cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Pengembangan media pop-up book pada materi daur hidup hewan untuk siswa sekolah dasar Nurparidah, Dewi Sinta; Nugraha, Akhmad; Merliana, Anggit
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23038

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengadaan serta pengembangan media pembelajaran IPA di sekolah dasar khususnya materi daur hidup hewan kelas IV sekolah dasar. Oleh karena itu peneliti merancang serta mengembangkan media pembelajaran pop-up book. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book pada materi daur hidup hewan di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, and evaluation). Data dari penelitian ini dikumpulkan dari melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, penilaian para ahli, serta angket respon siswa pada saat uji coba dilaksanakan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa media yang dirancang serta dikembangkan sangat layak dan praktis untuk digunakan pada pembelajaran di sekolah.
Analisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar Putri, Silvi Kharisma; Nugraha, Akhmad; Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kualitatif model Miles & Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar yang tersedia di sekolah belum memenuhi kebutuhan peserta didik untuk dapat belajar mandiri interaktif karena masih menggunakan bahan ajar berbentuk cetak. Dengan demikian, dibutuhkan inovasi melalui pengembangan e-modul yang interaktif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Diharapakan dengan adanya e-modul berbasis 7th SDGs dapat mendukung tercapainya tujuan SDGs yang ketujuh dan menyadarkan generasi penerus agar mampu menjaga ketersediaan energi agar dapat digunakan secara terus-menerus oleh generasi yang akan datang. Penelitian ini hanya membahas mengenai kebutuhan pengembangan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan e-modul berbasis 7th SDGs di sekolah dasar. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, E-Modul, 7th SDGs
Implementasi model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi luas dan keliling bangun datar Nugrahaeni, Nursiwi; Nadhifah, Siti Hajarun
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23101

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah rendahnya kemampuan belajar peserta didik mata pelajaran matematika kelas III materi keliling dan luas bangun datar dari identifikasi yang dilakukan oleh penulis. Peran matematika dalam pendidikan adalah mendorong peserta didik bersikap logis, kritis, analitis, konsisten, teliti, bertanggung jawab, tanggap, dan gigih dalam menyelesaikan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik SDN Ngesrep 03 Semarang. Rendahnya kemampuan hasil belajar ini yang membuat penulis ingin meningkatkan hasil belajar anak. Model pembelajaran yang digunakan adalah Problem Bases Learning (PBL). Pada pelaksanaannya, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok belajar, Dalam Penelitian tindak lanjut ini guru menggunakan media pembelajaran untuk menarik perhatian anak. Siswa yang belum bisa sebelumnya menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. pembelajaran ini mengajak siswa untuk lebih aktif dalam setiap kegiatan. sehingga menghilangkan asumsi anak jika matematika itu sulit. Pada penelitian ini mengalami peningkatan disetiap siklusnya, dari siklus 1 sebanyak 30%, siklus II peningkatan menjadi 61% kemudian pada siklus III sebanyak 81%.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu tes formatif dan observasi selama kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif.
Analisis kebutuhan pengembangan e-modul bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak di sekolah dasar Gitasyara Niarulfalah; Ghullam Hamdu; Agnestasia Ramadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23112

Abstract

Abstrak The implementation of learning is influenced by several learning components used, one of which is the teaching module. Technological developments can be considered as a strategic opportunity in an information approach to create interesting learning. Education for sustainable development is one way to realize the SDGs through education. The aim of this research is to analyze the need for developing e-modules containing SDGs in elementary schools. The method used is qualitative using descriptive methods. This research involved educators and students from several elementary schools. Data collection techniques used were interviews and documentation studies. The research results show that teachers still use books available at school and look for additional items on the internet. Keywoard : Needs Analysis, E-module, SDGs. Abstrak Terlaksananya pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa komponen pembelajaran yang dipakai, salah satunya modul ajar. Perkembangan teknologi dapat dianggap sebagai peluang strategis dalam pendekatan informasi untuk menciptakan pembelajaran yang menarik. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan merupakan salah satu cara untuk mewujudkan SDGs melalui pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul bermuatan SDGs di sekolah dasar. Metode yang digunakan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan pendidik dan peserta didik dari beberapa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru masih menggunakan buku yang ada disekolah dan mencari tambahan dari internet. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, E-modul, SDGs.
Peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV melalui model PBL SDN Sambirejo 02 Mujadid, Hakim; Nugroho, Aryo Andri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23122

Abstract

Masih rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pembelajaran IPAS SDN Sambirejo 02 mendorong dilakukannya penelitian tindakan kelas ini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi IPAS. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik maka diperlukan model yang sesuai. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan adalah Problem Based Learning. Prosedur penelitian yang digunakan mengikuti prosedur PTK yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan diawali dengan kegiatan Pra siklus. Pada tiap tahap dilakukan perbaikan modul sehingga dapat diketahui persentase keberhasilan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media audiovisual. Hasil penelitian dengan digunakannya model Problem Based Learning menggunakan media audiovisual menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik yang sangat signifikan. Pada tahap pra siklus, diketahui bahwa nilai rata-rata peserta didik 60 dengan prosentase 21,4%. Kemudian Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat lagi menjadi 75,5 dengan persentase meningkat menjadi 75%. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat lagi menjadi 88,5 dan prosentase menjadi 92,8%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS.
Analisis efektivitas penerapan model problem based learning terhadap motivasi belajar peserta didik kelas V SD Supriyadi Semarang Sa'adah, Khotimatus; Sumarno, Sumarno; Rohmad, Rohmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23126

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh siswa kurang tertarik mengikuti proses pembelajaran dengan kegiatan belajar yang selalu berada di dalam ruang kelas, melakukan tanya jawab, pemberian tugas tertulis, serta pemberian PR (pekerjaan rumah) untuk siswa. Siswa merasa kurang bersosialisasi dengan keadaan sekitar. Berdasarkan fakta tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan guru hanya menggunakan pembelajaran dengan metode konvensional. Ini terbukti dari penuturan guru dan siswa bahwa pembelajaran yang dilakukan masih secara verbal (ceramah) namun tetap diselingi dengan kegiatan tanya jawab dan diskusi sederhana saja. Tujuan penelitian ini menganalisis efektivitas Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V SD Supriyadi Semarang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah nontes, dengan jenis wawancara dan observasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data merupakan sebuah standar yang menunjukkan aktualitas data dari hasil penelitian yang menitikberatkan pada informasi di lapangan. Model Problem Based Learning (PBL) efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Selama pembelajaran, siswa nampak antusias mengikuti pembelajaran, siswa mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan tertib, saat melakukan penyelidikan siswa nampak mengikuti dengan sungguh-sungguh, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran. Kesimpulannya, Model Problem Based Learning (PBL) efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Efektivitas, Motivasi Belajar, Problem Based Learning
Pengembangan media pembelajaran flashcard matematika berbasis etnomatematika makanan tradisional Cantika, Nunung Cindy; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23187

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran yang digunakan di sekolah dan kurangnya memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai objek pembelajaran dalam mata pelajaran matematika. Media pembelajaran membantu guru dalam menyampaikan materi kepada siswa sehingga materi dapat tersampaikan dengan baik. Selain itu, dengan memanfaatkan lingkungan sekitar seperti budaya, dapat membantu guru dalam mengenalkan mata pelajaran matematika khususnya materi geometri. Etnomatematika merupakan sebuah pendekatan di bidang matematika melalui budaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangakn media flashcard matematika materi geometri yang berbasis etnomatematika makanan tradisional Sunda. Desain penelitian yang digunakan yaitu Educational Design Research (EDR) model McKenney & Reeves (2012) yang terdiri dari 3 tahapan diantaranya: 1) tahap analisis dan eksplorasi, 2) tahap desain dan kontruksi, 3) tahap evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, studi dokumen, expert judgment, dan uji coba produk. Hasil validasi ahli media sebesar 73%, ahli materi sebesar 85,42% dan ahli pedagogik sebesar 75%. Hasil dari produk yang dikembangkan yaitu mendapatkan respon yang positif dengan tingkat persentase respon siswa 100%, siswa merasa pembelajaran lebih menarik, semangat belajar, dan memotivasi siswa untuk mengikuti pembelajaran secara menyenangkan. Adapun respon guru memperoleh persentase 98,75% dengan respon bahwa media memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan pembelajaran lebih menarik.
Peningkatan pemahaman huruf dan angka menggunakan media kartu huruf dan angka pada siswa tunagrahita di SLB Negeri Purwosari Yuliyana, Fatin; Khayriyah, Navita Wafiq; Rubys, Arcivid Chorynia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23306

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf dan angka siswa tunagrahita berinisial D kelas III di SLB Negeri Purwosari dengan menggunakan media kantong huruf dan angka. Satu anak tunagrahita di kelas tiga adalah subjek penelitian. Penelitian dilakukan selama kurang lebih 6 pertemuan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Analisis data deskriptif kuantitatif dengan persentase digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian lebih mengenal huruf, angka, dan lebih mahir memahami konsep dan menulis huruf A-Z serta menulis angka 1-10. Hasil pencapaian sebelum penerapan media huruf dan angka mencapai nilai rata-rata 40%, dan nilai rata-rata setelah perlakuan mencapai nilai rata-rata 60%, sehingga subjek penelitian mencapai nilai rata-rata 70%.
Analisis hambatan pada penyelesaian soal perkalian dan pembagian bilangan cacah di kelas II sekolah dasar Hanandita, Tiara; Karlimah; Apriani, Ika Fitri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23407

Abstract

This research aims to analyze students when solving multiplication and division of whole number problems. The subjects in the research focused on 24 class II students at SDN 3 Sukarindik, Kec. Bungursari, Tasikmalaya City. The data comes from students' answers after working on 5 essay questions on multiplication and division of whole numbers at easy, medium and difficult levels. The results of the research revealed the learning obstacles experienced in solving questions. It can be detailed as follows: (1) obstacles in understanding the concept of multiplication, (2) obstacles in understanding the concept of multiplication in story problems, (3) obstacles in understanding the concept of division, (4) obstacles in understanding the concept of division in story problems. This is shown by data from students who still have difficulty answering questions on multiplication and division of whole numbers, which reaches a percentage of 66.6%. The method used is a qualitative descriptive method and data collection techniques through interviews and test questions.
Efektifitas model pembelajaran RADEC terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis peserta didik kelas IV sekolah dasar Alfia Latifa, Dea; Ali, Enjang Yusuf; Sujana, Atep
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23566

Abstract

Abstract One of the abilities that students need to have to support the 21st century is the ability to think critically. Therefore, learning to think critically needs to be trained since elementary school. In reality, elementary school students' critical thinking skills are still low. This is influenced by the fact that the majority of learning activities use the lecture method which makes students passive. Students' critical thinking abilities need to be improved, one of which is through the RADEC learning model. So this research aims to see the effectiveness of the RADEC learning model in improving critical thinking skills on material changing the shape of objects in class IV elementary school. This research uses a quantitative method with a Quasi Experimental research type and a Nonequivalent Control Group design. The research location was carried out at SDN Tonjong 1 Sukabumi City, with research samples namely class IVA and class IV B. The results showed an increase in pretest scores on the posttest, both in the experimental class and the control class. This can be seen from the results of the T test with a significance <0.005. Meanwhile, the results of calculations using the N-Gain Test from the pretest and posttest results show that there is a difference in increasing the effectiveness of the RADEC learning model by 62% while the percentage value of the conventional model is 33%. With this percentage, it can be concluded that the use of the RADEC learning model is more effective than conventional learning models. Keyword : Students, RADEC learning model, Critical thinking skills. Abstrak Salah satu kemapuan yang perlu dimiliki oleh peserta didik untuk menyongkong abad 21 adalah kemampuan berfikir kritis. Oleh karena itu pembelajaran berfikir kritis perlu dilatih sejak sekolah dasar. Pada kenyataannya kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar masih rendah. Hal ini dipengaruhi karena mayoritas dalam kegiatan pembelajaran menggunakan metode ceramah yang menjadikan peserta didik pasif. Kemampuan berpikir kritis peserta didik perlu ditingkatkan salah satunya melalui Model pembelajaran RADEC. Maka penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas model pembelajaran RADEC dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada materi perubahan wujud benda di kelas IV Sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Tonjong 1 Kota Sukabumi, dengan sampel penelitian yaitu kelas IVA dan kelas IV B. Hasil menunjukkan adanya kenaikan nilai pretest pada posttest, baik pada kelas eksperimen ataupun kelas kontrol. Hal ini terlihat dari hasil uji T dengan signifikansi < 0,005. Sedangkan hasil perhitungan menggunakan Uji N-Gain dari hasil pretest dan posttest menunjukan adanya perbedaan peningkatan efektifitas model pembelajaran RADEC sebesar 62 % sedangkan nilai presentase model konvensional yaitu 33 %. dengan presentase tersebut maka, dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran RADEC lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Peserta didik, Model pembelajaran RADEC, Kemampuan berfikir kritis.