cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 203 Documents
ANALISIS KINERJA SIMPANG 4 TAK BERSINYAL (STUDI KASUS : SIMPANG EMPAT JL. INSPEKTUR MARZUKI KECAMATAN ILIR BARAT I KOTA PALEMBANG) Renaldi, Gilang; Mulyati, Ely
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i2.292

Abstract

Palembang adalah kota terbesar di provinsi Sumatera Selatan dan salah satu pusat pemerintahan yang seiring berjalannya waktu semakin banyak dan meningkatnya jumlah penduduk terutama di Jalan Inspektur Marzuki. Jalan ini merupakan salah satu tempat yang padat, mulai dari wilayah perkantoran, sekolah dan banyak komplek perumahan sehingga terjadinya peningkatan kendaraan roda dua dan roda empat yang mengakibatkan masalah kemacetan. Untuk mengetahui kinerja simpang 4 tak bersinyal dijalan Inspektur Marzuki dilakukan dengan menggunakan metode MKJI 1997. Penelitian ini mengambil data arus lalu lintas yang terdiri dari Heavy Vehicle (HV), Light Vehicle (LV), Motor Cycle (MC), dan Hambatan Samping. Jenis kendaraan dibagi berdasarkan sistem klasifikasi Bina Marga. Pengambilan data dilakukan secara serempak di tiap arus jalan pada masing-masing simpang selama 7 hari pada jam 06.00 WIB sampai dengan jam 18.00 WIB dan ditentukan hasil analisanya pada jam sibuk atau kondisi persimpangan pada puncak maksimum kendaraan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kinerja simpang 4 tak bersinyal dijalan Inspektur Marzuki setelah di analisis menyatakan bahwa kondisi persimpangan tersebut memiliki nilai derajat kejenuhan senilai 0,876 yang mana nilai tersebut memproyeksikan di lapangan bahwa terjadinya kondisi padat merayap di lokasi tersebut sehingga kendaraan yang melintas sedikit mengalami gangguan. Penambahan traffic light di beberapa titik strategis merupakan langkah yang efektif untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dengan penempatan dan pengaturan yang tepat, traffic light dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan meningkatkan efisiensi pergerakan kendaraan di berbagai titik rawan macet. Kata Kunci : Jalan, Arus Jalan, Hambatan
EVALUASI PENANGANAN JALAN BERDASARKAN PENILAIAN STRUKTURAL STUDI KASUS : RUAS BETUNG SEKAYU – BATAS KOTA SEKAYU Setiawan, Ari
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.341

Abstract

Preservasi jalan merupakan kegiatan penanganan jalan, berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal dalam melayani lalu lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai. Kegiatan preservasi jalan terdiri dari pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan dan bangunan pelengkap jalan. Dalam penelitian ini akan menganalisis kondisi penanganan jalan berdasarkan nilai struktural perkerasan pada ruas Betung – Batas Kota Sekayu. Evaluasi struktural dilakukan berdasarkan nilai lendutan dari pengukuran alat Falling Weight Deflectometer (FWD). Penentuan penanganan jalan berdasarkan structural dilakukan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024 yaitu Metode AASHTO diperoleh dari perbandingan nilai Structural Number Effective (SNeff) dengan nilai Structural Number Futurer (SNf) untuk memperoleh nilai tebal lapisan tambah pada struktur perkerasan. Dengan mengamati hasil yang diperoleh berdasarkan long segment dan non long segment, maka didapatkan hasil analisis secara longsegmen akan mehasilkan penanganan rutin, minor, mayor, dan rekontruksi. Sedangkan secara non long segment menghasilkan penanganan jalan minor.
KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN ASPAL KARET AC-WC YANG MENGGUNAKAN KARET ALAM DAN LIMBAH BAN BEKAS SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PASIR Jimmyanto, Hendrik; Ramadhani, Ramadhani; Aminuddin, Kiagus Muhammad
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.318

Abstract

The increasing number of vehicles each year causes a high traffic load, which can lead to damage to the roads. The pavement plays an important role in distributing the load of vehicles to the soil beneath it and in reducing soil stress. Sustainable road construction can be achieved by optimizing resource utilization and using alternatives to waste, such as waste rubber from scrap tires and natural rubber. The purpose of this study is to analyze the optimal asphalt content of a mixture that uses solid natural rubber and waste tires as substitute fine aggregates in Asphalt Concrete – Wearing Course. The experiment involved testing the characteristics of asphalt and conducting Marshall tests. Subsequently, the optimal asphalt binder content (OAC) of each proposed mixture was determined based on the results of the Marshall test. The percentage of fine aggregate substitution was 0%, 25%, and 50% of the weight of river sand. The results of the Marshall test showed that substituting fine aggregate with natural rubber and waste tires affected the physical parameters and performance of the mixture, specifically stability and flow. The range of OAC obtained indicated that the use of rubber asphalt and the substitution of river sand had a significant impact on the physical characteristics of the asphalt mixture, where higher concentrations of rubber asphalt contributed to an increase in OAC. This finding indicates the potential for using rubber asphalt to improve the performance of the mixture in road construction. Keywords: Asphalt concrete – wearing course, Waste tire, Solid natural rubber, Marshall, Optimal asphalt binder content
ANALISIS PERBANDINGAN METODE KORELASI DCPI TERHADAP NILAI CBR DARI UJI DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP) PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN MENUJU WORKSHOP KPT TANJUNG SENAI OGAN ILIR Satria, Eko Randi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.335

Abstract

California Bearing Ratio (CBR) merupakan salah satu metode pengujian daya dukung tanah terutama dalam penentuan daya dukung tanah dasar kedalam desain jalan. Dalam praktik dunia konstruksi jalan, proses persetujuan material dapat dilakukan dengan pengujian CBR laboratorium sedangkan proses persetujuaan lapangan dilakukan dengan pengujian CBR Lapangan. Pada saat proses konstruksi terutama dalam pekerjaan timbunan tanah dasar berlangsung, pengujian CBR ini sangat penting untuk dilakukan demi menghasilkan produk konstruksi sesuai dengan spesifikasi yang disyaratkan. Prosedur untuk mendapatkan nilai CBR lapangan seringkali dianggap rumit dan memakan waktu, sehingga Uji Penetrasi Kerucut Dinamis (DCP) biasanya dilakukan sebagai pengganti uji CBR lapangan. Prosedur pengujian DCP lebih sederhana dan cepat dibandingkan pengujian CBR lapangan. Nilai CBR dapat diperkirakan dari hasil uji DCP melalui korelasi yang telah dikembangkan oleh peneliti sebelumnya. Studi ini mengevaluasi penerapan 5 metode perhitungan nilai CBR melalui pengujian DCP dan kesesuaian dengan hasil CBR Lapangan. Penelitian ini dilakukan langsung pada proyek Pembangunan Jalan Menuju Workshop KPT Tanjung Senai di Kabupaten Ogan Ilir dengan cara menguji tanah timbunan dengan uji CBR Lapangan dan Uji DCP sebanyak 10 titik. Hasil yang didapat menunjukan bahwa metode Kementerian Pekerjaan Umum (2010) yang paling tinggi pada nilai koefisien determinasi dan koefisien korelasi dengan nilai R2 = 0,8386 (Very Strong) dan r = 0,9157 (Good Positive Correlation).
ANALISIS PERBANDINGAN RANGKA ATAP KAYU DENGAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN TERHADAP KEKUATAN STRUKTUR DAN EFISIENSI BIAYA Mauliana, Yunita
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.333

Abstract

Komunitas Keluarga Kucing Lampung (K3L) adalah komunitas yang memberikan layanan untuk kucing-kucing sakit dan terlantar. Pada awalnya tempat tinggal (shelter) kucing memiliki luas 6x10 m, kemudian akan dilakukan renovasi dengan perluasan tempat menjadi 10x20 m. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan perkuatan struktur dan efisiensi biaya dari penggunaaan rangka atap kayu dan rangka atap baja ringan pada bangunan shelter kucing tersebut. Metode penelitian menggunakan data kuantitatif berupa pengukuran dan data kualitatif yang dijabarkan dari hasil penelitian dengan bantuin software Microsoft Excel dan SAP2000. Dari hasil penelitian didapat data bahwa untuk perkuatan struktur nilai gaya batang tarik maksimum rangka atap kayu sebesar 42,98 kN dan gaya batang tekan maksimum adalah 36,72 kN. Sedangkan gaya batang tarik maksimum pada rangka atap baja ringan adalah 20,24 kN dan gaya batang tekan maksimum adalah 14,46 kN. Nilai rasio kapasitas batang tarik maksimum pada rangka atap kayu 0,59 dan batang tekan 0,61. Sedangkan nilai rasio kapasitas batang tarik maksimum pada rangka atap baja ringan 0,64 dan batang tekan adalah 0,45. Keduanya memiliki nilai kurang dari 1 sehingga struktur dapat dikategorikan aman. Dapat disimpulkan bahwa perkuatan struktur rangka atap kayu lebih kuat dibandingkan rangka atap baja ringan. Berdasarkan hasil analisis biaya, untuk membuat rangka atap kayu biaya yang diperlukan adalah Rp.47.196.975 sedangkan untuk rangka atap baja ringan adalah Rp.22.825.447 sehingga dapat disimpulkan bahwa biaya pembuatan rangka atap baja ringan lebih efisien dibandingkan dengan rangka atap kayu.
KAJIAN PENGELOLAAN LIMBAH KONTRUKSI PROYEK RUMAH SUSUN UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI Jumadi, Muhammad; Permatasari, Rosmalinda; Andayani, Reni
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.309

Abstract

Salah satu limbah yang bermasalah di kota Palembang adalah limbah konstruksi, walaupun terdapat peraturan Walikota Kota Palembang mengenai tata kelola tempat penampungan sementara sampah, tetapi dalam praktiknya masih banyak pembangunan yang belum menerapkan perwali ini. Saat ini salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah pembangunan rumah susun Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) dengan luas bangunan 881 m² dan tinggi tiga lantai. Proyek ini berlokasi di pusat Kota Palembang dan perlu diketahui mengenai pengelolaan limbah konstruksi serta area pembuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara penanganan limbah kontruksi proyek dan mengetahui cara penanganan limbah kontruksi proyek. Metode yang digunakan berupa wawancara dan pengisian kuesioner yang mengacu pada Greenship Building Council Indonesia. Hasil penelitian ini didapat cara penanganan limbah yang dilakukan pada proyek konstruksi rumah susun Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) yaitu dengan menggunakan kembali (reuse), dijual kembali dan membuang limbah. Faktor yang dapat mepengaruhi terhadap pengelolaan limbah kontruksi pada proyek rumah susun Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) yaitu tenaga manusia, material dan metode Kata kunci : Limbah Kontruksi, Rumah Susun, Palembang
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR KM. 10 MENUJU TPA SIMPANG BANDARA DAN SUNGAI LIMPAH Widayanti, Renyta; Aminuddin, Kiagus Muhammad; Juliana, Imroatul C
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen waktu pada proyek pembangunan Jalan Lingkar KM. 10 menuju TPA Simpang Bandara dan Sungai Limpah oleh CV. Dua Pandawa Sakti. Metode yang digunakan adalah mix method dengan data yang diperoleh melalui dokumen proyek, observasi lapangan, dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen waktu diterapkan secara efektif melalui penyusunan jadwal kerja, monitoring progres, analisis deviasi, dan tindakan korektif. Kurva-S menunjukkan bahwa progres fisik proyek lebih cepat dari rencana. Keberhasilan ini dipengaruhi oleh koordinasi dan penerapan sistem manajemen waktu yang baik. Kata kunci : Manajemen Waktu, Pembangunan Jalan, Proyek Konstruksi
ANALISA KEBUTUHAN DIMENSI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) KOMUNAL DI LINGKUNGAN RT. 05 KELURAHAN PETANANG ILIR KOTA LUBUKLINGGAU Wijaya, Andry; Aminuddin, Kiagus Muhammad; Usman, Arie Putra
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.349

Abstract

Lingkungan RT 05 Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, merupakan kawasan padat penduduk dengan lebih dari 105 kepala keluarga atau sekitar 505 jiwa pada tahun 2021, yang mengalami kondisi kumuh akibat buruknya pengolahan air limbah dan sanitasi. Mayoritas warga masih membuang limbah rumah tangga di pekarangan karena kurangnya pemahaman tentang tata ruang dan kebersihan lingkungan, sehingga menyebabkan pencemaran dan kontaminasi sumur air bersih oleh zat berbahaya dari septic tank yang jaraknya kurang dari 5 meter. Studi ini bertujuan untuk memberikan solusi atas masalah tersebut dengan merancang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal yang mampu melayani 50 rumah dengan luas lokasi 4 x 12 meter. Dalam perancangan, digunakan proyeksi pertumbuhan penduduk selama 10 tahun ke depan sebesar 645 jiwa, dengan penggunaan air bersih sebesar 90 liter per orang per hari, dan debit air limbah 55,68 m³ per hari. Dimensi bak-bak IPAL meliputi Bak Inlet (0,75 x 3,20 x 1,00 m), Bak Settler (4,40 x 3,20 x 2,00 m), 9 Bak Anaerobic Filter (1,55 x 1,00 x 2,00 m), dan Bak Outlet (0,85 x 1,00 x 1,70 m). Diharapkan dengan pengolahan air limbah domestik ini, pencemaran lingkungan dapat berkurang dan kesehatan masyarakat meningkat. Kata kunci : IPAL Komunal; Debit Air Limbah; Kelurahan Petanang Ilir; Settler; Anaerobic Filter
Analisis Analisis Penerapan Sistem Drainase terhadap Pengendalian Banjir di Kawasan Permukiman Wilayah Golf Permai Kelurahan Talang Ubi Selatan jaya, san jaya; Aminuddin, Kiagus Muhammad; Bahrin, David
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.366

Abstract

Salah satu infrastruktur yang digunakan untuk membantu mengurangi risiko banjir adalah saluran drainase. Saluran drainase di kawasan permukiman padat penduduk berfungsi untuk menyalurkan aliran air, baik dari limbah domestik maupun air hujan, menuju tempat pembuangan akhir. Jalan lingkungan Daerah Golf Permai, Kelurahan Talang Ubi Selatan, merupakan salah satu akses masyarakat yang sering mengalami banjir akibat kurang berfungsinya saluran drainase. Hujan berintensitas tinggi yang berlangsung lama dapat menyebabkan air meluap ke area permukiman karena terbatasnya kapasitas saluran serta minimnya akses ke sungai utama akibat tidak terintegrasinya drainase dengan tata ruang wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan pengambilan keputusan pembangunan drainase sebagai salah satu faktor pengendalian banjir dengan daya tampung genangan yang memadai serta menilai ketepatan pembangunan drainase dari perspektif hidrologi dan tata ruang. Pendekatan Fishbone Analysis terbukti efektif dalam mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab banjir secara sistematis, seperti teknis, tata ruang, lingkungan, dan partisipasi masyarakat. Kelebihan metode ini adalah kemampuannya menyusun hubungan sebab-akibat yang jelas dan mendalam untuk mendukung pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem drainase di Jalan Akses Golf Permai, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, secara umum masih mampu menampung debit limpasan hujan berdasarkan hasil analisis hidrologi dan hidraulika menggunakan metode Manning, dimana hasil perhitungan debit rencana sebesar 0,121 m³/dtk berada dalam kapasitas saluran eksisting, sehingga dapat dikatakan bahwa saluran mampu berfungsi efektif pada kondisi hujan normal. Namun, analisis curah hujan periode 2015–2024 mengindikasikan peningkatan risiko banjir pada tahun 2023–2024, dipicu oleh curah hujan ekstrem, elevasi air sungai, serta keterbatasan distribusi jaringan drainase di kawasan tersebut. Kata kunci: saluran drainase, banjir, Fishbone Analysis, hidrologi, tata ruang
PENGARUH PENGARUH KONSENTRASI KOAGULAN TERHADAP PROSES PENGOLAHAN AIR BAKU DI PDAM TIRTA PALI ANUGERAH KABUPATEN PALI Prihartoro, Dwi; Aminuddin, Kiagus Muhammad; Usman, Arie Putra
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.365

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar dan hak masyarakat yang harus dipenuhi. Ketersediaan air minum berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan, derajat kesehatan, serta produktivitas masyarakat yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Penyediaan air minum harus memenuhi SBMKL (Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan) sesuai Permenkes RI No. 2 Tahun 2023. Untuk memenuhinya, perlu dilakukan penelitian mengenai kandungan air yang didistribusikan. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menguji mutu koagulan sebagai bahan dalam proses pengolahan air bersih di PDAM Tirta Pali Anugerah yang menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu Metode Jar test. Metode ini dapat menentukan dosis optimum koagulan dan flokulan dalam proses penjernihan air. Koagulan dan flokulan yang digunakan dalam penelitian yaitu tawas (aluminium sulfat) atau PAC (Poly Aluminium Chloride). Hasil analisis menunjukkan bahwa uji Jartest dengan koagulan tawas dan PAC 10% AH-7 pada berbagai dosis menghasilkan tingkat kekeruhan dan pH yang berbeda. Penggunaan PAC 10% AH-7 di PDAM Tirta Pali Anugerah menunjukkan hasil lebih baik daripada tawas, yaitu pada dosis PAC 10% AH-7 24 Ppm dengan tingkat kekeruhan terkecil yaitu 1,89 NTU, sehingga didapatkan tingkat efisiensi sebesar 96,14%. Hal ini menguntungkan bagi PDAM karena dapat menekan biaya operasional. Kata kunci: Air minum, Pengolahan air bersih, Koagulan, Aluminium sulfat, Poly aluminium chloride