cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
TARBAWI: Journal on Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 26557949     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Focus and Scope of Tarbawi Journal: Journal of Islamic Education covers 1 PAI Learning (Method, Strategy, Model, Assessment) 2. Islamic Education 3. Management of Islamic Education 4. Management of Pending Institutions. Islam 5. and related themes
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROGRAM TAHFIDZ PADA MTSN 4 PASER Halidi, Halidi; Ilyasin, Mukhammad; Zamroni, Zamroni
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i1.2114

Abstract

Degradasi moral sedang menyerang calon generasi muda dalam usia sekolah. Kekerasan seksual, kekerasan antar pelajar, perundungan atau bullying, bahkan membunuh menjadi fenomena yang terjadi di masyarakat usia sekolah. Keadaan ini menjadi perhatian, madrasah sebagai wadah bagi siswa untuk membentuk pribadi mulia justru dipertanyakan. Pendidikan karakter yang digaungkan lembaga pendidikan patut dikaji kembali bagaimana upaya mereka untuk menghadapi tantangan yang terjadi saat ini. Satu upaya yang dilakukan oleh madrasah dalam melihat fenomena itu adalah dengan mengadakan program tahfidz yang sebagai bentuk pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana internalisasi pendidikan karakter dalam program tahfidz. Pentingnya penelitian ini dilakukan agar karakter peserta didik dapat menjadi satu focus yang dilakukan oleh madrasah dalam mencetak lulusannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan desktriftif dnegan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasilnya ditemukan bahwa program tahfidz dapat memberikan jiwa baru pada peserta didik dengan pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, teratur, Islami, dan berprestasi. Jadi program tahfidz dapat menjadi alternatif Lembaga Pendidikan dalam membentuk karakter mulia peserta didik agar terhindar dari moral yang buruk.
CARA MENDIDIK ANAK DALAM KELUARGA MENURUT SURAH LUQMAN AYAT 13-15 PERSPEKTIF TAFSIR IBNU KATSIR Maulida, Sri Aqilah; Masri, Dedi; Dasopang, Mhd. Akhirul Aman; Winda, Winda; Monica, Monica
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i1.2113

Abstract

Penelitian ini membahas tentang cara mendidik anak dalam keluarga menurut Surah Luqman ayat 13-15, dengan perspektif tafsir Ibnu Katsir. Dalam penelitian ini, digunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Studi pustaka dipilih untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai cara mendidik anak dalam keluarga menurut Surah Luqman ayat 13-15. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana cara mendidik anak dalam keluarga menurut Surah Luqman ayat 13-15 perpektif Tafsir Ibnu Katsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Luqman Al-Hakim mendidik anaknya dengan cara memberikan beberapa nasihat yang sangat bijaksana dengan penuh rasa  cinta dan kasih sayang. Pelajaran pertama yang ia berikan kepada putranya adalah pendidikan tauhid, yang berkenaan dengan aqidah, kemudian Luqman menasihati putranya untuk selalu berbakti kepada kedua orang tua, terutama ibu karena jasanya yang begitu besar kepada seorang anak, dan yang terkahir larangan untuk mengikuti perbuatan syirik walaupun atas perintah dan paksaan dari kedua orang tua, walau begitu seorang anak tetap memiliki kewajiban untuk menjalin hubungan yang baik dengan orang tuanya.
PENGARUH MEDIA GAME CHILD INDONESIAN CULTURE (CICU) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI BUDAYA ANAK USIA 5-6 TAHUN Maulidah, Maya Hikmatul; Rakhmawati, Nur Ika Sari
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i1.2170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media pembelajaran Game Child Indonesian Culture (CICU) terhadap kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun. Saat ini, media pembelajaran literasi budaya pada anak usia dini masih terbatas pada media pembelajaran yang bersifat konvensional yang tidak memberikan hasil optimal bagi anak. Padahal kemampuan literasi budaya pada anak usia dini penting untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia, sehingga anak mampu mengahargai keberagaman bangsa dan tetap mempertahankan perilaku sopan dan santun sebagai ciri khas bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan desain Quasi Experimental Design ; yaitu model Non Equivalent Control Group Design. Jumlah subjek penelitian sebanyak 42 anak yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui teknik observasi. Untuk memastikan data penelitian, dilakukan pengujian konsistensi menggunakan metode Metode interrater reliability dengan menggunakan Cronbach’s alpha. Analisis data dengan menggunakan teknik Independent sample T test dalam penelitian ini diketahui nilai signifikansi (Sig) (2-tailed) kurang dari 0,05, maka hipotesis alternatif (Ha) dapat diterima, hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media Game Child Indonesian Culture (CICU) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Game Child Indonesian Culture (CICU) dapat menjadi alternatif yang efektif dan menarik dalam meningkatkan kemampuan literasi budaya pada anak-anak kelompok B di TK Labschool Unesa.
INTERNALISASI MODERASI BERAGAMA DALAM KURIKULUM PESANTREN DI YAYASAN PONDOK PESANTREN MAMBAUL HIKAM TEGALMOJO TEGALSIWALAN PROBOLINGGO Ardillah, Rizaqil
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i1.2221

Abstract

Keragaman Indonesia menjadi kekayaan sekaligus berkah bagi bangsa Indonesia. Kemajemukan ini terlihat dari beragamnya agama yang dianut penduduknya. Salah satu agama yang diakui Pemerintah Republik Indonesia secara resmi, yaitu Islam. Agama menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, apalagi di era industry ini agama menjadi kebutuhan yang vital. Seiring dengan eksistensinya, banyak masyarakat yang terlalu fanatic dengan agama nya sendiri sehingga muncul istilah ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian (hate speech), yang berakibat retaknya hubungan antarumat beragama. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam mulai terindikasi kemungkinankemungkinan munculnya paham-paham radikal (mendasar). Untuk itu, dalam membentuk santri yang moderat terhadap agamanya, perlu memasukkan moderasi beragama dalam kurikulum pesantren demi meminimalisir adanya paham yang radikal. Sehingga para santri mampu membentengi dengan upaya yang dilakukan pesantren untuk menanamkan karakter atau prinsip-prinsip cara beragama yang moderat. Maka dengan internalisasi moderasi beragama pada kurikulum pesantren mampu menjawab kebutuhan yang saat ini menjadi problematika masa kini yaitu ekstrimisme dan radikalisme.
PENGARUH REINFORCEMENT TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 05 BALIKPAPAN Maqsudi, Muhammad
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2360

Abstract

This paper argues about the relationship between reinforcement and learning discipline of State Junior High School (SMPN) 5 Balikpapan students. As for the background in this research is the importance of reinforcement in the sense of positive or negative reinforcement in the process of creating student learning discipline. The problems discussed in this thesis can be formulated in the form of questions, namely how is reinforcement At SMP Negeri 5 Balikpapan, how is student learning discipline at SMP Negeri 5 Balikpapan, and is there a relationship between reinforcement. Based on the results of the research analyzed, it shows that the reinforcement given by the teachers of SMP Negeri 5 Balikpapan is in the very high category with a frequency of 55. 56%. The remaining 5. 56% are in the high category, 5. 56% are in the medium category, 1. 85% are in the low category. Meanwhile, the level of learning discipline of SMP 5 Balikpapan students is in the high category with a frequency of 7. 41. The remaining 5.56% is in the very high category, 3.70% is in the medium category and 3.70% is in the low category. Because the frequency results obtained at all levels are almost the same, it can be concluded that the learning discipline of SMP 05 Balikpapan students is in the high category. The results of the hypothesis test show that there is no relationship between reinforcement and student discipline at SMP Negeri 5 Balikpapan with a product moment correlation coefficient (r) of 0.606 in the interpretation table of correlation data, which is at a level between 0. 600-0. 800 the correlation is in the high category. The table value of the correlation coefficient for 5% is 0.666 and at a significance level of 1% is 0. 789. With the r count r table. Thus, it is concluded that there is no correlation between reinforcement and student discipline at SMP Negeri 05 Balikpapan.
HAKIKAT REWARD DALAM PERSPEKTIF NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM Maulida, Sri Aqilah; Sihotang, Abdi Ardiansyah; Kahairani, Lusi
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2141

Abstract

This research discusses the concept of rewards in Islamic education, focusing on the objectives, principles, and forms of rewards that can be given to students. The literature study method with a qualitative approach is used to analyze the information contained in scientific literature relevant to the research topic. The results revealed that rewards in Islamic education are recognition and appreciation given to learners as a result of their efforts, achievements, or positive behavior. Rewards have functions as motivation, reinforcement, and recognition. In giving rewards, the principles that must be considered include assessment based on behavior, restrictions in giving rewards, deliberation in determining rewards, and focus on process rather than results. This research is expected to provide insights and practical guidance for educators, parents, and related parties in strengthening Islamic education that is oriented towards good values.
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TINGKAT SEKOLAH DASAR ISLAM DI SAMARINDA Istialfiyah, Istialfiyah; Khojir, Khojir; Rukiyah, Ity
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2372

Abstract

Kebijakan baru Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 tentang penerapan kurikulum merdeka tingkat Sekolah Dasar. membuat pihak sekolah terutama guru belum memiliki kesiapan yang maksimal sehingga akan mempengaruhi tujuan penerapan kurikulum merdeka yaitu untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah: 1. untuk mengetahui bagaimana kesiapan Sekolah Dasar Islam di Samarinda dalam penerapan kurikulum merdeka, meliputi kesiapan guru, dan  kesiapan perangkat ajar, 2. untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan penerapan kurikulum merdeka, baik internal maupun eksternal, dan 3. untuk mengetahui strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan Tata Usaha pada masing-masing sekolah. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan menggunakan uji keabsahan data berupa triangulasi sumber, metode, dan waktu. Data ini kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT yaitu mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal ke dalam faktor kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan tantangan (threats). Kesimpulan penelitian ini adalah: Pertama, kesiapan penerapan kurikulum merdeka tingkat Sekolah Dasar Islam di Samarinda dikategorikan siap, baik dilihat dari kesiapan guru maupun dari kesiapan perangkat ajar. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan penerapan kurikulum merdeka adalah intensitas sosialisasi kebijakan penerapan kurikulum merdeka dan bimbingan teknis terhadap guru-guru serta ketercukupan sarana dan pembiayaan. Ketiga, strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melakukan identifikasi elemen faktor internal dan eksternal dan membuat matriks strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka, yaitu dengan fokus pada elemen kekuatan dan peluang (strategi WO), elemen kekuatan dan tantangan (strategi ST), elemen kelamahan dan peluang (strategi WO), dan elemen kelemahan dan tantangan (strategi WT). Sehingga strategi ini dapat digunakan untuk bahan evaluasi dan perbaikan kedepannya dalam pencapaian hasil penerapan kurikulum merdeka.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “PIGAM TAPE” BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 MATERI MENGIDENTIFIKASI LAMBANG/SIMBOL SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Azlina, Nur; Mujiwati, Endang Sri; Damariswara, Rian
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2312

Abstract

The objectives of this research are: 1) knowing the validity; 2) knowing the effectiveness; and 3) knowing the responses of teachers and students to the learning media "PIGAM TAPE" based on macromedia flash 8 material identifying symbols/symbols of grade III elementary school students. The method used in this research is the development method (RnD) with the ADDIE development model. Data collection techniques using tests and questionnaires. While the data analysis technique uses quantitative and qualitative data analysis. The results of the research on the development of learning media "PIGAM TAPE" based on macromedia flash 8 material to identify symbols for grade III elementary school students are as follows: (1) declared very valid by meeting the criteria for the percentage of media validity of 89% and material validity of 93.3%, (2) declared good based on the teacher's response by meeting the percentage criteria of 94%, while the results of student responses in the limited trial received a percentage of 100% and in the broad trial received a percentage of 95%, and (3) declared effective by meeting the percentage of classical learning completeness of the student test of 100%. Based on these results, it can be concluded that the PIGAM TAPE learning media is declared very valid and feasible to use in learning Indonesian language on the material of symbols of traffic signs.
STRATEGI GURU DALAM MEMOTIVASI BERPIKIR KRITIS PADA ANAK USIA DINI DI TK KOTA SAMARINDA Azizah, Noor; Robingatin, Robingatin; Kusasi, Kusasi
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2411

Abstract

This research is motivated by the current education system, which tends to emphasize that critical thinking is only developed and taught at higher levels of education but less so in early childhood. Therefore, it is important to instill and motivate critical thinking skills from an early age. This research aims to: (1) describe the development of critical thinking in early childhood in Samarinda; (2) describe the strategies used by kindergarten teachers to motivate critical thinking in early childhood in Samarinda; and (3) describe the supporting and inhibiting factors in motivating critical thinking in early childhood. This research investigates the strategies used by kindergarten teachers in Samarinda to motivate critical thinking in early childhood, specifically at three schools: Islamic Center Kindergarten, Ittihad Kindergarten, and Fastabiqul Khairat Kindergarten. This research is a qualitative descriptive study that uses data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data condensation, data presentation, conclusion drawing and verification, and data validity testing using data triangulation. The results of this research are as follows: (1) In the development of critical thinking, children were found to have a strong sense of curiosity, often ask deep questions, can analyze information, are willing to explore ideas, actively participate in learning, and can solve problems independently. Teacher strategies to motivate critical thinking in young children demonstrate a variety of approaches to stimulating critical thinking. Each strategy has its own unique benefits. Educators have a variety of tools and techniques that they can use to stimulate critical thinking in children. Combining diverse strategies can provide a richer and deeper learning experience. Supporting factors in motivating critical thinking in children include parental support, collaboration with other teachers, adequate resources, good communication between mothers and children, the use of creative teaching strategies, and positive encouragement. However, there are also inhibiting factors that need to be considered, such as time constraints, lack of training in teaching critical thinking, excessive academic pressure, miscommunication with parents, and constraints in the learning environment.
PERAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN MODERASI BERAGAMA PADA ANAK USIA DINI Subandi, Sri Asmanah; Khojir, Khojir; Suratman, Suratman
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2412

Abstract

The purpose of this study is to describe the role played by parents in an effort to develop religious moderation in early childhood within the family sphere. The method used in this research is qualitative with a literature study approach. The literature used is books and articles about religious moderation in early childhood. Data collection techniques are carried out by exploring matters or variables related to religious moderation and the involvement of parents and early childhood in it. The data analysis technique used is a content analysis model on data obtained from readings on religious moderation in early childhood. The study results show that the values of religious moderation instilled in early childhood are national commitment, tolerance, anti-radicalism, and accommodative. The forms of the role of parents in the development of religious moderation in early childhood are media filters used by children, telling the good stories of the Prophets and Apostles, teaching respect, respect, and tolerance with others, and setting an example through example and habituation of good behavior.

Page 8 of 20 | Total Record : 195