cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
Peran Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda terdahap Isu Lingkungan Elysia, Elysia; Junaidi, Ahmad
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27668

Abstract

In recent years, environmental issues in Indonesia have posed a serious threat as air pollution has increased dramatically, making Indonesia one of the countries contributing to global air pollution. Instagram account @greenwelfare.id (GWF) is one of the organisations that focuses on the environment by initiating climate education for the younger generation. The object of this research is Instagram social media because of the large number of users, simple content, ease of understanding, and favor by the younger generation. The purpose of this research is to discover a communication strategy through social media that attracts young people's interest in environmental issues. This research analysis is based on Persuasive Communication Theory and the Elaboration Likelihood Model (ELM). The researcher used descriptive qualitative research with a case study method on GWF's followers and Instagram account managers. The results showed that Instagram is a medium used by GWF to deliver persuasive messages related to the environment. By using effective copywriting and optimising the features available on Instagram, persuasive messages are delivered on central and peripheral channels. The central channel is done by reporting the latest information and collaboration, while the peripheral is done by means of content in the form of organising events and strong visual power. ELM theory supports the influence of social media on the interest and awareness of the younger generation in voicing environmental issues.    Beberapa tahun belakangan ini, persoalan lingkungan di Indonesia telah menimbulkan ancaman serius di mana polusi udara meningkat drastis menjadikan Indonesia salah satu negara yang berkontribusi terhadap polusi udara global. Akun instagram @greenwelfare.id (GWF) merupakan salah satu organisasi yang berfokus di bidang lingkungan dengan menginisiasi pendidikan iklim untuk generasi muda. Objek pada penelitian ini adalah media sosial Instagram karena jumlah pengguna yang besar, konten yang sederhana, mudah dipahami, dan digemari generasi muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi melalui media sosial dalam menarik minat generasi muda terhadap isu lingkungan. Analisis penelitian ini didasari Teori Komunikasi Persuasif dan Elaboration Likelihood Model (ELM). Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada pengikut dan pengelola akun instagram GWF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram menjadi media yang digunakan GWF untuk menyampaikan pesan persuasif terkait lingkungan. Dengan menggunakan copywriting yang efektif dan mengoptimalkan fitur-fitur yang tersedia di Instagram pesan persuasif disampaikan pada jalur sentral dan periferal. Jalur sentral dilakukan dengan memberitakan informasi terkini dan kolaborasi, sementara periferal dilakukan dengan cara konten berupa penyelenggaraan kegiatan atau aktivitas, dan kekuatan visual yang kuat. Teori ELM mendukung adanya pengaruh media sosial terhadap minat dan kesadaran generasi muda dalam menyuarakan isu lingkungan.
Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran BEAR-SAMA CAFE pada Media Sosial Instagram Zakiya, Ryza Nur; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27674

Abstract

Business in the Food and Beverage industry in Indonesia is one sector that continues to experience significant growth every year. Therefore, business people must think more critically, more creatively and also more innovatively. One of them is BEAR-SAMA, a cafe business in one of the cities of West Jakarta. BEAR-SAMA is also a cafe that is currently developing, so researchers are interested in knowing the marketing communications planning that is carried out to create a brand image on Instagram social media. This research uses a qualitative approach with a case study method. Key informant research subjects were BEAR-SAMA owners and BEAR-SAMA consumers. Data collection was carried out by observation, interviews and documentation. Data processing was carried out according to Miles and Huberman by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity uses checking data obtained by researchers from data providers to make it more credible and trustworthy. The theory used is symbolic interaction and marketing communications planning. The results of this research show that symbolic interactions consisting of mind, self and society have aspects in BEAR-SAMA marketing communications planning which include business objectives, strategies, tactics, implementation, monitoring and evaluation with the aim of creating a brand image. In addition, planning in BEAR-SAMA marketing utilizes innovative ideas owned by the entire team and owner to achieve business goals. Bisnis di bidang industri Food and Baverage di Indonesia merupakan salah satu sektor yang terus mengalami kelonjakan secara signifikan setiap tahunnya. Oleh karena itu, para pelaku bisnis harus berpikir lebih kritis, lebih kreatif dan juga lebih inovatif. Salah satunya BEAR-SAMA merupakan bisnis kafe yang ada di salah satu kota Jakarta Barat, BEAR-SAMA juga merupakan kafe yang sedang berkembang sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan untuk menciptakan brand image pada media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subyek penelitian informan key pemilik BEAR-SAMA dan konsumen BEAR-SAMA. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan menurut Miles dan Huberman dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data untuk membuatnya lebih kredibel dan dipercaya. Teori yang dipakai adalah interkasi simbolik dan perencanaan komunikasi pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi simbolik yang terdiri dari mind, self dan society mempunyai aspek-aspek dalam perencanaan komunikasi pemasaran BEAR-SAMA yang terdapat tujuan bisnis, strategi, taktis, implementasi, monitoring, hingga evaluasi dengan tujuan menciptakan brand image. Selain itu, perencanaan dalam pemasaran BEAR-SAMA memanfaatkan ide-ide inovatif yang dimiliki oleh seluruh tim dan pemilik guna mencapai tujuan bisnis.
Dampak Konten Video Farida Nurhan di YouTube terhadap Minat pada Makanan Tradisional Nathania, Eunike Claresta; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27710

Abstract

The development of technology today has caused significant changes in various aspects of human life, especially after the emergence of the internet. The emergence of the internet makes it easier for people to access various information. One of them is the YouTube social media platform which is often used by the public, because Youtube offers a variety of video content that can be reached by various groups. Youtube content, especially those related to culinary, has great appeal among the public. For example, food vlogger Farida Nurhan, who has millions of followers, plays an important role in introducing and promoting traditional Indonesian cuisine. The purpose of the research that has been conducted is to find out how much impact the video content of food vlogger Farida Nurhan has on interest in traditional food. This research method uses a quantitative approach, by collecting data through questionnaire distribution. The questionnaire was distributed to 100 respondents, then processed using SPSS 29. The results obtained are significant results regarding the relationship between the variables being studied. The results found in this study indicate that watching Farida Nurhan's food vlogger video content has a significant effect on the interest of her followers and loyal viewers in traditional food. Perkembangan teknologi pada masa kini telah menyebabkan perubahan yang signifikan dalam beragam aspek kehidupan manusia, terutama setelah munculnya internet. Kemunculan internet memudahkan khalayak untuk mengakses berbagai informasi. Salah satunya platform sosial media Youtube yang seringkali digunakan khalayak, karena menawarkan beragam konten video yang dapat dijangkau oleh berbagai kalanga, khususnya yang berkaitan dengan kuliner, memiliki daya tarik besar di kalangan masyarakat. Sebagai salah satu contohnya dengan adanya Food vlogger Farida Nurhan yang memiliki jutaan pengikut, menjadi peran penting dalam memperkenalkan dan mempromosikan kuliner tradisional Indonesia. Tujuan dari penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak dari konten video food vlogger Farida Nurhan terhadap minat pada makanan tradisional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan mengumpulkan data melalui distribusi kuesioner. Kuesioner disebarkan terhadap 100 orang responden, kemudian diolah menggunakan SPSS 29. Hasil yang diperoleh merupakan hasil yang signifikan mengenai keterkaitan antara variabel yang sedang diteliti. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukan bahwa menonton konten video food vlogger Farida Nurhan berpengaruh secara signifikan terhadap minat para pengikut dan penonton setianya pada makanan tradisional.
Pengaruh Customer Relationship Management pada Gojek terhadap Peningkatan Penggunaan Aplikasi pada Anak Muda Yomi, Yomi; Rezi Erdiansyah
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27735

Abstract

Building relationships with customers is important to increase organizational efficiency, efficiency and profitability. Customer Relationship Management itself has a lot of influence on the company, such as increasing the use of applications. The research uses a quantitative approach, with the data being the result of distributing questionnaires to 100 young respondents. The types and sources of primary and secondary data for this research are in the questionnaire study or distribution of questionnaires carried out. This research uses several testing methods such as regression testing, determination testing, and hypothesis testing. From several test results carried out, this research shows that Customer Relationship Management has a significant influence on increasing the use of the Gojek application among young people. Dalam membina hubungan dengan pelanggan penting untuk meningkatkan efisiensi, efisiensi, dan profitabilitas organisasi. Customer Relationship Manajement sendiri memiliki berapa pengaruh terhadap perusahaan, seperti dapat meningkatkan peningkatan pengunaan terhadap aplikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data merupakan hasil dari penyebaran kuesioner kepada 100 responden anak muda. Adapun jenis dan sumber data primer dan data sekunder untuk penelitian kali ini, dalam studi angket atau penyebaran kuesioner yang dilakukan. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode pengujian seperti uji regresi, uji determinasi, dan uji hipotesis. Dari beberapa hasil pengujian yang dilakukan penelitian ini menghasilkan bahwa Customer Relationship Management memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penggunaan aplikasi Gojek di kalangan anak muda. 
Penerapan Model Dragonfly Effect pada Instagram Sebagai Platform Kampanye HIV dan Kesehatan Seksual Muaya, Gerald; Paramita, Sinta
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27741

Abstract

According to data from the Indonesian Ministry of Health (2023), there are 526,841 people living with Human Immunodeficiency Virus (HIV). From this data, there are around 100,000 people who do not know their HIV status and have the potential to cause a wider spread without them realising it. This study aims to analyse the application of the Dragonfly Effect model on the @testJKT account in campaigning for HIV and sexual health issues, especially for Men who have Sexual Relations with Men (MSM) and transgender women through Instagram. This research uses a qualitative approach with a case study method and conducts observations, interviews, and documentation studies. The results of this study show that the campaign carried out by the @testJKT account can run effectively by coordinating and combining the four wings of the dragonfly effect, namely focus, grab attention, engage, and take action. TestJKT has the right purpose and focus according to the target audience, namely MSM and transgender women. The TestJKT account visualises its message purpose and focuses through creative graphic and audiovisual content, using the power of storytelling and touching the target audience personally so as to successfully stir the audience's emotions. In the end, the audience takes action easily and brings prosperity to themselves and the social community. Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI (2023) terdapat 526.841 orang yang hidup dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dari data tersebut terdapat sekitar 100.000 orang yang belum mengetahui status HIV-nya dan berpotensi menimbulkan penyebaran yang lebih luas tanpa mereka sadari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Dragonfly Effect pada akun @testJKT dalam mengkampanyekan isu HIV dan kesehatan seksual terutama bagi Lelaki yang melakukan hubungan Seksual dengan Lelaki (LSL) dan transgender perempuan melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus serta melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kampanye yang dilakukan akun @testJKT dapat berjalan efektif dengan koordinasi dan memadukan empat sayap dragonfly effect yaitu focus, grab attention, engage, dan take action. TestJKT memiliki tujuan dan fokus yang tepat sesuai dengan target audiens yakni LSL dan transpuan. Akun TestJKT memvisualisasikan pesan, tujuan, dan fokusnya melalui konten grafis dan audiovisual yang kreatif, menggunakan kekuatan cerita dan menyentuh target audiens secara pribadi sehingga berhasil menggugah emosi audiens. Pada akhirnya, audiens mengambil aksi dengan mudah dan membawa kesejahteraan bagi dirinya dan masyarakat sosial.
Komunikasi Persuasif di Media Sosial TikTok untuk Membangun Kesadaran Merek @marveile.id Febellyn, Febellyn; Loisa, Riris
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27850

Abstract

Persuasive communication is a form of communication that refers to the audience so that they accept the message and follow the wishes conveyed by the communicator. This research wants to know how persuasive communication of live programs on TikTok social media is in building brand awareness. This research uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews. The form of persuasive communication used in this study consists of persuader, persuade, persuasive message, persuasive channel, and feedback. The results showed that persuasive communication was conveyed clearly to communicants so that there was mutual communication between business owners, hosts, and followers. In order for the message to be received by the communicator well, it is necessary to determine the appropriate target market. Komunikasi persuasif merupakan bentuk komunikasi yang mengacu audiens agar mereka menerima pesan dan mengikuti keinginan yang disampaikan oleh komunikator. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana komunikasi persuasif program live di media sosial TikTok dalam membangun kesadaran merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Bentuk komunikasi persuasif yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari Persuader, persuadee, pesan persuasif, saluran persuasif, dan umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif sudah disampaikan jelas kepada komunikan sehingga terjadi komunikasi timbal balik antara pemilik usaha, host dan followers. Agar pesan diterima komunikan dengan baik maka perlu penentuan target pasar yang sesuai.
Pengaruh Celebrity Endorser terhadap Impulsive Buying (Studi pada Pemanfaatan Enhypen oleh Brand Nabati Goguma) Putri, Aneesa Joenice; Sari, Wulan Purnama
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33167

Abstract

South Korean popular culture, particularly K-Pop, has become a global phenomenon that influences consumer patterns, including in Indonesia. In the context of marketing, the use of celebrity endorsers has proven effective in attracting consumer attention, such as the collaboration between Nabati and Enhypen in promoting the Nabati Goguma product. This study aims to analyze the impact of celebrity endorsers on impulsive buying behavior, using a quantitative method with a survey of 100 Enhypen fans as respondents. Celebrity endorsers can be explained through four dimensions: Visibility, Credibility, Attraction, and Power. The impulsive buying behavior studied includes: spontaneity in purchasing, buying without consideration, appeal, and the desire for immediate acquisition. The analysis results show that celebrity endorsers have a significant impact on impulsive buying, with a contribution of 31% based on simple linear regression analysis. The results from the mean test show the highest value in the attraction dimension for both variables, emphasizing the importance of visual appeal in marketing strategies to create an emotional connection with the audience. This study recommends exploring other dimensions, such as credibility and visibility, as well as optimizing visual appeal in marketing campaigns to enhance promotional effectiveness. Budaya populer Korea Selatan, khususnya K-Pop, telah menjadi fenomena global yang memengaruhi pola konsumsi masyarakat, termasuk di Indonesia. Dalam konteks pemasaran, penggunaan celebrity endorser terbukti efektif untuk menarik perhatian konsumen, seperti kolaborasi antara Nabati dan Enhypen dalam mempromosikan produk Nabati Goguma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh celebrity endorser terhadap perilaku impulsive buying, menggunakan metode kuantitatif dengan survei 100 responden penggemar Enhypen. Celebrity endorser dapat dijelaskan melalui empat dimensi yaitu: Visibility, Credibility, Attraction dan Power. Perilaku impulsive buying yang diteliti mencakupi: spontanitas pembelian, pembelian tanpa pertimbangan, daya tarik dan keinginan segera. Hasil analisis menunjukkan bahwa celebrity endorser memiliki pengaruh signifikan terhadap impulsive buying, dengan kontribusi sebesar 31% berdasarkan analisis regresi linear sederhana. Hasil pada uji mean diperoleh nilai tertinggi pada dimensi daya tarik pada kedua variabel yang menekankan pentingnya daya tarik visual dalam strategi pemasaran untuk menciptakan hubungan emosional dengan audiens. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi dimensi lainnya, seperti credibility dan visibility, serta optimalisasi daya tarik visual dalam kampanye pemasaran untuk meningkatkan efektivitas promosi.
Strategi Komunikasi Divisi Partnership dalam Membangun Hubungan Eksternal di PT. Liputan Enam Dot Com Natasha, Angelie Alice; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33170

Abstract

Communication and marketing share a close and interdependent relationship. In the realm of business, numerous companies, particularly those in the media industry, employ marketing communication as a strategic tool for building corporate image and establishing relationships with external stakeholders. PT. Liputan Enam Dot Com is a company that manages seven digital media platforms. Within the organization, the Partnership Division functions as a bridge between the company’s verticals or media outlets and external parties seeking collaboration in the realm of publicity. External organizations or events often require publicity to introduce themselves to the public, facilitating partnerships with media companies. This research aims to identify and analyze the communication strategies employed by PT. Liputan Enam Dot Com in establishing and maintaining external relationships. The findings of this study, based on in-depth interviews and participatory observation, indicate that the Partnership Division of PT. Liputan Enam Dot Com implements three communication strategies: Audience Targeting Strategy, Message Structuring Strategy, and Media Selection Strategy. These strategies are designed to achieve client satisfaction in collaborative outcomes and enhance the corporate value of PT. Liputan Enam Dot Com through community engagement and various organized activities. Komunikasi dan pemasaran memiliki hubungan yang sangat erat. Dalam dunia bisnis, banyak perusahaan terutama perusahaan media memanfaatkan komunikasi pemasaran sebagai strategi membangun citra serta relasi dengan pihak eksternal. PT. Liputan Enam Dot Com merupakan sebuah perusahaan yang menaungi tujuh media digital di dalamnya. Divisi Partnership berperan sebagai penghubung antara vertikal-vertikal atau media yang terdapat di perusahaan dengan pihak eksternal yang ingin bekerja sama terkait hal publikasi, sebab perusahaan atau event eksternal membutuhkan publikasi untuk mengenalkan diri mereka terhadap masyarakat umum sehingga terjadinya kerja sama yang terjalin dengan perusahaan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan strategi komunikasi PT. Liputan Enam Dot Com dalam membangun hubungan eksternal. Hasil dari penelitian dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif ini menunjukkan bahwa Divisi Partnership PT. Liputan Enam Dot Com menerapkan tiga strategi komunikasi yaitu Strategi Pemilihan Khalayak, Strategi Penyusunan Pesan, dan Strategi Pemilihan Media. Strategi yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan kepuasan klien akan hasil kerja sama dan meningkatkan nilai perusahaan PT. Liputan Enam Dot Com melalui komunitas dan beragam kegiatan yang diselenggarakan.
Tahapan Self-Disclosure Pengguna Fitur LINE Nearby di Aplikasi LINE untuk Menemukan Teman Murti, B.Brindawan Suraj; Paramita, Sinta
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33171

Abstract

In the digital era, location-based platforms like LINE Nearby have gained popularity as tools for building new social connections. Self-disclosure, the gradual process of sharing personal information, plays a crucial role in interactions on such platforms. Social Penetration Theory explains how self-disclosure evolves from basic information to more intimate details, all while maintaining privacy boundaries. This study adopts a qualitative approach with a phenomenological method, gathering data through in-depth interviews with LINE Nearby users to explore their self-disclosure patterns. The results show that self-disclosure happens in four stages: orientation, emotional exploration, emotional exchange, and stable exchange. Factors influencing this process include trust, social motivations such as the desire to expand one’s network, and privacy management. This research offers practical insights for users to maintain a balance between openness and privacy, while also providing valuable feedback for app developers to enhance security and privacy features. The study contributes to a better understanding of digital social interactions in the context of privacy concerns. Dalam era digital yang semakin berkembang, platform berbasis lokasi seperti LINE Nearby menjadi semakin populer sebagai sarana untuk membangun hubungan sosial yang lebih luas dan bervariasi. Pengungkapan diri (self-disclosure) menjadi proses kunci dalam interaksi antar pengguna, di mana individu berbagi informasi pribadi secara bertahap. Teori Penetrasi Sosial digunakan dalam penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana tingkat keterbukaan diri berkembang, dimulai dari informasi dasar hingga yang lebih pribadi, sambil tetap mempertimbangkan batasan privasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melalui wawancara mendalam terhadap pengguna LINE Nearby untuk menggali pola pengungkapan diri mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan diri terjadi dalam empat tahapan: orientasi, eksplorasi emosi, pertukaran emosional, dan pertukaran stabil. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses ini mencakup tingkat kepercayaan, motivasi sosial seperti keinginan untuk memperluas jaringan, serta pengelolaan privasi yang bijaksana. Penelitian ini memberikan manfaat praktis berupa panduan bagi pengguna untuk menjaga keseimbangan antara keterbukaan diri dan privasi, serta memberikan masukan berharga bagi pengembang aplikasi untuk meningkatkan sistem keamanan dan privasi.
Marketing Public Relations Chongqing Hotpot dalam Membangun Hubungan dengan Pelanggan Putri, Cecylia Agatha; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33173

Abstract

In the current era of globalization, the business industry is experiencing very rapid developmrnt. Companies that want to be an advance must be able to provide good service to customers, product in the form of quality goods and services, and fast delivery. To stay competitive, Public Relations is needed to continue to innovate in the business sector. Public Relations is needed in a company to continue to maintain relationships with the customers. To maintain a good relationship with customers, there is a Public Relations strategy, called Marketing Public Relaions (MPR) activities. Marketing Public Relations (MPR) can also be defining as planned activities and continuous efforts made in good faith to gain understanding between the company and the audience. This research aims to discuss the Marketing Public Relations that applied by Chongqing Hotpot to maintain good relations with customers. This research was conducted through a qualitative approach with study case method, the results shoewed that Chongqing Hotpot applies Marketing Public Relations which includes push, pull, and pass strategies in maintaining good relations with customers. Di era globalisasi saat ini, industri bisnis sedang mengalami  perkembangan yang sangat pesat. Perusahaan yang ingin maju harus dapat memberikan layanan yang baik kepada para pelanggan, produk berupa barang dan jasa yang berkualitas, dan pengiriman yang cepat Untuk tetap bersaing, Public Relations sangat dibutuhkan untuk terus berinovasi dalam sektor bisnis. Public Relations dibutuhkan di sebuah perusahaan agar bisa terus menjaga hubungan dengan para konsumen. Agar dapat menjaga hubungan yang baik dengan para pelanggan terdapat strategi Public Relations yaitu kegiatan Marketing Public Relations (MPR). Marketing Public Relations (MPR) dapat diartikan juga sebagai kegiatan terencana dan usaha terus menerus yang dilakukan dengan itikad baik untuk memperoleh kesepahaman antara perusahaan dengan khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai Marketing Public Relations yang diterapkan oleh Chongqing Hotpot  untuk menjaga hubungan baik dengan para pelanggan. Penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, hasil penelitian menunjukkan bahwa Chongqing Hotpot menerapkan Marketing Public Relations yang mencakup strategi push, pull, dan pass dalam menjaga hubungan baik nya dengan para pelanggan.