cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Koneksi@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Koneksi
ISSN : -     EISSN : 25980785     DOI : -
Koneksi (E-ISSN : 2598 - 0785) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Koneksi are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Koneksi published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 670 Documents
Strategi Komunikasi Mahasiswa dalam Membangun Relasi Berdasarkan Teori Akomodasi Komunikasi Deswita, Amanda; Loisa, Riris
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27660

Abstract

This study aims to determine the process of communication accommodation by students in establishing friendship relationships. This research is motivated by the difficulties experienced by students in starting communication and friendship relationships due to cultural differences. The concept used is the theory of communication accommodation in interpersonal communication and intercultural communication. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods, interviews, and observations. The research subjects are students aged 21-26 from various universities with different cultures, while the object of research is the behavior and obstacles experienced by these students. The results showed that communication accommodation can occur even though students come from the same region. Meanwhile, intercultural communication is more often experienced by students who experience a change of residence location. Therefore, this research is expected to provide an in-depth insight into the practice of communication accommodation as well as a contribution to the intercultural interaction process. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses akomodasi komunikasi oleh mahasiswa dalam menjalin hubungan pertemanan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami mahasiswa dalam memulai komunikasi dan hubungan pertemanan karena perbedaan budaya. Konsep yang digunakan yakni teori akomodasi komunikasi dalam komunikasi interpersonal dan komunikasi antarbudaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, wawancara, dan observasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa usia 21-26 dari berbagai universitas dengan kebudayaan yang berbeda, sedangkan objek penelitian adalah perilaku dan kendala yang dialami oleh mahasiswa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akomodasi komunikasi dapat terjadi meskipun mahasiswa berasal dari daerah yang sama. Sedangkan, komunikasi antarbudaya lebih sering dialami oleh mahasiswa yang mengalami perpindahan lokasi tempat tinggal. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai praktik akomodasi komunikasi serta kontribusi terhadap proses interaksi antarbudaya.
Konstruksi Realitas Feminisme dalam Film Barbie (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce) Wiryana, Febiola; Azeharie, Suzy
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27664

Abstract

This study aims to determine the process of communication accommodation by students in establishing friendship relationships. This research is motivated by the difficulty that Barbie is the first live-action film resulting from the adaptation of the legendary doll character of the Mattel company produced by Warner Bros and directed by Greta Gerwig. The movie tells the life story of Barbie and her adventures in the real world. Barbie is more than just a doll. It represents fashion trends and female beauty. Barbie symbolizes strength, diversity, and breaking stereotypes. The Barbie movie inserts several social ideologies, such as feminism and patriarchy. This research aims to describe the meaning and construction of the reality of feminism in the Barbie movie through the concepts of mass communication, reality construction, and feminism. This research uses Charles Sanders Peirce's semiotic analysis method, which is based on three main components: sign, object, and interpretant. The research found that there is a form of feminism that is built, gender discrimination against women depicted through scenes in the Barbie movie. The issue of feminism constructed in this movie does not disappear if the patriarchal system still dominates women. Feminism is an issue that continues to be fought for by feminist groups in developed and developing countries such as Indonesia. Barbie merupakan film aksi langsung pertama hasil dari adaptasi karakter boneka legendaris perusahaan Mattel yang diproduksi oleh Warner Bros dan disutradarai oleh Greta Gerwig. Film ini menceritakan kisah hidup para Barbie dan petualangannya di dunia nyata. Barbie lebih dari sekadar sebuah boneka yang merepresentasikan tren mode dan kecantikan perempuan. Barbie melambangkan kekuatan, keberagaman, dan mematahkan stereotip. Film Barbie menyisipkan ideologi sosial seperti feminisme dan patriarki. Penelitian ini menggambarkan makna dan konstruksi realitas feminisme dalam film Barbie melalui konsep komunikasi massa, konstruksi realitas, feminisme. Metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce digunakan dengan tiga komponen utama yaitu tanda, objek, dan interpretan. Penelitian menemukan bentuk-bentuk feminisme yang dibangun, diskriminasi gender terhadap perempuan yang digambarkan melalui adegan-adegan dalam film Barbie. Isu feminisme yang dikonstruksi dalam film ini tidak hilang apabila sistem patriarki masih mendominasi perempuan. Feminisme menjadi isu yang terus diperjuangkan oleh kelompok feminis di negara maju maupun negara berkembang seperti Indonesia.
Pengaruh Host dan Minat Menonton Amelia, Theodora; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27669

Abstract

The Family 100 program hosted by Irfan Hakim at MNCTV station has been able to survive in prime time since its inception. This study wants to determine the effect of host Irfan Hakim on interest in watching Family 100 on Instagram followers @family100id. The research approach used is quantitative. The data collection method of this research is a survey and literature study. The population of this study were followers of the @family100id Instagram account. Data collection was carried out with a simple random sampling survey. The results of simple linear regression testing show that host Irfan Hakim has a positive influence on the interest in watching Instagram followers @family100id. However, the Adjusted R Square value (coefficient of determination) of 0.178 or 17.8% is obtained from the results of the coefficient of determination analysis and shows that the variable influence of host Irfan Hakim tends to have little impact on the variable interest in watching Instagram followers @family100id. This is due to the varied preferences of the audience, including other factors that influence it. Program Family 100 yang dipandu oleh Irfan Hakim di stasiun MNCTV mampu bertahan di waktu utama (prime time) sejak awal penayangan. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh host Irfan Hakim terhadap minat menonton Family 100 pada followers Instagram @family100id. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Metode pengambilan data penelitian ini adalah survei dan studi kepustakaan. Populasi penelitian ini adalah followers akun Instagram @family100id. Pengambilan data dilakukan dengan survei simple random sampling. Hasil pengujian regresi linear sederhana menunjukkan bahwa host Irfan Hakim membawa pengaruh positif terhadap minat menonton followers Instagram @family100id. Namun, Nilai Adjusted R Square (koefisien determinasi) sebesar 0,178 atau 17,8% diperoleh dari hasil analisis koefisien determinasi dan menunjukkan bahwa variabel pengaruh host Irfan Hakim cenderung berdampak kecil terhadap variabel minat menonton followers Instagram @family100id. Hal tersebut disebabkan preferensi penonton yang bervariasi termasuk faktor lain yang turut berpengaruh.
Analisis Peran Tim Kreatif Riko The Series dalam Menghasilkan Konten Edukasi Bustomi, Ahsya Thalita; Pandrianto, Nigar
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27675

Abstract

The creative team is the crew involved in the creative stages of a movie. One of these creative stages is aimed at producing educational content. For example, the educational values contained in the animated film Riko The Series. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection was conducted using observation, interview, and documentation methods. Interviews were conducted with an organizational communication expert related to organizational communication that occurs in the creative team of Riko, the animated films series. Based on the results of the research, it was found that the creative team of Riko the Series animated film carried out the organizational communication process to launch the process or production stages of the animated film. In addition, it fulfills the creative stages and the production process to get educational content. Tim kreatif merupakan kru yang terlibat pada tahapan kreatif suatu film. Tahapan kreatif tersebut salah satunya ditujukan untuk menghasilkan konten edukasi. Contohnya nilai-nilai edukasi yang terkandung dalam film animasi Riko The Series. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan seorang ahli komunikasi organisasi terkait komunikasi organisasi yang terjadi pada tim kreatif film animasi Riko the Series. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa tim kreatif film animasi Riko the Series menjalankan proses komunikasi organisasi untuk melancarkan proses atau tahapan produksi dari film animasi. Selain itu juga memenuhi tahapan kreatif, dan proses produksi untuk mendapatkan konten yang bersifat edukatif.
Ekologi Media Sosial TikTok @Pandawaragroup Nurfiyadi, Indra Sim; Pribadi, Muhammad Adi
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27685

Abstract

Increasing awareness of the waste problem has resulted in the TikTok social media account emerging and attracting public attention. The account is @PandawaraGroup, which focuses on the issue of awareness of waste. With its unique and educational content, @PandawaraGroup has succeeded in building a large and dedicated audience that cares about the environment. Media ecology is a study in knowing and learning how media technology influences society and its users. The TikTok account @Pandawaragroup published trash clean-up activities which immediately attracted a lot of reactions from various netizens, both from within the country and abroad. Currently, the TikTok account from @Pandawaragroup has more than 1 million followers, more than 3 million like their videos, and will continue to grow as time goes by. This research uses a qualitative approach with a case study method, data processing is carried out through the stages of data reduction, data processing, and drawing conclusions. This research seeks to obtain results from the problem formulation, namely how media ecology can play a role on the TikTok platform which is a medium for interaction with its users in an effort to care for the waste of the @pandawaragroup account. Overall, the positive and responsive participation of TikTok users towards @Pandawaragroup content shows that this platform can be used as an effective means of campaigning for environmental issues and mobilizing the community. Meningkatnya kesadaran akan masalah sampah, terdapan akun media sosial TikTok yang mencuat dan menarik perhatian publik. Akun tersebut adalah @PandawaraGroup, yang fokus pada isu kepedulian terhadap sampah. Dengan kontennya yang unik dan edukatif, @PandawaraGroup telah berhasil membangun audiens yang besar dan berdedikasi yang peduli terhadap lingkungan. Ekologi media merupakan sebuah studi dalam mengetahui dan mempelajari bagaimana pengaruh teknologi media terhadap masyarakat dan penggunanya. Akun TikTok @Pandawaragroup mempublikasikan aktivitas bersih-bersih sampah yang membuat mereka sontak menuai banyak reaksi dari netizen yang beragam, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Saat ini akun TikTok dari @Pandawaragroup telah ikuti lebih dari 1 juta pengikut, lebih dari 3 juta yang menyukai video mereka, dan akan terus bertambah dengan seiring berjalannya waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, pengolahan data dilakukan melalui tahapan reduksi data, pengolahan data, hingga penarikan kesimpulan. Penelitian ini berusaha memperoleh hasil dari rumusan masalah yaitu bagaimana ekologi media dapat berperan pada platform TikTok yang menjadi media interaksi dengan penggunanya dalam upaya peduli sampah akun @pandawaragroup. Secara keseluruhan, partisipasi positif dan responsive pengguna TikTok terhadap konten @Pandawaragroup menunjukan bahwa platform ini dapat dijadikan sarana efektif dalam mengkampanyekan isu-isu lingkungan dan memobilisasi masyarakat.
Strategi Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam Penyajian Video di Kanal 20detik Oktavia, Marshanda; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27702

Abstract

The development of technology and information has also had an impact on the development of the world of journalism, which started from print media until now news sites, blogs and websites have emerged. With this development, we must always provide the latest innovations by providing journalistic products with different media such as via video, podcast or live broadcast. However, the media must still comply with the agreed journalistic code of ethics. This research determines the strategy for presenting videos on cyber media to comply with the journalistic code of ethics. The research uses the case study method on the "Sosok" program on the 20detik channel on Detikcom. The Sosok program itself is a program with a maximum duration of 15 minutes, which presents very inspiring videos from life warriors and provides lessons about life. The theories used are online media theory, media convergence, journalistic video, strategy and journalistic code of ethics. The methodology used is a qualitative methodology with data collection techniques through interviews and documentation collected by researchers. The findings from the research are that the Sosok program has complied with the journalistic code of ethics articles two, three, four, six, seven and nine and the researchers found that there are creative positions working as press or journalists who do not have special certification as journalists so it needs to be further improved to provide related education. journalistic code of ethics. Perkembangan teknologi dan informasi juga memberikan dampak bagi perkembangan dunia jurnalistik yang berawal dari media cetak hingga sekarang muncul situs berita, blog, dan website. Dengan perkembangan ini pastinya harus selalu memberikan inovasi-inovasi terbaru dengan memberikan produk-produk jurnalistik dengan media yang berbeda seperti lewat video, podcast maupun siaran langsung. Meskipun demikian media harus tetap menaati kode etik jurnalistik yang sudah disepakati. Penelitian ini mengetahui bagaimana strategi penyajian video pada media siber agar sesuai dengan kode etik jurnalistik. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada Program ”Sosok” kanal 20detik di Detikcom. Program Sosok sendiri adalah sebuah program dengan durasi maksimal 15 menit, yang menyajikan video yang sangat menginspirasi dari para pejuang kehidupan dan memberi pelajaran tentang hidup. Teori yang digunakan adalah teori media daring, konvergensi media, video jurnalistik, strategi, dan kode etik jurnalistik. Metodologi yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi yang dikumpulkan oleh peneliti. Hasil temuan dari penelitian bahwa program Sosok sudah menaati kode etik jurnalistik pasal dua, tiga, empat, enam, tujuh dan sembilan dan peneliti temukan bahwa adanya posisi kreatif yang bekerja sebagai pers atau jurnalis tidak memiliki sertifikasi khusus sebagai jurnalis sehingga perlu ditingkatkan lagi untuk mengedukasi terkait kode etik jurnalistik.
Pemanfaatan Musik Modern dengan Mempertahankan Budaya Lokal (Studi Kasus @Kojekrapbetawi) Risky, Qonitha; Sari, Wulan Purnama
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27731

Abstract

This research will explore how musicians' strategies to maintain local culture in the era of globalization have the potential to shift local values and culture. Researchers took a case study on Kojek Rap Betawi, a combination of local Betawi culture musicians and outside culture, namely rap music. This research uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. Researchers used intercultural communication theory. This research concludes that the strategy carried out by Kojek Rap Betawi is a strategy to develop accessibility for all people who want to know Betawi culture through rap music, a trendy music genre. Brilliant ideas are also found in the musicians themselves, namely how Kojek Rap Betawi can spread their work nationally and internationally through digital music platforms.   Penelitian ini akan mengupas bagaimana strategi musisi untuk mempertahankan budaya lokal di era globalisasi yang berpotensi mengeser nilai dan budaya lokal. Peneliti mengambil studi kasus pada Kojek Rap Betawi yang merupakan perpaduan musisi budaya lokal Betawi dan budaya luar yaitu musik rap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori komunikasi antar budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang dilakukan oleh Kojek Rap Betawi merupakan strategi dengan mengembangkan aksesibilitas seluruh kalangan yang ingin mengenal budaya Betawi melalui musik rap, aliran musik yang sedang trend. Gagasan brilian juga didapatkan dalam pribadi musisi itu sendiri yaitu bagaimana Kojek Rap Betawi dapat menyebar luaskan karyanya melalui platfom musik digital baik nasional maupun internasional.
Strategi Komunikasi Digital Komunitas Peduli Kesehatan Mental ETIQ Official di Ranah Media Sosial Chandra, Stevanny; Loisa, Riris
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27743

Abstract

The importance of mental health continues to receive global attention, particularly in addressing stigma and raising awareness of the complexity of these challenges. The results of the Ipsos Global Health Service Monitor 2023 indicate that mental health dominates public attention as a major global health issue. However, in Indonesia, negative views and stigma towards mental health persist. In this context, mental health communities like ETIQ Official play a crucial role in combating this stigma and providing support to individuals with mental disabilities. This research aims to explore the meaning and communication strategies employed by the mental health community, ETIQ Official, through the Instagram social media platform. The research methodology utilizes a qualitative descriptive case study approach. The findings reveal that ETIQ Official, via Instagram, implements well-planned communication strategies to provide positive affirmations to its followers and address the low understanding of mental health in society. While successful in providing positive support, the study also identifies challenges, such as difficulties in access for individuals above 40 years old who may be less familiar with the Instagram platform. Additionally, addressing variations in the public's interest in mental health issues is crucial to ensure that the messages and support conveyed by ETIQ are more widespread and accessible across diverse demographics. This research provides in-depth insights into the mental health communication efforts undertaken by ETIQ Official. Despite facing several challenges, the planned communication strategies through social media, especially Instagram, offer a positive step toward enhancing understanding and support for mental health in Indonesian society. Pentingnya kesehatan mental terus mendapatkan perhatian global, terutama dalam menghadapi stigma dan kesadaran akan kompleksitas tantangan ini. Hasil survei Ipsos Global Health Service Monitor 2023 menunjukkan bahwa kesehatan mental mendominasi perhatian masyarakat sebagai isu kesehatan utama di seluruh dunia. Namun, di Indonesia, pandangan negatif dan stigma terhadap kesehatan mental masih mengakar kuat. Dalam konteks ini, komunitas kesehatan mental seperti ETIQ Official menjadi penting dalam mengatasi stigma ini dan memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas mental. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna dan strategi komunikasi yang diterapkan oleh komunitas kesehatan mental, ETIQ Official, melalui media sosial Instagram. Metode penelitian menggunakan pendakatan studi kasus deskriptif kualiatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETIQ Official, melalui platform Instagram, menerapkan strategi komunikasi yang terencana untuk memberikan afirmasi positif kepada pengikutnya dan merespons rendahnya pemahaman masyarakat terhadap kesehatan mental. Meskipun berhasil dalam memberikan dukungan positif, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti kesulitan akses oleh kelompok usia di atas 40 tahun yang mungkin kurang terbiasa dengan platform Instagram. Selain itu, perbedaan ketertarikan isu kesehatan mental di masyarakat menjadi faktor yang perlu diatasi agar pesan dan dukungan yang disampaikan oleh ETIQ dapat lebih merata dan terjangkau oleh berbagai kalangan. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang upaya komunikasi kesehatan mental yang dilakukan oleh ETIQ Official. Meskipun masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, strategi komunikasi yang terencana melalui media sosial, khususnya Instagram, dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan pemahaman dan dukungan terhadap kesehatan mental di masyarakat Indonesia.
Representasi Multikulturalisme dalam Film Animasi (Analisis Semiotika dengan Pendekatan John Fiske pada Film Elemental) Barus, Zian Nabilla; Sitepu, Yovita Sabarina
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.29972

Abstract

Elemental (Forces of Nature) is an animated movie that tells the social life of the natural elements that become the characters in it. The diversity of elements in the movie illustrates differences in the real world, which also brings social issues that occur in human life. Through these social issues, aspects of multiculturalism are displayed as the main message in this movie. This is the main purpose of this research, namely, knowing the representation of multiculturalism implied in the movie Elemental (Forces of Nature). This research uses John Fiske's semiotic theory with qualitative descriptive analysis. This research analyzes the sequence, scene and shot in the film, where these three things have been observed and filtered into 7 pieces of film that contain multiculturalism for further analysis. The results show that the aspects of multiculturalism in this film include coexistence in diversity, respect for differences, solidarity, equal rights, family values and open trade. The six aspects become a form of multiculturalism representation found in the movie Elemental (Forces of Nature). The film Elemental (Forces of Nature) shows that all elements can mingle and socialize, which reflects the strong integration between various cultures. The socialization also includes respect among differences, a solid and supportive attitude and having an open mind regardless of the background between elements. Film Elemental (Forces of Nature) merupakan film animasi yang menceritakan kehidupan sosial bagi para elemen alam yang menjadi karakter di dalamnya. Keberagaman elemen dalam film menggambarkan perbedaan di dunia nyata, yang mana ikut membawa isu sosial yang terjadi di kehidupan manusia. Melalui isu sosial tersebut ditampilkan aspek multikulturalisme sebagai pesan utama dalam film ini. Hal inilah yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini yaitu, mengetahui representasi multikulturalisme yang tersirat dalam film Elemental (Forces of Nature). Penelitian ini menggunakan teori semiotika John Fiske dengan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menganalisis sequence, scene dan shot dalam film, yang mana ketiga hal tersebut telah diobservasi dan disaring menjadi 7 potongan film yang mengandung multikulturalisme untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek multikulturalisme di dalam film ini meliputi hidup berdampingan dalam keberagaman, menghargai perbedaan, solidaritas, kesetaraan hak, nilai kekeluargaan dan perdagangan terbuka. Keenam aspek tersebut menjadi bentuk dari representasi multikulturalisme yang ditemukan dalam film Elemental (Forces of Nature). Pada film Elemental (Forces of Nature) menunjukkan bahwa semua elemen dapat berbaur dan bersosialisasi yang mencerminkan integrasi yang kuat antar ragam budaya. Sosialisasi tersebut juga mencakup adanya penghargaan antara perbedaan, sikap solid dan suportif serta memiliki pemikiran terbuka tanpa memandang latar belakang antar elemen.
Kepemimpinan Perempuan dalam Menghadapi Konflik Organisasi dari Perspektif Komunikasi Yarnis, Yarnis; Swarnawati, Aminah; Yusuf, Alfiyah Syadza; Sari, Sinta Purnama
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.31058

Abstract

Efforts to deal with conflict are one of the competencies that every leader should have, without exception, women leaders. This study aims to analyze how women as leaders overcome and face organizational problems and examine women's communication styles in conflict management. Further study is critical because more and more women are leaders in strategic sectors of organizations such as the Ministry of Finance held by Sri Mulyani and the Ministry of Foreign Affairs under Retno Marsudi. The analysis uses concepts contained in the natural characteristics of women as leaders that were studied by Kanter in 1977 by adapting to the concept of communication theory presented by Wayne R. Pace. The method of data analysis is carried out with a descriptive analysis approach by reviewing existing literature on organizational conflict, which is reinforced by the validity of data from credible literature. The results of this analysis are expected to be a reference for leaders in organizations to be selective in determining women to become prospective leaders in the organization. In addition, it is a reference for women leaders who already exist in the organization in terms of behaving and acting when dealing with conflict. Upaya menghadapi konflik merupakan salah satu kompetensi yang patut dimiliki setiap pemimpin tanpa terkecuali pemimpin perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara perempuan sebagai seorang pemimpin dalam mengatasi dan menghadapi masalah pada organisasi, serta mengkaji gaya komunikasi perempuan dalam manajemen konflik dalam organisasi. Pentingnya kajian lebih lanjut dilakukan karena sudah semakin banyak perempuan yang menjadi pemimpin pada organisasi-organisasi di sektor strategis seperti Kementerian Keuangan yang dipegang oleh Sri Mulyani dan Kementerian Luar Negeri yang berada di bawah Retno Marsudi. Analisis menggunakan konsep yang termuat pada karakterisik alamiah perempuan sebagai pemimpin yang sudah dikaji oleh Kanter pada 1977 dengan menyadurkan pada konsep teori komunikasi yang disampaikan oleh Wayne R. Pace. Metode analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis desktiptif dengan mengkaji literatur yang sudah ada mengenai konflik organisasi yang diperkuat dengan keabsahan data dari literatur yang memiliki kredibilitas. Hasil dari analisis ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi para pemimpin di organisasi bisa selektif dalam menentukan perempuan untuk menjadi calon pemimpin dalam organisasi. Selain itu sebagai referensi bagi pemimpin perempuan yang sudah ada di organisasi dalam bersikap dan bertindak dalam menghadapi konflik.