukkan hasil 7 (level 4). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah para pekerja memerlukan tindakan secara preventif karena keluhan terbesar pada bagian tubuh punggung, pinggang dan tangan kanan yang merupakan komponen utama dalam membuat batu bata.
Profil Motorik Kasar Kelas Rendah SDN 1 Sumbergedong Trenggalek Henri Gunawan Pratama; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Danang Ari Santoso
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.038 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4446274

Abstract

Motorik kasar merupakan fundamental perkembangan kemampuan fisik pada anak. Tujuan penelitian untuk menggambarkan kondisi motorik kasar pada anak kelas rendah SDN 1 Sumbergedong Trenggalek. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 149 orang dengan teknik purposif sampling. Analisis data meggunakan tes dan pengukuran yaitu kelicahan, kecepatan dan keseimbangan. Dalam penelitian ini diperoleh 48% dengan kategori sangat kurang pada siswa putra, sedangkan pada siswa putri 79% pada kategori sangat kurang.
Peran Kondisi Fisik dalam Sepakbola Weda
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.849 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4452635

Abstract

Kondisi fisik memiliki peranan penting dalam permainan sepakbola. Kreativitas seorang pelatih sangat diutamakan dalam keberhasilan permaian. Komponen kondisi fisik yang disesuaikan dengan karakter permainan sepakbola akan berdampak positif bagi perkembangan atlet. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya kondisi fisik terhadap kebutuhan dalam permainan sepakbola. Penulisan ini dilakukan dengan analisis  menggunakan metode review terhadap referensi-referensi yang dipublikasikan secara daring, terkait kondisi fisik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian pentingnya komponen kondisi fisik  sangat berpengaruh dan mendukung terhadap permainan sepakbola. Komponen kondisi fisik yang dikembangkan dalam mendukung kebutuhan dalam permainan sepakbola sudah sangat luas. Penelitian terkait komponen fisik dilakukan untuk berbagai teknik dalam sepakbola. Namun tren komponen fisik yang banyak digunakan adalah komponen fisik secara umum yaitu kekuatan, kelentukan, kecepatan, daya tahan dan kondisi antopometri yaitu panjang lengan, panjang tungkai.
Penerapan Model Pembelajaran Aktive Learning dengan Card Sort Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Melayang pada Pembelajaran PJOK I Wayan Merta; I Putu Herry Widhi Andika
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.128 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4454194

Abstract

Penelitian ini dilakukan berawal dari aktifitas belajar dan hasil belajar lompat jauh gaya melayang berada dibawah batas minimal nilai KKM (Nilai 70). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan menggunakan tes unjuk kerja  serta Angket peserta didik. Teknik analisis data dianalisis dengan menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP). Hasil data yang diperoleh melalui penyebaran angket sebanyak  21 Orang (95,45%) menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa penerapan model pembelajaran aktive learning dengan card sort sebagai model pembelajaran lompat jauh gaya melayang sangat mudah, menarik/lebih baik, menyenangkan dan sangat setuju untuk dilanjutkan penggunaanya. Sedangkan sebanyak 1 orang (4,55%) menyatakan tidak tahu, dan 0 % menyatakan tidak sutuju penggunaanya dilanjutkan. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa penerapan model pembelajaran aktive learning dengan card sort sebagai model pembelajaran lompat jauh gaya melayang mendapat respon yang  sangat positif dari siswa kelas X-IPS 3 SMA Negeri 4 Singaraja Tahun Pelajaran 2019/2020.
Efektivitas Pelatihan Push-Up dengan Beban Tambahan di Punggung Terhadap Daya Tahan Otot Lengan Maryoto Subekti; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi; I Wayan Citrawan; I Made Darmada; I Putu Merta Yasa
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.52 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4459309

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMKN 5 Denpasar, rata-rata daya tahan otot lengan siswa berada pada level kurang. Hal ini sesuai data pengukuran yang dilakukan pada saat pembelajaran olahraga berlangsung. Dengan kurangnya tingkat daya tahan otot lengan siswa, maka timbul kekhawatiran terhadap prestasi siswa yang terlibat langsung dalam setiap kegiatan olahraga prestasi yang diikuti oleh SMKN 5 Denpasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang diberikan oleh pelatihan Push-Up dengan beban tambahan di punggung terhadap daya tahan otot lengan. Penelitian ini mempergunakan rancangan penelitian Eksperimen Randomize Pre And Post Test Group Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 orang yang terbagi ke dalam kelompok perlakuan dan kontrol. Hasil dalam penelitian ini diperoleh pelatihan Push-Up dengan beban tambahan di punggung meningkatkan daya tahan otot lengan siswa dengan rerata peningkatan 24,82 kali/menit atau meningkat 75,62%. Kesimpulan penelitian ini adalah pelatihan Push-Up dengan beban tambahan di punggung efektif dalam meningkatkan daya tahan otot lengan siswa.
Pengaruh Pelatihan Circuit Training Terhadap Kelincahan Atlet Sepakbola I Ketut Sumerta; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Agustinus Dei; I Gst Ngr Agung Cahya Prananta; I Kadek Suryadi Artawan; I Gusti Ngurah Sudiarta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.672 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4460071

Abstract

Kelincahan merupakan salah satu elemen penting komponen bimotorik tubuh yang berperan dalam olahraga. Berdasarkan pengamatan di lapangan, bahwa peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMK PGRI 6 Denpasar memiliki kemampuan kelincahan yang berada pada level kurang. Hal ini wajib untuk mendapatkan perhatian khusus agar prestasi SMK PGRI 6 Denpasar dapat meningkat dalam pentas olahraga yang diikutinya. Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang dihasilkan oleh pelatihan circuit training terhadap kelincahan tubuh atlet sepakbola. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan design penelitian Eksperimen Randomize Pre And Post Test Group Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang terbagi atas dua kelompok yaitu 10 orang pada kelompok perlakuan (pelatihan Circuit Training) dan 10 orang pada kelompok kontrol (Pelatihan Zig-Zag Run). Berdasarkan hasil dan pembahasan diperoleh bahwa pelatihan Circuit Training dapat meningkatkan kelincahan tubuh dengan rerata peningkatan 4,60 detik atau naik 27,21%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan Circuit Training meningkatkan kelincahan tubuh atlet sepakbola.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kuta Selatan Ni Luh Putu Indrawathi; Putu Citra Permana Dewi; Ni Luh Gde Widiantari; Kadek Dian Vanagosi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.131 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4460837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kuta Selatan. Faktor yang diteliti yakni faktor yang terdapat dalam diri siswa (faktor internal), faktor yang datang dari luar (faktor eksternal) dan faktor dari pendekatan belajar dari siswa itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan teknik survei menggunakan instrumen berupa angket, dokumentasi berupa data nilai raport dan wawancara. Subjek penelitian dipilih secara acak yang berjumlah 52 siswa. Data hasil survei dianalisis menggunakan deskriptif statistik. Hasil analisis data terdapat perbadingan rerata antara faktor internal yaitu fisikologis dan psikologis yang sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6, faktor eksternal yaitu lingkungan sosial dan lingkungan non sosial yang juga sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6 dan faktor pendekatan belajar (approach to learning) dengan rerata 3,5 yang kadang mempengaruhi hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa faktor internal dan eksternal sering mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan faktor pendekatan belajar kadang mempengaruhi hasil belajar siswa.
Hasil Latihan Intensitas 75% Kemampuan Repetisi Maksimal terhadap Berat Badan Y. Touvan Juni Samodra; Nurul Musfira
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.126 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4895768

Abstract

Banyak orang melakukan aktivitas jasmani dan olahraga untuk menjaga kebugaran. Ada orang tertentu melakukan program diet untuk menurunkan berat badan dengan gym, senam, olahraga tertentu, jogging, naik sepeda dan berenang. Isu yang dipertentangkan adalah tentang intensitas latihan. Penelitian ini mencoba untuk menggali informasi dengan melakukan eksperimen tentang pengaruh intensitas latihan terhadap penurunan berat badan dengan desain single subject desaigns, secara khusus desain penelitian adalah Group Experimental Designs AB. Sampel 6 mahasiswa dengan rentang umur 20-22 tahun. Treatment yang dilakukan dengan latihan beban dengan intensitas 75% (Medium) 10 station. Alat tersebut adalah tricep extention, leg press, pull down, calf raise, butterfly, leg extention, bench press, sit up, back up, dan standing rowing.  Pengukuran dilakukan terhadap berat badan sebelum dan setelah latihan. Analisis data dengan deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa selalu terjadi penurunan berat badan setelah latihan sebesar 0,26 kg per kali latihan. Setiap memulai latihan ada yang mengalami penurunan, kembali ke asal pada kondisi semula, ada yang tetap dan ada yang turun. Sehingga dapat disimpulkan latihan dapat menurunkan berat badan, variabel asupan gizi makro setelah latihan menentukan keberhasilan dalam pelaksanaan penurunan berat badan.