cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Analisis Pengaruh Geometrik Jalan Raya terhadap Potensi Kecelakaan (Studi Kasus: Ruas Jalan Kalibata Kota Palangka Raya) Almunawaroh, Esya; Murniati, Murniati; Devia, Devia
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5621

Abstract

Abstract — Adanya dua tikungan di Jalan Kalibata dengan jarak tikungan satu ke tikungan dua 45,2 meter menyebabkan adanya kecelakaan di area tersebut. Di sekitar jalan ini tidak ada penerangan serta minim adanya rambu-rambu lalu lintas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi geometrik jalan pada lokasi penelitian terhadap pemenuhan standar Bina Marga, menganalisis pengaruh kondisi geometrik jalan terhadap terjadinya kecelakaan, merekomendasikan usulan penanganan kondisi geometrik jalan terhadap potensi kecelakaan. Setelah penelitian dan perhitungan pada data, disimpulkan bahwa jalan tersebut termasuk kelas jalan sekunder II C dan termasuk medan jalan datar. Pada perhitungan geometrik, tidak semua kondisi eksisting pada tikungan I dan tikungan II memenuhi standar. Untuk mengurangi potensi kecelakaan diberikan solusi dengan membuat marka jalan, pembuatan pengaman tepi dari besi, penempatan paku jalan, penambahan rambu lalu lintas dan menempatkan penerangan pada tikungan. Jika memungkinkan dapat melakukan desain ulang untuk alinyemen horizontal di kedua tikungan.       
Analisis Peningkatan Kualitas Rumah tidak Layak Huni (RTLH) Menjadi Rumah Layak Huni (RLH) Berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) (Studi Kasus: Kegiatan BSPS 2023 di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram) Abadil, Faqih; Nuswantoro, Waluyo; Kristiana, Wita
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5560

Abstract

Masalah sosial paling besar di Indonesia adalah kemiskinan, terutama banyaknya masyarakat rendah tanpa rumah hunian yang layak. Pemerintah terus berupaya menyediakan perumahan yang layak bagi keluarga miskin salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Studi ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kualitas rumah tidak layak huni yang telah dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementerian PUPR di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram, NTB. Melalui penelitian ini dapat diketahui tingkat keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan rumah yang layak huni bagi penerima bantuan. Hasil analisis menunjukkan tingkat keberhasilan implementasi peningkatan kualitas rumah yang sebelumnya tidak layak huni pada pelaksanaan program BSPS di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram adalah 88% yakni sangat berhasil. Keberhasilan tidak mencapai 100% karena dipengaruhi oleh belum berhasilnya peningkatan kualitas pada indikator keselamatan (pencahayaan dan penghawaan).
Analisis Tarif Sleeper Bus Rute Palangka Raya - Pangkalan Bun Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Pangaribuan, Eben Hezer Hamonangan; Murniati, Murniati; Robby, Robby
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5996

Abstract

Abstract —  Penelitian ini berfokus rute Palangka Raya – Pangkalan Bun, dua kota utama di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan tujuan penelitian pada tarif Sleeper Bus yang ditetapkan oleh perusahaan bus dan analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Menggunakan metode yang diatur oleh Kementerian Perhubungan Nomor KM 251 Tahun 2022, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan pengelola Sleeper Bus PO. Logos. Data Primer yang diperoleh yaitu jenis kendaraan, jumlah rit, kapasitas penumpang dan waktu operasional. Sementara data sekunder meliputi jarak tempuh, harga bahan bakar dan biaya suku cadang. Hasil analisis menunjukkan bahwa Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Sleeper Bus untuk rute ini adalah Rp. 16.277,01 per kilometer. Tarif dasar yang ditetapkan berdasarkan hasil analisis dengan margin keuntungan 10% per penumpang adalah Rp. 293.000,00 untuk layanan Double Seat dan Rp 342.000,00 untuk Single Seat. Saat ini, tarif yang berlaku di lapangan adalah Rp 300.000,00 untuk Double Seat dan Rp 350.000,00 untuk Single Seat, mencerminkan dinamika pasar yang ada.Keywords: Sleeper Bus; Biaya Operasional Kendaraan; Tarif.  Abstract — The study focuses on the Palangka Raya – Pangkalan Bun route, two major cities in Central Kalimantan Province, with the research objective of analyzing the fares set by bus companies for Sleeper Bus and the analysis of Vehicle Operating Cost. Utilizing the methods regulated by the Kementerian Perhubungan Nomor KM 251 Tahun 2022, this research collect data through interviews with the management of PO. Logos Sleeper Bus. The Primary data  obtained includes vehicle type, number of trips, passenger capacity and operational hours. Meanwhile, secondary data encompass travel distance, fuel prices, and spare part costs. The analtsis results indicate that the Vehicle Operating Cost for Sleeper Bus on this route is Rp 16.277,01/ kilometers. The base fare estabilished based on the analysis, with a profit margin 10% per passenger, is Rp 293.300,00 for Double Seat service and Rp 342.000,00 for Single Seat. Currently, the applicable fares in the field are Rp 300.000,00 for Double Seat and Rp 350.000,00 for Sinegle Seat, Reflecting the existing market dynamics.Keywords: Sleeper Bus; Vehicle Operating Costs; Fares.
Perencanaan Drainase Air Kotor pada Pekerjaan Penataan Kawasan Bendungan Paya Seunara Kota Sabang Gani, Fauzi A.; Irham, Irham
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.6354

Abstract

Paya Seunara Dam is one of the water sources to meet the raw water needs of Sabang City. Around the location there are public facilities from PDAM Sabang City, as the provider of drinking water for Sabang City. The Paya Seunara Dam has a flooded area of 98.00 ha and is prepared to accommodate water with an effective capacity of 934,024 m³. The current condition of the dam is that the drainage of dirty water (wastewater drainage) of residents around the dam is carried out by directly disposing of household waste into the dam. This can result in reduced water quality in the dam. It is not allowed to dispose of wastewater from bathing, washing and kitchens of residents around the Paya Seunara Dam in Sabang City into the dam without prior wastewater treatment. It is recommended to use a mixed system septic tank with an outlet to the infiltration field for the number of bathing, washing and kitchen wastewater producers of more than 10 people in locations with low groundwater (SNI 2398:2017). The capacity of the septic tank and infiltration field described in this technical justification is for 50 people. The calculation was carried out using the SNI 2398:2017 method. From the design results, two septic tanks and infiltration fields were obtained for a capacity of 50 people each. The dimensions of the septic tank obtained from the calculation results are 3.8 m long, 2.7 m wide, and 1.939 m high.
Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Bersinyal Jalan Tjilik Riwut – Jalan Revolusi di Kasongan Sugiarto, M. Ronaldy Meiyoga; Murniati, Murniati; Robby, Robby
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5704

Abstract

Persimpangan adalah perpotongan dua jalan atau lebih dalam satu arah dan suatu tempat dimana terdapat masalah pada jalan tersebut. Titik p melambangkan perpotongan. Tjilik Riwut - St. Revolusi Kasungan karena dulu belum ada peralatan penunjang lokasi dan rute (APILL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi cabang dan memberikan pilihan pengelolaan untuk memperbaiki kondisi cabang agar optimal. Pengumpulan data volume lalu lintas dilakukan selama satu minggu. Data – data yang dikumpulkan yaitu data geometri, jumlah volume lalu lintas dan waktu siklus eksisting persimpangan. Data ini yang kemudian digunakan sebagai analisis untuk mengetahui kinerja simpang dengan menggunakan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Hasil penelitian menunjukan Kinerja Persimpangan pada Jl. Tjilik Riwut – Jl. Revolusi untuk kondisi eksisting dengan nilai derajat kejenuhan pada pendekat Selatan = 0,634, pada pendekat Utara = 0,789, pada pendekat Timur = 0,292 dan nilai Tundaan simpang rata – rata = 43,6 det/smp yaitu berada dalam kategori ITP E. Dari penelitian ini, alternatif penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan cara dikembalikan ke kondisi semula yaitu tidak menggunakan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Dengan demikian, kinerja persimpangan pada Jl. Tjilik Riwut – Jl. Revolusi menjadi baik dengan Indeks Tingkat Pelayanan B (ITP B).
Identifikasi Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan untuk Pedestrian di Kota Palangka Raya Maulidina, Audrey Meili Sandra; Robby, Robby; Riani, Desi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5575

Abstract

Jumlah penduduk di Palangka Raya Tahun 2022 dengan pertumbuhan sebesar 2.33% dan menyebabkan peningkatan volume lalu lintas, terutama di Jalan A. Yani di sekitar SMPN 1 Palangka Raya dan Jalan Yos Sudarso di sekitar Lippo Plaza. Peningkatan ini dapat mempengaruhi keamanan pejalan kaki yang akan menyeberang jalan. Oleh sebab itu, pelaksanaan penelitian dipandang krusial untuk mengidentifikasi tipe infrastruktur penyeberangan yang sesuai guna mewujudkan keamanan dan kenyamanan para penyeberang jalan. Data dikumpulkan secara langsung di lokasi penelitian dengan mengambil data volume lalu lintas, data pejalan kaki, dan data geometrik jalan. Mengacu pada data yang telah didapatkan dan analisis yang dilakukan, maka didapatkan rekomendasi fasilitas penyeberangan yang sesuai untuk kedua ruas jalan ini adalah pelican crossing dengan lapak tunggu.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Konstruksi pada Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) (Studi Kasus: Program BSPS di Ponorogo, Jawa Timur) Ridhwan, Muhammad Ariq; Nuswantoro, Waluyo; Dewantoro, Dewantoro
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5595

Abstract

Abstrak — Pembangunan infrastruktur, termasuk perumahan, sangat penting bagi kemajuan negara. Di Indonesia, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bertujuan meningkatkan akses perumahan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, pelaksanaan proyek sering menghadapi keterlambatan yang berdampak negatif. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek BSPS di Ponorogo, Jawa Timur, dengan tujuan menemukan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pembangunan rumah swadaya. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan program SPSS untuk uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, dan ranking. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat enam faktor penyebab yang berpengaruh terhadap keterlambatan, yaitu : Tenaga Kerja (X1), Material (X2), Karakteristik Lokasi Proyek (X3), Keuangan (X5), Waktu dan Kontrol (X6), serta Pengawasan Proyek (X9). Faktor Tenaga Kerja (X1) memiliki pengaruh terbesar dengan nilai mean 3,95, diikuti oleh Faktor Waktu dan Kontrol (X6) dengan nilai mean 3,79 dan Faktor Pengawasan Proyek (X9) dengan nilai mean 3,66.Kata Kunci :  Keterlambatan Konstruksi, Faktor Penyebab, BSPS.
Evaluasi Kinerja Halte Bus Trans Koetaradja Jaya, Zairipan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.6398

Abstract

The operation of Trans-K Bus Rapid Transit (BRT) can be carried out well if accompanied or supported by transportation infrastructure in the form of bus stops. The purpose of this study was to determine the performance of Trans-K bus stops in corridor 1 in terms of quality and productivity. The location of this study was 5 Trans-K bus stops in Corridor 1, Banda Aceh City. This study was conducted by direct observation in the field using quantitative methods. The results of the study showed that the bus stop groups and bus stop facilities were inadequate, the distance between bus stops was too far so that the number of bus stop users increased to 1300 people per day, the bus stop location criteria did not comply with the guidelines, and the bus stop productivity was less than satisfactory to the public. So it can be concluded that the quality and productivity of Trans Koetarajda bus stops have not met the requirements of the Technical Guidelines for Engineering Public Vehicle Stopping Places from the Department of Transportation.
Studi Komparasi Beton Menggunakan Berbagai Merk Semen dengan Mutu Beton Struktural Ahmad, Hilfi Harisan; Hamduwibawa, Rofi Budi; Fiendyo, Muhammad Haykal; Malatania, Lala Arum
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5306

Abstract

Development in the field of structures is currently experiencing very rapid progress, which is taking place in various fields, such as high-rise buildings, bridges, towers and others. Concrete is a material for making structures that is in demand because of its many advantages compared to other materials. Concrete quality, as an indicator of quality, is always a major concern during construction. It is hoped that this research can obtain concrete strength levels based on the use of materials available around the community in general. The concrete produced complies with applicable quality standards. parameters for using the Y cement, X cement and Z cement, the use of these cement brands is based on the fact that these three brands are in accordance with SNI 7064-2014 and these three cement brands have been widely circulated where the author lives and have been used by many groups, both for small and large jobs. big. The quality of concrete used in this research is K300 or f'c 24.9 MPa. The Fc' value limits used according to SNI 2847-2019 range from 17 MPa to 35 MPa. Concrete testing uses SNI 1974-2011 guidelines. the results achieved at 28 days of age ranged from 24.32 MPa to 30.83 MPa. The results of this research do not look for which brand is the best, the size of the value obtained is not proof that a particular brand always has good results, but many factors influence the value obtained. Further research is needed on the use of this brand of cement to get more varied results.
Analisis Penyebab Ketidaklayakan Hunian dan Persentase Penggunaan BSPS dalam Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Studi Kasus: Kegiatan BSPS di Dusun Temiang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat) Imanuel, Rivaldo; Nuswantoro, Waluyo; Gawei, Apria Brita Pandohop
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5619

Abstract

Rumah memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sebagai tempat tinggal, sarana pembinaan keluarga, dan cerminan martabat penghuninya. Namun, banyak rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan dan dikenal sebagai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Faktor penyebab RTLH termasuk kurangnya pengetahuan tentang konstruksi, pendapatan terbatas, dan kondisi rumah yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen masalah dan menilai kelayakan rumah tidak layak huni milik warga penerima bantuan di Dusun Temiang, Kabupaten Landak, serta menentukan nilai dalam rencana perbaikan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengorganisasi data melalui teknik analisis deskriptif, yang melibatkan survei, dokumentasi, dan kuisioner dari 14 sampel penerima bantuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar ketidaklayakan disebabkan oleh masalah pada aspek kesehatan dan kecukupan luas, dengan 71,42% rumah mengalami ketidaklayakan pada aspek tersebut. Sisa ketidaklayakan disebabkan oleh kombinasi masalah pada aspek non-struktur, struktur, kesehatan, dan kecukupan luas, menegaskan bahwa kesehatan dan kecukupan luas adalah faktor utama dalam penilaian ketidaklayakan rumah dalam program BSPS.