cover
Contact Name
Aswar Amiruddin
Contact Email
aswaramir89@gmail.com
Phone
+6287704518570
Journal Mail Official
bejts@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No 1, Tarakan 77115, Indonesia
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 25811134     EISSN : 26857553     DOI : https://doi.org/10.35334/be.v9i3
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Borneo Engineering : Structural Engineering, Transportation Engineering, Water Resources, Geotechnical Engineering and Construction Management
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025" : 8 Documents clear
Analisis Kinerja Biaya dan Waktu Pelaksanaan Erection Girder Dengan Metode Crane dan Metode Launcher Fauzi Prasetyo, Dimas; Girsang, Hamonangan
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.67

Abstract

  Pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia menghadapi tantangan akibat variasi kontur alam. Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3, sepanjang 14,4 km, melewati banyak bukit dan lembah, sehingga erection girder dengan crane memerlukan tambahan akses dan landasan, yang kurang efisien. Penelitian ini menganalisis perbandingan metode crane dan launcher dalam erection girder pada proyek ini. Variabel yang diteliti mencakup waktu, biaya, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing metode. Data diperoleh dari studi kasus erection Jembatan Utama Cimunjul dengan 72 girder, serta analisis data historis proyek sejenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode crane lebih cepat dengan durasi 51 hari dibandingkan metode launcher yang memerlukan 73 hari. Namun, dari sisi biaya, metode launcher lebih ekonomis dengan total Rp 4.989.319.040 dibandingkan crane yang mencapai Rp 6.308.296.800. Metode crane unggul dalam kecepatan tetapi membutuhkan area kerja luas dan memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi. Sebaliknya, metode launcher lebih efisien dalam biaya dan lebih aman untuk kondisi kontur tidak rata, meskipun durasi pengerjaannya lebih lama. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan metode erection harus mempertimbangkan kondisi proyek, aspek keamanan, serta efisiensi waktu dan biaya.
Analisis Variabel Yang Mempengaruhi Pemeliharaan Bangunan Gedung Berkelanjutan Dengan Metode Structural Equation Modeling Widiastuti, Widiastuti; Sahadi, Sahadi; Poernomo, llham
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.85

Abstract

Maintenance and care of buildings is absolutely necessary as an effort to extend the life of the building, so that the condition of the building is maintained properly. Over time, buildings experience a decrease in quality. However, this can be overcome by sustainable building maintenance. This research aims to determine the factors that influence sustainable building maintenance work, and determine the dominant factors that influence sustainable building maintenance work. The analysis method used is Structural Equation Modeling (SEM). Respondent was obtained through a questionaire with samples coming from stakeholders, work implementers and building users. The results of this study obtained seven variables that affect sustainable building maintenance, namely management and organization, human resources, building technical requirements, finance and budget, building users, laws and regulations, occupational safety and health. The most dominant variable is management and organization, with 52%.
Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi Zahli Akhmad, Almuhfudli; Hakzah, Hakzah; Misbahuddin, Misbahuddin
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.143

Abstract

Setiap wilayah di kabupaten Enrekang memiliki potensi hasil komoditi pertanian yang beragam dan berlimpah yang distribusikan keberbagai wilayah dengan menggunakan berbagai jenis angkutan barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik komoditi dan pemilihan moda angkutan. Metode penelitian kuantitatif deskriktif berdasarkan survey dan wawancara sebanyak 250 responden supir moda angkutan, analisis data menggunakan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian memperlihatkan komoditas bawang merah dominan dari Kecamatan Anggeraja sebesar 861 ton, kemudian hasil komoditas jagung terbesar berasal dari Kecamatan Masalle sebesar 748 ton, dan hasil komoditas kopi terbesar berasal dari Kecamatan Enrekang sebesar 690 ton. Pemilihan moda angkutan yang efisien digunakan dalam proses mendistribusikan berbagai hasil komoditas pertanian antara wilayah memperliatkan bahwa moda Truk 2as (10 Ton) dengan bobot prioritas 0.40%.   
Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash Harwadi, Fuad; Hasrullah, Hasrullah; Febriansyah, Dana
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.147

Abstract

Clay shale soils have properties that are very easily weathered or weakened in a relatively short time when reacting with air and water. Therefore, it needs to be stabilized to improve its technical properties and bearing capacity. This study aims to determine the optimal percentage of fly ash and lime addition as stabilizer materials. The addition of stabilizer to soil samples was carried out by varying the percentage of addition of 15%, 20% and 25% with variations in the length of curing time for 14, 21 and 28 days. Furthermore, physical and mechanical properties were tested in the form of CBR and UCT tests. The test results showed a change in soil grain size where there was an increase in sand content and a decrease in clay content in all samples. This occurs due to the pozzolanic process. The addition of stabilizer also affects the increase in CBR and UCT test values, where the most optimal increase occurs in the addition of 15% stabilizer with 28 day curing period. The CBR value increased by 110% while the UCT value was 38.25 kg/cm2 from the initial condition
Pengukuran Kinerja Mandor Berdasarkan Perspektif Kontraktor dalam Bentuk Tingkat Kepuasan (Studi Kasus: Proyek Konstruksi Gedung di Kota Bandung) Wilbert, Christopher; Biemo W. Soemardi
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.259

Abstract

Meskipun teknologi konstruksi mengalami perkembangan yang pesat, pelaksanaan proyek konstruksi gedung di Indonesia masih sangat bergantung pada sumber daya manusia. Keberhasilan proyek sangat ditentukan oleh kinerja tenaga kerja di lapangan, khususnya tukang dan laden, yang berada di bawah koordinasi seorang mandor. Dengan demikian, peran mandor menjadi faktor krusial dalam menentukan efektivitas pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi relevansi peran mandor berdasarkan temuan studi terdahulu dengan kondisi aktual saat ini. Metode yang digunakan mencakup penyebaran kuesioner kepada kontraktor berkualifikasi besar yang sedang melaksanakan proyek konstruksi gedung di Kota Bandung, serta wawancara langsung dengan sejumlah mandor konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peran mandor dari penelitian sebelumnya masih relevan hingga saat ini. Namun, terdapat peningkatan signifikan pada peran mandor sebagai pelaku usaha yang menunjukkan karakteristik mirip subkontraktor, meskipun belum berbadan hukum dan memiliki keterbatasan finansial. Selain itu, kinerja mandor saat ini dinilai lebih baik dibandingkan satu dekade lalu, seiring dengan meningkatnya tuntutan pasar dan pengaruh pelatihan keterampilan teknis.
Effect of Multi-Variable Mix Composition on the Setting Time and Flow Properties of Fly Ash-GGBFS Geopolymer Mortar Ramadhan, Bayu Rahmat; Adam, Andi Arham; Akifa, Sri Nur; Wahidin, Suci Amalia Namira; Verucha, Novacharisma Vindiantri; Allo, Misel Borro
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.310

Abstract

The development of eco-friendly construction materials increasingly emphasizes the utilization of industrial waste, with fly ash being a prominent alternative binder to Portland cement. However, Type F fly ash exhibits limitations due to its inherently low calcium (CaO) content, which results in slow geopolymerization reactivity and typically necessitates high-temperature curing to achieve optimal early strength. This research aims to optimize the utilization of 100% fly ash as a binder in geopolymer mortar by incorporating Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS). GGBFS serves as a source of reactive calcium, specifically to accelerate C-A-S-H gel formation. The alkaline activator used comprises NaOH and Na₂SiO₃ solutions, varied at specific ratios. The experimental program investigates the influence of three key parameters: GGBFS content (10%, 20%, and 30% by fly ash weight), activator/binder ratio (30%, 35%, and 40%), and aggregate/binder ratio (2.25, 2.5, and 2.75). The primary focus is to evaluate their effect on the fresh properties of geopolymer mortar, particularly flowability and setting time, under ambient curing conditions (without heat treatment). The findings of this study are expected to demonstrate that GGBFS addition significantly enhances early reactivity and facilitates the development of geopolymer mortar suitable for ambient temperature applications. This research is anticipated to contribute to the advancement of sustainable construction materials through the optimal utilization of industrial waste, especially for applications where high-temperature curing is impractical.
Analisis Statistik Kenaikan Muka Air Laut untuk Perencanaan Infrastruktur Pesisir: Studi Kasus Kota Tarakan Utomo, Edy; Susanto, Azis; Muhammad Hermansyah
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.367

Abstract

Kenaikan muka air laut (Sea Level Rise, SLR) merupakan salah satu dampak signifikan perubahan iklim yang beriimplikasi langsung pada keberlanjutan infrastruktur pesisir. Penelitian ini bertujuan memprediksi kenaikan muka air laut di Kota Tarakan periode 2025-2100 dengan menggunakan data historis 1994-2024 dari Copernicus Climate Change Service yang diolah menggunakan perangkat lunak ODV (Ocean Data View). Analisis dilakukan menggunakan distribusi probabilitas Gumbel dan Weibull yang menghasilkan persamaan prediksi berbasis input tahun, sehingga memudahkan perencana infrastruktur pesisir untuk menentukan elevasi desain tanpa melakukan perhitungan ulang. Hasil menunjukkan bahwa model Gumbel memberikan estimasi yang lebih tinggi (kondisi terburuk) dibandingkan model Weibull (kondisi terbaik), keduanya memiliki koefisien determinasi tinggi (R2 ≥ 0,94). Proyeksi hingga tahun 2100 mempertimbangkan kenaikan muka air laut maksimum mencapai 2,44 m (Gumbel) dan 2,40 m (Weibull). Temuan ini menjadi acuan teknis dalam perencanaan bangunan pelindung pantai seperti revetment, detached breakwater, dan groin, serta dalam penyesuaian desain dermaga dan sistem drainase pesisir. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyediaan persamaan prediksi SLR yang dapat langsung diintegrasikan ke perencanaan teknik sipil, khususnya pada wilayah pesisir tropis yang rentan terhadap perubahan iklim.
Sifat Mekanik dan Durabilitas Mortar dengan Substitusi Nano Eggshell PowderMenggunakan Air Laut sebagai Media Perawatan Manaf, Abdi; Ridhayani, Irma; Alwi, Almayana; Okviyani, Nur
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.381

Abstract

Produksi semen sebagai bahan utama beton memberikan dampak signifikan terhadap emisi karbon, sehingga diperlukan alternatif material pengganti yang ramah lingkungan. Salah satu material potensial adalah limbah kulit telur yang dapat diolah menjadi Nano Eggshell Powder (NESP) dengan ukuran partikel halus dan reaktivitas pozzolanik yang lebih tinggi. Penelitian ini mengkaji kinerja beton dengan substitusi semen menggunakan NESP sebesar 5% dan 10%, serta menggunakan air laut dari Pantai Pangali-Ali, Majene, sebagai media perawatan. Metode pengujian meliputi kuat tekan, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), daya serap air, resistivitas listrik, dan half-cell potential (HCP) hingga umur 91 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan NESP berpengaruh terhadap sifat mekanik dan durabilitas beton. Pada umur awal, campuran dengan NESP memiliki kuat tekan dan nilai UPV lebih rendah dibanding kontrol, namun terus meningkat hingga 91 hari akibat aktivitas pozzolanik tertunda. Nilai daya serap air menurun seiring umur perawatan dengan korelasi negatif yang kuat terhadap kuat tekan, sementara resistivitas listrik meningkat pada campuran dengan NESP, yang menunjukkan perbaikan struktur mikro dan pengurangan jalur migrasi kelembaban. Hasil HCP memperlihatkan bahwa seluruh campuran bergerak menuju kondisi pasif hingga umur lanjut, meskipun campuran dengan NESP 10% menunjukkan nilai lebih negatif dibanding NESP 5% dan kontrol. Temuan penting penelitian ini adalah bahwa penggunaan NESP 5% memberikan keseimbangan terbaik antara performa mekanik dan durabilitas, sehingga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi konsumsi semen sekaligus mendukung pengembangan beton berkelanjutan di wilayah pesisir.

Page 1 of 1 | Total Record : 8