cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 1,016 Documents
Pengembangan media pembelajaran Gimkit berbasis literasi digital pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 160 Palembang Silvi Margareta; Kiki Aryaningrum; Mega Kusuma Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.28290

Abstract

This research is a type of development research (Research and Development) which aims to produce interactive learning media in the form of Gimkit based on digital literacy that is valid and practical to be used in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects for grade IV at SDN 160 Palembang. The background of this research is based on the problem of low participation and motivation of students in learning IPAS. To answer this problem, an interesting technology-based learning media was developed that is able to increase active student involvement. The development model used is the ADDIE model which includes five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. At the validation stage, the media was assessed by three experts, namely media experts, material experts, and language experts. The validation results showed that the media was classified as very valid with scores of 94.6%, 95.3%, and 93.3% respectively. Furthermore, the practicality test was carried out through the one-to-one and small group methods. The one-to-one test obtained a score of 95%, while the small group test obtained a score of 98.8%, both of which are included in the very practical category. The results show that Gimkit media based on digital literacy is effective in increasing student engagement, activeness, and learning motivation. Thus, this media is declared worthy of use as an alternative interactive learning media that supports the science learning process at the elementary school level
Penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran Matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian pada siswa kelas III SD Negeri 27 Talang Kelapa M. Abda Rafli; Lusiana; Aan Suriadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.28294

Abstract

This study began with the problem of low understanding of the concept of multiplication in grade III students of SD Negeri 27 Talang Kelapa, which tends to be based only on memorization without understanding the meaning of multiplication in depth. The purpose of this study was to determine how to improve the understanding of the concept of multiplication through the application of a contextual approach in mathematics learning. The method used in this study is a quantitative descriptive method with data collection techniques in the form of tests, namely pretest and posttest. The subjects of this study were 28 grade III students of SD Negeri 27 Talang Kelapa. The pretest results showed an average value of 49.96, while the posttest results increased to 87.78. The analysis of this data using the N-Gain formula obtained a score of 0.75. The results of this data analysis indicate that after implementing learning using a contextual approach, an increase in the concept of multiplication was found with a high category.
Analisis kebutuhan e-modul ekoliterasi dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di SD Salwa Rahma Sabila; Ghullam Hamdu; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29036

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan e-modul ekoliterasi dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. Analisis ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan instrumen berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini berada di 2 sekolah yakni guru 2 orang, kepala sekolah 2 orang dan murid kelas tinggi sebanyak 30 orang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa e-modul ekoliterasi dibutuhkan di sekolah dasar sebagai bahan ajar dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan. Melalui Kebutuhan tersebut didasarkan pada belum tersedianya bahan ajar ekoliterasi yang secara utuh membantu menumbuhkan karakter peduli lingkungan baik bahan ajar fisik maupun non fisik (e-modul) dan pentingnya karakter peduli lingkungan melalui ekoliterasi ini ditumbuhkan kepada siswa sejak dini. Sehingga berdasarkan hasil tersebut e-modul ekoliterasi dibutuhkan ketersediannya di sekolah dasar. Modul ini dibutuhkan dalam membantu guru mengenalkan ekoliterasi secara bertahap dan menarik.
Pengaruh media gambar terhadap keterampilan menulis siswa Sekolah Dasar Indah Nurcahya Nugraha; Irfan Fajrul Falah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29089

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran oleh pendidik, khususnya dalam penguasaan teori. Salah satu dampaknya terlihat pada rendahnya keterampilan menulis siswa SD, yang umumnya masih di bawah standar. Banyak guru cenderung menggunakan metode ceramah, sehingga kurang memanfaatkan media alternatif yang lebih efektif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media gambar terhadap keterampilan menulis siswa kelas V dalam pembelajaran IPA, khususnya materi rantai makanan di SDN 1 Cigadung. Media gambar dipilih karena dinilai mampu membantu siswa menuangkan ide secara lebih terstruktur.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment, yang melibatkan kelompok kontrol dan eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Cigadung, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, pre-test, dan post-test.
Pengembangan media powerpoint menggunakan focusky berbasis nilai-nilai kearifan lokal pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri Indapatra Lilis Marliana; Nunu Nurfirdaus; Latif Dena Setiawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran PowerPoint menggunakan Focusky berbasis nilai-nilai kearifan lokal pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SDN Indapatra. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kurangnya inovasi dalam penggunaan media dan metode pembelajaran yang digunakan oleh pendidik serta rendahnya tingkat motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Indapatra. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket validasi ahli, serta angket respon guru dan angket respon siswa. Hasil berdasarkan ahli materi, ahli media dan ahli teknologi menunjukkan bahwa Focusky berbasis nilai-nilai kearifan lokal ini dinyatakan sangat layak digunakan. Hasil implementasi berdasarkan angket respon guru dan siswa menunjukkan bahwa media Focusky berbasis nilai-nilai kearifan lokal sangat praktis digunakan. Dengan demikian, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa media Focusky berbasis nilai-nilai kearifan lokal layak dan praktis digunakan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV siswa Sekolah Dasar.
Pengaruh penggunaan media teka teki silang terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Negeri Karangsari Adila Melani Nurfadilah; Neng Lia Yulianengsih
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29117

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan teka-teki silang sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS di kelas V sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan single group pretest-posttest design. Populasi terdiri dari 38 siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Karangsari. Teknik pengumpulan data meliputi pretest-posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media teka-teki silang dinilai sesuai oleh ahli materi sebesar 87% dan oleh ahli media sebesar 82,2%, keduanya termasuk dalam kategori sangat sesuai. Skor uji N-Gain sebesar 67,47%, yang menunjukkan bahwa media ini dianggap cukup efektif. Kata Kunci: Media, pembelajaran, sains, hasil belajar Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan media pembelajaran berupa teka-teki silang dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis metode eksperimen yang menggunakan desain satu kelompok pretest-posttes. Populasi 38 orang siswa kelas V SD Negeri Karangsari. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes pretest-posttest, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan media teka-teki silang layak digunakan menurut ahli materi sebesar 87% dan dari ahli media sebesar 82,2%, keduanya masuk dalam kategori sangat layak dan pemelolehan Uji N-Gain memperoleh 67,47%, artinya media ini dikatakan cukup efektif. Kata Kunci : Media, pembelajaran, IPAS, hasil belajar
Analisis jenis kesalahan siswa berdasarkan teori newman dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis Rismawati Rahayu; Eka Zuliana; Denni Agung Santoso
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29119

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematis menggunakan teori Newman pada siswa kelas IV SD 3 Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Jenis penelitin ini mengunakan Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang akan dilaksanakan di SD 3 Karangmalang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian 9 siswa kelas IV. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Newman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 siswa melakukan kesalahan membaca, Kesalahan memahami masalah yang dilakukan oleh 6 siswa. Kesalahan transformasi yang dilakukan oleh 5 siswa. Kesalahan keterampilan proses dilakukan oleh 9 siswa. Kesalahan penulisan jawaban akhir yang dilakukan oleh 9 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa analisis kesalahan Newman memudahkan guru dalam mengidentifikasi tahapan kesalahan siswa untuk perbaikan pembelajaran. Kata Kunci: Kesalahan, Teori Newman , Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
Revitalisasi nilai moral sopan santun siswa SDN 2 Ciloa melalui peran Guru sebagai agen pendidikan karakter Windi Kartika; Agus Saeful Anwar
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai agen pendidikan karakter dalam merevitalisasi nilai moral sopan santun siswa sekolah dasar, khususnya di kelas VI SDN 2 Ciloa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses revitalisasi nilai sopan santun berjalan efektif apabila guru menjalankan peran secara konsisten sebagai teladan, fasilitator, motivator, konselor, pelatih keterampilan sosial, dan evaluator. Meskipun demikian, terdapat tantangan yang menghambat optimalisasi peran tersebut, seperti tekanan kurikulum, pengaruh media digital, serta kurangnya dukungan struktural. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penguatan karakter siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan revitalisasi nilai moral sopan santun sangat bergantung pada peran aktif guru yang tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, melainkan juga sebagai agen pembentuk karakter melalui pembiasaan, keteladanan, dan pendekatan kontekstual. Guru berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai seperti mengucapkan salam, menghormati guru, berbicara dengan santun, serta menunjukkan sikap hormat kepada sesama. Kata Kunci: Revitalisasi , Nilai Moral, Pendidikan Karakter.
Penerapan model missouri mathematics proyect untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis pada siswa kelas V Sekolah Dasar Siti Hafsoh Nurjanah; Asep Ikin Sugandi; Citra Megiana Pertiwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29154

Abstract

Abstrak Rendahnya kemampuan komunikasi matematis pada siswa kelas V SD merupakan latar belakang dari penelitian ini, hal tersebut dikarenakan siswa masih kesulitan dalam menyatakan ide matematika ke dalam simbol,bahasa dan model matematika. Sehingga tujuan penetian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model Missouri Mathematics Proyect lebih baik daripada pembelajaran biasa, ketuntasan belajar pada siswa yang pembelajaran menggunakan model Missouri Mathematics Proyect, proses pembelajaran serta respon dan kendala siswa terhadap pembelajaran menggunakan model Missouri Mathematics Proyect. Mixed method dengan desain sequensial eksplanatory merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan 2 fase. Fase 1 yaitu teknik kuantitatif, dan fase 2 yaitu teknik kualitatif. Subjek penelitian yaitu 30 siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas VB sebagai kelas kontrol di SDN Cibeureum Mandiri 1. Hasil penelitian menunjukan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kemudian siswa yang pembelajarannya menggunakan model MMP mengalami ketuntasan dalam belajar dan pembelajaran menggunakan model Missouri Mathematics Proyect sesuai dengan yang direncanakan serta respon siswa dalam kategori positif. Maka seyogianya model Missouri Mathematics Proyect dapat dijadikan model alternatif oleh guru dalam pembelajaran matematika di jenjang sekolah dasar. Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Matematis, Model Missouri Mathematics Proyect, Pembelajaran Matematika.
Penggunaan metode pembelajaran preview, question, read, summarize, test (PQRST) berbantuan media digital untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa SD kelas IV Rachmawati; Asep Samsudin; Woro Wuryani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29731

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi membaca siswa Indonesia, yang tercermin dari hanya 25% siswa mencapai tingkat kemahiran minimal dalam penilaian PISA 2022, mendorong perlunya inovasi dalam pembelajaran . Situasi ini juga terjadi di sekolah dasar, dimana sebagian besar siswa belum memenuhi KKM (kriteria ketuntasan minimal). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan apakah metode PQRST yang didukung oleh media digital efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Subjek penelitian berjumlah 30 orang siswa. Data yang digunakan berasal dari kuantitatif data yang diperoleh dari hasil pre-test dan post-test, dan digunakan dalam bentuk pre-experimental design. Sebagai bukti efektivitas media digital berbantuan PQRST, skor rata-rata siswa meningkat sebesar 19,1 poin, dari 44,1 menjadi 63,2, antara pretes dan postes. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa menggabungkan metode PQRST dengan media digital dapat mencapai pembelajaran keterampilan membaca pemahaman yang lebih efektif.

Page 97 of 102 | Total Record : 1016