cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 1,016 Documents
Konsistensi penerapan aturan dan prosedur sebagai upaya pengembangan disiplin siswa kelas 1 untuk meningkatkan karakter profil pelajar Pancasila Feri Tirtoni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.30425

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the consistency of the application of rules and procedures as an effort to develop discipline for grade 1 students to improve the character of the Pancasila student profile. The existence of this can motivate students' enthusiasm in practicing self-control. This research method is qualitative by means of a literature study, where the reviewer examines a theory related to the theme first. The reviewer then searches, collects information through books, articles, magazines, journals and other research results. The results show that there is an influence on consistency in the application of rules and procedures to form student’s discipline attitudes through the pancasila student profile resulting in a coefficient of 0,28 or 28%. This states the attitude of student discipline on the consistency that has been applied by teachers and student. That the purpose of strengthening the character building of Pancasila students through the consistent application of rules and procedures to encourage the emergence of good human beings with six main characteristics, namely critical thinking, creative, independent, devoted, devoted to God Almighty, noble character, mutual cooperation and global diversity. The hope is that students will be able to develop, make good use of their knowledge, seek knowledge, and understand or realize and behave in accordance with good character and morals manifested in their lives. With this, it is proven that it can shape a better personal character and make learning orderly when obeying the rules and procedures that have been set. Keywords - Consistent application of rules and procedures, Discipline, Pancasila Learner Profile
Peran kurikulum dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital Windi Nur Oktaviani; Yunus Abidin; Dede Trie Kurniawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.30635

Abstract

Abstrak Kurikulum merupakan bagian krusial dari sistem pendidikan, yang berfungsi sebagai pedoman proses pembelajaran dan menjamin keseragaman serta kualitas. Kurikulum mengatur berbagai aspek pendidikan, mulai dari tujuan pembelajaran hingga metode dan evaluasi. Kolaborasi antarnegara dan kawasan diperlukan untuk mengembangkan kurikulum yang memperluas perspektif internasional dan mendorong mobilitas siswa serta pertukaran budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kurikulum dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi dokumentasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data utama., khususnya terkait akses dan kualitas pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum memegang peran sentral dalam menghadapi tantangan era digital dengan mengintegrasikan teknologi dan mengembangkan kompetensi abad ke-21 seperti literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, serta kolaborasi. Kata Kunci : Kurikulum era digital, Kualitas pembelajaran, Literasi digital
Penerapan strategi pembelajaran aktif index card match dalam pembelajaran materi tokoh sejarah kerajaan Hindu, Budha, dan Islam Nurul Alif Hanifah; Ece Sukmana; Risa Marini; Julia Marini; Ani Hernawati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.30691

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada siswa kelas V SDN Karangpawulang, terlihat bahwa hasil belajar pada meteri Tokoh Sejarah pada Masa Kerajaan Hindu, Budha, dan Islam masih dibawah KKM yaitu 70. Hal tersebut dipengaruhi oleh rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar pada diri siswa dipengaruhi oleh kinerja guru dalam pembelajaran. Strategi pembelajaran yang digunakan guru kurang menarik minat siswa untuk belajar. Berdasarkan permasalahn tersebut, dilakukan penelitian dengan menerapkan Stratergi Pembelajaran Aktif Index Card Match, agar proses dan hasil pembelajaran mengalami peningkatan. Index Card Match merupakan salah satu strategi pembelajaran aktif yang menyemangkan, dalam pelaksanaannya siswa benar-benar dilibatkan secara aktif serta terdapat game dan kuis didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode PTK dengan desain penelitian mengacu kepada Kemmis dan Tggart, yang terdiri dari perencanaan, Tindakan, observasi, den refleksi. Adapun nstrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman onservasi, wawancara, catatan lapangan, serta tes hasil belajarsiswa. Penelituan ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Pada sikluis I 55% siswa mencapai ketuntasan. Pada siklus II 70% siswa mencapai ketuntasan. Pada siklus III 95% siswa mencapai ketuntasan., pada siklus III target tercapai. Target yang dtentukan yaitu 90% dari jumlah siswa mencapai KKM. Berdasarkan peneliitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Index Card Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Tokoh Sejarah pada Masa Kerjaan Hindu, Budha, dan Islam.
Penerapan metode permainan tembok kata dalam pembelajaran peranan tokoh-tokoh kerajaan Islam Risa Marini Yonita; E. Sulyati; Nurul Alif; Ani Hernawati; Julianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.30692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi peranan tokoh-tokoh Kerajaan Islam di kelas V SDN Cikondang II Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Berdasarkan penelitian awal, ditemukan bahwa 16 dari. 24 siswa (66,67%) mengalami kesulitan mengidentifikasi materi. Masalah ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru (konvensional) sehingga aktivitas dan kompetensi individual siswa tidak tercapai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan metode permainan tembok kata bermedia kartu berpasangan. Metode ini dipilih karena dianggap mampu mempermudah siswa dalam mengidentifikasi peranan tokoh-tokoh Kerajaan Islam. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis dan Taggart, dengan instrumen berupa observasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes. Tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Kinerja guru pada tahap pelaksanaan meningkat dari 75% (siklus I) menjadi 100% (siklus III). Aktivitas siswa juga meningkat, khususnya pada aspek keaktifan (dari 41,67% di siklus I menjadi 83,33 %). Peningkatan paling nyata terlihat pada hasil belajar siswa terlihat pada prningkatan kognitif siswa : persentase ketuntasan siswa naik drastis dari 33,33% (data awal) menjadi 83,33% (siklus III). Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan metode permainan tembok kata bermedia kartu berpasangan terbukti efektif dalam peningkatan kognitif siswa mengenai peranan tokoh-tokoh Kerajaan Islam.
Penerapan media interaktif scrapbook pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan fokus belajar anak autis di SDN Sindangsari Erna Juherna; Indah Gita Cahyani; Fani Rahmawati; Agisna Nurlatifah; Triana Gita Septiani; Camelia Azizah; Riva Nanda Wulandari; Bintang Kleo La Neni; Topik Hidayat; Muhammad Syahdan Alwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.30736

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan fokus dan pemahaman belajar anak dengan spektrum autisme (Autism Spectrum Disorder/ASD) melalui penerapan media pembelajaran interaktif scrapbook di SDN Sindangsari. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek penelitian satu siswa autis kelas I SD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian fokus belajar yang mencakup sepuluh indikator perilaku, seperti perhatian visual, respons terhadap media, keterlibatan aktif, durasi fokus, dan respons terhadap instruksi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fokus belajar siswa pada kondisi awal (pra siklus) berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 25%, kemudian meningkat menjadi 40% pada Siklus I setelah penerapan media scrapbook. Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II melalui pengembangan media scrapbook yang lebih interaktif dan pendampingan pembelajaran yang lebih terstruktur, fokus belajar siswa meningkat secara signifikan hingga mencapai 77,5%. Dengan demikian, terjadi peningkatan fokus belajar sebesar 52,5% dari pra siklus ke Siklus II dan 37,5% dari Siklus I ke Siklus II, yang menunjukkan bahwa media interaktif scrapbook efektif dalam meningkatkan fokus, keterlibatan, dan kualitas pembelajaran anak autis dalam setting pendidikan inklusif.
Pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pendidikan inklusi Della Nisa'ul Mufida; Dewi Niswatul Fithriyah; Nisa’ul Khanifah; Siti Khoirun Nisa’; Shafira Aulia Agustin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.30739

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital mendorong penguatan penyelenggaraan pendidikan inklusif yang menjamin hak belajar bagi seluruh peserta didik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus. Media pembelajaran digital memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan inklusif karena mampu menyediakan pembelajaran yang fleksibel, adaptif, dan mudah diakses sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pendidikan inklusi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah buku, jurnal ilmiah, dan sumber daring yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital berbasis multimedia, media digital interaktif, dan media digital asistif berperan penting dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran inklusif. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi pendidik, kurangnya konten digital yang adaptif, serta keterbatasan anggaran dan dukungan kebijakan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif melalui peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum yang fleksibel, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Pemanfaatan media digital secara optimal diharapkan mampu mewujudkan pendidikan inklusif yang bermutu dan berkelanjutan.
Penerapan model kooperatif teknik Jigsaw dalam pembelajaran tanda waktu melalui jarum jam Ani Hernawati; Kuswara; Risa Marini Yonita; Nurul Alif Hanifah; Julianti Hanifah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.30750

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal, proses dan hasil belajar siswa pada materi menyebutkan tanda waktu melalui jarum jam masih kurang memuaskan. Siswa terlihat kesulitan memahami konsep waktu karena pembelajaran masih berpusat pada guru. Untuk mengatasi hal tersebut, guru perlu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif agar siswa lebih mudah memahami materi, salah satu solusi yang diterapkan adalah penggunaan jam berwarna sebagai alat peraga kongkret dan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran matematika. Penggunaan alat peraga membantu siswa memahami materi secara visual, sedangkan model jigsaw mendorong siswa untuk aktif berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan Taggart, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Intrumen yang digunakan meliputi lembar observasi siswa dan guru, catatan lapangan, pedoman wawancara, serta soal evaluasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 63,37 pada tahap awal menjadi 68,89 pada siklus I, 75,56 pada siklus II, dan meningkat menjadi 81,11 pada siklus III. Hal ini menunjukan bahwa penerapan jam berwarna dan model kooperatif tipe jigsaw efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1, Jam berwarna 2, Tanda waktu 3.
Implementasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dalam mewujudkan pembelajaran yang berkarakter Everyana Frienansia Farahdiba; Feri Tirtoni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31101

Abstract

This study aims to describe the implementation of healthy living habits and the character building process of grade IV B students at SDN Sawotratap 2 through a series of habituation activities that are designed in a structured manner and implemented continuously. The focus of the study is directed at the habituation of group work, compliance with school regulations, and the habit of going to bed early which is monitored through a daily habituation journal with the active involvement of parents. The approach used in this study is qualitative with a descriptive design. The research subjects included grade IV B teachers, students, and parents, while data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data validity was guaranteed through the application of triangulation of sources and methods. The research findings show that the practice of healthy living habits and strengthening students' character have been implemented in a planned, systematic, and consistent manner, both at school and at home. The habituation of group work and compliance with school regulations has been proven to be able to foster attitudes of tolerance, cooperation, responsibility, and social awareness in students. Moreover, the routine of sleeping early, facilitated by parental involvement via daily journals, positively affects students' physical and mental preparedness for engaging in learning activities. These behaviors lead to enhanced focus, emotional balance, and time management discipline. By means of ongoing and repetitive habituation, students come to not only adhere to the rules out of obligation but also assimilate positive values into their everyday way of life. Therefore, the implementation of healthy living habits at SDN Sawotratap 2 plays a crucial role in supporting the development of discipline, responsibility, social awareness, and optimal learning readiness in elementary school students.
Manajemen kurikulum berbasis kepesantrenan dalam pembentukan karakter Islami siswa di SDP Al-Basyariyah Nursyifa Destriana; Ahmad Samsudin; Resmi Nur Fauzi; Annisa Mayasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31128

Abstract

Manajemen kurikulum berbasis kepesantrenan merupakan pendekatan strategis dalam penguatan pendidikan karakter Islami di Lembaga pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi manajemen kurikulum berbasis kepesantrenan serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter Islami siswa di SDP Al-Basyariyah Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mandalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil peneitian menunjukkan bahwa integrase kurikulum nasional dengan kegiatan kepesantrenan seperti pembiasaan ibadah, tahfidz Al-Qur’an, pengajian kitab, dan budaya keteladanan guru mampu membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, religius, dan berakhlakul karimah pada siswa. Keberhasilan implementasi kurikulum ditopang oleh kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi guru dan Pembina asrama, serta evaluasi karakter yang berkelanjutan. Kendala utama meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kompetensi guru non-pesantren, dan sarana pendukung.
Hubungan persepsi matematis terhadap resiliensi calon guru Sekolah Dasar: studi kuantitatif-korelasional Yuni Wahyuningsih Baiq; Mohammad Archi Maulyda
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.31250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi matematika dan resiliensi matematika di kalangan calon guru sekolah dasar. Menggunakan desain penelitian kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 204 peserta dengan menggunakan instrumen yang mengukur persepsi mereka terhadap matematika dan resiliensi mereka dalam mata pelajaran tersebut. Penelitian ini mengungkapkan adanya korelasi positif yang signifikan antara persepsi matematika dan resiliensi. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap matematika dapat meningkatkan resiliensi dalam menghadapi tantangan dalam pembelajaran matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa dengan sikap positif terhadap matematika cenderung menunjukkan resiliensi yang lebih kuat ketika menghadapi kesulitan dalam pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya membangun persepsi positif terhadap matematika di kalangan calon guru untuk meningkatkan resiliensi dan efektivitas mereka dalam mengajar mata pelajaran ini. Selain itu, keterlibatan guru dan perspektif siswa juga berperan penting dalam meningkatkan resiliensi matematika. Wawasan ini sangat berharga untuk mengembangkan strategi guna meningkatkan persiapan guru dan pendidikan matematika di sekolah dasar. Kata Kunci: Persepsi Matematika, Resiliensi Matematika, Calon Guru, Persiapan Guru

Page 98 of 102 | Total Record : 1016