cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Identifikasi Waste pada Proyek Konstruksi dengan Penerapan Metode Lean Project Management (Studi Kasus: Penataan Kawasan Jembatan Kahayan Provinsi Kalimantan Tengah) Fitriani, Nuril; Nuswantoro, Waluyo; Purwantoro, Almuntofa
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6738

Abstract

Keterlambatan yang diakibatkan oleh waste (pemborosan) pada proyek konstruksi merupakan permasalahan yang sering terjadi pada pelaksanaan proyek konstuksi. Pada proyek pembangunan Penataan Kawasan Jembatan Kahayan Provinsi Kalimantan Tengah terjadi ketidaksesuaian waktu dalam pelaksanaan proyek yang diketahui disebabkan oleh adanya waste (pemborosan). Penelitian ini bertujuan untuk untuk memperoleh identifikasi waste (pemborosan) yang terjadi dan meminimalisir waste (pemborosan) yang terjadi pada pelaksanaan proyek konstruksi pembangunan penataan kawasan jembatan Kahayan Provinsi Kalimantan Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner dan wawancara, jenis – jenis waste (pemborosan) pada kuesioner didapatkan dari perbandingan dengan penelitian – penelitian terdahulu mengenai penerapan Lean Project Management untuk mengetahui waste (pemborosan) dan meminimalisirnya. Berdasarkan hasil analisis data dengan metode Borda diketahui terdapat beberapa waste (pemborosan) pada pelaksanaan proyek adalah waste waktu menunggu (waiting), waste desain yang tidak sesuai (unsatisfied design), dan waste produksi berlebihan (overproduction) yang terjadi pada proyek. Solusi yang diberikan untuk meminimalisir waste waktu menunggu (waiting) adalah dilakukan penambahan waktu yang telah disepakati oleh pemilik pekerjaan dan pelaksana. Solusi yang diberikan untuk meminimalisir waste diproduksi secara berlebihan (overproduction) adalah dengan melakukan penyesuaian kembali terhadap metode dan waktu pengerjaan. Dan solusi yang diberikan untuk meminimalisir waste desain yang tidak sesuai adalah dilakukan penyesuaian penggunaan dan jumlah material terhadap desain yang baru.
Analisis Keandalan Balok Beton dengan Pendekatan Probabilistik dan Simulasi Monte Carlo Samosir, Nico Jeremia; Hasibuan, Samsul A Rahman Sidik
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6609

Abstract

Keandalan struktur bangunan sangat penting untuk memastikan keselamatan dan ketahanan bangunan terhadap beban yang diberikan. Dalam desain struktur, balok beton merupakan elemen krusial yang berfungsi untuk menahan beban vertikal dan mendistribusikannya ke elemen struktural lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan balok beton dengan pendekatan probabilistik, mempertimbangkan variasi momen resistensi dan momen beban yang diasumsikan mengikuti distribusi normal. Simulasi Monte Carlo digunakan untuk menganalisis variabilitas ini dan menghitung probabilitas kegagalan serta indeks keandalan. Hasil simulasi menunjukkan probabilitas kegagalan sekitar 8,40%, yang sangat mendekati hasil perhitungan probabilistik manual sebesar 8,53%. Indeks keandalan yang dihitung adalah 1,37, yang menunjukkan struktur memiliki tingkat keandalan rendah. Faktor sensitivitas menunjukkan bahwa ketidakpastian momen beban lebih berpengaruh terhadap keandalan struktur dibandingkan dengan momen resistensi. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk perbaikan desain struktural yang lebih sensitif terhadap variabilitas ketidakpastian, guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi konstruksi.
Analisis Faktor-Faktor Kinerja Pengelolaan Persampahan Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bone Azis, Rizky Aprianti; Makupiola, Christy Agatha
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6678

Abstract

Pengelolaan Manajemen persampahan merupakan bentuk sederhana, persampahan disuatu daerah yang diperuntukkan untuk kota sedang dan kecil yang merupakan suatu karakteristik tiap kota. Salah satu lokasi yang merupakan objek penelitian penulis adalah Kabupaten Bone. Sistem Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bone yaitu sistem door to door dan komunal tetapi tidak berjalan sebagaimana mestinya, salah satu faktornya pada sistem komunal yaitu kurangnya partisipasi masyarakat dan kurangnya sarana pengangkut sampah.yang masih belum terakomodir/belum cukupAnalisis yang digunakan adalah analisis tabulasi silang dan analisis regresi linier berganda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika pengelolaan persampahan berbasis masyarakat di Kabupaten Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika yang ada dalam pengelolaan persampahan berbasis masyarakat terdapat pada variabel X1 (sosialisasi pengelolaan sampah) yaitu kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat secara efektif, sehingga pemahaman/penegasan masyarakat kurang dipahami, begitupun juga pada X2 (dukungan sarana prasarana) tidak mendukung/memenuhi misalnya ketersediaan TPS dan pewadahan.
Analisis Kinerja Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Program PAMSIMAS di Desa Marioritengnga Ulfah, Ulfah; Handayani, Rut; Zulfadilah, Ahmad; Saputra, Ramdhani Nur
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6719

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berperan penting dalam peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dirancang sebagai solusi untuk menjawab tantangan keterbatasan akses air bersih di berbagai wilayah pedesaan, termasuk di Desa Marioritengnga. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kinerja pelayanan air bersih program PAMSIMAS ditinjau dari tiga aspek utama: kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan mengolah data sekunder dan hasil observasi lapangan di Desa Marioritengnga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air mencapai skor 67% (kategori baik), kuantitas air 60% (kategori baik), dan kontinuitas air 100% (kategori sangat baik). Secara keseluruhan, rata-rata efektivitas pelayanan air bersih mencapai 75,67%, yang menurut standar Kepmendagri No. 47 Tahun 1999 masuk dalam kategori “sangat baik”. Meskipun demikian, masih ditemukan tantangan signifikan, khususnya dalam aspek ketercapaian sambungan rumah dan kualitas mikrobiologis air yang belum sepenuhnya memenuhi standar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sistem distribusi air dan pengelolaan sumber air untuk menjamin keberlanjutan layanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan pengembangan layanan air bersih berbasis masyarakat yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Evaluasi Jaringan Irigasi Saluran Sekunder pada Daerah Irigasi Kerasaan Kabupaten Simalungun Purba, Musa Affandy; Wulandari, Tika Ermita
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6855

Abstract

The Kerasaan Irrigation Area is an irrigation area located in Simalungun Regency, North Sumatra Province. With a functional area of 5000 (Ha) and a secondary irrigation channel area of 39.10 (km). In optimizing irrigation performance in the DI Kerasaan irrigation area, irrigation network infrastructure maintenance must be carried out, one of which is by evaluating the irrigation channels in the area. This evaluation aims to determine and analyze the condition and function of irrigation assets in the Kerasaan irrigation area, so that the function of the irrigation channels can be optimized to irrigate the lands in the irrigation area. The method used in evaluating the irrigation channel is the observation method by tracing the irrigation network using a GPS device to determine the coordinates of the channel points and documenting asset damage with a camera/mobile phone. Based on the results of the analysis, the total length of damage to the paired channel structure was 10 m from a combination of several segments in 2 channel sections in the secondary channel with a total damage index of 0.70%. In the secondary Kerasaan channel from the survey results as far as (±1000 m) in the field there are 2 units of buildings for tapping and 3 units for tapping. The results of the analysis can be used for planning the construction of irrigation structures by planning structural buildings, water gates and measuring buildings.
Pengaruh Penggantian Agregat Kasar dengan Limbah Keramik terhadap Kuat Tekan Beton pada Berbagai Proporsi Campuran Sitompul, Swandy; Nurmaidah, Nurmaidah
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6544

Abstract

Perkembangan industri konstruksi di Indonesia semakin pesat dengan meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur yang kokoh, tahan lama, dan ramah lingkungan. Beton, yang digunakan dalam pembangunan gedung bertingkat, jalan, dan jembatan, memiliki keunggulan berupa kekuatan tekan yang tinggi dan daya tahan yang baik. Namun, produksi beton membutuhkan bahan baku yang besar, seperti semen dan agregat, yang berkontribusi terhadap degradasi sumber daya alam dan emisi karbon yang merugikan lingkungan. Salah satu alternatif material yang dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan adalah limbah keramik, yang sering dianggap sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi limbah keramik terhadap kualitas beton, terutama kuat tekan dan workability beton. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium menggunakan beton dengan variasi penambahan limbah keramik sebesar 5%, 10%, dan 15% sebagai pengganti agregat kasar. Pengujian dilakukan untuk mengetahui perubahan pada kuat tekan dan workability beton yang diukur melalui uji slump. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah keramik meningkatkan workability beton, tetapi mengurangi kuat tekan beton pada umur 14 hari. Pada umur 28 hari, beton dengan limbah keramik mengalami peningkatan kuat tekan meskipun lebih rendah dibandingkan beton normal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penggunaan limbah keramik sebagai alternatif agregat kasar dalam campuran beton yang ramah lingkungan. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat dalam keberlanjutan pembangunan infrastruktur.
Evaluasi Kinerja Persimpangan Tak Bersinyal Jalan Moh. Yakub Lubis di Jalan Besar Tembung Lubis, Mhd. Raviansyah Hartawan; Lubis, Kamaluddin
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6695

Abstract

Persimpangan adalah menjadi penyebab kemacetan terutama simpang tak bersinyal diperkotaan. Dimana jalan Moh.Yakob Lubis, memiliki beberapa persimpangan yang menjadi konflik lalu lintas pada jam tertentu. Terutama dipersimpangan tak bersinyal yang mempertemukan Jalan Moh. Yakob Lubis dan Jalan Besar Tembung.Yang mana harus melakukan evaluasai pada persimpangan tersebut. Maksud dan tujuan penelitian ialah agar mengetahui kinerja persimpangan tak bersinyal dan memberikan solusi permasalahan yang sering terjadi pada simpang tiga jalan Moh. Yakob Lubis dan jalan Besar Tembung. Penelitian ini menggunakan metode PKJI tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei secara langsung kelapangan. Hasil dari penelitian pada jam puncak yaitu hari senin pukul 07:00-09:00 WIB, volume lalu lintas tersebut tertinggi dari pada hari lain. Didapat nilai derajat derajat kejenuhan(DJ) sebesar 0,99, Tundaan(T) sebesar 18,51 det/kend, Peluang antrian(Pa) berkisar 39%-78%.Tingkat pelayanan pada simpang tiga tak bersinyal di jalan moh. yakub lubis termasuk pada kriteria cukup(C). sebaiknya persimpangan dilengkapi rambu-rambu lalu lintas seperti alat pemberi isyarat lalu lintas dan melakukan perubahan arus lalu lintas.
Enumerasi Elemen Pekerjaan Struktur Bangunan Berbasis Building Information Modeling pada Gedung Perkuliahan Pascasarjana IAIN Lhokseumawe Bin Amiruddin, Iponsyah Putra; Haikal, Muhammad
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6443

Abstract

Building Information Modeling (BIM) merupakan suatu pendekatan dalam konstruksi berbasis digital yang berfungsi untuk merancang, mengelola, dan memvisualisasikan representasi virtual dari karakteristik fisik serta fungsional suatu bangunan secara komprehensif. Enumerasi elemen pekerjaan struktur bangunan adalah proses mengklasifikasi dan menghitung elemen struktur bangunan secara terstruktur dan sistematis. Metode yang digunakan adalah dengan mengklasifikasikan elemen-elemen pekerjaan struktur menjadi Family-Family dengan menggunakan software Revit, kemudian dihitung besarnya volume setiap elemen.  Perhitungan volume pada penelitian ini dibatasi hanya untuk elemen pekerjaan beton dan baja tulangan. Berdasarkan hasil simulasi, proses desain gambar konstruksi bangunan gedung dilakukan untuk mengetahui bentuk komponen, tata letak dan kesesuaian gambar yang telah dijelaskan pada Software 3D. Setelah proses desain gambar struktur bangunan gedung kemudian dilanjutkan proses kebutuhan volume beton dan volume baja tulangan. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan software Revit, jumlah total volume beton digenapkan sebesar 1716 m³ dan baja tulangan sebesar 246 ton.
Evaluasi Peningkatan Pelayanan Kereta Api di Stasiun Tanjung Karang Menggunakan Metode Evaluasi dan Analisis SWOT Febriyadi, Febriyadi; Sari, Nurwanda; Putri, Ananda Agneshia; Alfarizi, Dava; Maulidina, Siti; Pamursari, Nurmagita
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6701

Abstract

Transportasi merupakan sarana strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Kereta api sebagai moda transportasi massal memiliki keunggulan dalam efisiensi ruang, konsumsi energi, dan dampak lingkungan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan dan fasilitas di Stasiun Tanjung Karang serta merumuskan strategi peningkatan berdasarkan pendekatan evaluatif dan analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi lapangan, studi dokumen, dan wawancara informal. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual terhadap Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2019. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar indikator SPM telah terpenuhi, khususnya dalam aspek keselamatan, keamanan, dan kesetaraan. Namun, aspek kehandalan, kenyamanan, dan kemudahan masih memerlukan peningkatan. Rekomendasi strategis mencakup perluasan ruang tunggu, penyediaan area cetak boarding pass yang terpisah, implementasi teknologi face recognition pada boarding gate, penambahan papan informasi, dan penyediaan tempat pengaduan pelanggan. Dengan strategi yang berbasis data lapangan dan teknologi digital, pelayanan di Stasiun Tanjung Karang dapat ditingkatkan menjadi lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.
Analisis Manajemen Pengendalian Waktu dengan Pendekatan Metode CPM & PERT pada Proyek Peningkatan Jalan Alternatif Medan - Brastagi - Kutalimbaru Siregar, Arya Ahrilsyah; Lubis, Kamaluddin
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6576

Abstract

Road infrastructure is a crucial factor in supporting the economic growth of a region. Therefore, the provision of appropriate road infrastructure through adequate investment budget allocation is essential for regional economic development. Investments in road and bridge construction have a broad impact, benefiting both users and the overall development of the area. This study employs the Critical Path Method (CPM) and Program Evaluation and Review Technique (PERT), with a case study on the Medan–Brastagi–Kutalimbaru road. The primary objective is to determine the critical path and calculate the cost implications of project acceleration using the PERT crashing method on this alternative route.The implementation of the PERT method identifies the critical path involving activities A, D, E, and F, with an estimated project completion time of 129.6 days (rounded to 130 days) and a success probability of 99.99%. Using the CPM method, the project can be expedited by 15 days with an additional cost of Rp 22,560,000.00, whereas the PERT method allows for a 13-day reduction with an additional cost of Rp 16,920,000.00. The standard project duration is set at 130 days, with the CPM method optimizing it to 128 days, while the PERT method shortens the initial project duration from 143 days to 130 days.These findings indicate that the application of the crash program method for project acceleration affects scheduling and leads to changes in project implementation costs.